Final Fantasy VII bukanlah milik saya, kecuali cerita yang saya buat ini.
Summary : Di kelas VIIIB kami kedatangan seorang murid baru bernama Reno, dia cukup cool juga sih. Cuman, kelakukannya itu lho…Bikin kesel, baca sendiri deh :v
A/N : Dh lama g bikin cerita FFVII nih, ini cerita kedua FF VII saya semoga pd suka y, jgn lupa RnR :D
Bel masuk sudah berbunyi, semua murid masuk ke kelas mereka masing-masing. Begitu juga dengan kelas VIIIB, ya meskipun masih ribut lah. Pak Sephi, guru mate mereka masuk dengan gagahnya seperti prajurit yang mau masuk medan perang, langsung saja Cloud memberikaan salam pembuka.
"Beri salam" Cloud berkata dengan gagahnya
"Wilujeung enjing paaa" Kata semua murid serempak
"Ulangi lagi, bapa kan bukan guru Bahasa Sunda"
"Beri salam"
"Selamat Pagi paaa"
"Bagus, oh ya bapa hampir lupa, kita kedatangan murid baru"
Langsung saja satu kelas ricuh, kayak pedagang yang lagi teriak-teriak supaya dangan mereka dibeli . Pak Sephirot langsung menyuruh murid baru itu masuk, orangnya rada kece, rambutnya merah, badannya agak tinggi juga ( tapi ga setinggi monas )
"Silahkan perkenalkaan dirimu"
"Halo teman-teman semua, namaku Reno, pindahaan dari sekolah Kisiyugi"
"Kamu duduk di sebelahnya Tifa ya, yang rambutnya coklat"
"Baik bu"
"Bukan ibu, tapi bapak!" Teriak Pak Sephi
"Ya bu"
Semua kelas hanya bisa tersenyum-senyum melihat tingkahnya Reno, tanpa terasa waktu berjalan dengan begitu cepat, bel istirahat telah berbunyi, hanya ada Vincent di kelas, Reno yang baru saja jajan dari kantin langsung duduk disebelah Vincent.
"Hai"
"Hai juga" Jawabnya datar
"Kamu hanya sendiri Vincent?"
"Iya, hanya sendiri"
"Aku mau menemanimu"
"Boleh, boleh saja"
"Hey, bagaimana kalau kita menjadi teman?"
"Ok"
"Baguslah, semoga saja kau tidak kesepian lagii"
Inilah awal pertemananku dengan Reno, dan inilah awal tingkah lucu dan tingkah bodoh Reno.
Bersambung..
A/N : Maaf banget ya kalau singkat, dichapter 2 baru deh kelihataan tingkah bodoh Reno :v
