FF Kyusung ~~ I Love You, Cho Kyuhyun ~~ Two Shoot

Main Cast : Yesung, Kyuhyun, Ryeowook, Siwon, Donghae, Eunhyuk

Pairing : Kyusung, Yewook, YeWon, HaeHyuk

Disclaimer : mereka semua milik Tuhan, saya hanya meminjam nama mereka kecuali Yesung itu milik saya. Dan ff ini murni milik saya

Genre : Fantasy,Romance,Tragedi (Maybe)

Rate : T

Warning : Yaoi, BL, Typo(s) bertebaran dimana-mana, Abal-Abal,Gaje

Alur Kecepatan DLL

Don't Read, If You Don't Like

.

.

.

Maafkan aku, maafkan aku karena telat menyadari aku juga mencintaimu,, terima kasih untuk semuanya, terima kasih karena kau sudah mau menerimaku.

.

.

.

Happy Reading,,

.

.

.

" Wookie,," panggil Yesung.

" Wookie,,kau dimana baby?" panggil Yesung dengan suara lebih keras lagi. Dia mencari diseluruh ruangan rumah tapi dia tidak menemukannya. Perasaan takut mulai meliputi dirinya. Bagaimana bila terjadi sesuatu dengan Wookie-nya perlahan airmata turun membasahi pipi chubbynya tersebut.

" Eomma,,,,," Panggil Wookie masuk kedalam rumah bersama Kyuhyun.

" Wookie,,," seru Yesung. Dia langsung memeluk namja kecil itu dan tanpa diminta airmatanya mengalir begitu saja. " Kau kemana saja baby? Eomma sangat mengkhawatirkan dirimu?" tanya Yesung tanpa melepas pelukannya.

" Wookie tadi pergi jalan-jalan sama Appa, Eomma" jawab Ryeowook sambil melepaskan pelukan Yesung. Dia mengambil sesuatu dari saku celananya " Wookie dan Appa membelikan Eomma ini," Ryeowook pun menyerahkan sebuah kotak mungil berwarna putih kepada Yesung.

" Apa ini baby? Apa yang kau berikan untuk Eomma?" Tanya Yesung tersenyum, diambilnya kotak mungil itu dari tangan Ryeowook, ditatapnya kotak tersebut kemudian matanya beralih melihat Kyuhyun yang daritadi berdiri melihat mereka berdua.

" Eomma,buka kotaknya.. Apa Eomma tidak penasaran dengan hadiahnya?" pinta Ryewook kesel. Yesungpun membuka kotak mungil tersebut. Terlihat sebuah kalung berliontin kura-kura. Ia menatap kagum benda tersebut,

" Eomma sukakan?"

" Ne chagi, Eomma suka,, Gomawo,," Yesung pun kembali memeluk Ryeowook dengan bahagia.

" Siapa dulu donk yang milihin buat Eomma, iya kan Appa?" Tanya Ryeowook pada namja yang sedari tadi hanya diam menatap mereka.

" Ne baby," jawab Kyuhyun tersenyum kearah Yesung dan Ryeowook.

Yesung kembali menatap Kyuhyun. Tidak ada kata-kata yang keluar dari mulut Yesung walaupun itu hanya ucapan terima kasih. ' Kenapa aku tidak bisa mencintainya? Padahal dia begitu perhatian dan baik' batin Yesung. Dia terus menatap Kyuhyun tanpa kedip, sampai akhirnya sebuah suara membuatnya tersadar dari lamunannya

" Eomma, aku lapar,," rengek Ryeowook.

Yesung tersenyum," Ayo kita makan, Eomma sudah memasak makanan kesukaanmu hari ini," Yesung kemudian menggendong Ryeowook

Mereka bertiga sarapan bersama, baik Yesung maupun Kyuhyun tidak mengeluarkan suara sama sekali. Mereka makan dengan tenang.

" Eomma, wookie sudah selesai. Wookie kekamar dulu ya,, wookie capek.." ucap Ryeowook sambil berlari menuju kamarnya meninggalkan Yesung dan Kyuhyun diruang makan.

Keheningan menyelimuti keduanya. Yesung tidak berniat memulai percakapan dengan suaminya Kyuhyun. dia masih focus terhadap makanan dipiringnya.

Yesung terpaksa menikahi Kyuhyun karena dia telah hamil Ryeowook. Namja yang seharusnya bertanggung jawab terhadap dirinya malah pergi meninggalkannya. Yesung sudah putus asa mencari namja yang telah membuatnya hamil seperti ini. Atas desakan Appa nya dan takut nama keluarganya rusak oleh ulahnya maka ia bersedia dinikahkan dengan Kyuhyun, namja pilihan Appanya. Yesung selalu menutup pintu hatinya untuk namja yang telah menjadi suaminya tersebut. Hatinya masih mencintai seorang namja, namja yang merupakan ayah kandung dari anaknya tersebut. Walaupun namja tersebut telah meninggalkannya tapi dirinya masih mencintai namja tersebut.

