Alice Story
by Xinon
Vampire Knight : Matsuri Hino sensei
OC : Xinon
dont like? dont read!
.
.
1. PROLOGUE
Namaku Alice Stellar. Seorang gadis berumur 14 tahun yang memiliki 'kemampuan aneh'.
Tinggiku hanya 148 cm dan beratku... ugh. Aku tak bisa mengatakannya, tapi yang jelas aku cukup ringan dan gesit.
Aku memiliki rambut pirang yang panjangnya sepinggangku. O'iya. Rambutku itu sangat halus dan wangi lho! Aku membanggakannya karena aku selalu merawat rambutku dengan baik.
Iris mataku seperti iris mata ibuku, hitam kelam dan tajam. Beberapa temanku mengatakan kalau tatapanku mungkin bisa membunuh orang. Yah, entahlah. Tapi mereka juga sering mengatakan bahwa mataku itu dalam dan lembut. Membuat mereka tenang saat menatapnya. Aku tak tahu mana yang benar soal itu. Sudahlah lupakan.
Kulitku putih pucat, dan aku senang memakai pernak-pernik berwarna gelap.
Apa? Aku belum menceritakan keluargaku?
Um, keluargaku, adalah keluarga vampire pureblood, Stellar. Keluargaku tinggal di mansion di pinggir hutan di kota Karou. Kami tinggal ber-lima. Aku, ayah, ibu, kakak, dan seorang pelayan setia kami.
Ayahku adalah seorang vampire pureblood yang bekerja sebagai arkeolog, beliau orang yang jenius. Saat ini ayahku sedang bekerja untuk meneliti lebih lanjut mengenai sejarah vampire di Translyvania. Beliau juga adalah sangat ramah, baik dan menyayangi anak-anaknya karena walaupun ia sangat sibuk, ia tetap mau meluangkan waktu untuk keluarganya setiap hari minggu.
Ibuku yang juga seorang pureblood bekerja berdampingan dengan ayahku, mereka adalah pasangan arkelog yang serasi dan kompak. Berbeda dengan ayah yang super sibuk, ibu sering menemani kami dirumah dan sangat memanjakan kami. Ibu adalah orang yang cantik dan anggun.
Kakakku Claude adalah salah satu pemimpin Senat, organisasi vampire yang memimpin segalanya. Kakakku sangat menyayangiku. Saat kedua orang tuaku pergi, kakak selalu di sampingku dan menjagaku agar aku tak pernah kesepian, sayangnya terkadang ia menjadi overprotective.
Aku? Berbeda dengan anggota keluargaku yang pureblood, aku adalah seorang Half. Half adalah kasus yang sangat langka, atau bisa dibilang kasus yang terjadi beberapa ratus tahun saja dan hanya terjadi di keluarga vampire pureblood tertentu, seperti keluargaku. Um, banyak yang bilang walaupun aku Half dan berbeda dengan ayah ibu dan kakak, aku punya kemiripan sifat yang tegas, dingin, ringan tangan, dan berotak encer seperti ayah, serta paras cantik seperti ibu. Aku tak tahu sih, itu benar atau tidak.
Oh iya. Vampire dibagi menjadi beberapa golongan.
Ancient Pureblood Vampire. Vampire-vampire kuno yang diciptakan sebelum manusia ada. Mereka memiliki kekuasaan yang tinggi dan kekuatan yang sangat dahsyat. Sayangnya karena berjalannya waktu jumlah mereka berkurang dan sekarang bisa dikatakan mereka mendekati kepunahan. Penyebabnya mereka bosan akan hidup abadi dan memilih untuk mengakhiri hidup mereka. Sementara yang lain, mereka memutuskan untuk melakukan tidur abadi, menunggu kematian mereka yang tak pasti. Mereka memiliki banyak misteri dan rahasia yang sampai sekarang tak bisa diungkapkan.
Pureblood Vampire. Vampire darah murni yang merupakan keturunan dari Ancient Vampire. Mereka adalah vampire yang diagungkan dan memiliki kedudukan tinggi. Layaknya Ancient Vampire, mereka memiliki kekuatan unik dan dahsyat. Jumlah mereka lebih banyak dari pada Ancient, tetapi mereka termasuk minoritas dibandingkan para Aristocrat Vampire karena mereka hanya boleh menikah dengan sesama pureblood saja. Hal itu dilakukan untuk menjaga kemurnian darah mereka.
Aristocrat Vampire. Vampire bangsawan yang berkerja sebagai 'bidak' para pureblood. Rata-rata mereka berhasil membangun hubungan dengan manusia di balik layar, dan bekerja sama demi masa depan kaum vampire.
