Yo! Ini adalah fanfic kedua ane, dan bingung juga kenapa ane masukin fanfic ini ke dalam kategori crossover, karena ini lebih ke adaptasi. Pasti tau Zyuden Sentai Kyoryuger, kan? Seri Super Sentai ke-37 dan saat ini sedang tayang di Jepang. Nah, ane bakal ngebuat adaptasi Power Rangers-nya, namanya: Power Rangers DinoVolt! Penasaran? Langsung baca aja & RnR, please!

Warning : OOT, Typo(s), etc.

Disclaimer : Super Sentai punyanya orang Jepang dan hak adaptasi ke Power Rangers-nya dibeli sama orang Amerika. . .

Ep. 01: Finallycome! Therealbrave!

Saat itu, Rex sedang berjalan membawa ransel kesayangannya. Sudah 2 tahun lebih dia berkeliling dunia dan akhirnya kembali ke tempat asalnya, Amerika. Dia berjalan menuju sebuah mesin penjual minuman dan memasukkan beberapa uang koin ketika tiba-tiba, terjadi gempa yang cukup kuat. Dengan cepat dia berlari untuk mencari tempat aman, namun, gempa tiba-tiba saja berhenti dan tidak menimbulkan kerusakan apapun.

Bingung karena hal itu, dia pun kembali menuju mesin penjual minuman tadi, ketika tiba-tiba seorang gadis menekan sebuah tombol di mesin itu dan sekaleng minuman dingin pun jatuh. Dengan cepat diambilnya kaleng itu, membukanya, dan langsung meminumnya. Rex bingung. "Sialan! Aku tidak punya uang koin lagi!", lalu dia mendatangi gadis tadi. "Hei! Itu jatahku! Cepat ganti koinku!", kata Rex sambil memegang pundak gadis itu.

Tiba-tiba, gadis itu melempar minuman tadi, lalu menangkap tangan Rex dan langsung membantingnya. "Aw!", teriak Rex keras. Gadis itu hanya tertawa kecil, lalu melempar beberapa koin ke arah Rex dan berkata, "Maafkan aku! Ini dia koinnya!", lalu dia berjalan pergi. Rex pun dengan cepat mengejar gadis itu, ketika tiba-tiba dilihatnya sosok-sosok aneh yang memegang sebuah kapak kecil.

Di belakang mereka, terlihat sosok seperti monster yang berwajah garang dan memegang sebuah pedang yang dialiri listrik. "Migraz, hancurkan tempat ini!", teriak monster itu, lalu sosok-sosok aneh itu (selanjutnya dibaca Migraz) mulai mengacau. Mereka melukai orang-orang dan menghancurkan banyak barang. Rex yang menyadari bahwa mereka adalah orang jahat pun berlari dan melompat sambil mengambil ancang-ancang hendak memukul.

"Anger Punch!", teriaknya dan langsung menjatuhkan beberapa Migraz. Monster yang memegang pedang tadi tiba-tiba mengarahkan pedangnya ke tubuh Rex dan tak diduga, Rex pun merasakan sengatan listrik yang sangat dahsyat di seluruh tubuhnya. "Migraz, bunuh dia!, perintahnya, lalu mereka pun mengarahkan kapak mereka ke arah Rex, ketika gadis tadi menghajar mereka satu-persatu.

"Kau tidak apa-apa?", tanyanya kepada Rex. Rex hanya mengangguk kecil. "Sialan kau! Matilah kalian berdua!", kata monster tadi dan mengarahkan pedangnya ke tubuh gadis tadi, ketika tiba-tiba, mereka berdua ditutupi angin topan kecil dan berpindah tempat. Mereka pun terkejut karena mereka telah sampai di dalam sebuah gua. Di dinding gua itu, banyak sekali benda seperti batere yang berjejer rapi.

"Selamat datang, para pemberani.", terdengar suara berat entah dari mana. Gadis tadi langsung memasang kuda-kuda untuk menyerang. Rex hanya bisa berdiri lemah. Dan sebuah angin topan kecil muncul di depan mereka, lalu perlahan menghilang dan di sana, berdiri sosok yang bertubuh manusia namun memiliki kepala burung. Dia memakai sebuah jubah putih dan mengangguk kecil.

"Ikuti aku.", perintahnya lalu berjalan menuju sebuah lorong. Mereka hanya diam dan mengikutinya. Lalu mereka sampai di sebuah ruangan yang lebih terang. Di sana, mereka melihat 3 orang lain yang sedang duduk: seorang laki-laki yang sedang sms-an sambil tersenyum, seorang pria yang sedang memperbaiki sebuah radio, dan seorang gadis yang dari tadi duduk dan hanya memandangi pedang kayunya.

Manusia-burung itu (selanjutnya dibaca Cosmo) mempersilahkan Rex dan gadis tadi duduk, lalu dia berdiri di hadapan mereka berlima dan mulai berbicara, "Selamat datang, kelima pemberani. Aku adalah Cosmo, Sang Penjaga. Tugasku adalah mencari orang-orang pemberani dan menyatukannya untuk melindungi Bumi ini, dan kalianlah orangnya.", dan semua yang sedang duduk pun terbengong.