" Yesung-ah,," panggil Kyuhyun

" Apa?" jawab Yesung dingin

Kyuhyun tersenyum. Dirinya tau kalau Yesung tidak pernah mencintainya, tapi dia tidak mempermasalahkan hal tersebut. Karena dia percaya bahwa dia akan membuat Yesung mencintainya.

" Besok malam temani aku pergi ke rumah Donghae hyung. Dia mengundang kita makan malam bersama "

" Aniyo, aku tidak bisa,, " ujar Yesung dingin. Dia pun segera membereskan piring yang terletak dimeja dan berjalan pergi menuju dapur.

Kyuhyun tau Yesung akan menjawab tidak, tapi ia berharap Yesung mau pergi bersamanya. Dia ingin seperti pasangan suami-istri yang lain. Kyuhyun pun meninggalkan ruang makan menuju kamarnya.

Yesung masih saja sibuk mencuci piring, ia tidak menghiraukan Kyuhyun yang tadi mengajak dirinya.

" Wonnie, aku tidak bisa mencintainya …" Airmata pun mengalir keluar dari mata Yesung " Aku terlalu mencintaimu.. Apa yang harus kulakukan?"ucap Yesung lirih

Perasaan bersalah menyelimuti hati Yesung. Seharusnya dia menjadi seorang istri yang bisa melayani suaminya. Yah, dia memang melayani suaminya dalam hal menyiapkan keperluan Kyuhyun untuk pergi kekantor dan memasak makanan untuk nya. Tapi selebih dari itu, ia tidak pernah melakukannya.

.

.

.

Perlahan Yesung merebahkan dirinya disamping namja mungil yang sedang tertidur pulas. Ditatapnya muka namja tersebut dan di elus nya rambutnya secara perlahan.

' dia sangat mirip denganmu wonnie," ucap Yesung dalam hati. Direngkuhnya tubuh tersebut kedalam pelukkannya. Lalu iapun menyusul anaknya tersebut kealam mimpi.

Yesung tidak tidur sekamar dengan Kyuhyun. Dia lebih memilih tidur bersama Ryeowook, buah hatinya.

.

.

.

" Kyu-ah, mana Yesung?" Tanya Donghae ketika Kyuhyun datang sendirian kerumahnya. " Ayo kita masuk,"

" Yesung hyung tidak bisa datang hyung, mianhae. " ucap Kyuhyun sambil masuk kedalam rumah Donghae. Mereka duduk diruang tamu " Dia hanya menitipkan salam untukmu dan Hyukkie hyung,,"

" Kyu… Apa Yesung hyung belum bisa menerimamu ?" tanya Donghae penasaran. Kyuhyun merupakan sahabat kuliah Donghae dan Eunhyuk, dan Donghae tau apa yang terjadi dengan Yesung dan Kyuhyun.

" Belum hyung,,, sikapnya masih sama seperti biasanya,," ucap Kyuhyun lesu.

" Sabar Kyu.. hyung yakin suatu saat Yesung akan mencintaimu,," ucap Donghae sambil menepuk pundak Kyuhyun

" Hae-ah, makanan sudah siap.. Ayo kesini,," teriak seorang namja dari arah ruang makan.

" Kajja Kyu, sepertinya makanannya sudah siap,"

Donghae dan Kyuhyun pun berjalan menuju ruang makan.

" Hyung,,," sapa Kyuhyun kepada namja gummy smile tersebut

" Kyunnie-ah,, " Eunhyuk pun segera memeluk Kyuhyun. " Eh, Yesung hyung mana?" tanya Eunhyuk sambil melepaskan pelukan mereka.

" Yesung hyung tidak bisa datang, hyung" jawab Kyuhyun tersenyum " tapi dia menitipkan salam untukmu,"

" Apa Yesung hyung belum bisa menerimamu ? " Tanya Eunhyuk.

" Belum hyung, dia belum bisa menerimaku,,"

" Baby, ayo kita makan.. aku sudah lapar ini.." sela Donghae. Donghae mencoba menarik Eunhyuk supaya dia tidak menanyakan tentang Yesung kepada Kyuhyun.

" Kyu, ayo duduk.. kita mulai makan,,"

" Ne hyung,,"

" Hyung, makanannya enak banget, " puji Kyuhyun kepada Eunhyuk " Apa kau yang memasak semuanya, hyung?"

