Selamat pagi/malam/siang para pembaca, nama ane Artya. Ini pertama kalinya ane bikin fanfiction tapi, karena emang dari SMP doyan nulis ane sering bikin cerpen dan nyoba ngirimin ke redaksi ( gk katang ditolak -_- setidaknya udeh usaha )
kalo gitu langsung aja
fanfiction from : Grisaia
( ane bukan owner dari Grisia series )
Terinspirasi dari VN ke duanya
Warning spoiler VN... ( kayanya )
My little normal days
( mungkin yang sudah main VN ke duanya akan lebih paham )
Namaku Kazami Yuuji , salah seorang murid di mihama gakuen. Disekolah ini hanya terdapat lima orang murid ( termasuk diriku ) dan satu orang guru sekaligus sebagai kepala sekolah disini. Sekolah ini didirikan oleh yayasan yang dimiliki oleh ayah dari salah satu temanku yaitu Sakaki Yumiko.
Tujuan sebenarnya didirikannya sekolah ini adalah untuk menyembunyikan atau lebih tepatnya mengurung Yumiko. Kalau kalian bertanya kenapa ? maka jawabannya adalah sebagai berikut, Yumiko merupakan anak skandal ( walaupun sebenarnya dia adalah anak resmi dari pemilik perusahaan yang tidak lain ayahnya sendiri ).
Dunia bisnis dan perpolitikan memanglah kejam dan setiap orang rela mengorbankan sesuatu yang berharga hanya karena sebuah jabatan atau kekayaan belaka. Menurutku itu sangat konyol sekali, lagi pula coba kalian bayangkan, Apa kalian rela menjua organ tubuh kalian hanya untuk sesuatu yang sementara ?
Baiklah akan aku persingkat , setelah konflik yang berkepanjangan ( lebih tepatnya konflik dalam keluarga ) yang didalamnya aku tidak sengaja terseret juga akhirnya masalah ini selesai dengan jatuhnya jabatan milik ayah Yumiko dikarenakan kami bersama para murid Mihama membocorkan skandal yang ia lakukan. Setelah itu ia pergi meniggalkan tempat ini begitu saja sambil tidak percaya dengan apa yang terjadi. Selang beberapa bulan kemudian aku mendengar kabar bahwa ayah Yumiko sering datang ke kampung halaman milik Yumiko da ibunya untuk mengenang istrinya. Aku memutuskan untuk menjunguk beliau bersama Yumiko untuk mengetahui kabarnya. Walaupun sebenarnya Yumiko masih menolak untuk bertemu dengan ayahnya sendiri akhirnya aku berhasil membujuknya. Disana aku mendengarkan penyesalan - penyesalan yang ia katakan dan aku menceritakan usaha yang Yumiko lakukan agar tetap diterima olehnya. Kemudian disana ia meminta satu hal " Tolong bahagiakanlah putriku ".
Kemudian aku menjawabnya " Tidak "
Dengan muka sedikit marah ayah Yumiko bertanya kepadaku " Kenapa ? "
" Karena yang akan membahagiakannya bukanlah aku saja tetapi kau juga akan ikut membahagiakannya." jawabku
Setelah ia mendengar jawabanku ia hanya tertegun sembari meneteskan air mata bahagianya.
" Beruntungnya ia kenal orang seperti kau." kata ayahnya
" Tidak juga, lagi pula aku pernah mengalami hal semacam ini bahkan lebih parah. " ucapku sambil meninggalkan ruangan itu
Yumiko yang tadi menunggu di depan ruangan sudah menghilang entah kemana. Aku pun bertanya kepada salah satu suster yang lewat. Ia memberitahukan kalau Yumiko sepertinya lari menuju atap bangunan rumah sakit. Dengan sigap aku pun berlari mengejarnya juga...
akhirnya part 1 kelar juga, btw udeh jam berape ini ?
kalau gitu sekian dulu bagi para pembaca
secepatnya akan ane lanjutkan
see you again
