AKATSUKI VS IIS

Crossover fic between Naruto & Persona

Genre: Humor

Rating: T

Disclaimare: Akatsuki punya Masashi Kishimoto & Persona 4 punya ATLUS. Kalo gw yang punya, si Deidara bakalan gw ubah jadi cewek, pierchingnya Pein gw ganti jadi paku payung, topengnya Tobi gw jadiin topeng Doraemon & namanya si Souji gw ganti jadi Souji SetaN *di hajar*

Warning: Lebay, GaJe, OOC, Ancur, bahasa ngaco dll

Summary: Apa yang akan terjadi jika para anggota Akatsuki bertemu dengan anggota IIS (Inaba Investigation Squad) di dalam dunia TV? R n R please

RoSe: My firs multi chapter story. Please enjoy it -sok inggris, di tendang-

XxXxXx

Chap 1: Masuk Tipi

XxXxXx

Pada suatu hari di markas Akatsuki, mereka semua sedang melakukan kegiatan rutin mereka. Ada yang lagi main boneka Barbie, ada yang lagi ngitung duit, ada yang komat kamit GaJe sampai membuat hujan local, bahkan ada yang sedang bicara sendiri sambil mukul mukanya sendiri.

"Senpai!!!" Teriak si Tobi dari ruang tamu yang tidak begitu di pedulikan anggota lainnya.

"Apa, un?" Tanya si Deidara.

"Senpai liat!!! Tobi masuk Tipi!!" Teriak si Tobi lagi.

"Gak mungkin!" Kata si Sasori sambil menyisiri rambut boneka Barbie kesayangannya."Orang gw aja yang lebih ganteng dari lu belum pernah masuk TV" Tambah Batinnya Sasori.

"Makanya Senpai liat dulu dong!" Teriak si Tobi lagi.

"Iya deh, un!" Deidara & Sasori pun membalikkan badan mereka berdua secara ogah-ogahan untuk melihat si Tobi, dan…

"GYAAAA!!!!" Spontan mereka berdua pun langsung saja teriak.

"Kalian berdua kenapa teri- GYAAAA!!!!" Teriak si Kakuzu.

"Ada apa?" Tanya si Konan yang keluar dari kamarnya, dan anggota Akatsuki lain pun pada muncul karena kaget ngedengar teriakkan mereka bertiga, dan…

"GYAAAAAAAAAAAA!!!!" Teriak mereka berbarengan.

Betapa kagetnya mereka melihat setengah tubuhnya si Tobi masuk ke dalam TV Plasma berukuran 40inch yang masih di cicil itu.

"Benarkan, Tobi masuk tipi!" Kata si Tobi dengan Innocent.

"TOBIIII!!!! TVnya lu apain???!!! Harganya mahal!!! Cicilannya masih 32thn lagi tau!!!" Teriak si Pein & Kakuzu serentak.

"Tobi anak baik cuman megang layer TVnya aja kok! Tiba-tiba aja ada yang narik tangan Tobi dari dalem!" Jawab Tobi dengan polosnya.

"Ada yang narik tangan lu, un? Berarti ada orang di dalam sana dong, un?" Tanya si Deidara.

"Itu gak Penting! Tobi bisa keluar gak?" Tanya si Kakuzu.

"Nggak bisa Senpai! Kepala Tobi nyangkut!"

"Kok bisa?" Tanya Itachi dengan o'onnya

"Emangnya Tobi pake topeng apa?" Tambah si Konan.

"Pake topeng singa yang sama kayak yang di pake Raja Monaco di Yakitate Japan" Jawab si Tobi "Ni anak dapet topeng kayak gitu dari mana sih?" Tanya batin anggota yang lain.

"Kalo gitu Tobi kita tarik!" Usul si Kisame.

"Jangan!!! Gimana kalo nanti layar TVnya pecah?" Tanya sang Leader.

"Ya pake TV yang lama. Gitu aja kok repot" Sahut Hidan.

"Gak bisa!!! Kalo TV yang lama kita pake lagi kan jadi gak bisa gw loakkin!!" Teriak si Kakuzu yang matanya dah nambah ijo.

"Udah deh, kita coba tarik si Tobi dulu. Mana tau bisa keluar tuh anak dari dalem tv" Kata si Konan sambil menengahi mereka.

