Chapter 1

Title : Tournament Of Love

Author : Ruby Kim

Cast : Wu Yi Fan (Kris) X Huang Zi Tao (Tao)

Genre : Romance and School Life

Disclaimer : Cast bukan milik saya, cerita asli milik saya. Bertanggungjawab atas dirinya masing-masing. This story is pure fiction, nothing related to real life.

Length : Chaptered

Rated : T

Summary : Kris masih tak berani menyatakan cintanya pada Tao, Tao yang terlalu polos tidak pernah menyadari perasaan Kris. Sahabat mereka sampai gemas melihatnya. Sampai pada suatu kesempatan Kris tanpa sengaja mencium Tao. Apa yang akan terjadi? Apa mereka akan berpacaran atau Tao malah membenci Kris?

KrisTao is here! YAOI!

Warning : This story contains relationship between man and man (Boys X Boys). Do not read it if you do not like it. Please click back.

Author's Note : Annyeong! Aku kembali lagi dengan FF baru. FF ini sangat santai dan cuma punya konflik ringan. Aku selalu ingin mencoba jika Kris yang mengejar cinta Tao, kurasa FF ini memiliki momen sweet yang unik. Aku sedang mengerjakan FF selanjutnya yang lebih rumit, jadi ditunggu saja. Terimakasih! Hope you like it!

.

.

.

.

.

Terik matahari terasa membakar kulit para pemain basket yang tengah berlatih dilapangan.

Mereka terus menerus mengusap peluh yang membanjiri tubuh mereka.

Suara peluit yang nyaring menyelamatkan mereka, mereka bertepuk tangan dan berjalan ke pinggir lapangan.

"Latihan yang bagus hari ini, aku harap dipertandingan mendatang kalian bisa mempertahankannya" kata sang pelatih dengan nametag 'Choi Siwon' pada bajunya "Kris, bisa bicara sebentar" katanya pada namja tinggi berambut pirang mencolok. Namja yang dipanggil Kris itu menghampirinya dengan sebotol air mineral yang belum terlepas dari mulutnya.

Wu Yi Fan atau senang dipanggil Kris ini adalah pangeran sekolah, dia blasteran China-Kanada dan memiliki wajah tampan rupawan yang diidamkan semua namja disekolah internasional khusus namja ini.

Dia juga menjabat sebagai Kapten Basket, walaupun sifatnya yang dingin dan acuh layaknya para pangeran sekolah di komik, dia memiliki sifat yang tidak akan pernah kau sangka.

Seorang namja cantik berlari kearah mereka dan memberikan selembar kertas pada pelatih basket "Ini jadwal yang kau minta, pelatih" kata namja itu "Terimakasih Luhan" namja yang dipanggil Luhan itu mengangguk, dia memiliki nametag dan tertulis 'Xi Luhan, Manager'.

"Chanyeol kemarilah" panggil Luhan, namja tinggi lainnya menghampiri. Dia memiliki sifat yang bertolak belakang dengan Kris. Jika Kris dingin dan acuh maka Chanyeol hangat dan ceria. Layaknya Bulan dan Matahari. Walaupun terdengar aneh tapi mereka bersahabat sejak Sekolah Dasar.

"Jadi begini, aku diberitahu pihak sekolah akan ada renovasi di ruang ekskul wushu dan mereka memutuskan untuk sementara ekskul wushu akan berlatih dilapangan"

"APA?!" Chanyeol terlihat terkejut, Luhan sepertinya sudah mengetahuinya dan Kris biasa saja "Kita kan masuk final dipertandingan Musim Panas ini, kita sudah berlatih sambil dibakar hidup-hidup dan sekarang pihak sekolah mengacaukannya" kata Chanyeol emosi.

"Tenang dulu Chanyeol, pelatih belum selesai" kata Luhan "Pihak sekolah ingin kita bergantian dengan ekskul wushu atau kita bisa menggunakan setengah lapangan dengan mereka"

"Sampai kapan?" Kris angkat bicara "Sampai ruangan mereka selesai tentunya, mungkin tidak akan lama" jawab Siwon "Aku sudah mencocokkan jadwalnya dengan pelatih mereka, Zhoumi" kata Luhan.

"Beri kami salinannya, kudengar mereka juga ada pertandingan setelah kita" kata Kris "Ya, karenanya pihak sekolah memutuskan untuk membawa mereka kesini. Jika di ruang kelas atau ruang ekskul lainnya terlalu banyak barang dan tidak cukup"

"Kenapa tidak di lapangan sepak bola?" tanya Chanyeol "Apa kau bodoh? Lapangan sepak bola berumput, tidak diaspal seperti lapangan kita" jawab Luhan, dia memang terkenal galak berbeda jauh dengan parasnya yang cantik bahkan mengalahkan kecantikkan wanita.

Chanyeol hanya nyengir mendengarnya "Kau sudah selesai?" tanya Kris, Siwon mengangguk "Jangan lupa salinannya, kami akan bersiap pulang"

#Kris Side

Aku melangkahkan kakiku di koridor sekolah, setiap namja yang berpapasan denganku menyapaku dan aku hanya mengangguk. Terkadang menjadi terkenal sangat tidak menyenangkan.

