Black Star !

cast :

- Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk

- Lee Donghae

- Lee Sungmin

- Cho kyuhyun

- Goo Hara

- Choi Sulli

- Other Cast Member Super Junior

Genre : yaoi, mungkin romance, BUKAN NC ! hanya sedikit mengandung unsur NC ! typo? Mianhe. Gaje? Jeongmal mianhe *bow

Chapter 1

Hembusan angin semakin kencang diiringi dengan petir yang terus menyambar menghiasi malam kota mokpo yang terlihat gelap benar benar gelap.

"sampai kapan kau akan terus berlatih, tuan lee Donghae?" seorang namja berambut coklat berdiri diambang pintu ruangan besar penuh dengan pedang samurai terpampang disana, ia berteriak pada seorang namja yang terlihat sangat mahir memainkan samurai di tangannya yang berada di tengah ruangan itu.

"ah, ada apa kau kemari ?" namja yang tengah bermain dengan samurainya namja bernama donghae itu seketika menghentikan aktifitasnya dan berjalan menuju namja berambut coklat yang tengah bersandar pada pintu ruangan besar itu.

" ini surat dari sungmin hyung! Kita punya misi untuk beberapa tahun ke depan!" ucap namja berambut coklat itu menyodorkan sebuah surat beramplop hitam di tangannya, donghae mengambil amlop itu dan mulai membaca isinya.

"haruskah kita melakukan ini lagi? Shiit! Ini membuag waktuku!" ujar donghae setelah ia membaca surat itu dan kemudian meremas kuat surat ditangannya.

"ah eunhyuk oppa!" tiba tiba saja datang seorang yeoja yang membawa segelas jus jeruk ditangannya dari arah belakang donghae.

"ah annyeong hara!" sapa namja berambut coklat membungkukan badannya.

"ah eunhyuk oppa kau semakin lucu dengan rambut berwarna coklat, haha!" ucap yeoja itu pada namja didepannya, namja yang bernama Eunhyuk begitulah kebanyakan orang memanggilnya.

"Aku memang tampan bagaimanapun bentuk dan warna rambutku!" ujar eunhyuk namja berambut coklat itu mengelus rambutnya,

"ah ini untukmu oppa!" hara memberikan segelas jus jeruk ditangannya pada eunhyuk, eunhyuk mengambilnya dan mulai meminumnya.

"hey itu seharuskan untukku!" ujar donghae kesal melihat eunhyuk meminum jus yang hara berikan padanya

"kau kan bisa mengambilnya sendiri!" hara memukul bahu donghae dan kemudian pergi meninggalkan kedua namja itu.

"ah ini segar!" eunhyuk mengelap bibirnya yang basah karna jus.

"ini seharusnya punyaku!" dengan tampang kesal donghae langsung mengambil jus jeruk di tangan eunhyuk dan meminumnya sampai habis.

"aku tunggu kau besok di tempat biasa! Pagi pagi kita harus segera pergi ke seoul! Persiapkan dirimu kita akan bersekolah disana!" ujar eunhyuk yang kemudian pergi meninggalkan donghae sendirian.

"di seoul aku akan mendapatkan sekolah kedua untuk tahun ini!" donghae menatap gelas kosong ditangannya entah apa yang menarik dari gelas kosong tersebut sampai ia terus menatapnya dengan tatapan kosong, entahlah apa yang sebenarnya namja tampan itu pikirkan?, setelah ia puas menikmati pemandangan gelas kosong dan sibuk melayang dengan pemikirannya sendiri ia pun kemudian meletakan gelas itu begitu saja dilantai ruangan itu mengingat ruangan besar itu tidak terdapat meja sekecil apapun disana hanya dipenuhi dengan rak penuh dengan samurai pistol bahkan peralatan yang seharusnya berada didalam sebuah ruangan laboratorium, begitulah isi ruangan yang menjadi tempat favorit donghae,

Donghae mulai duduk dan kemudian berbaring menatap langit langit ruangan besar itu, entah sekarang apa yang menarik disana? Namun ia tetap memandangnya dan kembali sibuk dengan pemikirannya sendiri,