Mereka semua pun langsung saja mengambil ancang-ancang untuk menarik si Tobi. Begitu mereka siap, mereka langsung saja menarik kakinya si Tobi.

"Ya terus, tarik lagi, dikit lagi, yak bagus, dagunya(?) dah kliatan!" Teriak si Hidan layaknya Bidan yang membantu proses melahirkan.

BLETAK!! Dengan sukses sebuah pukulan mendarat di kepalanya Hidan. "OI!! Lu bantu juga!! Jangan bergaya jadi bidan!!!" Bentak si Pein.

"Ehehehe, maaf" Hidan pun langsung saja memegang pinggangnya Pein untuk membantu proses melahirkan eh, penarikkan Tobi dari dalem TV.

Mereka terus menarik Tobi, tapi kepalanya tetap aja gak kecabut dari dalam tuh tv. Mereka semua menarik Tobi lebih kuat lagi dan akhirnya…

"GYAAAA!!!!" Tobi bukannya keluar tapi mereka semua malah ikutan masuk (baca: nyungsep) ke dalam TV.

SYUUNG, BRAK, BRUK, BUG, GEDEBUG, GEDEBUG, BUG, BUG, AH, AH, AH, HIHIHIHIHI, BRUAGG… !!! (Suara yang aneh dan tidak berkelas)

"Aduh, un! Loh, un? Ini dimana, un?" Tanya si Deidara dengan kebingungan.

"Ja, jangan-jangan… Kita semua masuk ke dalam tuh TV! Berarti TV itu TV ajaib!!" Kata si Kisame dengan wajah horror.

"Itu gak penting Senpai! Yang penting… Senpai-tachi menyingkir dari tubuh Tobi!!! Berat tau!!!" Teriak si Tobi yang di timpa 9 anggota Akatsuki lainnya + Hiruko.

Akhirnya, Tobi bisa bernapas lega karena mereka semua sudah menyingkir dari tubuhnya. Yang mereka lihat sekarang hanyalah kabut dan… sebuah antenna?

"Di, dima kita?" Tanya si Hidan sambil ngeliat sekeliling.

"Karena kita tadi masuknya lewat TV, jadi kita sekarang ada di dalam TV" Kata si Itachi sok pinter.

"Jangan sok tau lu Chi! Lagian, apa buktinya kalo sekarang kita ada di dalam TV?" Tanya si Zetsu bagian Putih

"Umm… Buktinya…" Itachi pun langsung saja garuk-garukkin kepalanya yang gak gatal.

"Tuh kan! Lu gak punya bukti! Kalo gak punya bukti jangan bilang yang aneh-aneh(?)! dasar kakek!" Sembur Zetsu item.

"AFEH! Lu bilang gw Kakek?!" Tanya si Itachi smbil mendatangkan hujan lokal.

"Nggak kok, aku gak bil- Iye! Mang napa?" Belum sempet si Putih nyelesain kalimatnya langsung aja di samber ama si item.

Lalu terjadilah adu bacot antara Venus Flaytrap belang dan seorang ka- -Author di death glare Ita- maksudnya seorang Uchiha.

"UDAH KALIAN SEMUA DIEM!!!" Bentak si Pein yang sukses membuat kegiatan semua anggota Akatsuki lainnya berhenti. "Kalian semua jangan berantem! Sekarang kita harus pikiran cara keluar dari sini!" Sambung si Pein.

Semua anggota Akatsuki pun langsung saja nurut.

XxXxXx

Di Inaba, Junes Food Court. Para anggota IIS lagi mengadakan pesta penyambutan Souji. Well, Souji cuman datang buat nginep selama Golden Week aja sih. Tapi semua anggota IIS melakukan pesta penyambutan yang ke lewat heboh, dan semua itu di biayayai oleh Yousuke.

"Untuk menyambut kedatangan Senpai, kami semua dah mempersiapkan pesta ini" Kata si Rise sambil memeluk tanggannya Souji.

"Jadi, lu harus menikmatinya!" Bentak si Yousuke karena itu semua pake duit dia.

"Umm, makasih guys" Kata si cowok ber-rambut kayak mangkok itu sambil sweatdrop.

