Super Junior..

Nama besar yang pernah ada..

Tapi, entah mengapa nama itu mengilang..

Seolah di telan bumi..

15 member itu pergi entah kenapa..

Mereka lenyap..

Seperti air yang mengalir..

-Happy Reading-

.

Title : Pround

.

Author : Shfly9-Kim

.

Cast : All member Super Junior

.

Pair : All Couple member Super Junior

.

Rate : T+

.

Genre : Romance and Drama

.

Warning : Friendship, Typo(s), little EYD dll

.

Disclaimer : Super Junior milik orang tua mereka, mereka masih terikat dengan SM ENTERTAIMENT.

.

OoO

.

Flashback

"SUPER JUNIOR.."

"Fighting..!" 15 telapak tangan itu membuat kesatuan, senyum yang mereka pancarkan merekah.

Senyum yang di rindukan ELF, ELF bukan nama peri yang kalian bisa liat di film tingker bell.

Ini ELF, EVER LASTING FRIENDS nama sebuah frandom yang pernah ada.

Frandom yang di akui kebesarannya, frandom yang tidak mengenal fans dan artis.

ELF adalah Super Junior.

Tuk tuk tuk

Bunyi gema sepatu yang bergesekan dengan lantai membuat semua kru menoleh.

Itu Super Junior, boyband yang sangat naik daun di abad 20 ini.

Senyum bahagia terpancar di raut muka mereka, Kebahagian, kelegaan dan rasa puas sangat tercetak jelas di raut wajah mereka.

"aku tidak saat tau saat kita menyanyi bagian nada tinggi ada kembang api di tengah panggung dan BOOWWW,, Amazing.." sang lead vocal yang berada di paling depan itu bersuara, menyerukan ke bahagiannya,, sedikit mempraktekkan bagaimana kembang api itu meledak dengan menggunakan tangan-tangannya.

"nee~ aku bahagia sekali,, sampai kaget aku" sang namja yang berada di belakang lead vocal itu bersuara.

"ne hae hyung,, Amazing.." lead vocal itu menanggapinya.

"aku belum keluar T.T" celutuk namja tampan di baris yan paling akhir sambil merangkul namja di sampingnya yang lebih mungil darinya.

"hahaa.." tawa ke 15 orang namja itu merekah di tengah koridor sebuah salah satu studio terbesar di korea.

Pintu bertuliskan 'SUPER JUNIOR' sudah di depan mata. Sang lead vocal berinisiatif membukakan pintu untuk seluruh membernya.

Clek

Seluruh hyungnya tersenyum saat melihat kelakuan member yang berjuluk Evil Magnae tersebut.

"terima kasih magnae"

"ya sama-sama,, magnae kalian yang tampan ini sedang berbaik hati" gumam sang lead vocal yang biasa ELF sebut dengan Cho Kyuhyun yang sedang bernarsis ria.

Sebuah tonyolan mendarat indah di kepalanya.

"hobimu hanya bernarsis ria magnae" tatapan tajam di berikan Cho Kyuhyun pada sang pelaku penonyolan.

"Hyaaaaatttt Kelinci gembul awas kau!" Kyuhyun segera menyusul sang hyung pelaku penonyolan yang tak lain adalah Lee Sungmin –begitu ELF memanggilnya.

Done Flashback

.

OoO

.

Kaki jenjangnya berbalut sepatu snakers berjalan menyusuri pasar myeongdong.

Sekali bibir tipisnya melantunkan sebuah lagu, tak jarang juga raut mukanya mengkerut.

"shinning star! Like a diamond~" alisnya bertautan saat melihat seseorang yang di kenal, langkahnya mencoba mengejar namja tersebut.

Seseorang di depannya berhenti di lampu merah. Ia bisa melihat seseorang itu yang ia akui seorang namja tengah menghembuskn nafasnya, ketara sekali di musim semi.

Namja itu berjalan kembali saat melihat lampu merah menyala, kaki jenjangnya ia sejajarkan dengan namja itu, walaupun kontan sekali dia yang sedikit mungil itu tertinggal.

