Summary: Dari dulu, Sakura sudah mencintai Sasuke. Tapi, ia tak tahu Sasuke mencintainya atau tidak. Naruto, Hinata, dan Tenten dengan senang hati membantunya mendapatkan Sasuke. Suatu hari, Sasuke dan Sakura terkurung dalam kelasnya sendiri. Bagaimana kisahnya? Nggak pandai bikin summary. Harap Maklummm

Ghost In Konoha City

Disclaimer: Masashi Kishimoto

Rated: T

Genre: Romance/Hurt/comfort/Horror

Pairing: Sasuke Uchiha/Sakura Haruno

Character: /Rock

Don't Like, Don't Read

Happy Reading^^

CHAPTER I

SAKURA P.O.V

Aku mengenalmu saat kita kelas X. Saat pandangan pertama, aku langsung jatuh hati padamu. Tapi apa kau juga begitu? Hai, perkenalkan, namaku Haruno Sakura, aku bersekolah di Konoha High School kelas XII. Hmm, kalian pasti bingung siapa orang yang kumaksud diatas itu. Namanya Uchiha Sasuke. Menurutku, ia orang yang pintar, jago bahasa inggris, dan tampan. Kyaaaa! Memikirkannya saja membuatku Blushing.

Aku belum pernah sekalipun berbicara secara langsung. Aku tidak berani berbicara dengannya secara langsung, aku malu! Tapi, yang membuatku sedih adalah, dia pacar sahabatku sendiri. Tapi, Hinata-chan dan Tenten-chan selalu menyemangatiku. Aku senang. Hehehe…

END SAKURA P.O.V

Sakura berjalan dengan gontai menuju meja makan. "Ohayoo, Sakura-chan. Kok lesu sih?" Tanya Haruno Mebuki. "Ohayoo Kaa-san. Aku tak apa kok. Lho? Mana Tou-san?" Tanya Sakura. "Lagi siap-siap diatas. Udah, kamu cepat sarapan." Kata Mebuki. Sakura pun mengangguk.

"Ohayoo Minna." Sapa Haruno Yamato. "Ohayoo, Tou-san." Kata Mebuki dan Sakura. "Kamu sudah selesai sarapan belum?" Tanya Yamato. "Sedikit lagi.." Ujar Sakura sambil mengunyanh makanan yang ada dimulutnya. "Selesai. Ayo berangkat, Tou-san!" kata Sakura bersemangat. "Hati-hati dijalan ya." Kata Mebuki. Yamato dan Sakura mengangguk. "Aku pergi dulu, Kaa-san." Kata Sakura.

DI SEKOLAH

"Ohayoo, Sakura-chan." Sapa Tenten didepan gerbang. "Ohayoo, Tenten-chan. Biasanya dengan Hinata-chan, mana dia?" tanya Sakura. "Nggak tau. Dia belum datang. Kita kekelas aja yuk!" Ajak Tenten. Sakura mengangguk. Saat diperjalanan kekelas, Sakura tidak sengaja melihat Sasuke. "Ehem, siapa disana itu?" Goda Tenten. "Ssst, diamlah." Kata Sakura. Tenten hanya ketawa-ketawa, apalagi saat melihat wajah Sakura memerah.

"Keren banget style-nya. I like it!" Puji Tenten. "Tenten!" Kata Sakura malu. "Ya deh. Aku diam…" Kata Tenten. Saat Sakura melihat Neji sedang menghampiri Sasuke, Sakura pun membalas menggoda Tenten. "Itu, yang disamping Sasuke-kun siapa?" Goda Sakura. Tenten sontak memerah. "A…aku nggak kenal!" Ujar Tenten gugup. "Terserah kamu aja deh. Yuk kekelas!" kata Sakura.

Saat Sakura berjalan menuju kelas, Sakura sedikit melirik Sasuke. Dan Sakura tiba-tiba memalingkan wajahnya malu karena Sasuke meliriknya balik.

DI KELAS

"Sakura-chan!" Teriak Ino. "Ino-chan, ada apa? Kayaknya lagi senang." Kata Sakura. "Sakura-chan, Sasuke-kun dan aku pacaran!" Kata Ino senang.

DEG

'Pacaran? Ini tidak mungkin!' Batin Sakura tak percaya. "Yang benar?" Tanya Sakura tidak percaya. Ino mengangguk senang. "Maaf baru memberitahukan padamu, Aku sudah 2 minggu berpacaran dengannya." Kata Ino. "Ooh, kalau gitu, selamat ya!" Kata Sakura sambil tersenyum palsu. "Iya…Sakura-chan, hari ini ada PR Matematika-kan?" tanya Ino. Sakura mengangguk. "Aku lihat PR-mu dong! Aku lupa, hehehe." Ujar Ino. Sakura mengeluarkan PR-nya. "Terima kasih, Sakura-chan. Kamu memang baik deh!" Kata Ino sambil mencubit pipi kanan Sakura. Sementara Sakura hanya diam.

Ino pun meninggalkan Sakura. Tenten datang menghampiri Sakura. "Sakura-chan?" Panggil Tenten lirih. "Eh, Tenten-chan. Kenapa?" Tanya Sakura seolah tidak terjadi apa-apa. "Apa kau baik-baik saja?" tanya Tenten. "Iya, aku baik-baik aja kok." Kata Sakura sambil tersenyum paksa. "Tentang berita itu?" Tanya Tenten khawatir. "Oh itu. Tak apa, aku tau Ino itu cantik. Jadi wajar saja jika Sasuke-kun menembaknya." Kata Sakura yang berusaha tegar. "Mana sih Hinata-chan? Lama banget datangnya!" Kata Sakura sambil mengalihkan pembicaraan.