"Senpai~ aku bikin ini buat Senpai sebagai hadiah!" Kata si Kanji sambil memberikan boneka Raiho(?) ke Souji.

"Makasih Kan" Kata si Souji yang entah kenapa langsung inget ama Shadow Kanji begitu si Kanji menyerahkan boneka buatannya itu.

"Aduh, Senpai~! Eike jadi malu nich!" Kata si Kanji dengan gaya bencesnya –Author di Ziodyne Kanji- yang ngeliat pada muntah.

"Atagfirullah Kan! Tobat dong!" Teriak si Chie yang udah jijik dengan tingkah laku Juniornya itu.

"Udah Sou, gak usah peduliin mereka. Sekarang, lu mau makan apa?" Tanya si Yousuke.

Mendengar kata 'Makan' Chie langsung saja teriak "Aku mau STEAK!!!"

"Gw gak nanyain lu!" Bentak si Yousuke sewot.

"Hmm, gw mau… Kue Putu aja deh"Jawab sang Leader.

"Apa? Kue Kutu? Mang ada ya? Lagian, Kutukan rasanya kan gak enak" Kata si Teddie yang menggunakan kostum beruangnya.

"Bukan Kutu! Tapi Putu! Geblek!" Teriak si Naoto tepat di telinganya Teddie.

"Aduh! Telinga Teddie berdarah! Nao-chan ja'ad!" Kata si Teddie sambil berlari ke arah Yukiko.

"Cup, cup, cup. Teddie jangan nangis ya" Hibur sang calon manager Amagi Inn itu.

"Kalo gitu Yuki-chan Nge-Score bareng Teddie yuk" Ajak si Teddie dan dengan sukses membuat Yukiko mendaratkan sebuah tamparan di pipi kostum beruangnya Teddie. "Sakit~ Yuki-chan jahat!" Tangis si Teddie.

"Itu kan salah lu sendiri" Kata si Yousuke dengan cueknya.

"Udah-udah, jangan pada berantem" Kata si Souji yang sebenarnya udah sangat bosen dari tadi nungguin pesanannya belum dianter-anter. "Woi! Kue Putunya man! Lama amat sih!" Teriak sang Leader yang udah kelaperan itu.

Setelah mereka semua makan, mereka pun langsung saja menceritakan hal-hal yang terjadi selama Souji tidak ada. Sudah 5 jam lebih mereka bercerita tapi layaknya sunga yang mengalir, cerita mereka gak kelar-kelar. Karena bosen dengerin temennya bicara Souji langsung saja membuka mulutnya.

"Ceritanya belom kelar? Gw dah bosen nih!" Kata si Souji dengan raut muka yang kayak orang selesai ngerjain soal MTK.

"Sensei bosen ya? Gimana kalo kita pergi ke dalam tipi nyok!" Ajak si Teddie yang di ikuti dengan anggukan tanda setuju oleh sang Leader.

"Ide bagus! Tumben lu pinter Ted" Kata si Souji sambil memukul kepalanya Teddie.

"Sensei jahat! Aku kan emang pinter dari dulu!" Katasi Teddie sambil ngambek.

"Kalo gitu ayo kita siap-siap dulu! Jam 2 kumpul lagi di sini!" Perintah sang Leader yang lain hanya ngangguk-nggaukkin kepala mereka dan pergi.

Setealah waktu yang ditentukan tiba, semua anggota IIS sudah berkumpul. Semua? Ternyata masih ada satu orang yang belum datang.

"Si Kanji lama banget sih!" Kata si Souji kesel sambil muter-muter GaJe.

"Sori gw telat!" Teriak seseorang yang sedang berlari kea rah mereka yang tak lain tak bukan adalah Kanji.

"Lama banget sih lo!" Bentak si Souji karena dia dah lama gak main ke dalem tipi.

"Udahlah Sou, kita langsung masuk saja" Kata Yousuke dan mereka semua pun masuk ke dalam TV World.

Di dalam TV.

"Senpai! Aku merasakan ada orang lain selain kita di sini!" Kata si Rise.

"APA?! Kok bisa?" Tanya si Souji.

"Meneketehe!" Jawab si Rise. "Dan lagi jumlah orangnya lebih dari satu. Hmm, ada sepuluh deh kayaknya"

"Buset! Banyak amat!" Kata Yousuke dan Kanji berbarengan

Tiba-tiba saja di depan mereka semua melihat ada seekor, sebua dan delapan orang berjalan ke arah mereka.