"Huuuh" hembusan napas berat keluar dari mulutnya, yang memecah kesunyian ruangan itu.

~~~~~~~~~~~~~~Black Start~~~~~~~~~~~~~~

bulan mulai menuju tempat istirahatnya, berganti dengan naiknya matahari keperaduannya. Terdengar suara burung riuh menyambut naiknya sang matahari menempati tempatnya bekerja selama 12jam.

ddrrrt_drrt_ terdengar suara getaran handphone di sebuah ruangan besar yang sunyi.

donghae yang mulai membuka matanya perlahan sesekali menyipitkan mata indahnya karna silaunya cahaya matahari yang menyelinap masuk kedalam ruangan itu, tangannya mulai menelusuri tempat di sekitarnya saat ia mendengar sebuah getaran

"sepertinya aku terlambat!" ujar donghae saat melihat handphonenya sudah menunjukan pukul 07.00 KST, ia segera bangkit dari lantai dingin ruangan itu dan segera pergi menuju kamarnya untuk bersiap.

"ah kemana dia?" ujar hara setelah ia membuka perlahan pintu ruangan besar dihadapannya, mengedarkan seluruh pandangannya disetiap sudut ruangan itu namun dia tidak menemukan apa yang dia cari, hanya ada beberapa deretan rak penuh samurai dan pistol disana.

"hei! Mau apa kau kemari!" suara seorang namja yang ia cari tiba tiba saja terdengar mengagetkannya.

"ah donghae oppa! Kau tadi pagi tidak ada di kamar semalam juga, jd aku cari kesini!" ucap hara, tapi donghae mengacuhkannya, donghae mulai memasuki ruangan itu dan mulai memasukan samurai dan beberapa pistol miliknya kedalam koper besar yang ia bawa.

"ah oppa kenapa kau mengacuhkanku!" rengek hara kesal.

Donghae tetap saja diam.

"oppaaa!" bentak hara

Pletak_ polesan kepalan tangan donghae tepat mendarat di kepala hara,

"kau ini kenapa bawel sekali!"

"ah appo! Iiish oppaa appo!" ringis hara memegangi kepalanya yang seakan telah tumbuh bola kecil disana..

"oppa akan pergi kau tunggu saja beberapa menit kemudian bibi han akan datang!" ujar donghae.

"hah oppa mau kemana ? apa itu akan lama sampai meminta bibi han kemari?" mata hara mulai membening seakan tahu maksud donghae untuk pergi bukanlah dalam waktu beberapa jam saja.

"oppa akan pindah sekolah ke seoul, Kau tidak akan sendirian karna bibi han pasti akan menjagamu!" donghae mengelus rambut panjang hara berusaha meyakinkannya bahwa ini tidak apa apa,

donghae kemudian melangkahkan kakinya pergi meninggalkan hara sendirian.

"oppaa kabari aku jika kau sudah sampai!" teriak hara lirih saat donghae sudah hampir menjauh, donghae hanya melambaikan tangannya tanpa berbalik menatap hara.

Donghae terus berjalan menuju tempat yang eunhyuk maksud semalam, ia mulai memasuki sebuah toko buah yang hanya beberapa meter dari tempat tinggalnya.

donghae memberikan sebuah kartu nama yang dibaliknya terdapat sebuah lambang bintang hitam dan tanda pengenal transparans kepada pelayan kasir di toko itu, pelayan itu mulai membacanya dan kemudian membungkukan setengah badannya dan mengembalikan kartu itu.

Donghae segera masuk kedalam sebuah ruangan yang terdapat banyak buah disana, ia menekan sebuah apel karet yang berada diatas rak buah yang menyatu dengan beberapa buah lainnya, terlihat beberapa lantai ruangan itu membuka menuju kesebuah tempat rahasia, donghaepun mulai menuruni tangga yang terdapat dilamnya dan lantai itupun kembali tertutup, donghae terus menuruni anak tangga itu satu persatu dilihatnya ca,era cctv kecil yang terpasang di setiap sudut ruangan itu, donghae kini sudah berdiri di anak tangga terakhir donghae terdiam sejenak, ia menghela napas panjang dan kembali mengedarkan matanya ke seluruh sudut ruangan itu

'ruangan besar lebih besar dari waktu itu' gumamnya saat meihat ruangan di hadapannya.

"hya donghae kenapa kau lama sekali!" ujar hyuk yang tengah duduk memainkan pspnya,

"aku kesiangan lagi hari ini! mana sungmin hyung?" sahut donghae menghampirinya dan mulai balik bertanya.

Hyuk hanya diam tanpa memperdulikan pertanyaan sahabatnya donghae.

"hyaaa lee hyuk jae!" Pletak_ donghae memukul kepala hyuk dengan kesal.

"aaaah! Hey kenapa tanganmu begitu ringan! Mudah sekali kau memukulku!" gerutu hyuk kesal

"salah sendiri kenapa pertanyaanku tidak kau jawab!" balas donghae dengan nada yang tak kalah tinggi.

