Karakter dalam cerita ini berdasar manga/anime NARUTO yang dimiliki oleh Mashashi Kishimoto
Team order : most wanted
Chapter 1
Sebuah taksi melintas di jalanan kota konoha,jalan demi jalan telah di lewati,berbagai persimpangan juga telah di lalui tapi belum menunjukan kalau taksi itu akan sopir dari tadi terus melirik ke bangku penumpang dimana terdapat seorang pemuda dari penampilnya agak pirang acak_acakan dengan kaos putih yang di balut jaket hitam,celana jean yang juga hitam yang dikenakannya membuatnya semakin yang terus di hisapnya meskipun sang sopir telah memperingatkan agar tak merokok di dalam mobil nampak tak digubris lama kemudian taksi itu memasuki gerbang sebuah komplek perkantoran da berhenti di depan sebuah gedung.
"Tuan,anda sudah sampai" kata sang sopir" ini perkantoran kepolisian kota konoha "
"hmm..aku tahu " sambil mengulurkan uang kepada kemudian keluar dari taksi tersebut.
Dua orang petugas polisi sedang asyik mengobrol satu sama lain di pos petugas wanita dengan rambut berwarna lavender serta seorang petugas pria berambut hitam mengenakan kacamata..Obrolan mereka terhenti sesaat ketika melihat seorang pemuda melintas di hadapan mereka.
" Tunggu tuan " ujar petugas wanita tadi menghentikan langkah pemuda itu.
" Ya kenapa nona? " katanya angkuh
" Eh anu….S-Sebelum masuk ke dalam mohon tinggalkan tanda pengenal anda " kata petugas wanita itu agk gugup setelah.
Sementara itu petugas pria tadi hanya menatap pemuda yang umurnya tak jauh dari dirinya dari belakang meja pos menatap penuh kecurigaan terhadap pemuda itu,apalagi setelah kata-katanya yang sedikit kasar kepada temanya.
" Aku ingin menemui nona Tsunade "kata pemuda itu santai
" Maaf ,Nona Tsunade sedang ada rapat bersama Tuan Jiraiya dan Ketua Kakashi,jadi beliau tak bias diganggu sekarang " kata petugas wanita itu.
"Aku tak peduli,cepat panggilkan " kata pemuda itu dengan nada yang meninggi.
" hey,kau tak dengar apa katanya?Nona Tsunade sedang sibuk " kata petugas pria yang dating menghampiri mereka.
" huh munyusahkan,kalau begitu tolong beritahu beliau Rev mununggunya di pos jaga " katanya kesal.
"Hinata beritahu nona Tsunade sekarang,sebelum orang ini mengacau " kata petiugas pria tadi sambil mengulurkan sebuah telepon.
" Shi..Shino,baik sebentar " kata Hinata
Tsunade sedang memeriksa berkas laporan yang diterimanya dari kakashi dan lebih dari dua jam mereka ada di ruangan itu,atas permintaanya tak seorang pun diijinkan mememsuki ruangan tersebut karena ini merupakan pertemuan sangat rahasia yang hanya diketahui oleh mereka telepon berdering di ruangan itu,tetepi di acuhkan oleh berapa lama kemudian telepon kembali berdering yang membue Tsunade kesal.
" Halo di sini Tsunade " kata nya
" Maaf Hinata dari bagian bernama Rev ingi menemui anda sekarang " katanya dari balik telepon.
" …." Tsnade terdiam sejenak." Baiklah,suruh dia kesini sekarang "
" baik nona " kata Hinata kemudian meneyup teleponnya
" Sudah datang rupanya anak itu " Kata mengangguk pelan sementara Kakashi hanya tersenyum.
Task butuh waktu lama Rev sampai di ruangan Tsunade,dia disambut senyuman hangat oleh mereka bertiga yang sudah duduk diantara Kakashi dan Jiraiya sementara Tsunade duduk di bakik meja di depan mereka.