"Allhamdullilah Dewa Jashin! Ada orang di sini!" Kata seorang cowok ber-rambut putih.

Ternyata 8 orang + seekor + sebuah yang berjalan ke arah mereka itu adalah kelompok Akatsuki yang dah masuk ke dalem Dunia TV duluan.

"Siapa kalian?" Tanya si Souji sambil ntgeliat seluruh anggota Akatsuki."Bused! ada siluman Hiu!" Kata batinnya si Souji sambil ngeliat Kisame.

"Kami semua adalah Kelompok anak Baek-baek alias 'KABB'!" Jawab si Tobi ngaco.

BLETAK!! Sebuah puukulan tepat mendarat di topeng Dipsynya Tobi. "Sejak kapan kita jadi Kelompok Anak Baek-baek?!" Tanya si Itachi yang masih kesal gara-gara di panggil kakek sama si Zetsu item.

"Kami adalah kelompok kriminal terkenal di seluruh dunia ninja. Kami adalah Akatsuki!" Kata ke dua Zetsu itu.

"Hii!!! Ada siluman pohon!!" Teriak si Rise yang ketakutan. Mendengar di bilang siluman pohon, Zetsu pun langsung ngambek dan pundung di pojok.

"Gyahahahaha!!! Kasian deh lu Su!" Ejek si Kisame

"Eh? Ada raja siluman Hiu!" Kata si Teddie yang melihat Kisame. Di bilang Siluman Hiu Kisame pun ikut Zetsu pundung di pojok ruangan.

"Hei! Berani-beraninya lu ngehina anak buah gw!" Bentak si Pein yang marah karena anak buahnya di hina.

"Anak buah? Jadi lu ketuanya?" Tanya si Souji.

"Iya! Meng ngepe?" Tanya si Pein dengan muka yang di serem-seremmin.

"Gak ngepa-ngapa kok. Gw cuman heran, kok kalian mau aja sih punya Leader tampang preman bokep kayak dia?" Tanya si Souji dengan keheranan.

"Takdir" Jawab semua anggota Akatsuki serentak.

"Apa maksud lu?! Emang orang tua lu gak pernah ngajarin lu untuk sopan ke orang yang lebih tua ya?!" Tanya Pein kesal karena di bilang punya tampang kayak preman bokep (itu kenyataan Pein –Author di sambit Pein-)

"EGP! Lagian gaya lu tuh dah gak jaman. Hari gini masih pake Pierching di seluruh muka, apa kata dunia?" Kata si Souji sambil niru gaya iklan Pajak.

"Suka-suka gw dong! Muka kan muka gw, bukan muka lu!" Bentak si Pein.

"Ck ck ck. Muke dengan sikap same aje!(Ck ck ck. Wajah dengan sifat sama saja!)" Kata si Souji dengan menggunakan bahasa Melayu yang entah kapan dia sudah bisa.

"Ape maksud kau?!(Apa maksud lu?!)" Tanya Pein dengan menggunakan bahasa Melayu jadi-jadian.

"Saye tak bermaksud ape-ape, perasaan kau saje(Gw gak bermaksud apa-apa, perasaan lu aja kali)" Jawab si Souji masih menggunakan bahasa Melayu jejadiannya.

"Kau jangan mencobe bikin saye berang!(Lu jangan coba-coba bikin gw marah!)" Kata si Pein.

"Sudahla kalian jangan bertengkar! Pening saye mendengarnye(Sudah kalian jangan berantem! Pusing gw dengernya)" Kata seorang kakek-kake berhidung bengkok yang tak lain tak bukan adalah Igor.

"Atuk!(Kakek!)" Teriak si Souji.

Sementara itu, semua anggota Akatsuki dan IIS malah ber-bengong ria karena tidak mengerti apa yang baru saja di katakan oleh Leader mereka

"Eh, kalian pada ngerti gak apa yang di bilang mereka, un?" Tanya si Deidara.

"Nggak" Jawab mereka semua serentak.

"Kenape kalian bertengkar? Ganggu orang tido aje!(kenapa kalian berantem? Ganggu orang tidur aja!)" Tanya si Igor yang juga menggunakan bahasa Melayu jejadian itu.

