Mine
Disclaimer: Naruto © Masashi Kishimoto, story's idea © Ravarion.
Rated : K+
Warning : Alternative Universe, almost Out-Of-Character, chibi chara-maybe, gaje.
Pair : Uchiha Sasuke – Uzumaki Naruto.
Genre : Humor / Romance
A/N: Dedicated for SasuNaru's Day.
-x-x-x-
ENJOY
-x-x-x-
Suatu hari, di TK Konoha Gakubo, terlihat empat anak kecil menarik kain baju seorang anak lainnya yang bertampang pasrah. Dengan celana putih dan baju biru tua disertai lambang Uchiha di belakang bajunya.
"Ceme halus main cama aku!" teriak anak berambut kuning dan dengan ganasnya menarik lengan baju panjang bagian kiri anak berbaju biru.
"Nggak! Cacuke-kun punya aku!" bentak anak perempuan berambut merah muda.
"Udah! Berisik! Otouto-chan harus pulang!"
Sedangkan orang yang dipanggil Ceme, Cacuke dan otouto-chan dalam keadaan yang menyedihkan, memilukan dan menyayat hati dan nyawanya siap diambil oleh malaikat Izrail, malaikat maut, reaper shinigami dan sejenisnya. Oke, ga selebay itu. Intinya, dia sedang meregang nyawa.
'Telepon 911!' batin Sasuke merana.
"Se... setop!" kata Sasuke sambil berusaha menarik lengan bajunya. "Apa? Sekop?" tanya Naruto, Sakura dan Itachi berbarengan. Mereka berpandangan dan Itachi bertanya.
"Otouto-chan mau sekop? Bentar! Aniki ambilin!" dan Itachi pun pergi menuju toko material, mengambil sekop.
"Ceme main cama aku ya..."
"Bukan! Cacuke punyaku!" teriak Sakura, ga nyambung sama kalimat Naruto.
"K... Kelop sudah pendelitaanku..." ucap Sasuke tersengal-sengal.
"Apa? Kenop pintu?" tanya Sakura dan Naruto bersamaan.
"Cacuke-kun mau pacang kenop pintu? Cakula bilang sama tou-chan dulu ya. Jaa ne!"
Sakura pun berhembus layaknya angin berlalu. *?*
"Yey! Ceme punya aku! Ayo main Tornado!" Sasuke terlonjak kaget, tapi mencoba kalem.
"Telus main Lolelkoster! Telus, telus, Pelang Bintang, Niagala-gala telus ke menala Hokage!" seru Naruto bersemangat.
'Gala-gala apanya, kamu yang nyali gala-gala!' batin Sasuke kesal, dan tangannya membenahi baju bagian pundak yang merosot akibat ditarik tiga makhluk beringas.
Lagian, kepala sekolah macam apa yang buat permainan seekstrim itu di TK?
Situasinya kini: Naruto masih ber-bacot-ria.
"Tidulan di bawah pohon aja, dobe," Sasuke menarik tangan Naruto menuju pohon.
"Tapi, tapi..." Naruto dipaksa duduk di bawah pohon. Sasuke di sebelahnya.
"Tapi..."
"Dobe," panggil Sasuke.
"Apa?" Naruto menatap Sasuke dengan pandangan bertanya.
"Nanti kalau sudah besal, menikah denganku ya?" kata Sasuke sambil menoleh ke arah lain.
"Pasti!" jawab Naruto asal tapi bersemangat, bahkan iya tak tahu maksudnya.
Tanpa tahu jawabannya itu membuat Sasuke mimisan bersama angan yang melanglang-buana.
-x-x-x-
Fin
-x-x-x-
(Listen To: Chemicals Collide – Boys Like Girls)
(Word Count: 444 words)
HAPPY SASUNARU DAY!
Oke, fic ini udah ada sejak setaun yang lalu. Saya buat pas bosen di kala Pra-MOS, sedangkan yang lain sibuk ngerjain soal Pra-MOS. -_-
Yang penting ini ada hints SasuNaru-nya, iya ga? (kagak!)
Baiklah, saya mau melindas lappie yang rusak dengan ga awesome.
Mind to Review? Per favore?
July 10th 2010