" Berita apa yang kau bawa kali ini? " Tanya Tsunade
" ini tentang Madara " kata Rev bertiga hanya diam mendengar perkataan nya." Menurut rencana dia akan bergerak dalam waktu satu bulan ke depan "
" Apa kau yakin?" Tanya Tsunade
" Begitulah setahuku..sampai saat ini tempatnya masih belum di tentukan,yang jelas dia akan bertransaksi dengan orang dari Mexico " kata Rev.
Rev kemudian melanjutkan penjelasanya kepda mereka persatu dari mereka melonytarkan pertanyaan kepadanya yang di jawabya tanpa berapa jam mereka melakukan pertemuan itu,dan tak seorangu anggota kepolisian konaha berani menggangguya.
" Menurutmu kita lakukan persiapan dari sekarang?" Tanya Kakashi.
" lebih cept lebih baik,ini kesempatan kita menangkap madara " kata Rev.
" Baiklah kalo begitu,ku rasa pertemuan ini kita akhiri dulu,perencanaan akan kita bahas di pertemuan mendatang " kata Tsunade kepada mereka bertiga.
Jiraiya dan Kakashi meninggalkan ruangan itu terlebih dahulu menyisakan Rev dan Tsunade di masih memberskan berkas berkas laporan yang tadi di periksanya sementara Rev kembali kembali menyalakan sebatang rokok sebelum keluer dari ruangan itu.
" tunggu " kata Tsunade menghentikan langkah Rev." Hati-hatilah kali ini,nampaknya ini menjadi semakin berbahaya "
" Tentu,kau jangan khawatir nenek " katanya dengan mengancungkan jempolnya lalu keluar dari ruangan itu.
#############################################
Hujan mengguyur kota Konoha pada siang harinya,Keramaian terlihat di Restoran tak begitu besar tetepi tempat itu terkenal karena masakanya yang sangat itu tak jauh dari Kantor kepolisian Konoha sehingga tak heran kalau banyak anggota kepolisian yang menyatap makan siang di salah satu sudut tempat itu terlihat lima orang anggota kepolisian konoha sedang asyik mengobrol setelah menghabiskan makanan mereka.
" sial " kata salah seorang polisi wanita.
" kau kenapa Sakura? Tanya polisi wanita berambut pirang.
"Eh Ino…..padahal kuharap hari ini cerah,kenapa jadi hujan seperti ini " kata Sakura
" menyusahkan…" gerutu polisi pria yang duduk di samping Ino.
" kau kenapa Shikamaru?apa kau terganggu gara gara hujan juga? Tanya Ino.
" Kau seperti tak kenal Shikamaru saja Ino?dalam situasi apapu dia akan berkata seperti itu " kata polisi pria lainya.
" Kiba benar Ino,jadi kau tak usah Hinata? Tanya Sakura sambil menoleh kepada Hinata yang duduk disamping Kiba sementara Sakura sendiri duduk di hanya tersenyum membuat KIba dan Sakura ikut heran melihat tingkah teman-temanya semenatara Shikamaru kembali berlima kemudian melnjutkn obrolan mereka.
PRANK….
Suara itu menggema ke seluruh restoran polisi pria terlihat memberdihkan tumpahan mie yang ada di bajunya,sementara seorang pemuda berambutr pirang terjatuh di hadapannya.
"Maaf,aku tak sengaja..." kata pria pirang itu.
"Maaf katamu,dasar bodoh.."
BUAK
Sebuah oukulan melayang diwajah si pirang,Polisi pria itu hanya menatapnya penuh masih mengepal dan darah masih membekas.
"Hentikan sasuke.." ucapan seorang wanita mengagetkanya." dia kan sudah minta maaf" Sakura bergegas menghampirinya bersama yang lainya.