"Sudahla Tuk! Jangen menggunaken bahase Melyu lagi, pening kepala saye mendengarnye!(Udahlah Kek! Jangan pake bahasa Melayu lagi, pusing kepala gw dengarnya!)" Kata si Souji yang masih menggunakan bahasa gak jelas itu.

"Kalu gitu lu juga jangan pake bhs Melayu terus! Susah tauk!" Bentak si Igor.

"Maaf Kek" Kata si Souji, yang ngeliat cuman bisa sweatdrop.

"Jangan panggil gw Kakek!" Bentak si Igor lagi.

"Ampun Gor" Kata si Souji lagi kali ini yang ngeliat langsung aja jawsdrop

"Jadi kalian mau duel? Boleh aja asal jangan di sini! Di tempat lain sono!" Kata si Igor dengan nada mengusir mereka semua.

"Jadi dimana?" Tanya si Kakuzu.

"Maunya di mana?" Tanya si Igor.

"Di mana aja boleh" Kata si Yousuke.

"Ya udah kalo gitu gw bakal nge-neleport kalian semua. Di mana kalian nyampek, sama siapa, dan harus melawan siapa itu bukan tanggung jawab gw! Ngerti!" Tanya si Igor lagi.

"Ngerti Gor" Jawab mereka semua serentak

"Bagus, kalo gitu gw baca mantranya. Ma num ra tasyue ousye(song magic: Sonata Despairnya Mir . Jacqli)" Begitu Igor selesai membaca mantra, mereka semua langsung menghilang.

Beginilah pembagian grup mereka dan apa yang mereka pikirkan ketika melihat lawan mereka:

& Yousuke, lokasi: Void Quest, lantai terakhir

Itachi: Kok lawan gw orang yang kliatannya lemah sih? (Kan kliatannya aja Chi~)

Yousuke: Buset! Masa ge lawan kakek-kakek sih?

, Tobi & Yukiko, lokasi: Yukiko Castle, lantai terakhir

Zetsu Putih: Nih cewek kayaknya enak deh kalau di goreng

Zetsu Hitam: Kayaknya lebih enak kalo di makan mentah-mentah deh.

Tobi: Woow! Tobi ada di istana!

Yukiko: Snrkk. Mereka berdua lucu banget~

& Kanji, lokasi: Steamy Bath House, lantai terakhir

Deidara: Aduh, un! Kok eike bareng preman sih, un? Gimana kalo nanti tuh premen ngegrepe-grepe eike, un? Danna, un! Where are you going, un!

Kanji: Tuh orang cewek ato cowok sih? Ato jangan-jangan sejenis ama eike lagi. Aduh bok! Seneng banget eike ketemu orang yang sejenis ama eike

4. Hidan, Kakuzu & Chie, lokasi: Dark-Inaba(?)

Hidan: Waduh! Kok cewek sih? DJ kan melarang cowok menghajar cewek kecuali bila sangat di perlukan(?)!

Kakuzu: Nih cewek duitnya pasti dikit.

Chie: Asyik! Lawan gw kayaknya kuat!

5. Kisame & Rise, lokasi: Maryuku Striptease, lantai terakhir

Kisame: Ni cewek wajah ama badannya lumayan nih(?)

Rise: Huh? Kok aku bareng ama… Hiu, manusia, ato siluman Hiu nih?

6. Konan & Naoto, lokasi: Secret Laboratory, lantai terakhir

Konan: Nih anak cewek ato cowok? Wajahnya cowok badannya cewek.

Naoto: Mak! Nih orang gak punya kerjaan. Masa' bunga kertas di jadiin hiasan kelapa, eh kepala sih?

7. Sasori & Teddie, lokasi: Heaven, lantai terakhir

Sasori: Hiruko ku lebih imut dari kostum beruang itu.

Teddie: Bonekanya jelek amat sih.

8. Pein & Souji, lokasi: Magatsu Inaba, lantai terakhir.

Pein: Huh, bocah tengik! Lu bakalan gw siksa habis-habisan

Souji: Hmp! Jangan sombomh lu! Bakalan gw lakukan hal yang sama ke nih orang.

B

E

R

S

A

M

B

U

N

G