Disguise

Disclaimer: (ada di tengah-tengah)


Aku tak akan pernah lupa kejadian itu. Akan selalu kuingat! Kenapa? Karena dari kejadian itulah aku mulai menyakitimu. Aku membuatmu menangis karena sifat egoisku. Membuatmu seolah tegar, padahal tidak. Aku tahu kau rapuh. Membuatmu menunggu, padahal aku selalu ada di sampingmu. Dekat, tapi kau tak pernah sadar.

Kenapa kukatakan ingin selalu mengingatnya? Sebab, aku tidak mau mengulangi kesalahan bodohku untuk kedua kalinya. Tidak ingin melihat tetesan air mata jatuh dari pelupuk matamu. Aku tidak ingin membuatmu menungguku terus, walau kau tak pernah bosan. Kuhargai penantianmu padaku.

.

"Kapan kamu pulang, Shinichi?"

Lihatlah aku, Ran! Aku di sini, di sampingmu!

Namun, aku menyerukan namamu tidaklah dengan suaraku. Aku menyentuhmu bukan dengan tanganku. Aku melihatmu bukan dengan mataku. Mendengar suaramu bukan dengan telingaku. Aku berhadapan denganmu bukan sebagai diriku yang sebenarnya. Kau juga hanya memandangku sebagai anak kecil berkacamata, Edogawa Conan. Bukanlah sebagai seorang Kudo Shinichi…

.

Detective Conan © Gosho Aoyama

.

Jujur kukatakan, kau kuat, Ran! Kau hebat dapat menerima cobaan ini. Kau sanggup menungguku layaknya menunggu matahari berganti warna. Kau bagaikan gelas plastik, walaupun jatuh berkali-kali tidak akan pernah pecah.

Walau demikian, kau tak pernah mampu mencariku di antara orang-orang itu. Laksana mencari bunga clover berdaun empat, yang sukar sekali ditemukan. Kau harus sabar bila ingin mendapatkannya…

.

Kau tahu, Ran? Orang-orang bilang bahwa perasaan akan berubah seiring berjalannya waktu. Aku senang, kau tak pernah merubah perasaanmu padaku dalam labirin hidup ini yang hanya dipenuhi oleh jalan buntu. Kita hanya dibatasi oleh tembok yang menjulang tinggi, tapi rasanya sangat jauh. Mungkinkah ini sudah garis hidup kita?

Hari berganti bulan, dan bulan berganti tahun. Bersabarlah, Ran. Sebab, topeng di wajahku semakin tipis dimakan waktu. Kian meretak oleh sebab pintu keluar labirin mulai mendekat. Dan pada akhirnya, penyamaranku luntur ketika kakiku berpijak di tanah luar labirin hidup. Tatkala topengku lepas, akulah yang akan lebih dulu menemukanmu…

fin


Ah, hallo, ketemu dengan saya lagi, kyriell a.k.a Otomo Minato. Maaf pendek banget, saya masih belum terbiasa buat fic anime.

Meskipun saya bilang saya suka ShinShi, tapi kok saya malah buat fic ShinRan ya? Heran… Emm, kalau Anda tidak mengerti maksud fic ini, jangan tanya saya, saya juga kagak ngerti, hehe…

Well, mind to review? Abios, see ya…