" Waeyo? Tentu saja aku yang memasak semuanya,," ucap Eunhyuk sambil menatap tajam Kyuhyun.

" Jinjja?" Eunhyuk hanya mengangguk sebagai jawabannya.

" Tapi sewaktu kita kuliah dulu, kau tidak bisa memasak. Ingat waktu kau memasak mie ramen untuk kita makan waktu belajar dirumahmu? Mie ramennya penuh dengan air seperti Sungai Han," ucap Kyuhyun sambil tertawa

" Ya! Itu kan dulu,," Eunhyuk mempoutkan bibirnya. " Sekarang aku sudah bisa memasak dan ini semua aku yang membuatnya,," Dia kesal Kyuhyun menertawakannya.

Kejadian waktu kuliah tersebut tidak akan pernah Eunhyuk lupakan. Dan pada waktu itu juga Kyuhyun lah yang menertawakannya paling keras ketika dirinya membuat ramen untuk makan malam mereka. Dan kini Kyuhyun terus menertawakannya tanpa henti…

PLETAK

" Appo hyung,," ucap Kyuhyun sambil mengusap kepalanya

" Rasakan itu,, siapa suruh menertawakanku,," ucap Eunhyuk. Dirinya puas mendaratkan satu jitakan keras dikepalanya Kyuhyun yang menertawakannya.

Donghae yang melihat tingkah laku istrinya dan sahabatnya tersebut hanya mampu tersenyum. Mereka kembali melanjutkan makan malam mereka.

.

.

.

" Gomawo hyung telah mengundangku makan malam bersama kalian," ucap Kyuhyun. saat ini dia telah berdiri disamping mobilnya, bermaksud untuk pulang kerumah. " Aku pulang dulu ya hyung,,"

" Ne Kyu,, hati-hati ya,,"

Kyuhyunpun memacu mobil Hyundai NF Sonata berwarna hitam tersebut meninggalkan rumah Donghae.

.

.

.

Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju kedalam rumah. Mata caramel nya menangkap sesosok namja tengah tertidur pulas disofa ruang tamu. Kyuhyun mendekati namja tersebut. Diusapnya kepala namja tersebut.

" Hyung.. kapan kau akan mencintaiku? Sebegitu besarnya kah cintamu untuk Siwon hyung sampai kau tidak bisa mencintaiku?" ucap Kyuhyun dalam hati. Dikecupnya kening Yesung dan ia pun menggendong Yesung ala bridal style menuju kamar mereka.

Sesampai dikamar, Kyuhyun pun membaringkan Yesung diranjang dengan perlahan. Ia takut Yesung akan terbangun. Setelah itu, ia pun mengganti pakaian nya menjadi piyama. Kyuhyun menempatkan dirinya disamping Yesung. Di kecupnya kening Yesung sekali lagi sebelum ia menyusul Yesung kealam mimpi.

Matahari pagi menyusup masuk melalui celah celah jendela. Terlihat seorang namja manis membuka matanya perlahan, mencoba menyesuaikan cahaya matahari yang masuk kekamar tersebut.

' Hng, Eh, kenapa aku bisa tidur disini?' batinnya. Yesung menyadari bahwa ia tidak tidur dikamar Ryeowook melainkan dikamar dirinya dan menoleh kesebelahnya, Yesung menatap namja tampan itu, dia mencoba mengelus pipi Kyuhyun perlahan.

" Mianhae Kyu atas sikapku selama ini,, aku tidak pernah membencimu..sebenarnya aku menyukaimu tapi kau terlalu baik untukku, Kyu.. aku merasa tidak pantas untukmu… Mianhae,,,," bisik Yesung perlahan. Ia pun segera bangun dan berjalan menutup lantai bawah untuk menyiapkan sarapan.

Kyuhyun membukakan matanya. " Yesung hyung,," ucap Kyuhyun menatap kearah pintu. Ternyata Kyuhyun hanya berpura-pura tidur dari tadi. Ia sudah lebih dulu bangun tapi enggan membuka matanya. Dia menikmati kebersamaannya bersama Yesung sehingga dia tetap berpura-pura tidur. " Aku tau Hyung kau tidak membenciku,,Aku akan menunggumu sampai kau bisa mencintaiku,,"

.

.

.

Hari ini Yesung mengajak Ryeowook ke Lotte World. Ryeowook terlihat sangat senang. Dari tadi ia terus bernyanyi sepanjang perjalanan.

" Eomma,, "

" Wae Baby,,"

" Kenapa Appa tidak ikut bersama kita,Eomma?"