"kau ini! aah aah aahh appo!" ucap hyuk meringis kesakitan karna tangannya yg akan memukul donghae ditahan oleh seorang namja yang tiba tiba saja datang dari arah belakangnya.

"aku bingung kenapa kalian dinobatkan sebagai agent paling handal? Dan kenapa harus akulah yang diutus menjadi pendamping setiap misi kalian!" ucap namja yang masing menggenggam tangan hyuk.

"ah sungmin hyung bisa kau lepaskan tanganku? Rasanya pergelangan tanganku akan putus!" ucap hyuk memelas pada namja yang masih saja menggenggam erat tangannya, namja yang bernama sungmin namja imut ini bertugas sebagai pendamping dan guru untuk eunhyuk dan donghae. Melihat eunhyuk yang terus meringis sungminpun segera melepas genggaman tangannya.

"sudahlah ayoo kita bergegas! Aku akan meminta paman kim agar berpura pura menjadi appa kita agar kita bisa pindah bersekolah di SM Hight School!" ujar sungmin yang menarik kedua dongsaengnya untuk segera keluar.

Sungmin meminta salah satu agentnya untuk berpura pura menjadi appa mereka dan membantu mereka agar bisa bersekolah di sekolah yang mereka tuju.

Mereka semua kemudian masuk kedalam mobil mewah berwarna hitam dengan corak bintang hitam dibagian lubang kunci setiap pintu, mobilpun mulai melaju dengan kecepatan sedang.

"ini beberapa daftar vampire yang aku tahu! Kita juga harus mencari tahu dimana raja dan markas baru mereka" sungmin memberikan sebuah buku catatan kecil pada donghae dan eunhyuk.

"kalian? Apa kau tidak ikut membantu hyung?" ucap hyuk bingung

"aku hanya guru yang mengamati kalian! Aboji bilang kalian hanya bisa bertengkar dan bertengkar saja!" ujar sungmin terlihat kesal.

eunhyuk hanya mengangguk mendengar perkataan hyungnya itu.

Donghae hanya terdiam mngamati suasana di luar dari dalam mobil, tangannya terus saja memutar mutar handphone miliknya 'semoga hara baik baik saja' itulah yang terpikir olehnya.

"ah iya donghae! Bagaimana dengan adik angkatmu dirumah?" ucap sungmin membuyarkan lamunan donghae.

"ah? Oh dia dengan bibi han, perawat kami selagi aku dan dia di panti asuhan!" ujar donghae tersenyum menatap hyungnya itu, sungmin hanya menggangguk,

"sepertinya kita sudah sampai!" ujar sungmin, iapun kemudian keluar dari mobil dan memperhatikan gedung sekolah besar di hadapannya.

Donghae mengikutinya ia melihat semua sudut sekolah dihadapannya,

"sekolah ini tidak terlalu buruk!" ujar donghae

"kmana pacarmu?" tanya sungmin saat melihat hanya donghae yang keluar,

"pacar ku?" tanya donghae bingung

"ya eunhyuk siapa lagi!" kata sungmin menahan tawa

"hyaaa hyung aku normal! Aku normal!" teriak donghae membela diri

"hey ini sudah sampai kenapa kau tidak membangunkanku!" teriak eunhyuk yang baru saja keluar dari mobil ia menatap donghae kesal.

"mana mungkin dia berani membangunkan pacarnya yang sedang tidur!" ucap sungmin sambil berlalu menuju sekolah mengikuti tuan kim.

"pacar? Hyaaa aku normal!" ujar mereka secara bersamaan, mereka pun segera mengikuti sungmin dan berjalan saling berjauhan.

Sungmin hanya bisa menahan tawa melihat tingkah aneh ke dua dongsaengnya itu.

mereka sudah mulai memasuki kedalam koridor sekolah semua yeoja yang berada dsana memperhatikan mereka dengan tatapan kagum, sungmin dan donghae bertingkah dingin namun eunhyuk terus mengumbar senyumnya pada setiap yeoja.

Kelas Xl A

"hyaaa suliii kau tau sekolahkita kedatangan murid baru! Mereka tampan!" ujar salah seorang yeoja pada yeojalain yang tengah sibuk membaca bukunya.

"ah kristal ayolah jangan namja terus yang kau pikirkan!" ujarnya tanpa menoleh dari buku dihadapannya,

Seketika saja kelas yang gaduh menjadi tertib, semua siswa segera duduk ditempatnya masing masing

"annyeong anak anak kelas kalian kedatangan murid baru dari mokpo!" ujar seonsaeng kim di depan kelas disambut dengan teriakan ramai dari para murid disana.

"perkenalkan diri kalian!" ujar seonsaeng kim pada eunhyuk dan donghae.

"annyeong Eunhyuk imnida bagapta!" ujar eunhyuk dengan gummy smilenya.

"Donghae imnida!" ujar donghae singkat.

"baiklah kalian silahkan mencari tempat duduk yang kosong!" ujar seonsaengnim kim, mereka berdua segera duduk di kursi pojok belakang tepat dibelakang yeoja yang bernama sulli.

