Seireitei Gakuen
Bleach © Tite Kubo
Genre: Romance
Rating: T
Pairing: GrimmIchi and other pairings
Summary: Ichigo lega karena ia bisa diterima di sekolah elit di Tokyo, yaitu Seireitei Gakuen. Bagaimana Ichigo akan melewati hari-hari sekolahnya? GrimmIchi, AU, Don't Like Don't Read
.
.
Chapter 0: Charas and Prologue
Murid kelas 1F (hanya chara yang muncul dalam cerita ini yang disebutkan)
Kurosaki Ichigo: siswa kelas 1F, tampan dan cerdas. Ia mempunyai kepribadian yang menarik; polos dan keras kepala. Mempunyai banyak fans karena ia sangat cool. Ia mempunyai talenta dalam permainan basket. Belakangan ini, ia diajukan Ulquiorra menjadi Ketua Student Council untuk menggantikan dirinya yang sibuk.
Ishida Uryuu: siswa kelas 1F yang jenius dan hobi menjahit. Ia adalah keturunan keluarga Ishida, keluarga yang mewariskan ilmu panahan kepada keturunan mereka. Keluarga Ishida dijuluki Quincy.
Sado Yatsutora: siswa kelas 1F yang kelihatan menakutkan, namun ternyata baik hati dan suka menolong. Ia berniat akan membalas budi kepada Ichigo karena ia telah diselamatkan oleh Ichigo waktu kecil.
Inoue Orihime: siswi kelas 1F yang ceria dan murah senyum. Ia hidup sendirian karena kakaknya yang mengasuh Inoue sedari kecil meninggal waktu ia berumur 6 tahun. Pada waktu itulah ia bertemu Ichigo di Klinik Kurosaki dan akhirnya mereka menjadi teman baik.
Abarai Renji: siswa kelas 1F yang jahil dan berisik, mempunyai rasa penasaran yang kuat. Ia sangat pandai bermain sepak bola.
Kuchiki Rukia: siswi kelas 1F yang paling anggun di kelas. Ia keturunan keluarga bangsawan, Keluarga Kuchiki. Ia dan Renji adalah sahabat karib. Rukia dapat bernyanyi dengan sangat merdu.
Hitsugaya Toshiro: siswa kelas 1F yang dingin dan luar biasa jenius, namun ternyata mempunyai rasa kepedulian yang besar terhadap temannya. Ia adalah saingan Ishida waktu SMP. Ia diajukan menjadi ketua tim kendo oleh Kenpachi, guru Olahraga kelas 1F.
Matsumoto Rangiku: siswi kelas 1F yang centil dan berdada besar. Rangiku pernah menjadi pelayan Hitsugaya waktu ia berumur 14 tahun saat Rangiku bekerja sambilan. Hingga saat ini, ia selalu disuruh-suruh oleh Hitsugaya. Rangiku memanggil Hitsugaya dengan sebutan taichou karena Hitsugaya juga pernah menjadi ketua tim kendo waktu di SMP yang sama dengan Rangiku.
Izuru Kira: siwa kelas 1F yang pintar, ia putra dari keluarga kaya. Kira sangat pandai bermain piano.
Hinamori Momo: siswi kelas 1F yang ramah. Rambutnya selalu dicepol. Dulu ia dan Hitsugaya adalah tetangga, sebelum Momo pindah ke luar kota hingga ia berusia 16 tahun. Ia mengidolakan Aizen.
Murid kelas 2D (kelas yang kebanyakan muridnya adalah tangan kanan guru-guru)
Shirosaki Ogichi: saudara kembar Ichigo, ia sangat suka mencampuri urusan orang lain. Ia adalah orang terpintar di kelas.
Sasakibe Chojiro: asisten pribadi kepala sekolah, Yamamoto. Ia sangat suka kemewahan.
Marechiyo Omaeda: asisten pribadi Soi Fon (guru Sejarah). Ia terlihat selalu mengunyah cemilan.
Kotetsu Isane: asisten pribadi Unohana (guru pelajaran kesehatan). Ia bekerja sambilan sebagai penjaga UKS di malam hari, dengan upah yang lumayan besar.
Tetsuzaemon Iba: asisten pribadi Ketua Student Council, dengan kata lain, ia tetap menjadi asisten Ketua Student Council meskipun ketuanya berganti.
Ise Nanao: asisten pribadi Kyouraku( guru Fisika). Katanya, hanya ia yang bisa menghentikan Kyouraku saat ia mabuk.
Hisagi Shuuhei: asisten pribadi Muguruma Kensei (guru Matematika). Ia pandai bermain gitar. Ia adalah Ketua Klub Musik.
Kurotsuchi Nemu: asisten pribadi Mayuri (guru biologi). Konon, ia sering dijadikan kelinci percobaan oleh Mayuri.
Murid kelas 3A
Coyote Stark: senior yang tidur di manapun ia berada, namun ia sangat cerdas. Anggota 'The Espada'.
Tier Harribel: senior yang pendiam, ia sangat serius dan tegas. Anggota 'The Espada'.
Nelliel Tu Odelshwanck: senior yang hiperaktif dan ceria. Ia mempunyai suara kekanak-kanakan. Belakangan ia berteman baik dengan Ichigo. Ia adalah sepupu Grimmjow. Mantan anggota 'The Espada'.
Ulquiorra Cifer: ketua dari 'The Espada', ia siswa terpintar di sekolahnya. Ia pendiam dan emotionless, namun ia tetap memiliki hati. Ia jatuh cinta kepada Inoue.
