Aftershock

Part I

(The Maze Runner by: James Dashner)

Saat thomas membuka mata, matahari masih bersembunyi di ujung horizon, yang terlihat dari gubug tempatnya tinggal hanya cahayanya yang berwarna nila lembut di langit.

Thomas bangun dan mengusap lengannya yang dingin. Hari ini ia bertugas di kebun dan ia harus bangun pagi-pagi sekali untuk mengumpulkan sayuran dan mengirimkannya ke dapur Frypan agar ia bisa membuat sarapan.

Sudah lebih dari sebulan sejak mereka tiba di paradise dan sejak hari-hari pertama yang agak membingungkan, sekarang keadaan sudah terasa lebih tenang. Semua setuju untuk membentuk kelompok-kelompok terpisah karena walau bagaimanapun akan sulit mengatur dua ratusan orang yang kebanyakan tidak siap untuk tempat itu.

Kebanyakan lebih suka tinggal bersama orang-orang yang sudah mereka kenal atau sempat akrab sebelum mereka terdampar di tempat itu. Dan itu membuat rata-rata penghuni gladers dan maze b tinggal di kelompok yang sama. Termasuk Thomas, Frypan, dan juga..

"Minho.." Thomas mengerang saat ia memandang ke tempat tidur di seberangnya dengan sosok yang tengah mendengkur dalam damai. Minho akan sulit dibangunkan, dan mereka berdua bertugas bersama hari ini. Tidak akan mudah membangunkan Minho yang mana sangat mengejutkan Thomas bagaimana pemimpin para runners itu bisa berubah 180 derajat setelah mereka tiba di paradise.

Dulu Minho adalah salah satu orang yang paling awas. Dia seperti lumba-lumba yang setengah otaknya tetap bangun sementara setengahnya lagi tertidur. Tetapi Minho yang sekarang, dalam kurang dari sebulan telah berubah menjadi kukang. Mungkin ide bahwa mereka sekarang tidak lagi harus berlari untuk menyelamatkan diri membuat Minho merasa jauh lebih rileks.

"Minho." Thomas berbisik menggoyang ujung kaki minho. "Minhoo.." ulangnya tanpa sedikitpun reaksi. Thomas menghela nafas panjang lalu berpindah posisi ke sebelah tempat tidur Minho lalu menepuk lengannya.

"Minho!" bisiknya lebih keras.

"Hmph!" jawaban yang didapat Thomas malah datang dari sudut kamar dimana sebuah tempat tidur berderit saat penghuninya mendengus dan membalikkan badan. Thomas langsung bergeming memperhatikan sosok yang tidur dengan alis menekuk tajam yang membuatnya seperti tampak kesal permanen. Lain Minho lain juga Gally. Gally sama sekali tidak berubah. Dia tetap selalu kelihatan di ambang naik pitam, dalam tidur pulasnya sekalipun.

Setelah memastikan Gally masih tidur pulas (karena dia bersumpah akan membuat Thomas menebang pohon di tengah hutan dengan sebongkah batu kalau ia sampai membangunkannya), Thomas berbalik lagi menghadapi Minho yang dengan menyebalkan menyunggingkan senyuman tipis. Jelas sedang bermimpi indah. Mungkin tentang hari-hari suramnya di tengah maze berlari menghindari kelompok griever. Dan dengan jengkel Thomas mengangkat kakinya dan mendorong Minho tanpa belas kasihan hingga ia terjatuh dari tempat tidur.

Minho memang langsung tersentak bangun, begitu juga dengan Gally. Jadi sebelum Gally benar-benar sadar, Thomas sudah melesat keluar, meninggalkan Minho yang menggerutu.

==oo==