Author : Keewani

Title : Thanks For Being Born

Cast : TaoRis as main, Kray, Huntao, Chanbaek and others exo official pair.

Genre : Romance, hurt/comfort, school life.

Length : Chaptered

Rating : T

.

DISCLAIMER!

It's yaoi;boyxboy;boyslove dan ooc bagi yang gasuka dengan genre ini silahkan klik close atau klik tanda x pada laman web anda. Maaf juga kalo fic ini memiliki kesamaan pada fic lain, karena entah kenapa saya sulit membuat fic yang anti mainstream/? Judul dan cerita ganyambung. Typo everywhere! Sekian dan terimakasih.

.

You probably hated me all day, You still don't know me. I'm sorry I couldn't express my heart for all this time, I was too shy to say I love you. Will you open your eyes?

Matahari yang bersinar cukup cerah menyelimuti kota Seoul hari ini. Seorang pria bermata panda—sebut saja dia Tao— berjalan menyusuri koridor XOXO High School dengan sedikit tergesa, mencari dimana letak ruang kepala sekolah. Saat akan berbelok, tak sengaja dia menabrak seorang pria mungil hingga membuat pria itu terjatuh.

"Ma..ma..maaf, aku tadi sedang terburu-buru, kau tidak apa apa?" Tao bertanya sedikit khawatir sambil membantu pria itu berdiri.
"Ya, setidaknya aku tidak akan kesakitan jika saja butt-ku tidak menyentuh lantai." Pria itu menjawab sambil membersikan celananya yang kotor akibat terjatuh tadi.
"Maaf." Tao berucap sambil menundukkan kepalanya sarat akan penyesalan.
"Tidak, tidak apa-apa, santai sa— Tao?!" Mata pria itu terbelalak saat dia mengamati wajah Tao. Tao langsung mengangkat wajahnya saat mendengar pekikkan yang dilontarkan oleh pria mungil didepannya.
"Baekhyun-ge!" Mata Tao langsung berbinar begitu tahu siapa yang ada didepannya. Teman masa kecilnya—bahkan Tao menganggapnya sebagai gege kandungnya—.
"Ya! Kenapa tidak memberitahuku kalau kau di Korea huh? Kau bersekolah disini? Dimana kau tinggal? Dengan siapa kau kemari?" Baekhyun mengajukan pertanyaan beruntut kepada Tao.
"Gege, aku akan menjawab saat pulang sekolah nanti, okay? Sekarang aku harus keruang kepala sekolah, kau bisa menunjukkan arah ruang kepala sekolah padaku 'kan?" Baekhyun memutar bola matanya kesal.
"Ya ya, ayo kuantar." Baekhyun menarik Tao untuk mengikutinya keruang kepala sekolah.

Saat sampai di depan ruang kepala sekolah Baekhyun langsung pamit untuk segera kembali ke kelasnya, well, kelas akan dimulai 5 menit lagi, sungguh nekat Baekhyun mengantar Tao sampai depan ruang kepala sekolah, bukankah dia bisa mengatakan arahnya saja pada Tao?. Taopun segera masuk kedalam ruang kepala sekolah untuk mengetahui dimana kelasnya.

-Thanks For Being Born-

memasuki kelas X-D bersama Tao, dan seketika kelas yang tadinya ribut mendadak hening. Seluruh pasang mata dalam kelas itupun teralih pada dua sosok yang memasuki kelas, ah tidak lebih tepatnya kearah Tao, para pria yang berstatus seme menatap Tao dengan pandangan err lapar, sedangkan para wanita menatap Tao dengan pandangan takut tersaingi? Yeah, mungkin.

"Morning Guys, well kita kedatangan siswa baru hari ini, dia pindahan dari China, kuharap kalian bisa bersikap baik dan ramah padanya. Tao, perkenalkan dirimu." Mr. Kim mengawali pembicaraan.
"Pagi semua, saya Huang Zi Tao, kalian bisa memanggilku Tao, saya pindahan dari China, mohon bantuannya." Tao memperkenalkan dirinya.
"Apa ada yang mau bertanya?" tanya Mr. Kim, sontak pria ber-nametag 'Oh Sehun' mengangkat tangan, seluruh pasang mata memandang Sehun dengan pandangan heran—well, Sehun itu pangeran sekolah yang dikenal dengan kepribadiannya yang tertutup dan dingin— para wanita yang notabene mengaku sebagai fans dari Oh Sehun mendecak sebal sekaligus iri pada Tao karena bisa menarik perhatian Sehun.
"Ya Oh Sehun apa pertanyaanmu?" tanya Mr. Kim.
"Baby Panda?" dua kata yang dilontarkan Sehun membuat seisi kelas menatap Sehun bingung, tidak ada satupun yang mengerti maksud dari kata kata yang Sehun lontarkan, bahkan Tao sendiri pun tidak tahu itu pertanyaan atau julukkan untuknya.
"Sehun, bisakah kau menananyakan sesuatu yang penting saja lain kali? Tao, silahkan duduk disamping Sehun, tapi kau bisa meminta meja dan kursi saat istirahat jika kau mau duduk sendiri." Ucap Mr. Kim.
"Ya, thanks Mr." Tao segera berjalan ke arah meja Sehun dan duduk disampingnya.

