.
Author:
.
Main Cast: Donghae (Lee Donghae) x Eunhyuk (Lee Hyukjae)
Hyun Soo (Lee Hyun Soo as baby HaeHyuk)
.
Support Cast: Super Junior members and DBSK members
.
Pair: HaeHyuk
.
Genre: Romance, YAOI, Family Humor gagal
.
Disclaimer: All chara belongs to themselves and god,
Tapi ini cerita punya saya, ide pun dari saya juga.
.
Summary: Kehidupan Haehyuk setelah memiliki baby^^
Kesibukan jadwal Super Junior membuat HaeHyuk bingung dgn nasib anaknya, Hyun Soo yg masih berumur 2 tahun. Dan apa yg mereka lakukan untuk mengatasi kebingungan mereka itu?
Nah karna mereka rada-rada stress alias sarap, akhirnya mereka memutuskan meninggalkan anak mereka sendirian di drom jika ada jadwal.
Awalnya emang baik-baik saja, namun sampai suatu hari. Mereka bertengkar dan tanpa ada yg tau kemana bocah umur 2 tahun itu pergi!
Apa yg terjadi selanjutnya?
.
Warning: GaJe, OOC (maybe).
Disarankan agar yg membaca fanfic ini orang-orang yg cukup umur dan masih waras beda dgn Auhtor yg rada-rada gaje ini.
Dan anggep member Suju disini pada lengkap, si ZhouRy juga tinggal di dorm Suju.
No Bash!
.
.
.
Present ^~^
Part 1
++++ cekidot ^o^
Super Junior Dorm, kamar Haehyuk 2013
Donghae POV's
"Hae~~
ambilkan baju gantinya Hyunnie~" suruh Eunhyuk dari arah kamar mandi. Saat ini istriku itu tengah memandikan malaikat kecil kami, Hyun Soo. Lengkapnya Lee Hyu Soo, buah cintaku dgn Eunhyuk. Ia lahir 2 tahun yg lalu, tepatnya tanggal 15 November 2011.
#R: ngawur bgt -.-
#A: ih~~ bodo :p
"Ne!" jawabku dan segera mengambilkan pakaian ganti untuk anakku.
Cklek. . . . .
"Aegya umma nakal eoh? Sudah buat baju umma basah~
Auughh~~"
"Hehehehhe" kudengar suara merdu istriku. Ia mengendong Hyun Soo yg telah terbalut dgn handuk, ia mengigit pelan hidung mungil anak kami itu. Membuat anakku itu terkekeh pelan.
"ma. . mama. . .
pa. .papaa. . .haeee. . " panggil Hyun Soo tak jelas. Ia memandangku dan menggapai-gapaikan jari-jari mungilnya ke arahku. Aku tersenyum manis dan berjalan ke arahnya dan Hyukkie. Ku ambil alih Hyun Soo dari gendongan Hyukkie, setelah sebelumnya aku menaruh pakaian Hyun Soo yg kuambil dari dalam lemari.
"Anak appa cantiknya^^
Wangi lagi, poppo appa~~"
Cup~
"Hehehehehe. . . " ia pun mencium bibirku sekilas dgn bibir basahnya. Aih, anak ini sama imutnya dgn Hyukkie o
Eunhyuk POV's
"Anak appa cantiknya^^
Wangi lagi, poppo appa~~" pinta Hae yg menggendong Hyunnie anak kami.
Cup~
"Hehehehehe. . . " Hyun Soo pun mencium bibir Donghae sekilas dgn bibir basahnya. Aku terkekeh pelan dgn tingkah appa dan aegya ini, aku sungguh tak menyangka kalau Donghae akan bertanggung jawab dgn apa yg telah dia lakukan padaku saat malam 2 tahun lalu itu.
Malam dimana kami melakukan 'itu' untuk pertama kalinya.
"Hei hei~
kenapa hanya appa saja yg dipoppo? Ih,, hyunnie curang~~" akupun mencoba menggoda mereka berdua yg asik dgn dunia mereka berdua sendiri. Aku pun mengerucutkan bibirku tanda aku ngambek.
"Hehehe, liat Hyunnie. Umma marah sama appa, appa harus gimana ne?" tanya Donghae dan mencium bibir Hyun Soo lagi. Aih, Hae malah balik menggodaku.
"Ih,, kalian berdua ne?!"
Chu~
"Udah dong Hyukkie, aku kan cuman bercanda. Jangan marah ne?" rajuk Donghae yg kini telah berada didepanku.
"Aniya, kalian nyebelin~" jawabku asal.
Entah karna apa, Hyunnie yg notabenenya masih batita bisa memahami apa yg kuucapkan. Ia pun menangis sekeras-kerasnya, airmata keluar dgn deras membasahi wajah mungilnya.
