Halo, minna !

Kagoya kembali dengan fic baru !

Selamat membaca ~

Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto.


Musim dingin. Final Junior Winter Cup. Konoha Junior High vs Oto Junior High.

Suara teriakan memenuhi seluruh sudut stadion pertandingan. Wajar saja, karena hari ini adalah pertandingan final basket antara dua sekolah SMP swasta yang terkenal. Konoha Junior High sang pendatang baru melawan Oto Junior High sang juara bertahan. Sejujurnya, tidak ada satupun yang menyangka Konoha Junior High dapat bertahan hingga final. Bagimana tidak? Tim basket sekolah ini baru saja terbentuk pada awal tahun ajaran, dan mereka langsung mengikuti kejuaraan bergengsi di Jepang pada akhir tahun ini juga. Tidak hanya itu. Tim basket Konoha Junior High hanya terdiri dari pemain-pemain kelas satu, alias freshmen. Tim ini tidak memiliki anggota senior satu pun.

Lalu bagaimana mereka berhasil mencapai final? Dengan sejarah rekor yang sangat memuaskan sebagai tim basket yang baru terbentuk?

Pencapaian mereka tentunya berkat kerja keras kelima pemain andalan mereka. Serta jangan lupakan manajer mereka yang merangkap sebagai strategis mereka.

Mari kita perkenalkan keenam bintang klub basket Konoha Junior High satu persatu.

Kita mulai dari Uzumaki Naruto. Bocah berusia 13 tahun dengan rambut pirang, mata biru, serta tanda lahir di pipinya (berbentuk kumis rubah) ini bermain di posisi center. Meskipun dia tidak bertubuh besar maupun memiliki postur menjulang, posisi ini dipercayakan kepadanya sebab Naruto—begitu ia biasa disapa—memiliki kemampuan untuk melompat sangat tinggi. Pemain dengan nomor punggung 8 ini merupakan pemain yang dapat melompat paling tinggi dalam timnya. Ditambah dengan keagresifannya serta kemampuan menyebalkannya untuk menghadang lawan dan rebound, posisi center pun menjadi miliknya.

Pemain dengan nomor punggung 7 bermain di posisi sebagai small forward. Posisi ini dipegang oleh Hyūga Neji, alias Neji. Bocah dengan rambut coklat yang sering ia ikat kuda dan bermata lavender. Mengapa posisi ini dipercayakan kepadanya? Karena Neji memiliki kontrol bola yang sangat baik. Selain itu, Neji memiliki sudut pandang yang luas, sehingga memudahkannya untuk melakukan passing tanpa memerlukan kontak mata. Neji dapat dengan mudah menentukan posisi teman-temannya tanpa perlu mengedarkan pandangan.

Kemudian, mari kita beralih kepada pemain dengan nomor punggung 6. Inuzuka Kiba. Bocah berambut coklat pendek serta tato segitiga di kedua pipinya ini bermain pada posisi power forward. Kiba yang bermata coklat ini sangat agresif (hampir seagresif Naruto). Posisi ini dipercayakan kepadanya sebab Kiba selalu berhasil menembus pertahanan lawannya dengan keagresifannya serta kecepatannya. Selain itu, Kiba juga bertugas membangkitkan mental para kawannya (dia berbagi tugas itu dengan Naruto yang tidak pernah putus asa) ketika mereka melawan tim yang kuat.

Sekarang, pemain berambut merah dengan nomor punggung 5. Akasuna Gaara. Gaara bermain sebagai shooting guard. Posisi ini dipercayakan kepadanya karena Gaara sangat pandai memasukkan bola ke ring. Ia bisa menembak dari mana saja, dari posisi apa saja. Gaara juga sangat cepat, serta sangat observatif. Selain itu, Gaara juga sangat tenang, membantunya untuk memasukkan bola bahkan dalam tekanan berat.

Namun, ada satu orang yang kemampuannya melebihi keempat pemain andalan Konoha Junior High. Yap, siapa lagi selain sang captain dari tim basket ini, dengan nomor punggung 4. Bocah dengan rambut gelap yang mencuat ke belakang, serta sepasang mata hitam kelam. Perkenalkan, sang pangeran sekolah dan dambaan semua kaum hawa, Uchiha Sasuke. Sasuke bermain di posisi point guard. Tidak diragukan lagi, kemampuan bermain basketnya adalah yang paling baik di tim. Dan jangan lupakan ketampanannya yang luar biasa, yang sanggup melelehkan hati semua wanita yang melihatnya. Tampan, pintar, dan jago bermain basket. Benar-benar dambaan setiap wanita yang hidup.

