Light Story 3 : HIHS Code!
-JennyVDL_Indonesian-
Setahun setelah Zero Requiem, dunia kembali normal dengan staus 'damai'. Damai? Juga berarti 'tidak ada perang'. Terdengar sangaatt menyebalkan bagi seseorang pecandu perang. Yup! Cornelia merasa SESAK dengan 'kedamaian'. Suatu hari, setelah meeting, ia kembali ke ruangannya dan merebahkan dirinya di kursi.
"SIALAAANN! AKU BOSAAAANNN!" 'BRAAAKK!' Ia memukul mejanya. Ah, lebih tepatnya menghancurkannya.
'Shhrugg' pintu otomatis ruangannya terbuka. Schneizel kini berdiri menatapnya, melihat meja yang setengah hancur itu. (Hehe, tentu saja dengan Kanon Maldini di belakangnya. ;p)
"Aah! Kakak," katanya. Ia menatap balik kakak laki-lakinya itu.
"Terdengar mengerikan," komentar kakaknya.
"Huh! Kurasa aku akan segera gila! Kenapa kau tidak memaksa Nunnally untuk menyerang satuuu, satuuu negara saja! Aku ingin bertempur! Aku BUTUH!"
"Konyol." Sebelah alis matanya terangkat.
"Tapi kau bisa memaksanya! Apa gunanya wajah malaikat brengsekmu itu?" paksa Cornelia.
"Sayangnya aku menolak." Schneizel tetap tenang.
Cornelia menatap kakaknya tajam. Aura pembunuh mulai terasa.
"Tatapan pembunuhmu itu tak berguna padaku, adikku. Dunia menginginkan kedamaian, begitupula aku. Jadi jangan mengemis minta perang. Setidaknya jangan padaku.
Cornelia menatap kakaknya tanpa berkedip. Aura pembnuh MENGUASAI ruangan.
"Cornelia-sama, bila anda bosan, anda bisa menambah jumlah duel anda dengan Tuan Guilford," kata Kanon tiba-tiba. Cornelia memindahkan tatapan pembunuhnya pada Kanon, orang kepercayaan kakaknya. Dia mencoba mempertimbangkan nasihat Kanon.
"Heah! Layak dicoba." Ia menghentikan tatapan pembunuhnya dan mengarahkan pandangannya ke manusia di depan Kanon, kakaknya, Schneizel el Britannia.
"Jadi,... untuk apa kau ke sini? Mengolokku?"
"Ah, ya. Proposalmu di meeting tadi benar-benar menyedihkan. Kau berbicara tentang perang, perang dan perang."
"Bukankah sudah kubilangg? AKU INGIN MERASAKANNYA LAGI!" Ia berteriak dengan perasaan sebal.
Kemudian hening . . . .
"Jadi, aku datang untuk menawarkan sesuatu," bibir Schneizel menyeringai.
"Apa?"
"Pertarungan yang melelahkan."
"Jelaskan." Ia menyeringai senang.
"Ah, mungkin sebenarnya ini adalah permainan, permainan yang membuatmu merasa terbakar. Pada pertarungan utama mungkin kamu akan terluka, sangat menyakitkan, karena ini adalah kali pertamamu. Nah, setelah rasa sakit itu kamu akan jatuh ke surga."
"APAA? Aku tidak akan mati semudah itu!"
"Mungkin tidak, tapi kamu akan berakhir dengan menyerahkan dirimu, sepenuhnya."
"APAAA? TIDAK AKAN!"
"Benarkah? Aku tidak yakin.. tapi, sudahlah, kau berani mencobanya?" Ia menyeringai lagi.
"TENTU SAJA!" Ia terlihat tertarik pada tawaran kakaknya. 'Hanya terluka sedikit, kan? Bukan masalah!' gumamnya dalam hati.
Schneizel berbalik menuju pintu, tentu saja diikuti oleh Kanon. Sambil berjalan ia berkata,
"Baiklah, kutunggu kau di ruanganku malam in, jam 10. Oh iya, tidak usah bawa senjata! Itu tidak berguna! Juga katakan pada Guilford untuk mengumumkan 'kode HIHS'."
Kanon tiba-tiba berhenti mengikuti tuannya. Cornelia bisa melihat punggungnya yang tiba-tiba bergetar. "Sc-Schneizel?"
"Ada apa Kanon?" Schneizel menghentikan langkahnya sejenak.
"H-HIHS?" Cornelia bisa mendengar suara Kanon yang bergetar.
"Ya, kau tidak salah dengar. Kenapa? Kau mau juga?" Schneizel melanjutkan langkahnya.
"Ti-Tidak, Schneizel-sama." Mereka berjalan keluar dari ruangan Cornelia. Pintu otomatis tertutup.
Ia menatap pintu yang tertutup itu dan mulai merasakan ketakutan menghinggapinnya.
'Sebenarnya permainan apa yang kau tawarkan padaku?'
-JennyVDL_Indonesian-
Jadi, sebenarnya permainan apakah itu? Mau tahu apa kepanjangan dari 'kode HIHS'?
Tunggu...
Chapter...
Selanjutnya!
Oh iya, 'kode' HIHS di sini sebenarnya mirip dengan 'kode' merah, istilah untuk bahaya. Gw harap ini nggak susah untuk dimengerti...
Oke! Kalian mungkin bakalan menunggu cukup lama, kira-kira seminggu, ga bakal lewat! Janji!
Ah! Semoga kalian tidak bosan baca Light Stories!
Ayo! Kalian juga bikin fict Code Geass yang banyak dong! Supaya Code Geass bisa di peringkat satu! Kalahkan Narutoo!
Catatan : Saya telah membuat versi Inggrisnya dan saya juga membuat cerita ringan lainnya! Cek saja profileku dan selamat membaca! Maaf kalau ada salah2 kata! Aku ini masih pemula! Terakhir, thanks for reading! JennyVDL, command you, Review!*geass mode:on.