Dgn cepat kuambil ia dari gendongan Donghae dan ku gendong ia, kutepuk pelan punggungnya agar ia sedikit tenang. Bukannya tenang Hyunnie malah semakin keras nangis.
"Cup~ cup~ cup~
Anak umma jangan nangis ne? Umma cuman bercanda kok chagi. Cup~ cup~ cup~" kataku terus menepuk punggungnya. Kukecup keningnya, tapi ia terus saja menangis.
Tiba-tiba. . . .
"Hei?!
Apa yg kalian lakukan pada keponakanku eoh?!" teriak Teukkie hyung dari arah pintu kamar kami. Huh, aku begitu kaget sampai-sampai menendang kursi didepan meja rias. Sontak Hyunnie semakin keras menangis.
"Hiks-hiks. . . . Huweeeeeeeeeeeeeeeeee~~~~"
"I-itu hyung, kami... . . . "
"Kalian berdua kalau sedang marahan, jangan didepan Hyunnie dong hyung! Dia kan belum tahu apa-apa. " ucap Wookie. Ia masuk kekamar kami dan mengambil Hyunnie dari gendonganku.
"Hya!
Mau kau bawa kemana anakku Wookie?"
"Bawa kemari pakaian ganti dan juga perlengkapan Hyunnie lainnya." jawab Yesung dgn tampang datar. Jujur itu sangat menakutkan.
"Kalian selesaikan saja urusan kalian itu, Hyunnie akan pergi bersamaku dan Yesung hyung.
Bye-bye~~"
Dan. . .
BRAKK~~
"Lihat sekarang! Gara-gara kau, Hyunnie nangis kan?!
Wookie, Yesung hyung dan juga Teukie hyung mengira kita sedang bertengkar didepan Hyunnie!" marahku pada Hae. Aku mengerucutkan bibirku, hah~
Mumpung hari ini jadwalku kosong, aku ingin mengajak Hyunnie jalan-jalan. Kenapa malah ini harus terjadi?
"Ini kan salahmu Hyukkie. Kenapa kau memarahiku?!"
"Mwo?! Salahku kau bilang?!"
Rany POV's
Dan berlanjutlah pertengkaran antara suami istri ini. Sebenarnya yg salah keduanya menurut Author, karna ego yg tinggi dan gengsi yg diagung-agungkan dgn sangat tinggi itulah yg membuat pertengkaran itu semakin berlarut.
#R: sotoy lagi lu thor~
#A: ih,, bodoooo~~
"Lee Donghae!
Malam ini dan malam-malam seterusnya kau harus tidur diluar!
Dan jangan sentuh-sentuh Hyunnie!" kata Eunhyuk sambil melempar bantal yg terlapisi kain bergambar ikan dan juga semua barang-barang milik Donghae sang suami. Melemparnya tepat ke muka Donghae setelah sebelumnya mendorong keluar atau lebih tepatnya mendepak sang suami dari kamar mereka.
Semua yg berada di ruang kumpulpun menghentikkan aktivitas mereka dan mengalihkan pandangan mereka ke arah pasangan suami istri yg masih adu mulut itu. Termasuk yeoja kecil yg berada di pangkuan Wookie, ia menatap bingung pada orang tuanya.
'kenapa umma ngelempal bantal ke muka appa?
Tlus umma sama appa lagi ngomongin apa cih?
Mukanya kayak monstel. Ih, atut~~'
Begitulah kira-kira isi kepala Hyun Soo yg melihat pertengkaran kedua orang tuanya yg sedang ribut gara-gara dia.
"Yak!
Kenapa bisa begitu?!" tak terima Donghae. Kini ia berdiri berhadap-hadapan dgn sang istri, saling melemparkan tatapan penuh kebencian.
Kalau ini sebuah komik semacam Naruto, pasti udah ada aliran listrik dari mata mereka berdua.
"Hei kalian berdua!
Ngapain ribut-ribut sore-sore gini?! Gak ada kerjaan aja deh." celetuk Heechul yg tengah bermalas-malasan di pangkuan Hangeng.
"HYUNG, DIEM AJA DEH!
INI SALAHNYA DIA!" bentak HaeHyuk bersamaan sambil saling menunjuk. Mata mereka berdua melotot seketika, urat-urat marah pun tercetak jelas di kening mereka berdua. Yah, untuk si Eunhyuk gak terlalu jelas beda bgt ama si Donghae.
"Yak! Kenapa kau menunjukku?! Kau kan yg salah! "
"Enak aja! Yg salah itu kau playboy ikan asin!"
"Mwo?! Aku playboy ikan asin? Dasar monyet obral bibir! "
"Das-"
"Huuwee~ Hiks. . . . hiks,. . .hiks. . .