Selama pelajaran Mr. Kim berlangsung Tao tak fokus sama sekali, ia malah terfokus pada kata-kata yang Sehun lontarkan tadi. 'Baby Panda ya?' kata-kata itu terus berputar dalam otak Tao. Sepertinya panggilan itu tidak asing untuk Tao, karena itu memang panggilan yang digunakan Baekhyun, Lay, Luhan, Kris dan ... dan ...

"Shixun!" pekik Tao, untunglah Tao memekik bersamaan dengan bel pertanda jam pelajaran sudah habis berbunyi, jadi pun tidak mendengar pekikkan Tao tadi.

"Okay guys! My Class is over, don't forget to bring your homework tomorrow, have a nice day guys!" Mr. Kim mengakhiri kelasnya, dan dengan segera keluas dari kelas. Tao mendesah lega, karena benar benar tidak mendengar pekikakannya tadi.

"Sehun! Kau Shixun 'kan?" Tao mengguncang tubuh Sehun yang duduk disebelahnya, Sehun mengerutkan dahinya, lalu seulas senyum tersungging dibibirnya.
"Kau baru menyadarinya eo? Dasar!" Tao mendecak sebal saat mendapat jawaban dari Sehun, bukan jawaban itu yang diharapkannya! ck, dasar Sehun tidak peka!
"Ya! Setidaknya aku mengingatmu, seharusnya kau bangga karena telat diingat oleh seorang Huang Zi Tao!" Tao mempoutkan bibir kucing miliknya.
"Diam dulu, kelas Matematika akan dimulai baby panda!" Sehun langsung memfokuskan pikirannya pada pelajaran yang akan dimulai.

-Thanks For Being Born-

Kelas matematika sudah berakhir, sekarang saatnya istirahat. Seluruh siswa pun segera berhamburan menuju kantin, termasuk Sehun dan Tao. Sehun menggandeng Tao secara paksa ke kantin dengan wajah tanpa ekspresinya sedangkan Tao mempoutkan bibirnya sebal karena Sehun benar-benar memaksa Tao untuk ikut ke kantin. Saat Sehun dan Tao sampai dikantin, Sehun langsung menyeringai melihat EXO gank berkumpul di meja yang di klaim milik EXO gank oleh para siswa siswi XOXO High School. Sehun dan Tao segera menghampiri EXO gank dan menempati kursi yang kosong. Saat mereka—Sehun dan Tao— duduk, seluruh anggota EXO gank—mari kita kecualikan Kris dan Baekhyun— menatap Sehun dengan pandangan 'siapa yang kau bawa bastard?'

"Santai saja guys! Dia bukan orang asing, well, itu menurutku, Baekhyun-hyung dan Kris-hyung ya mungkin Chanyeol-hyung juga, dia Tao, sahabat lama ku sewaktu aku tinggal di China." Sehun menjelaskan.

Dan setelah Sehun menjelaskan, bertubi-tubi pertanyaan dilontarkan pada Tao salah satunya adalah 'Bagaimana kau bisa tahan berteman dengan Sehun dan Kris, mereka 'kan manusia separuh es, bagaimana kau juga bisa tahan menghadapi sikap Baekhyun yang sangat cerewet itu? Kami saja sebenarnya tidak tahan!' pertanyaan itu terlontar dari bibir Kai dan dihadiahi dengan death glare milik Kris, Sehun dan Baekhyun. Tao tertawa pelan mendengar pertanyaan itu.

"Ya, aku suka Baekhyun-ge yang cerewet, itu tandanya Baekhyun-ge perhatian padaku, jarang sekali ada orang yang perhatian padaku, aku sudah menganggap Baekhyun-ge seperti gege-ku sendiri, Kris-ge dan Sehun sebenarnya orang yang hangat, ya walaupun hanya pada orang tertentu sifat asli mereka akan keluar, aku suka sifat Kris-ge dan Sehun yang kadang dingin, kadang itu terlihat keren!" Tao menjawab pertanyaan Kai dengan mata yang berbinar.
"Jangan sok tahu kalau kau tidak mengenal orang itu dengan baik." Ucap Kris tajam yang langsung menimbulkan keheningan diantara EXO gank.
"Ma..maaf." Tao menundukkan kepalanya, pandangan matanya meredup. Apakah Kris masih membenci Tao karena kenangan masa lalu? Baekhyun yang duduk disamping Tao mengusap lembut punggung Tao bermaksud menenangkan Tao. Baekhyun tau apa yang membuat Kris menjadi seperti ini, Baekhyun paham benar kejadian masa lalu yang membuat Kris memutuskan untuk menghapus kenangan persahabatannya dengan Tao. Kris menatap Tao jengah, lalu memutuskan untuk berdiri dari kursinya dan meninggalkan EXO gank.

"Maaf ge, apa kau masih membenciku? Maaf, aku tidak bermaksud memisahkanmu dari orang yang kau cintai." Tao bergumam dalam hatinya.

TBC

Heyho! Kee's back dengan ini ff abal-abal, by the way ini ff chaptered pertama yang gue buat—boleh 'kan pake lo-gue, karena jujur sebenernya gue bukan orang yang tahan pake bahasa formal wkwk— oke gue masih pemula di ffn, gue minta koreksi sama kalian semua yang baca ini ff, gimme minta kritik dan saran karena gue sangat amat sadar kalo ini ff banyak kekurangnnya. Review please? Ya ya ya? /asah golok/ —oke, ini sebenernya gue maksa kalian buat ngasih review
Keep or Delete?

Sign,
Keewanii.