Disclaimer : ©Masashi Kishimoto

.

Author : Uzumaki Namikaze Akira

.

Rated : T

.

Pair : Naruto x

.

Warning : gak jelas, berantakan, typo dimana-mana, OC, OOC, AU, DLL.

.

.

.

Chapter 1.

.

.

.

Uzumaki Naruto anak berumur 8 tahun yang berbeda dari anak lainnya.

Naruto tak tau orang tuanya jadi tak pernah mendapatkan kasih sayang.

Naruto hanya punya sedikit teman dan beberapa orang yang disayang yang mungkin dapat di hitung dengan jari saja.

Di usia yang baru 8 tahun ini Naruto termasuk orang yang pintar, bahkan kepintarannya dapat melebihi Klan Nara, Naruto punya 5 elemen dasar yaitu futon, katon, suiton, doton, dan raiton. Control cakra dapat dibilang perfect bahkan jika di latih terus bisa melebihi Nindaime Hokage atau bisa disebut Tobirama Senju. Naruto sudah bisa beberapa jutsu rank-D sampai rank-A yang dia pelajari dari scroll jutsu yang dia ambil dari perpustakaan konoha dengan menyelinap masuk ke ruang Hokage.

.

.

.

Saat ini Naruto pingsan di hutan kematian dia baru saja selesai berlatih jutsu-jutsu baru.

.

#Mindscape Naruto

.

"dimana ini ? kenapa semuanya gelap ? apa yang terjadi ?"

"hey bocah kemari" kata kyuubi dengan suara berat.

"s-siapa itu cepat tunjukan dirimu, jangan bersembunyi kau!" teriak Naruto.

"hohoho kau berani juga ternyata bocah, aku kyuubi no yoko" jawab kyuubi.

"k-kau k-kyubi ? bu-bukanya kau sudah mati?" tanya naruto.

"hahaha kau bercanda bocah, aku ini tak bisa di bunuh, aku hanya disegel oleh Minato itu ke perutmu"jawab kyuubi.

"terus kenapa dia menyegelnya di perutku ? gara gara adanya kau diperutku aku di benci semua orang, aku tak punya teman banyak hiks hiks hiks" ucap Naruto yang mulai menitihkan air mata.

"karena Minato adalah ayahmu bocah" jawab kyuubi.

Naruto yang mendengar itu langsung syok apa yang barusan dia dengar

"a-apa itu benar kyuubi ?" tanya Naruto

"ya bocah itu benar, ayahmu adalah Yondaime Hokage yaitu Namikaze Minato dan ibumu adalah Uzumaki Kushina" ucap kyuubi.

"j-jadi mereka adalah orang tuaku yang disebut sebagai pahlawan desa?" tanya Naruto.

"ya itu benar" jawab kyuubi singkat.

"kalau begitu aku akan meneruskan perjuangan mereka, aku akan menjadi kuat untuk melindungi desa dan orang-orang yang kusayang" ucap Naruto yang sudah berhenti menangis.

"k-kyubi maukah kau menjadi temanku?" tanya Naruto lagi.

"hahaha kau bercanda bocah, aku ini kyuubi bagaimana bisa kau ingin berteman denganku? aku sudah diliputi dendam, perasaan benci kepada manusia"jawab kyuubi.

"lalu kenapa kau memberitahukan semua kebenaran ini kepadaku ?" tanya Naruto.

"karna aku tak ingin jinchuriki ku diliputi rasa sedih dan akhirnya kau akan menjadi lemah" jawab kyuubi.

"hah baiklah akan kuhapusakan semua rasa benci di dalam dirimu teman" jawab Naruto dengan senyumnya yang lebar.

"baiklah bocah aku akan menjadi temanmu" jawab kyubi

"yei sekarang temanku bertambah menjadi 2 selain Shikamaru" jawab Naruto dengan nada childish nya.

Kyuubi yang melihat itu hanya bersweetdrop ria.

"ehm kyuubi-san bagaimana caranya keluar dari sini?" tanya Naruto.

"pusatkan pikiranmu, dan pikirkan keluar"jawab kyuubi.

.

#Mindscape Naruto Off

.

Naruto bangun dari pingsannya dan dia beranjak pergi dari hutan kematian untuk pulang ke apartemennya.

Di perjalanan pulang Naruto selalu dapat tatapan membunuh dari warga sekitar, Naruto yang melihat itu hanya cuek-cuek saja karena dia sudah terbiasa dengan itu.

Di perjalanan pulang Naruto bertemu Shikamaru temannya bermain shogi dan temannyas bermalas-malasan melihat awan.

"yo Shika" sapa Naruto.

"oh kau Naruto, kemana saja kau selama ini? aku jadi tak punya teman bermain shogi" jawab Shikamaru

"hehe g-gomen aku sedang sibuk berlatih Shika, lain kali saja kita bermain itu ok" ucap Naruto cengengesan.

"ck mendokusai" jawab Shikamaru.

"baiklah aku pulang dulu Shika, jaa ne"

"hmm" jawab Shikamaru

Naruto pun pulang dengan menelusuri jalanan Konoha yang sedang ramai itu dan sampainya di apartemen Naruto langsung mandi, makan ramen instan, dan tidur.