Huwee~ Hyukkie umaa~." tangisan Hyun Soo menghentikan makian Eunhyuk untuk Donghae selanjutnya. Ia menolehkan kepalanya ke arah suara tangisan itu berasal. Terlihatlah sang anak tercintanya yg basah oleh airmata. Dgn segera ia berlari ke arah Wookie yg tengah mendekap Hyun Soo dipelukannya. Berusaha menenangkan sang keponakan.
"Wookie~~
Kemarikan dia~~" pinta Eunhyuk sambil bertahan dalam posisinya. Bersiap untuk menggendong.
"Ngh~~
Baiklah hyung." jawab Wookie akhirnya dan membiarkan Eunhyuk mengambil Hyun Soo yg sedaritadi menangis dari dekapannnya.
"Kau lihat?
Dia menangis lagi! Dan itu gara-gara kau!" bentak Donghae.
Eunhyuk yg sebenarnya jengkel dgn kata-kata yg keluar dari mulut Donghae pun membalasnya lebih kasar. "SHUT UP LEE DONGHAE!"
dan. . .
BLAMMM. . .
Pintu kamar bertuliskan HaeHyunHyuk itupun tertutup dgn keras akibat bantingan Eunhyuk. Sedangkan yg lain hanya menghela nafas, tak menyangka pasangan yg biasanya kemana-mana selalu bersama dan selalu akur ini bisa bertengkar juga.
Dan pertengkaran yg sungguh mengerikan.
== di dalam kamar
"Cup. . .cup. . cup, jagiya umma jgn nangis ne?" kata Eunhyuk yg tengah tiduran bersama Hyun Soo diatas kasur. Ia tepuk pelan punggung sang yeoja kecil itu dan sesekali menepuk buttnya pelan.
Dan berhasil, Hyun Soo yg tadinya menangis meraung-raung kini berhenti. Eunhyuk pun bernafas lega. Diusapnya rambut sang anak, wangi strowberry pun keluar menusuk indera penciumannya.
"mamaa. . . ., niniiiiiieee. . . " jari-jari mungil Hyun Soo pun menyentuh dua buah tonjolan dibalik kaus yg dikenakan Eunhyuk. Tau maksud anaknya itu, Eumhyuk segera mendekatkan bibir mungil Hyun Soo ke dua tonjolan itu. Mengangkat sedikit kausnya dan memperlihatkan nipple pinknya, Hyun Soo pun segera mengemut-emut nipple Eunhyuk dgn imutnya.
Yah walaupun ia bukan yeoja yg bisa menghasilkan (?) ASI untuk Hyunnie sebagaimana seharusnya karna Hyun Soo masih butuh itu. Tapi ia menganti ASI itu dgn susu formula yg bisa membuat Hyun Soo tak begitu rewel. Hyun Soo memang sering melakukan ini, tapi kalo dipikir-pikir untuk apa anak kecil ini mengemut nipple Eunhyuk yg udah pasti gak bisa mengeluarkan ASI?
Molla, hanya Author + Hyun Soo + Eunhyuk + Tuhan yg tau XD
"Zzzzz. . . . "
"Hhhhh~"
Eunhyuk POV's
Kalau dilihat-lihat wajah Hyunnie yg sedang tidur ini sungguh imut. Bahkan semakin mirip dgn namja ikan yg menjadi suamiku sekarang ini. Hah, aku sedang marah dgn namja itu. Perasaan yg salah dia sampai Hyunnie menangis histeris seperti tadi.
Kuusap pelan punggung mungil anakku ini, aku ingat bagaimana perjuanganku untuk menghadirkannya kedunia ini. Aku kira aku tak sanggup lagi melakukannya, namun entah darimana tubuhku yg awalnya sudah lemas itu memiliki tenaga lagi. Dan dgn segenap tenagaku yg tersisa aku pun berhasil membuat dunia menyapa malaikat manisku dan Donghae.
~Flash back~
2 tahun yg lalu, Seoul Hospital
Author POV's
"Tuan Lee, sebentar lagi. Dorong pelan-pelan~" ucap dokter Shin yg membantu persalinan Eunhyuk, sang machine dance Super Junior.
"Nghhh~~~~~
Akh! Sa-sakitt. . ." Eunhyuk pun berusaha sekuat tenaga untuk mengeluarkan (?) baby yg selama ini ia tunggu-tunggu. Tubuhnya sudah benar-benar lemas.
Bagaimana tidak.? Ia sudah melakukan ini sedari 2 jam yg lalu.
"Chagiya~
Bertahanlah, aku ada disini bersamamu~~
Hwaiting! My Hyukkie figthing! " ucap seseorang disamping ranjang persalinan yg dipakai Eunhyuk. Ia mengucapkan kata-kata semangat untuk istri tercintanya, ya dialah Donghae.