Vampire Level D. Vampire normal yang biasanya dahulu adalah seorang manusia yang lalu diubah oleh Ancient vampire atau Pureblood sebagai pelayan atau pengikut mereka. (Hanya Ancient atau Pureblood yang bisa melakukannya). Kekuatan mereka dibawah tiga vampire diatas, namun mereka sangat setia dan diluar dugaan terkadang mereka menjadi sangat kuat ketika ingin melindungi tuannya. Mereka bergantung pada darah majikannya.
Vampire Level E. Vampire di tingkat paling rendah dan selalu membuat masalah. Mereka biasanya adalah para vampire level D yang liar atau tak memiliki majikan lagi sehingga dikuasai oleh rasa haus darah yang luar biasa yang akhirnya akan menelan mereka menjadi Level E. Pada dasarnya vampire level D berbeda dengan Aristocrat, Pureblood atau Ancient yang bisa mengontrol nafsu haus darah, karena Vampire Level D dahulu hanya manusia biasa yang berubaha menjadi vampire, sehingga mereka lebih sering kesulitan mengendalikan haus mereka dan akhirnya berubah menjadi level E yang harus dibasmi. Bisa dibilang, Level E adalah vampire gagal, sampah. Dan, aku benci mereka.
Lalu, terakhir. Half Vampire. Setengah manusia, setengah vampire. Aneh bukan? Tapi memang begitu adanya. Half vampire adalah kasus yang sangat jarang ditemui. Kasus ini hanya terjadi di keturunan keluarga Pureblood Vampire. Seorang Half bisa memilih untuk menjadi manusia, atau menjadi vampire dengan melakukan ritual tertentu, atau, bisa juga terus menjadi Half untuk selamanya. Keberadaan Half sulit dideteksi oleh vampire lainnya karena 'bau'-nya yang membaur antara vampire dan manusia. Mereka punya kemampuan yang berbeda dan unik. Keberadaan mereka juga merupakan misteri (itu kata para tetua Senat sih. Aku sendiri bingung kenapa mereka bilang kami, Half merupakan misteri.)
Oh. Musim semi ini aku duduk di kelas X di Cross Academy. Sebenarnya aku baru pindah ke Academy ini 2 hari lalu. Entah kenapa seminggu lalu kakakku buru-buru memindahkan sekolahku ke academy ini. Aneh, karena rasanya kakak seperti ingin menyembunyikanku dari sesuatu.
Kepala Sekolah Cross Academy, Kaien Kurosu adalah kenalan kakakku. Beliau mantan vampire hunter yang lalu mendirikan academy ini untuk menyatukan vampire dan manusia ( terutama para Aristocrat Vampire dan Vampire Hunter yang dari dulu adalah musuh bebuyutan.).
Cross Academy bisa dibilang satu-satunya wilayah netral di antara "peperangan abadi" itu. Disini semuanya memiliki derajat sama. Hanya saja, vampire berada di Night Class, sementara para manusia ada di Day Class. Hal itu mencegah hal-hal berdarah yang mungkin terjadi. Selain itu juga para manusia ditempatkan di asrama berbeda, yaitu Sun Dorm. Dan para vampire berada di Moon Dorm.
Dan, Day Class adalah tempatku. Mungkin kalian merasa aneh kenapa aku yang seorang Half 'Vampire' ini malah berada di tempat manusia. Aku bisa menghilangkan bau vampireku dan menahan hausku lebih lama dari pada vampire yang lain jadi tidak ada kesulitan besar untuk masuk ke kerumunan manusia. Terlebih kakak juga sepertinya lebih menyetujuiku berada di kelas ini karena kakak bilang ia ingin menjauhkanku dari masalah-masalah yang bisa didatangkan oleh para Aristocrat Vampire dan Pureblood Vampire yang ada di sekolah ini.
Well, aku sudah cukup lelah menjelaskannya. Um, apa kalian mengerti? Maaf jika aku terlalu berbelit-belit menjelaskannya. Kalau kalian belum mengerti juga aku akan mengulangnya—Eh?
Maaf! Author bilang waktuku sudah habis, dan aku harus segera pergi ke sekolah!
Kalau begitu, langsung saja. Inilah cerita perjalananku di Cross Academy bersama para murid lainnya yang special Author persembahkan untuk kalian...
GOMEN baru prolog aja yang di upload. tapi aku pingin tahu reaksi readers dulu. baru nanti aku lanjutin.
Mind to review? Or delete?
