Fanfic pertama baru bikin kemarin sekarang bikin yang baru lagi, jangan heran karena Author ngaco emang begini. Lagi-lagi maaf kalau banyak kekurangan yang tidak dapat disebut satu-satu oleh Author. Tapi yang jelas Author akan berusaha untuk mengurangi kesalahan yang sering terjadi dan berusaha menambah review dari kalian(?). bacalah dulu baru anda mengerti seberapa putus asanya saya membuat fanfic :D. RnR kalau berminat dan salahkan saja Author kalau ceritanya Gaje XD
..
Naruto Masashi kishimoto
Romance/Family
Rate T
HinaSai
..
Arisa Blue Aquarie present
PERASAAN SUCI
..
Tuhan Maha besar, Maha adil dan Maha tau
Kala tasbih dan salib yang merupakan lambang sebuah kepercayaan yang selalu dipegang teguh oleh dua orang insan manusia ini harus goyah karena cinta
Apa yang mereka pilih?
Kepercayaan akan SANG KUASA yang merupakan pegangan hidup dan mati mereka
Atau cinta yang merupakan bumbu pemanis di dunia yang fana?
Karena sesungguhnya cinta adalah pemberian dari tuhan
Dan cintailah seorang manusia karena Tuhan yang menciptakannya dan Tuhan yang menciptakan perasaan cinta itu
..
"Atas nama Tuhan kupersunting kau dalam gereja dan sekali lagi kupersunting kau dengan nama tuhanmu. kubaca ayat-ayat yang selalu kau wiritkan dalam tempat yang kau sucikan itu"
-Sai-
"Aku merasakan cinta karena ALLAH dan cinta itu tak akan pernah menggoyahkan iman dan cintaku pada-NYA"
-Hinata-
..
Seorang pria tengah khusyuk berdoa di dalam sebuah gereja kecil yang berada di pusat kota. Ia adalah Uchiha Sai. Seorang pria tampan berambut hitam yang ramah
"Ya Tuhan! aku kemari bukan hanya ingin meminta kepadamu seperti umatmu kebanyakan. Tapi aku kemari hanya ingin bersyukur padamu atas segala nikmat yang telah kau limpahkan padaku, Tuhan"
Kreek..
Tiba-tiba pintu gereja tua itu terbuka. Sai yang terganggu otomatis langsung berbalik dan melihat ke arah suara
"Apa kau sudah selesai?" Sebuah suara dingin terdengar dari dekat pintu. Nampaknya ia adalah Uchiha Sasuke, adik bungsu Sai
"Ada apa?"Sai lalu bangkit dan berjalan ke arah Sasuke, "Kakak menyuruhmu untuk bicara apa?" Sai langsung To the point
"Kak Itachi bilang kau harus datang ke acara makan malam di restoran keluarga nanti malam. Aku harus segera pergi. Dan Kau! hentikan doamu itu dan kembali ke kantor sekarang juga"
"Kau tidak mau menyapa Tuhan dulu adikku?" sekarang Sai bicara dengan nada mengejek. Tapi Sasuke hanya mendecih sebal
"Aa.. baiklah. Aku akan pergi" Sai langsung pergi keluar gereja dan menaiki mobil Bugatti veyron miliknya untuk kembali ke kantornya
...oOo...
Di lain sisi, Hyuuga Hinata. Seorang gadis yang bercadar baru saja pulang dari sekolahnya, Sma Konoha untuk mencari taksi. Gadis beragama islam yang pendiam ini berjalan perlahan memotong jalan untuk menyebrang. Tiba-tiba..
BRUK..