Diusapnya kening Eunhyuk yg berkeringat, dikecupnya penuh sayang. Mengenggam erat jemari-jemari Eunhyuknya, istri tercintanya yg tengah berusaha memperlihatkan pada dunia dan juga dirinya baby yg sudah di kandung, ia jaga dgn sepenuh hati selama 9 bulan lebih 3 hari di dalam perutnya.
Eunhyuk pun menikmati apa yg dilakukan suaminya itu, membuatnya sedikit rileks. Dipejamkannya kedua kelopak matanya, sekedar merasakan kehangatan yg disalurkan Donghae. Entah darimana kekuatan itu muncul, dgn perlahan ia berusaha kembali.
-15 menit kemudian-
"Akkkkkkkkkkkhhhhh... "
"Oek. . oek. . oek. . .eok. . . . "
Dan perjuangan Eunhyuk pun membuahkan hasil, seorang yeoja mungil, malaikat Tuhan telah lahir menyapa dunia.
Dan itulah Lee Hyun Soo.
Flash Back end~~~
=== Keesokan harinya~~
Rany POV's
"Semuanya!
Hari ini kita ada schedeul sampai seminggu. Dan kita harus menginap." seru namja beraurakan malaikat dgn suara yg rada cempreng.
"Yah!"
"Kok lama sih hyung?"
"Aku capek~~~" itulah berbagai komentar yg keluar dari bibir anak-anak suju.
Sedangkan HaeHyuk terdiam, entah apa yg dipikirkan mereka. Hyun Soo?
Ia sedang asik meminum dot susunya dgn semangat.
"Hyung~~"
"Kenapa Hyukkie?"
"Kalau kita ada jadwal, Hyun Soo bagaimana?" tanya Eunhyuk dgn wajah bingungnya.
"Kan kalian udah biasa ninggalin dia, kenapa bingung?" celetuk Kyuhyun dgn wajah innoncentnya.
"Tapi, entahlah. Aku merasa kalo meninggalkannya kali ini, akan ada sesuatu yg membuatku sangat sedih." jawab Eunhyuk sambil menatap dalam mata coklat lembut milik Hyun Soo yg kini tengah ada digendongannya.
"Tumben kau bisa sedih, gak biasanya." Donghae yg masih merasa jengkel karna kemarin disalahkan oleh Eunhyuk pun bersuara. Nadanya begitu tajam dan sinis. Kalo Author sih udah nendang si Hae ke Mars XD #dibantai fishy
"Mwo?! Apa maksudmu berkata begitu?!" Eunhyuk pun tersulut emosi dan nada suaranya ikut meninggi. Aura yg semula bersahabat dan ceria berubah menjadi suaram,
'Mulai lagi deh~~' batin anak-anak suju yg lain.
"Kan memang seperti itu. Kau kan selalu merasa bahagia akan ulahmu yg hiper itu."
"Yah! Kau itu juga hiper! Mending aku kali, kau itu sudah hiper, playboy sok kecakepan lagi! Ngaca tuh, wajahmu lebih pantas kutendang sampai Mars. Kalo perlu sampai ke Andromeda sana!" teriak Eunhyuk. Tak peduli dgn Hyun Soo yg berada didekapannya.
"Hyung sud-"
"DIAM! INI URUSAN KAMI! KAU TAK USAH IKUT CAMPUR!"
Wookie yg semula ingin melerai, mengurungkan niatnya. Ia benar-benar takut dgn kedua hyungnya itu, jarang sekali mereka membentak Ryeowook seperti sekarang. Ia hanya menundukkan kepalanya dan berjalan mundur, kembali lagi ke posisinya semula.
"Hey! Kalian kalo lagi marahan gak usah gini juga dong caranya!" tak terima Yesung. Ia begitu kasihan dgn kekasihnya, kekasihnya yg bermaksud sangat baik untuk melerai pertengkaran mereka berdua malah dibentak dgn keras seperti itu. Yesung pun menghampiri keduanya dgn muka garang, kedua tangannya terkepal seakan ingin menonjok seseorang.
"Eh hyung! Yg bertengkar kami kenapa kau yg sewot hyung?!
Gak suka gak terima? Apa peduli kami?" tanya Donghae dgn nada yg benar-benar ingin ngajak tawur.
Namun tanpa ke-15 namja itu sadari, anggota kecil keluarga mereka merangkak dgn perlahan keluar ruangan itu. Yah, Hyun Soo merangkak tanpa ada yg tau kemana yeoja kecil itu pergi. Mereka malah terlarut kedalam pertengkaran yg sebenarnya gak penting bias dibilang.
"Eh? Hyun Soo? Kenapa kau ada diluar hmm?"
"Ngh?"
"Ayo, ikut oppa ke dorm^^ "
ToBeContinue