"kenapa cepat sekali~" bibirnya ia poutkan. Walaupun begitu, ia masih saja mengikuti namja tersebut. Tiba-tiba kaki jenjangnya berhenti, matanya sedikit mendongak melihat bangunan tersebut.

Sudah lama~

Namja yang dari tadi ia ikuti juga berhenti,, sama sepertinya,, mendongak, melihat sebuah bangunan kokoh yang tak termakan waktu tersebut. Gerbang depannya sudah berkarat, tidak pernah terawat.

"sudah lama ya.." namja di depannya bersuara, suaranya seakan berbicara dengan orang lain.

Ia menoleh kanan kiri, melihat kira-kira siapa yang namja di depannya berbincang. Tidak ada siapa-siapa. Ia tegakkan badannya.

"sangat lama,, sudah 5 tahun kami meninggalkan bangunan ini" namja di depannya mengantongi telapak tangannya di saku jasnya. Ia menghela nafas, lalu tersenyum.

"anii~,, kau sudah meninggalkan bangunan ini sejak kira-kira 14 tahun yang lalu~" namja itu berbalik menampilkan senyum jokernya.

"bukan kah begitu Kim Kibum?" namja itu terpaku, sebelum sebuah killer smile di tampilkannya

"Choi Siwon.."

.

OoO

.

Matanya tidak bisa lepas memandangi kota klasik ini, mata sayunya berkelana melihat lihat semua objek di balik kaca tersebut.

Semua orang tersenyum, memamerkan deretan gigi putih mereka.

"excusme sir" namja bermata sayu itu sedikit berjengkit saat di buyarkan oleh suara barista kebangsaan eropa. Yah dia saat ini sedang di eropa, tepatnya London.

"your coffe" barista itu menyuguhkan 2 cangkir, meletakkanya di hadapan namja bermata sayu tersebut.

"Thanks.." sedikit memanggutkan kepalanya. Tanda terima akasih pada barista tersebut. Barista tersebut melangkah pergi setelah menyunggingkan sebuah senyum.

Setelah barista tersebut pergi namja bermata sayu itu memandangi coffe di depannya sejenak, menyelami apa arti coffe tersebut.

Asap yang mengepul dari cangkir tersebut, menandakan baru di seduhnya coffe tersebut. Namja bermata sayu itu tersenyum. Meneguknya sedikit lalu meletakkannya di tempat semula.

Memandang sejenak cangkir satunya, butir butir bening berjatuhan saat ia mengangkat sendok kecil.

"aku tak suka manis.." gumamnya lalu meletakkan sendok itu di tempat semula. Sedikit merogoh sesuatu yang ada di jas hitamnya.

Sebuah buku note dan pena ia keluarkan, matanya sedikit menerawang, senyum terlukis di bibir tipisnya dan segera ia gerakan penanya menulis sesuatu di sana.

.

O

.

Sebuah taksi berhenti di pusat perbelanjaan, sang penumpang keluar di sertai senyum manis, menyimpan tanganya di saku celana jeansnya. Kakinya yang berbalut boot itu keluar melangkah pergi masuk ke dalam pusat perbelanjaan.

Harum khas makanan tercium di indra penciumannya. Senyum kembali merekah di kedua bibirnya.

"London.."

Kakinya melangkah kembali, menyusuri jalan setapak kota london.

Entah mengapa dirinya begitu menyukai london.

Terlalu banyak kenangan yang tersimpan di dalamnya.

Tak jarang kakinya berhenti untuk masuk sebuah kios dan keluar membawa kantung belanjaan, entah itu berupa makanan atau pernak pernik.

Bibirnya bergumam sebuah lirik lagu, menikmati pemandangan yang di suguhkan.

Sungguh menyejukkan mata.