Dan, selamat berkenalan dengan sang strategis tim basket ini yang merangkap sebagai manajer mereka. Nara Shikamaru. Pria dengan rambut berbentuk seperti nanas ini memang sangat jenius dan sangat pandai membuat strategi. Meskipun ia tidak bermain basket karena menurutnya itu terlalu merepotkan. Shikamaru membantu tim basket sekolahnya menuju kejayaan dengan menjadi strategis andalan mereka.

Lihat. Dua poin ditambahkan lagi untuk tim basket Konoha Junior High, setelah Sasuke melakukan dunk. Dan ya, tentunya teriakan para wanita langsung mengiringi.

Shikamaru mencoret-coret kertas yang ia pegang. Kertas itu berisi tentang data-data para pemain tim lawan dan strategi-strategi yang mereka gunakan selama pertandingan. Shikamaru melirik ke arah jam digital yang terletak pada papan poin dan tersenyum. Waktu hanya tinggal 3 menit lagi, dan Konoha memimpin dengan 18 poin lebih unggul.

Ah, Gaara baru saja melakukan three point shoot. Buat keunggulan Konoha menjadi 21 poin. Waktu hanya tinggal 2,5 menit lagi.

Oh, Naruto baru saja melakukan rebound yang sangat bagus dan dengan fast break yang dilakukan Kiba ditambah dengan tembakan Neji, poin Konoha bertambah 2 lagi. Shikamaru berhenti mencoret-coret kertasnya dan berdiri dari bangkunya. Ia menganggukkan kepala kepada Sasuke, dan sang kapten mengangguk balik.

Waktu hanya tinggal 1 menit lagi, dan kode Shikamaru mengatakan segalanya. Kalian sudah menang. Jangan menindas lawan lagi.

Sasuke melakukan three point shoot terakhir dan beberapa detik kemudian peluit tanda berakhirnya pertandingan berbunyi. Kelima pemain bersorak gembira dan berlari menuju Shikamaru. Mereka berenam tertawa lepas dan merasa bangga karena mereka berhasil menjuarai Junior Winter Cup tahun ini.

Para kaum hawa berteriak kegirangan—beberapa bahkan ada yang menangis bahagia—dan tepuk tangan bergemuruh. Meskipun kalah, Oto Junior High sang juara bertahan mengakui kekalahan mereka dan dengan tulus memberikan tepuk tangan pula atas kemenangan Konoha Junior High.

Jauh di salah satu bangku penonton, sesosok gadis berambut merah muda panjang tidak sanggup berkata-kata atas kemenangan Konoha Junior High. Ia begitu terpesona dengan permainan yang disuguhkan serta kemampuan luar biasa sang kapten.

Uchiha Sasuke. Basket.

Dan gadis itu tersenyum lebar dengan matanya yang berbinar bahagia.


Sasuke mengangkat piala kemenangan yang telah Konoha Junior High raih dan tepuk tangan kembali bergemuruh. Naruto dan Kiba melompat kegirangan, Neji dan Gaara saling tersenyum dan Shikamaru menguap bosan.

Para gadis mengerubungi keenam bintang klub basket Konoha Junior High dan tak henti-hentinya berteriak kegirangan.

"Selamat atas kemenangan kalian!"

"Kalian keren sekali di lapangan! Neji-kun, aku suka sekali dengan permainanmu!"

"Three point shoot yang kau lakukan sangat sempurna, Gaara-kun!"

"Dan rebound yang kau lakukan sangat memukau, Naruto-kun!"

"Kiba-kun, aku suka sekali fast break yang kau lakukan!"

"Sasuke-kun, permainanmu keren sekali!"

"Strategi yang kau terapkan juga sangat keren, Shikamaru-kun!"

"Terima kasih, terima kasih!" Naruto tersenyum lebar. "Kami tidak akan bisa sampai disini tanpa dukungan dan semangat dari kalian, ladies."

Teriakan para kaum hawa kembali terdengar dan bahkan beberapa dari mereka bahkan pingsan akibat tak kuasa menahan aura ketampanan yang dipancarkan keenam anggota klub basket ini.

"Dengan kemenangan ini, berarti klub basket tetap boleh berdiri bukan?" Shikamaru tersenyum.

Sasuke mengangguk. "Sekarang kita sudah memenuhi kedua syarat yang diberikan oleh Kepala Sekolah. 'Anggota klub minimal 5 orang' dan berhasil 'membawa pulang piala kejuaraan akhir tahun ini'."

Naruto melompat gembira. "Sekarang kita bisa bermain basket sesuka hati kita!"

"Dan dapat melawan berbagai tim kuat dari sekolah lain." Gaara menambahkan.

"Dan membawa pulang lebih banyak piala lagi!" Kiba menunjukkan deretan giginya yang putih dengan bahagia.

"Hari terbaik tahun ini!" Naruto berteriak.


Selesai !

Bagaimana pendapat para readers sekalian tentang fic baru ini ?

Kagoya tunggu review dan flames para readers !