Seventeen's Babies

.

.

Genre : Romance, Mpreg.

Pairing : JeongCheol (Jeonghan x ), VerKwan (Vernon x Seungkwan), dll.

Desc : God

DONT READ IF YOU HATE IT.

No Bash. No Complain.

.

.

Member Seventeen baru saja selesai melakukan comeback stage mereka dengan lagu baru mereka yang berjudul MANSE. Kini mereka tengah dalam perjalanan pulang ke asrama mereka untuk beristirahat karena kebetulan mereka mendapatkan libur 3 hari.

Jeonghan yang memang sedang demam diam saja sejak selesai stage. Ia terlihat begitu pucat dan kini ia tertidur dengan nyenyak di jok paling belakang, pojok kiri di sebelah Scoups. Member khawatir melihat nya karena selain pucat dan jadi pendiam, Jeonghan juga tidak mau makan sama sekali sekalipun di paksa.

"Haruskah kita membawa nya ke rumah sakit hyung? Aku khawatir..." Kata Hoshi sambil memutar tubuh nya ke arah jok belakang. "Iya hyung... apa sebaiknya kita bawa dia ke rumah sakit saja?" DK juga ikut khawatir. Scoups menghela nafas lalu menjawab, "Kita tunggu sampai besok dan lihat apa keadaan nya membaik atau malah memburuk. Jika memburuk, kita langsung ke rumah sakit, arra?" Semua member mengangguk tanda setuju.

.

.

Sesampainya di dorm, Jeonghan langsung pergi ke kamar nya dan tidur tanpa mengganti pakaian nya dulu. Scoups meminta Woozi dan Hoshi (yang juga roomate dengan JeongCheol) untuk tidur di kamar member lain dulu karena ia ingin menjaga Jeonghan sampai sembuh tanpa gangguan. Woozi dan Hoshi menurut dan tidur di kamar Vernon.

Scoups berlutut di sebelah kasur Jeonghan dan membangunkan Jeonghan perlahan. "Jeonghan-ah... ireona... kau harus mengganti pakaian mu dulu sebelum tidur..." Scoups membangunkan Jeonghan. Jeonghan langsung bangun lalu duduk di atas kasur. Mata nya sembab menahan pusing di kepala nya. "Akan ku bantu kau untuk mengganti pakaian, ok?" Jeonghan mengangguk dan ia berpegangan erat pada Scoups.

Jeonghan berhasil mengganti atasan nya dan kini ia kesusahan membuka celana nya. Scoups tidak tahu harus apa, masalah nya, Jeonghan 3x lebih sensitif saat sakit.

"Kau duduk saja, biar aku yang menggantikan celana mu," Scoups menyerah dan Jeonghan pun menurut. Dengan telaten Scoups memakaikan Jeonghan celana piyama pororo panjang kesayangan nya dan akhir nya selesai. Scoups melepas ikatan rambut Jeonghan dan ia terpesona sebentar. "Kau sangat cantik Jeonghan..." Scoups mengelus lembut kepala Jeonghan.

"Ayo kita tidur," Scoups menarik tangan Jeonghan dan ia memeluk erat tubuh kekasih nya yang hangat itu.

.

.

.

Ke-esokan hari nya Scoups bangun di saat Jeonghan sudah duduk di atas kasur sambil cemberut. "Wae, eum? Mana yang sakit?" Tanya Scoups dengan lembut. Jeonghan memegangi kepala nya lalu kembali berbaring. Scoups memijat pelan kepala Jeonghan dan Jeonghan nyaman dengan hal itu.

"Kau harus makan hari ini. Kemarin kau tidak makan sama sekali," Kata Scoups tegas. Jeonghan menggelengkan kepala nya pelan dan mengerang tanda menolak. Scoups bangun meninggalkan Jeonghan dan kembali membawa semangkuk bubur hangat yang di buat oleh Seungkwan.