"Eh? Aku hanya bisa menggoda gadis, burung aneh, dan bagaimana bisa kami berlima, manusia biasa ini bisa melindungi Bumi?", kata laki-laki yang sms-an tadi (selanjutnya dibaca Alex). Cosmo pun menjawab Alex walau masih jengkel dengan ejekan "burung aneh" tadi, "Alex, sekarang aku akan memperlihatkan beberapa bukti bahwa kalian pantas menjadi penyelamat Bumi."

Lalu tiba-tiba, muncul sebuah video yang diputar di dinding gua itu. Video itu berasal dari sebuah proyektor yang ada di belakang mereka berlima. "Pertama, Alex, kau menolong banyak orang dan berhasil menjatuhkan banyak Migraz, bahkan saat itu kau sedang berkencan dengan pacarmu.", jelas Cosmo. Alex hanya tersenyum, lalu kembali melanjutkan "kegiatannya", yaitu sms-an dengan pacarnya.

"Lalu, Donny (si pria yang memperbaiki radio tadi), kau membantu mengevakuasi banyak orang dari gedung yang terbakar dan juga membuat beberapa Migraz lari tunggang-langgang.", lanjut Cosmo. "Ah, itu memang pekerjaanku", kata Donny terlihat malu. "Kemudian, Naomi (si gadis yang memandangi pedang kayunya tadi), kau menjatuhkan banyak Migraz dengan pedang kayumu. Kau sangat hebat". Naomi hanya mengangguk kecil.

"Selanjutnya, Clara (gadis yang mengambil jatah minuman Rex tadi), kau juga hebat karena bisa mengalahkan para Migraz dan menolong Rex.", dan Clara lalu tersenyum, lalu menatap Rex dan mengeluarkan lidahnya tanda mengejek. "Dan yang terakhir, Rex, kau sangat berani, kau tidak hanya menghajar para Migraz, tapi juga berani menghadapi Goldorin (monster tadi), walaupun akhirnya kau terluka."

Rasa bangga menyesaki dada Rex. "Dan sekarang, kalian akan aku berikan sesuatu.", Cosmo lalu mengambil sebuah koper dan membukanya di hadapan mereka. Sebuah pistol berwarna kuning (selanjutnya dibaca Dinolver) dan 5 batere dengan warna yang berbeda (merah, hitam, biru, hijau dan merah muda). Lalu mereka mengambil Dinolver dan batere itu secara acak dan rata.

Cosmo berbicara lagi, "Baiklah, akan kujelaskan lagi sesuatu kepada kalian. Clara, kau mendapat warna merah muda dan memiliki partner Dricera, seekor Triceratops. Kodemu adalah: Pemberani yang Anggun.", "Wow!", kata Clara senang. "Naomi, kau mendapat warna hijau dan memiliki partner Zakutor, seekor Velociraptor. Kodemu adalah: Pemberani yang Tangkas.", "Baiklah.", jawab Naomi pendek.

"Donny, kau mendapat warna biru dan memiliki partner Stegochi, seekor Stegosaurus. Kodemu adalah: Pemberani yang Kuat.", "Siap!", kata Donny bersemangat. "Alex, kau mendapat warna hitam dan memiliki partner Parasagun, seekor Parasaurolophus. Kodemu adalah: Pemberani yang Jitu.", "Ok, ok.", jawab Alex cuek sambil terus sms-an. "Dan aku?", tanya Rex penasaran.

"Oh, dan kau, Rex, kau mendapat warna merah dan memiliki partner Gabutyra, seekor T-Rex. Sepertinya kau akan cocok dengannya. Kodemu adalah: Pemberani yang Menakjubkan, dan kau akan menjadi pemimpin. Baiklah! Dengan resmi, kalian kuberi nama Power Rangers DinoVolt! Bertarung untuk melindungi Bumi!", dan Cosmo pun mengangkat tangannya, dan semua anggota DinoVolt pun mengikutinya.

Tiba-tiba, terdengar sebuah sirine yang cukup nyaring. "Itu adalah tanda adanya bahaya! DinoVolt, Bergerak!", teriak Cosmo. "Siap!", kata mereka berlima serempak, lalu mereka berlari mengikuti Cosmo dan mereka sampai di sebuah lantai yang memiliki lambang khusus, lalu mereka semua berdiri melingkar di atasnya. Rex lalu mengarahkan Dinolver-nya ke arah lambang itu, lalu dalam sekejap, mereka berpindah tempat. . .

Gimana Ep. 01-nya? Aneh, ya? Mungkin ada yang bingung, kok pas diadaptasi oleh ane, Kyoryu Green jadi cewek? Ya, namanya aja fans, keinginan yang ngebuat beda-beda. Penasaran sama lanjutannya? Tunggu aja Ep. 02-nya: DinoVolt! FightToProtectthe Earth! Dan mohon kritik dan sarannya, ya!