" Yo, nan ajikdo jeonhwa butdeulgo, neoui sajin humchyeobogo naseo sakjreul nureugo jeonhwahalkka gomine ppajigo sumi beokchan haruga da neo ttaemum"

Matanya melotot, langkah kakinya berhenti, reflek lagu rap yang ia tembangkan tadi berhenti, tangannya menjatuhkan semua barang belanjaannya.

"Hae~" segera ia punguti barang belanjaan yang ia bawa dan segera masuk ke cafe tersebut.

Krining

Bunyi lonceng di atas pintu cafe berbunyi.

Matanya berubah sayu, menyiratkan sebuah rasa yang tak bisa di jelaskan.

Meneguhkan hatinya dan segera melangkah mendekat.

Aka tetapi, langkahnya tiba-tiba berhenti, mencoba mengamati punggung kekar di depannya.

Tangannya menjulur ingin menyentuh pundak itu,

"Excusme sir.."

Namja yang hendak meraih punggung itu tersentak saat sebuah suara mengagetkannya.

Sontak namja yang di pangil Hae oleh namja yang kikuk si belakangnya tersebut menoleh, keduanya bertatap mata.

Lama, sampai akhirnya~

"Lee Hyukjae.."

.

O

.

"excusme sir.." barista itu kembali tersenyum, kembali menyuguhkan sebuah juice strawberry.

"Thanks.." lee hyukjae atau yang kita sering panggil eunhyuk tersenyum.

"jadi..?" donghae membuka suara setelah tadi serbincang dikit meminum coffenya.

Eunhyuk memandang donghae bingung, di sedotnya sedikit juicenya.

"magsudmu?" eunhyuk memutar mutar sedotannya bosan, apa ini perbincangan sahabat yang 5 tahun tidak bertemu?

"magsudku kenapa ku bisa di sisni?" tanya donghae penasaran

"liburan" padat, singkat dan jelas namja ini menjawab.

"eh btw kau ingat hari ini?" eunhyuk berhenti memutar mutarkan sedotannya.

"yah.. apa kita bisa bisa menyebutnya Anniversary Super Junior lagi ?" eunhyuk sedikit terkekeh, geli juga apa yang tadi ia ucapkan.

"17 tahun ya?" donghae tidak merespon apa yang eunhyuk kekehkan, terus menatap cangkir coffenya yang sekarang tidak dingin lagi.

"kita sudah tua" ucapnya menyedot kembali juice strawberry-nya.

"gaseumeuro neukkyuhboseyo" senandung donghae yang membuat eunhyuk mendongak menatapnya.

"nan uhlmamankeum geudaeane inneunji" lanjut eunhyuk meneruskan senandung donghae, pria bermata sayu itu tersenyum.

Tatapan mata mereka bertemu untuk kesekian kalinya.

"Geu ipsullo marhaeboseyo, oraejuhnbutuh nareul saranghaewaddago" duet mereka yang membuat harmonisasi reff lagu tersebut indah.

sedikit menjeda lirik terakhir, tersenyum penuh kelembutan

"marieyo" lanjut mereka dengan kekehan di akhirnya

.

O

.

TBC

Anyeohasseooooooo #lambai2

Lama tak update fic :^) yaa biasalah anak sma,, sibuknya gak ketulungan, di tabah lagi harus jaga 3 page!

Dan soal sekandal Kyuhyun punya pacar bikin saya galauuuu #pelukMing

OMG liburan berasa euuhh~~

Oia, Update-an Fic ini memperingati Ulang Tahun Emak tiri saya LEE SUNGMIN dan juga memperingati Ultah author ke, ke.. berapa ya?

Kk~

Lee sungmin kan 1 januari ya ulang tahunya, author tanggal 2 januari #Oplosan

Ada yang mau beri kado? Dari kecil belum pernah di kasih kado nih #pudung

Aaaaa kok jadi curcol ya~

Biarkan saya memperingati ulang tahun saya sendiri~

Kk~

Ada yang review?

Ayo dong, janagn patahkan semangat author!

Plisss :3 #puppy

Review minimal 5 ya ^^

Sudah yaaa paaiiiii ^^

Yesung Wife

26 Desember 2013