"Aku disini!" Kata Hinata yang tiba-tiba muncul didepannya. "Waa, Hinata-chan!" Ketus Sakura sambil mengelus-elus dadanya. "Aku kan jadi kaget! Kalau aku jantungan bagaimana?" Ketus Sakura. "Ma….maaf. Sa…Sakura-chan, aku sudah dengar semuanya!" Kata Hinata. "Dengar apa?" Tanya Sakura pura-pura lupa. "Sakura-chan, aku tau kau pasti sakit hati kan?" Tanya Tenten. Sakura hanya menunduk.

"A…aku bisa ba..bantu Sa…Sakura-chan ka..kalau mau!" Tawar Hinata. "Mau bantu apa?" Tanya Tenten. "Bantu dekatin Sakura-chan dengan Sasuke-kun." Sakura sontak mengangkat kepalanya. "Jangan. Ino pacarnya, jika mereka putus hanya gara-gara aku, aku nanti disangka yang nggak-nggak." Tolak Sakura. "Tenang dulu, Sakura-chan. Maksudku dekat karena persahabatan aja kan tidak apa." Kata Hinata cepat-cepat menjelaskan. "Bagaimana caranya? Aku aja belum pernah berbicara dengannya. Kecuali lewat Facebook tentunya." Kata Sakura. "Tenang aja, Sakura-chan! Hinata-chan kan ada Neji-kun." Kata Tenten. "Benar juga. Hinata-chan, Naruto ada dibelakangmu!" Kata Sakura tiba-tiba.

Hinata pun menoleh kebelakang. "Sorry mengganggu." Kata Naruto sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. "Padahal aku ingin mengagetkan Hinata-hime, tapi Sakura-chan kasih tau sih!" Keluh Naruto. "Hehe, sorry!" Ujar Sakura sambil tertawa kecil. "Sakura-chan, siapa sih yang kamu sukai?" Tanya Naruto penasaran. "Sakura-can itu suka sama Sa…bhhh" Kata-kata Tenten terpotong karena Sakura tiba-tiba menutup mulutnya.

" 'Sa' siapa sih?" Tanya Naruto tambah penasaran. "Bukan siapa-siapa kok!" Kata Sakura kaku sambil mengibas-ibaskan tangannya.

"Hmmm, biar kutebak. Apa Sai?"

"Bukan!"

"Sasori?"

"Bukan!"

"Eng, Sakuri?"

"Heh, dia perempuan, bodoh!"

"Aaah, aku tahu! Sasuke, kan?"

"…."

"Kok diam sih? Benarkan, pasti Sasuke-teme!" Kata Naruto. "Bu…bukan kok!" Sanggah Sakura gugup. "Sa…Sakura-chan?" panggil Tenten. Sakura menoleh pada Tenten. "Bagaimana ini?" Bisik Tenten. Sakura hanya diam. "Sakura-chan, jangan bohong deh! Pasti Sasuke-teme kan? Aku janji nggak akan kasih tau siapa-siapa kok!" Kata Naruto. "Hhhh, janji ya!" Kata Sakura sambil mengancungkan kelingkingnya. Naruto mengangguk semangat. Hinata pun akhirnya angkat bicara.

"Sakura-chan, dia suka sama Sasuke-kun. Tapi, Sasuke-kun itu pacarnya Ino-chan." Cerita Hinata. "Hah? Yang benar? Ino pacaran dengan Teme? Kok dia nggak cerita sih sama aku?" Keluh Naruto. "Mana kami tahu! Kau dekat dengan Sasuke kan?" Tanya Tenten. Naruto mengangguk. "Mau nggak bantu Sakura-chan?" Tanya Tenten.

"Hah? Bantu apaan?" Tanya Sakura kaget. "Bantuin kamu dekatin Sasuke." Lanjut Tenten. "Ah, nggak usah!" Kata Sakura dengan wajah memerah. "Hmm, bantu dekatin ya? Aku mau bantu kok!" Kata Naruto tiba-tiba semangat. "Hei, lagi bicarain apa sih? Kayaknya serius. Ikutan dong!" Kata Ino yang tiba-tiba datang.

"Eh, Ino. Ini, kami sedang membicarakan…" Kata Naruto tiba-tiba terdiam. Seperti mencari alasan. "Kami sedang membicarakan tentang PR kok!" Lanjut Sakura. Tenten, Hinata, dan Naruto mengangguk. "Ooh, kirain bicarakan apaan! Yasudah, aku pergi dulu ya! Sasuke-kun sudah menungguku didepan kelas. Bye!" Kata Ino sambil berlari-lari kecil keluar kelas. Sakura langsung menunduk.

"Yang sabar saja ya, Sakura-chan!" Ujar Naruto sambil menepuk pelan pundak Sakura. Sakura hanya mengangguk pelan. "Yasudah, ayo kita ke kantin. Siapa tahu perasaanmu bisa sedikit santai." Ajak Tenten sambil menarik tangan Sakura dan Hinata. "Dah, Naruto!" Kata Tenten. "Dah!" Balas Naruto. 'Sebaiknya, kutanya Sasuke-teme!' Batin Naruto tegas. Naruto pun berjalan meninggalkan kelas.

TBC

A/N:

Hehehe, gimana?

Jelek kah?

Chap 1 ini, ku ambil dari kisah yang aku alami sendiri.

Kayaknya, Chap 2 nanti yang mulai ada Horror-nya.

Yah, didoain aja!

Jadi aku minta Review nya yaa!

Terima kasih ^^