"Buka mulut mu," Jeonghan menggelengkan kepala nya. "Tapi kau belum makan sama sekali Jeonghan... kau bisa makin sakit jika begini... ayolah, satu suap saja," Scoups membujuk. Jeonghan tetap menggelengkan kepala nya. "Yoon Jeonghan, makan atau ku bawa kau ke rumah sakit sekarang," Scoups sedikit membentak Jeonghan. Seketika Jeonghan menitikan air mata lalu mengangguk dan membuka mulut nya.

Scoups menyuapi Jeonghan yang makan sambil menangis. Jeonghan minum lalu setelah nya ia kembali berbaring dan meringkuk karena ia juga takut pada Scoups. Scoups menghela nafas, lalu menyimpan mangkuk tersebut ke dapur. Ia kembali dan mendapati Jeonghan yang sudah kembali tidur.

"Maafkan aku chagi..." Scoups memeluk Jeonghan dari belakang dan ikut terlelap lagi.

Member Seventeen lain nya sudah menelepon dokter untuk datang ke dorm mereka untuk memeriksa keadaan Jeonghan yang tidak membaik. Scoups menunggu di luar bersama member Seventeen yang lain. Sang dokter keluar dengan wajah gembira.

"Kenapa dok? Apa ada hal yang membahayakan Jeonghan?" Scoups bertanya panik. Sang dokter menggeleng, "Tidak, tidak ada yang berbahaya, hanya saja... karena dia hamil muda dan terlalu kelelahan, dia jadi seperti ini. Tapi selebih nya tidak apa-apa, hanya butuh istirahat total," Kata sang dokter.

Member Seventeen terdiam karena mereka mencerna kata-kata dari si dokter. "Sebentar... JEONGHAN HYUNG HAMIL!?" Seungkwan bertanya tak percaya. Sang dokter mengangguk. Member Seventeen langsung bersorak senang sedangkan Scoups masih terdiam kaget. "KAU BERHASIL MEMBUAT NYA BUNTING HYUNG! CHUKKAE!" Perkataan Hoshi mengundang tawa dan jitakan.

" Aigoo~ ada yang akan menjadi appa~" Ucap Dino menggoda Scoups yang tersenyum sendiri sekarang.

"Seungcheol appa~" Semua member Seventeen juga ikut menggoda Scoups. Tiba-tiba, Seungkwan berlari ke toilet dan muntah. Vernon langsung menyusul Seungkwan dan memastikan kekasihnya baik-baik saja.

"Gwaenchana?" Tanya Vernon. Seungkwan mengangguk sambil memegang tangan Vernon erat. Sang dokter kembali tersenyum, "Seperti nya tidak hanya satu yang sedang hamil muda..." Semua member Seventeen menatap Vernon dengan senyum jahil nya.

"Mwo!? Kenapa kalian menatapku seperti itu!?" Tanya Vernon gugup. "Vernon appa~" Semua member Seventeen juga menggoda Vernon sekarang. Seungkwan hanya tertawa lalu saling tatap dengan Vernon.

"Dapat aku pastikan ini anak ku Kwan. Karena hanya aku yang sudah menyentuh mu sampai... ya... kau tau..." Vernon membuat Seungkwan menunduk malu sedangkan member Seventeen lain lagi-lagi ribut dan menggoda pasangan muda itu.

"Chakkaman... kalau yang suka mual di pagi hari dan muntah-muntah tidak jelas, mood berubah-ubah atau tiba-tiba menginginkan sesuatu secara tiba-tiba... apa itu juga pertanda orang hamil?" Tanya Hoshi pelan.

"Bisa jadi iya, wae? Apa kau mengalami nya?" Tanya sang dokter. Semua member terdiam dengan jantung yang berdetak keras. Hoshi juga terdiam dan bingung harus jawab apa.

.

1

2

3

.

"N-Ne..."

"Dokyum appa~" Sekarang member Seventeen juga menggoda Dokyum. Sedangkan Hoshi hanya menunduk malu. "Fiuh~ mari kita periksa lagi besok. Akan ku bawakan obat juga untuk Jeonghan besok pagi,"

.

.

TBC