Friends discovered after years.

.

.

.

.

Warning: Gaje/ berantakan/ Hancur t(~.~t)

.

.

.

.

Episode 1/ Chapter 1

Di pagi hari yang cerah Sakura *Umurnya masih 5 tahun setengah*sedang bermain dengan bonekanya. Sakura tinggal disebuah desa di Gunung Fuji. Dia sedang menunggu temannya untuk di ajak bermain. Kemudian datanglah anak laki-laki berambut raven dan bermata hitam kelam (Sasuke) datang juga dengan membawa boneka kucing hitam nya. "Sasuke-kun sudah datang? Ayo main bersama." Kata Sakura sambil membawa bonekanya menuju Sasuke "Iya, ayo," Kata Sasuke. *Sasuke waktu kecil periang setelah besarnya jadi pendiam gara-gara kakaknya* Lalu Sakura menggandeng tangan Sasuke ke sebuah taman yang di tumbuhi dengan pohon-pohon yang rindang, hamparan rumput yang hijau, dan juga ditumbuhi dengan bunga-bunga. Hari ini adalah hari yang bertepatan dengan musim semi . Rambut Sakura dan senyumannya sangat serasi dengan daun-daun pohon Sakura yang berjatuhan. Indahnya…. Kemudian Sakura dan Sasuke duduk dibangku taman.

"Sakura, sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu," Kata Sasuke menunduk sedih. "Apa itu Sasuke-kun?" Tanya Sakura dengan tatapan bingung. "A-aku akan pindah dari kota ini, karena yahku akan bekerja di Inggris. Jadi… Apa kau akan mengingatku?" Tanya Sasuke dengan muka gelisah. "K-kau akan pindah? Aku … Akan mengigatmu Sasuke-kun." Kata Sakura sedih. Meski Sakura masih berumur 5 tahun, dia sangat berat rasanya jika membiarkan temannya begitu saja. Itu hari sebelum Sasuke akan pergi ke Inggris. Jadi mereka meluangkan waktu bersama dan Sakura juga memberikan hadiah kenangan untuk Sasuke berupa kalung berbentuk not balok piano. Sakura juga memakai kalung yang sama seperti Sasuke. Sehingga kalau nanti kalau mereka kalau dewasa akan mengenali dan selalu mengingatkan kalau mereka dulu adalah sahabat.

~Keesokan harinya~

Sakura mengantar Sasuke sampai ke pelabuhan kapal. "Hati-hati dijalan Sasuke-kun…" Kata Sakura tidak terasa air matanya menetes. Dan kapal yang dinaiki Sasuke sudah berangkat ke Inggris. "Jangan menangis, mungkin Sasuke akan datang kesini lagi," Hibur ibunya Sakura.

10 tahun kemudia

Disekolah nya yang sederhana disebuah desa \(^_^|)

"Sakura, besok kita akan belajar memainkan alat musik tradisional Jepang. Katanya sih, nanti kita akan pentas drama. Jika saja kemarin kau tidak sakit, pasti seru." Kata Ino tersenyum. "Dimana nanti kita akan latihan?" Tanya Sakura sambil menulis Katana. "Kata guru Kurenai sih, nanti di dekat taman yang ada di Gunung Fuji itu sih," Jawab Ino lalu memakan bekalnya. "Oh, iya, tentang masa lalu bersama teman itu seperti apa sih?" Tanya Ino sambil meletakkan bekalnya ke mejanya. "Ya, sebenarnya bukan teman, tapi sahabat." Jawab Sakura kemudian menghentikan aktivitas menulisnya. "Sahabat? Laki-laki atau perempuan? Lalu masa lalu mu dengan sahabat mu?" Tanya Ino penasaran. "Mau tahu saja kamu ino, aku tidak mau beritahu kamu dia laki-laki atau perempuan, Tapi, dia memberikan kenangan yang menyedihkan saat aku dan dia ada di taman yang ada di Gunung Fuji. Katanya dia akan ke Inggris. Setelah dia pergi, dia tidak menampakkan dirinya lagi…" Kata Sakura lesu. "Maaf, seharusnya aku tadi tidak bertanya," Kata Ino merasa bersalah ketika melihat Sakura lesu setelah menceritakan masa lalunya.

Skip Time

.

.

.

Setelah semua pulang \(^.^/)

"Aku pulang…" Kata Sakura kemudian kekamar. "Anak ibu sudah pulang? Makan dulu, ibu sudah menyiapkan sup yang enak untukmu." Kata Ibu Sakura tersenyum. "Baik, aku ganti baju dulu," Kata Sakura lalu membuka lemari dan memakai baju yang serasi dengan rambutnya. Baju berwarna pink, rok pink, Pokoknya serba warna Pink. Kemudian Sakura langsung keruang makan dan menyantap makan siangnya. Setelah makan Sakura langsung kekamarnya. Sakura memegang kalungnya. "Kapan kau akan datang?" Tanya Sakura berkata sendiri.