Aku sampai disebuah ruangan bertuliskan 'Wushu' di pintunya, di dalam terdengar ribut. Aku mengetuk pintu dan ada yang menjawab dari dalam "Apa Tao ada?" tanyaku pada Zhoumi, pelatih wushu "Ada, kami sebentar lagi selesai. Aku akan memberitahu Tao kau menunggunya" jawab Zhoumi tersenyum "Terimakasih hyung"

Aku bersandar ke dinding menghadap pintu, mengeluarkan smartphone-ku dan mulai memainkannya.

Tao atau Huang Zi Tao adalah kungfu panda sekolah. Well... dia atlet wushu yang tengah aku tunggu sekarang.

Dia manis dan cantik.

Kantung matanya sangat menggemaskan seperti panda. Bibirnya mirip kucing dan berwarna peach juga hidung mancungnya yang lucu. Rambutnya hitam legam dan kulitnya kecoklatan. Dia punya pinggang yang kecil dan jari tangan yang lentik tapi tubuhnya cukup kekar.

Dia sangat manja, cengeng, polos dan keras kepala.

Kami sangat dekat, benar-benar dekat.

Ayah kami rekan kerja, waktu itu keluarga Huang datang ke rumahku. Memperkenalkan Tao yang satu tahun lebih muda dariku. Dan aku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama saat usiaku masih 14 tahun.

Sejak itu aku tak pernah jauh darinya, kami bersahabat -menurut Tao- dan selalu bersama. Aku sudah memberinya tanda-tanda yang lebih intim maksudku aku sudah memberi tanda aku mencintainya tapi karena dia benar-benar polos, Tao tidak menyadarinya.

Tapi aku sudah melangkah semakin dekat dengannya, kami sudah dalam tahap pendekatan.

#Author Side

"Kris ge!"

Kris melepaskan perhatiannya dari smartphone-nya dan tersenyum pada namja didepannya "Lama menungguku?" tanyanya "Tidak, aku baru datang" jawab Kris.

"Sudah dengar kabar tentang renovasi?" tanya Tao, Kris berjalan disampingnya dan mengangguk "Ya, Siwon baru mengatakannya"

"Aku sama sekali tidak mengerti dengan pihak sekolah, mereka merenovasi ruangan kami saat ada pertandingan" keluh Tao "Tapi setidaknya kita lebih mudah bertemu" Tao tertawa mendengarnya, tangannya meraih tangan Kris dan menggenggamnya "Zhoumi gege bilang pertandingan kami sesudah pertandingan basket" kata Tao.

"Lalu?" tanya Kris, dia tidak terlalu mengerti arah pembicaraan Tao "Aku akan menonton pertandingan gege dan gege juga harus menonton pertandinganku" jawab Tao, Kris tersenyum mendengarnya "Aku pasti datang menontonmu, Tao" Kris mengacak rambut Tao dan menariknya menuju motor Kris.

"Baekhyun hyung!"

Tao berlari kearah namja yang sedang bersama Chanyeol, namja cantik itu ikut berteriak dan memeluk Tao.

"Baby Panda, aku rindu sekali padamu" kata namja yang dipanggil Baekhyun tadi, kekasih Chanyeol itu mengusap rambut Tao dan menatap wajah Tao lekat-lekat.

"Kau semakin manis saja, Baby" katanya mencubit pipi Tao gemas "Aku ini tampan, hyung" rajuk Tao mempoutkan bibirnya "Aih... mana ada namja manis sepertimu tampan. Jika kau tampan, Kris tak akan mau denganmu" kata Baekhyun.

Tao menatapnya bingung sementara Kris memberi tanda silang dengan tangannya "Ah... lupakan saja, Kris mengantarmu pulang?" tanya Baekhyun mengalihkan pembicaraan.

"Setiap hari juga seperti itu gege" jawab Tao tersenyum "Ah... Chanyeol hyung, maaf aku tidak menyapamu" kata Tao menyadari kehadiran namja tampan yang sedang mempersiapkan motornya. Untuk sesaat mereka melupakan kedua namja tampan itu "Tidak apa-apa, aku sudah biasa. Lanjutkan saja" kata Chanyeol tertawa, Kris hanya tersenyum tipis.

"Bagaimana kemajuan hubungan kalian?" tanya Chanyeol berbisik, Kris menatap Tao dan Baekhyun yang masih mengobrol lalu tersenyum "Dia memegang tanganku"

"Yah... setidaknya ada peningkatan, semoga kalian cepat berpacaran" kata Chanyeol tak yakin "Tidak juga, pelan-pelan saja. Aku tidak mau memaksanya" balas Kris.

"Baekhyun membantumu semaksimal mungkin, begitupun dengan kami. Kami tahu kau akan menjaga Tao dengan baik dan kami ingin melihat kalian bahagia" kata Chanyeol "Terimakasih, aku sangat menghargainya" balas Kris "Yeolie! Sudah selesai?" tanya Baekhyun.

"Ya sayang, kita pulang" Chanyeol memberikan helm-nya pada Baekhyun "Oh tunggu sebentar" Baekhyun mendekati Kris dan berjinjit didekat telinganya.

"Aku rasa Tao menyukaimu juga Kris"

.

.

.

TBC

.

.

.

Mind to Review and Comment?

Please, Don't be a Silent Readers