Seseorang yang ikut menyebrang di belakang Hinata tertabrak oleh sebuah mobil mewah yang kini berhenti
Hinata langsung menghampiri orang yang tertabrak tersebut, "Ehm.. Kau.. baik-baik saja?" Hinata bertanya pada korban yang tampaknya tak terluka parah namun barang-barangnya berceceran di jalan
"Yah, Aku baik-baik saja. Hanya sedikit tergores" Pria yang menjadi korban tabrakan itu tersenyum ramah pada Hinata. Rambut hitamnya tampak sedikit berantakan karena terjatuh
"Syukurlah.. kalau kau.. baik-baik saja"
"Terima kasih sudah menolongku. Siapa namamu?" kini pria itu menatap ramah pada mata wajah Hinata yang tertutup cadar
"Hei.. kau tidak apa-apa?" si penabrak yang juga berambut hitam keluar dari mobil
Si korban mengambil barang-barangnya yang berceceran sebelum merespon, "Ya, Aku baik-baik saja. Tapi maaf sepertinya aku harus segera pergi" pria itu melambaikan tangannya sebelum akhirnya benar-benar pergi ke arah sebuah perusahaan di seberang jalan
Sementara Hinata terus melihatnya sampai pria itu tak lagi nampak di pupil matanya
"Apa kau tertabrak juga?" Pria penabrak itu berusaha menolong Hinata berdiri dengan mengulurkan tangan
Tentu saja Hinata langsung menghindar dan beranjak berdiri, "Maaf. Aku.. aku pergi dulu"
...oOo...
Sai POV
Hari ini aku akan menjemput Sasuke di sekolahnya. Kalau kalian tanya kenapa aku tiba-tiba jadi baik padanya maka jawabannya adalah karena Sasuke baru saja melakukan beberapa hal yang membuat kakak sulungku yang bernama Itachi marah besar dan memintaku mengawasinya selalu
Sekarang aku sudah sampai di depan sekolah Sasuke. tepatnya di Sma Konoha dengan mobil Bugatti kesayanganku ini
Tapi tunggu! Sepertinya aku melihat sesuatu yang tidak asing. Itu dia! Gadis kemarin yang menolongku saat aku ditambrak orang tak bertanggung jawab saat aku baru memarkirkan mobilku di depan kantor Itachi
Gadis yang memakai penutup wajah yang tampak seperti orang.. islam? Oh Jesus! Aku harap kau tidak membuatku terpesona pada seorang gadis yang tak mempercayaimu. Tapi aku memang sudah terpesona!
Ia terlihat bergitu tenang dan anggun di balik semua dandanan rumit yang membuatku sesak nafas itu. entah bagaimana aku bisa terpesona pada seorang yang jelas-jelas bukan gadis impianku. Dia bukan umat kristiani soleh yang selama ini kuimpikan dapat menjalin rumah tangga dalam restumu. Aku harus pergi ke gereja!
Aku sudah gila! Warasku sudah lari entah kemana saat ini. tanpa pikir panjang aku mendekatinya dan menyapa dengan seulas senyum terindah yang kumuliki
"Hai! Kau gadis yang waktu itu kan?"
Aku gugup saat mata lavender itu membalas sapaanku dengan tatapan yang membawaku pada dosa terbesar, "Benar"
"Ehm.. siapa namamu?" dan bukannya mengingat nama Tuhan akalku yang sudah gila ini malah semakin menjerumuskan diriku dalam sebuah kezaliman
"Hinata"Tiba-tiba suara menyebalkan Sasuke berdengung di telingaku. Akhirnya gadis itu langsung pergi dengan langkah terburu-buru karena adik menyebalkan ini. baru beberapa kata aku bicara dengannya dan tiba-tiba Setan datang membuatku kesal
"Jangan dekati dia. Dia itu bukan manusia, dia itu orang aneh serupa Alien" Sasuke berceloteh tanpa pikir panjang
Aku mengriyitkan dahiku dan menatapnya dengan horor, "Diam!"
"Hei. Malam ini kau akan dipertemukan dengan orang yang akan menjadi isterimu. Kalau kau terus mengharapkan si Alien itu. kau akan menderita sendiri!"
"Apa maksudmu?"
..