" Kata Appa , dia tidak bisa ikut bersama kita. Ada pekerjaan yang tidak bisa Appa tunda dikantornya,," jelas Yesung berbohong. Sebenarnya dia tidak mengajak Kyuhyun untuk pergi bersama mereka ke Lotte World. Rasa ego nya yang tinggi membuatnya enggan untuk mengajak Kyuhyun kemanapun.

" Jinjja?"

" Ne Baby,, tadi Eomma sudah menelepon Appamu, katanya dia tidak bisa ikut," ucap Yesung mencoba meyakinkan Ryeowook.

Ryeowook hanya diam menanggapi jawaban dari Eommanya itu. Dia bukan akan bodoh yang tidak mengetahui apa yang terjadi antara kedua orang tuanya. Ryeowook tau Eomma hanya akan berbicara dengan Appanya karena dirinya. Dia juga tau kalau dirinya bukan anak kandung dari Appanya.

.

" Baby, kita sudah sampai,," ujar Yesung saat dirinya sedang memarkirkan mobil renault Samsung sm5 hitam miliknya.

Ryeowook yang sedang sibuk dengan PSPnya pun segera mengalihkan pandangannya dari layar PSPnya tersebut " Wah,,, wookie ingin mencoba semua permainannya Eomma,," mata Ryeowook menatap kagum ketika melihat Lotte World yang ada didepan matanya.

" Kajja kita turun ! "

Yesung dan Ryeowook mencoba semua wahana yang ada di Lotte World. Tidak terlihat kelelahan diwajah mereka berdua. Mereka terlihat begitu bersemangat dan sangat bahagia. Waktu berjalan begitu cepat,haripun semakin sore. Tidak terasa matahari akan mulai tenggelam dan digantikan oleh sinar Rembulan. Yesung dan Ryeowook pun segera meninggalkan Lotte World.

" Eomma,,"

" Wae?"

" Eomma, Wookie mau ice cream,,"

" Hng…Ice Cream,," Yesung berpikir sejenak " Baiklah, kita mampir ke toko ice cream.." jawab Yesung sambil tersenyum.

Mereka akhirnya sampai disebuah kedai ice cream. Yesung meminta Ryeowook untuk menunggunya didalam mobil sementara ia membeli ice cream di seberang jalan. Yesung kembali dengan sekotak ice cream ditangannya, tiba-tiba Ryeowook yang sedang mengibas-ngibaskan tangan kearah dirinya. Tapi Yesung tidak mengerti apa maksudnya.

Ryeowook pun menurunkan kaca mobilnya. "EOMMA,,,AWASSSSSSSSSSSSS!" ucap Ryeowook sambil menunjuk ke arah mobil yang melaju kencang menuju arah Yesung.

Yesung yang terkejut melihat mobil itu melaju kencang hanya terdiam ditempat dia berdiri. Kakinya tidak sanggup untuk melangkah menjauh, ia hanya mampu menutup matanya ketika merasakan mobil itu semakin dekat dengan dirinya.

DUAKKKGGG

BRUKKK

Bunyi bersamaan terdengar serempak ketika seorang mendorong tubuh Yesung hingga Yesung tersungkur di bahu jalan, sedangkan orang tersebut terlempar beberapa meter di depan mobil tersebut.

" Eomma~~~" Ryeowook pun keluar dari mobilnya, berlari kearah Yesung dan memeluknya.

" Eo~Eomma" Airmata mengalir deras dikedua pipi Ryeowook. Ia sangat ketakutan.

" Baby,,uljima,," ucap Yesung mencoba menenangkan Ryeowook. "Eomma tidak apa-apa,,uljima ne,," Yesung hanya mengalami lecet-lecet pada kulitnya dikarenakan tersungkur tadi. Iapun mengalihkan pandangannya ke arah seseorang yang telah menyelamatkannya tadi. Sedangkan mobil yang menabraknya tadi sudah melarikan diri.

Perlahan Yesung bangkit dan menghampiri seseorang namja yang tergeletak bersimbah darah yang tidak jauh dari tempatnya.

DEG~~~~

" Ti~tidak mungkin,,," ucap Yesung sambil menggelengkan kepalanya perlahan air mata mengalir dari kedua matanya. Ia berlutut disamping namja tersebut " SIAPAPUNNNNNNNNNN TOLOOOONNNGG AKU!" teriak Yesung sambil meletakkan kepala namja tersebut dipangkuannya. Diusapnya wajah yang bersimbah darah tersebut. " TOOOLLLLLOOONNGGG!" teriak Yesung. Yesung terus menangis sambil memeluk namja itu.

TBC

.

.

.