Nnoitra Gilga: senior yang blak-blakan. Gosipnya, ia sangat suka bergumul dengan sendok. Nnoitra adalah ketua dari klub sepak bola. Anggota 'The Espada'.
Grimmjow Jaegerjaquez: senior yang kasar dan sadis, namun memiliki sisi baik juga. Ia adalah ketua klub basket, juga anggota dari 'The Espada'.
Zommari Reraux: senior yang pendiam dan suka bersemedi di dalam kelas. Anggota 'The Espada'.
Szayel Apollo Grantz: senior yang sangat pandai dalam mata pelajaran biologi. Karena itulah, ia sangat dekat dengan guru ilmuwan gila, Mayuri. Ia adalah aggota dari 'The Espada'.
Aaroniero Aruruerie: senior yang tampan dan menyukai pelajaran biologi seperti Szayel. Anggota 'The Espada'.
Yammy Llargo: senior berbadan besar, ia mempunyai sisi humoris. Anggota 'The Espada'.
.
.
Ichigo mengemasi barang-barang yang akan dibawanya menuju asrama. Setelah selesai mengecek, ia tersenyum kecil, lalu menenteng tas tersebut dan segera menghampiri kakak sepupunya, Shirosaki Ogichi. "Shiro-nii! Aku sudah siap…"
"Sudah kau cek?" tanya Shiro yang dijawab oleh anggukan kecil dari Ichigo. Sebentar lagi, Ichigo akan berangkat menuju tempat tinggalnya di asrama Seireitei Gakuen, sekolah ter-elit di kota Tokyo. Yup, ia diterima di sekolah tersebut. Shiro yang merekomendasikan sekolah tersebut pada Ichigo. Dan tentu saja, Shiro sendiri sekarang bersekolah di sana, menduduki kelas 2. Ichigo akan berangkat ke sana bersama Shiro –dengan mobil Shiro sendiri.
"ICHIGOO! HATI-HATI DI JALAN! Oh iya, ayah dengar di sana asramanya campuran putra-putri, ya? Meski belum pasti anakku sekamar dengan perempuan, tapi kau masih 16 tahun… ICHIGO! HATI-HATI! NANTI—" Isshin segera ditendang oleh Ichigo. Yuzu masih menatap Ichigo dengan tatapan sedih. Karin hanya menopang dagu sambil menggerutu melihat tingkah ayahnya.
"Oyajii, aku tidak apa-apa. Jangan berisik!" gerutu Ichigo.
"Ayo berangkat, Ichigo!" teriak Shiro dari luar rumah.
"Aku berangkat, oyajii. Yuzu, Karin….Kalian bertiga, take care…"
Yuzu dan Karin hanya mengangguk, sambil menatap punggung Ichigo.
.
"Shiro-nii, berapa jam lagi kita sampai di sana?" tanya Ichigo sambil meregangkan ototnya yang mulai pegal.
"Itu, tuh…Puncak bangunannya sudah terlihat." Shiro menunjuk menggunakan dagunya.
Ichigo terpana. "Besar juga…"
.
Ichigo menghirup udara segar di area sekolah tersebut. "Shiro-nii, pemanduan siswa-siswi mulai kapan?"
"Sekitar 30 menit lagi. Tempat berkumpulnya di aula. Mau kuantar?"
Ichigo mengangguk, sambil memandangi bangunan megah yang berada di samping kanan dan kirinya. "Sekolah ini besar sekali…"
Shiro menjawab dengan anggukan. "Kalau baru pertama kali di sini, memang kebanyakan murid terkagum-kagum."
Mereka berdua berbincang-bincang tentang Seireitei Gakuen. Tak lama kemudian, mereka tiba di aula. "Be-Besar…" kata Ichigo.
Shiro membalikkan badannya. "Soal balik ke asrama, nanti juga kau akan diberi tahu waktu pemanduan. Jaa ne!"
Ichigo mulai menyeret kopernya dan duduk di salah satu kursi. 'Mungkin, akan sedikit menyenangkan bersekolah di sini…' batinnya.
TBC
Note: pemanduan = MOS kalo di Indonesia…Habis nggak tau di luar negeri istilahnya apa…Ada yang tahu nggak? =3
Dan: Ahaha, gitu deh…Mau bilang apa ya?
Rukia: Gimana kalo voting pairing selain GrimmIchi?
Dan: Boleh~! Readers boleh voting pairing selain GI kok…Straight atau yaoi/yuri boleh…Kalo nggak, request buat munculin charas baru plus perannya.
Grimmjow: Kenapa nggak bikin lemon sekalian? Mumpung lagi deket ma Ichi…*smirks*
Ichigo: Noooo! Dan-chan, save me! *ngumpet di belakang Dan*
Dan: Sori Grimm, aku nggak bisa bikin lemon. Mending nggak usah daripada jadinya nggak hot en ancur…
Ichigo: Fiuh~! Makasih, Dan-chan!
Grimmjow: Oke, tapi kalo udah mahir nulis lemon bikin yang –PIIIIP-! Oke?
Dan: Ya kalo udah bisa sih…
Ichigo: *mewek-mewek memelas*
Ulqui: Review, please…Jangan lupa voting juga, sebelum Dan update lagi. *nongol tiba-tiba*
Dan: Aye! Saran diterima, tapi tidak untuk FLAME. Sampai jumpa pada chapter selanjutnya!