Pelajaran pun dimulai donghae dan eunhyuk mulai memperhatikan sekeliling kelasnya mencoba menemukan salah satu sosok yang ia cari.

Teet_teeet_ bel pulang sekolah berbunyi semua siswa berbondong keluar begitupula dengan eunhyuk dan donghae.

"heii kalian?" teriak seorang namja di ujung kolidor lain memanggil mereka saat mereka baru saja keluar kelas.

"hya sungmin hyung!" ujar eunhyuk,

"ini! heandset ini berguna untuk kita saling menghubungi, ini juga berguna sebagai alat penyadap!" menyodorkan 2 buah heandset dan 2 bungkus kancing kecil berbentuk bintang hitam. Donghae dan eunhyukpun segera mengambilnya

"aku ingin cepat pulang" ujar donghae

"tuan kim akan kemari dengan mobil dan barang barang kita!" balas sungmin.

"membawanya kemari?" tanya eunhyuk dan donghae bingung

"ya, kita akan tinggal di asrama! Kita akan mengamati gerak gerik mereka semua!" ujar sungmin yang mendpat anggukan tanda setuju dari eunhyuk,

Mereka segera melangkah keluar terlihat mobil hitam mewah terparkr di hadapan gerbang sekolah itu, yaps itu adalah mobil tuan kim yang membawa barang barang mereka, mereka mulai menghampiri mobil itu dan mengambil barang barang mereka.

Tuan kim mengayunkan ibu jarinya pertanda meminta mereka semua harus segera berjalan kearah yang ia maksud. Merekapun mulai menuju tempat asrama itu berada.

"kalian little lee! akan tinggal di kamar ini!" ujar tuan kim menunjukan kamar bernomor 96 pada donghae dan eunhyuk

"little lee?" ucap donghae dan eunhyuk kaget, kali ini sungmin tidak bisa menahan tawanya lagi.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~Black Start~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sudah hampir satu minggu mereka bersekolah disana, donghae eunhyuk dan sungmin yang sudah mencurigai beberapa orang masih bisa diam karna belum ada masalah berat yang terjadi.

"hah kenapa kelas ini begitu berisik!" teriak donghae memukul meja dihadapannya mencoba menenangkan kegaduhan kelas. Tapi seluruh murid dikelas itu mengacuhkan teriakan donghae dan masih sibuk dengan kegiatannya masing masing, eunhyukpun hanya menoleh sesaat kearah sahabatnya itu dan kembali melanjutkan aktifitas dancenya bersama namja lain di kelas itu.

"heey ada namja yang bunuh diri lagi!" ujar salah seorang namja yang tiba tiba saja masuk ke kelas, sontak berita itu membuat semua orang berhamburan keluar,

"siapa lagi yang bunuh diri?" ujar sulli menutup buku dihadapannya,

"disini sering terjadi seperti ini?" tanya donghae bangkit dari duduknya menghampiri sulli,

"ne! tapi tidak ada yang tahu mereka bunuh diri karna apa? menurut pengakuan dari beberapa teman orang yang melakukan bunuh diri tersebut sehari sebelum mereka bunuh diri mereka tidak menunjukan bahwa mereka defresi atau apapun?" ujar sulli panjang lebar, donghae dan eunhyuk saling bertatapan mengisyaratkan mereka mengetahui sesuatu, donghae segera pergi keluar disusul oleh eunhyuk, sulli yang merasa heran dengan tingkah kedua namja itupun diam diam mengikuti mereka,

mereka ber 3 pergi ketempat dimana kejadian itu terjadi, terlihat dipintu kamar mandi namja seorang namja tergantung menggunakan sebuah ikat pinggang, ke tiga orang itupun susah payah menerobos kerumunan murid yang bergerombol untuk melihat kejadian itu.

"tidak menjulurkan lidah? Ini bukan bunuh diri?" ujar donghae setelah melihat mayat itu, sulli yang mendengar itu hanya bisa mengernyitkan dahinya bingung.

"akan aku mulai!" ujar eunhyuk yang kemudian pergi menuju kearah polisi yang menghalangi siswa agar tidak melewati batas polisi, eunhyuk mulai mengajak polisi polisi mengobrol dan ketika para polisi mulai lengah donghae segera menembus batas polisi dan menghampiri mayat yang masih tergantung, donghae memperhatikan setiap sudut tubuh mayat itu.

"benar dugaanku!" ujar donghae yang segera pergi dari sana, eunhyuk yang melihat donghae menjauh dari kerumunan segera mengakhiri pembicaraannya dengan polisi dan mengikuti donghae,

"loh kemana mereka?" sulli yang sedari tadi terdesak oleh murid lain kehilangan keberadaan donghae dan eunhyuk.

TBC...

mohon reviewnya ^^
ini adalah FF pertama saya ^^