.

#Skip Time

.

Seminggu kemudian Naruto yang habis berlatih menemui kyuubi.

"hai kyubi-san"

"hmm kau ternyata gaki, ngomong-ngomong jangan panggil aku kyuubi lagi, panggil saja Kurama itu nama asliku" jawab kyuubi

"hmm baiklah" jawab Naruto

"dari mana saja kau gaki selama seminggu ini kau tak kesini" tanya Kurama.

"hehe aku sedang sibuk berlatih Kurama untuk menjadi kuat" jawab Naruto.

"hmm"jawab Kurama singkat.

"Naruto apa yang kau lakukan jika kau punya kekuatan yang sangat besar?" tanya Kurama.

"tentu saja melindungi orang-orang yang kusayang dan mendamaikan dunia ini" jawab Naruto mantap.

"hmm Naruto kemarilah, dan tutup matamu" perintah Kurama kepada Naruto.

"untuk apa?" tanya Naruto dengan bingungnya.

"sudahlah jangan banyak tanya lagi gaki" jawab Kurama yang sudah muncul perempatan di jidatnya.

"b-baiklah" Naruto pun mendekat dan menutup matanya.

Setelah Naruto mendekat Kurama pun langsung menyalurkan cakranya ke mata Naruto.

"sekarang buka matamu naruto" perintah Kurama.

Naruto pun membuka matanya dan mata yang tadinya biru shapire itu berubah menjadi mata eternal mangekyu sharingan dan kemudian berubah menjadi pola riak air.

"apa yang kau rasakan sekarang Naruto?" tanya Kurama.

"a-aku d-dapat melihat aliran chakramu" jawab Naruto.

"ya yang pertama itu adalah mata eternal mangekyu sharingan, dulu waktu Uchiha Madara mencoba menjadikanku senjata bagi dirinya aku berhasil menyerap cakra dan sel DNA nya jadi sekarang kau juga uchiha, dan soal mata pola riak air itu, itu adalah mata rinnegan. Mungkin kau mendapatkannya karna kau mempunyai darah senju naruto, dengan darah uchiha dan senju kau berhasil membangkitkan mata itu" ucap Kurama panjang lebar.

Naruto yang mendengar itu hanya takjub.

"baiklah Naruto sekarang aku akan memberikan pengetahuanku tentang ilmu ninja kakek tua itu dan uchiha madara" ucap Kurama.

"siapa kakek tua yang kau maksud itu Kurama ?" tanya Naruto

"dia adalah Rikudou Sennin, pencipta dewa shinobi" jawab Kurama

Naruto hanya manggut-manggut saja.

Kemudian kurama mengalirkan chakranya lagi dan mentransfer ingatan tentang ilmu ninjanya ke Naruto.

"besok aku akan melatihmu Naruto" ucap Kurama.

"terima kasih Kurama, baiklah sekarang aku pulang dulu jaa ne" jawab Naruto.

Naruto pun pulang dan melakukan rutinitasnya lagi.

Di perjalanan pulang Naruto melihat seorang anak sedang sendiri di pinggir danau dan Naruto pun menghampirinya.

"hey apa yang kau lakukan sendirian disini?" tanya Naruto

"bukan urusanmu Dobe" ucap anak itu

"apa kau bilang teme?" tanya Naruto yang sudah muncul perempatan di jidatnya karna di panggil dobe.

"ck bukan urusanmu D.O.B.E" jawab anak itu dengan penekanan kata di kata DOBE.

"hah ceritalah padaku kalau kau punya masalah mungkin aku bisa membantumu" ucap Naruto dan melempar batu di tanganya ke danau.

"k-keluargaku di bantai dalam satu malam dan kau tahu siapa yang membantai keluargaku? dia adalah aniki ku yang aku kagumi" jawab anak itu dingin.

Naruto yang sudah tau itu hanya diam saja karna dulu dia pernah menguping pembicaraan Sandaime dengan salah satu anbu soal pembantaian itu.

"janganlah kau terperosok dalam dendam, apa kau tak ingin tau apa yang sebenarnya terjadi? Mana mungkin kakakmu itu melakukan itu tanpa alasan tertentu." ucap Naruto

"a-apa kau yakin ?" tanya anak itu ke Naruto.

"ya aku yakin"jawab Naruto

"baiklah aku akan mencari kebenaran tentangmu aniki dan menyeretmu pulang kesini" ucap anak itu.

"aku akan membantumu"jawab Naruto

"b-benarkah itu errr"

"Naruto, Uzumaki Naruto" jawab Naruto memperkenalkan dirinya.

"aku Sasuke, Uchiha Sasuke"jawab anak itu.

"baiklah aku pulang dulu Sasuke jaa nee" ucap Naruto yang sudah melenggang pergi.

"hmm" jawab Sasuke singkat dengan tersenyum.

"terima kasih Naruto" batin Sasuke.

Dan mulai detik ini munculnya calon shinobi shinobi hebat di sini...

.

.

.

To Be Continued.

.

.

Riview.