"hei,kenapa berhenti.." ujar si pirang itu sinis," Apa kau takut dengan orang spertiku"
Mendengar perkataan si pirang tadi tanpa pikir panjjang Sasuke kembali melayangkan pukulan demi pukulan ke wajah si Lima orang temanya segera menghentikan aksi Sasuke yang menjadi perhantian orang di Restoran dan Kiba menahan Sasuke,Ino dan Hinata berdiri disamping mereka dengan ekspresi penuh keterkejutan sementara sakura bergegas menghampiri si pirang yang pelipis,hidung dan bibirnya mengeluarkan darah.
" Kau kenapa Sasuke?malu dilihat banyak orang" Tanya Kiba yang memegangi tangan Sasuke sementara Shikamaru menahan tubuhnya.
"Jadi sperti ini ya kelakuan kepolisisan Konoha?" tanya Si Pirang yang di bantu berdiri oleh Sakura
"Sebaiknya kau diam tuan,maaf kalau teman kami memukul anda juga tak sepantasnya berkata sperti itu" kata Shikamaru
"Maaf" ucap si pirang
Bersama Ino dan Kiba SAsuke kembali ke tempat duduknya,Shikmaru sendiri ersiri di hadapan si pirand dan Sakura sementara Hinata berdiri di belakang menatap dengan seksama orang itu,dia merasa pernah melihat orang ini tapi entah dimana dia pun bingung.
Si pirang terus menatap Skura yang Sedari tadi mengobati Lukanya,matanya terus memandang wajah sakura dengan intens membuat Sakura tersenyum malu,
" Sakura..." kata Si pirang pelan.
" maaf,kau bilang apa barusan?" tanya Sakura bingung karena dia tak begitu jelas mendengarnya.
"Ah tidak apa-apa.." katanya sambil tersenyum.
Mata mereka salimg curi pandang satu sama lain,dan ketika mata biru si pirang bertemu dengan mata emerald Sakura dunia seakan berhenti ada suara yang keluar dari mulut mereka hanya pandangan penuh kekaguman yang ditampakan.
" Kau tambah cantik Sakura,tak kusangka kita bisa bertemu lagi.." batin si masih memandang wajah Sakura.
" ah,mata ini...kenapa aku merasa pernah melihatnya,tapi dimana,kapan,kenapa aku tak jantungku berdetak sekencang ini?tak pernah terjadi sebelumya,siapa sebenarnya orang ini?" batin Sakura
Ehmm...
Suara itu membuyarkan momen itu,mereka berdua tersipu malu akan kejadian ini dan tak menyadari ada orang yang memperhatikanya.
" Kau sudah selesai Sakura?' tanya Shikamaru.
"eh,iya...tunggu sebentar" jawabnya kemudian kembali mengobati luka si pirang.
Shkamaru pun tak luput memandang si Pirang," kenapasepertinya aku mengenal orang ini? batinnya.
Ino,Kiba,dan sasuke menghampiri memandang si pirang dengan tatapan penuh emosi sebelum dia keluar dari restoran itu meninggalkan mereka.
" sakura,kalau sudah selesai cepat susuk ku tunggu di luar..." kata Ino menghampiri Sakura.
" baiklah" jawab sakura singkat.
Mereka lalukeluar dari restoran itu sementara sakura melanjutkan mengobati si pirang.
"Nah,sudah selesai.." kata sakura sambil Tersenyum.
"Terima kasih nona" kata si pirang tersenyum membalas senyuman sakura.
" sama-sama" jawab Sakura lalu meninggalkan si pirang menyusul teman-temanya yang sudah menuggunya di luar.
###############################
Si pirang masih menyantap makananya ketika handphonenya tiba-tiba Hp itu dari saku celananya.
" halo,ini Naruto ada apa Hidan?" tanyanya
"nanti malam ada pertemuan ditempat biasa,jangan sampai telat kalau kau tak ingin dihajar tuan Madara" kata Hidan dari balik telepon.
"baiklah,jangan khawatir" kata Naruto kemudian menutup teleponnya.
"ck,sial..." gerutunya
TO BE CONTINUED
CHAPTER PERTAMA udah selesai,,para ninja konoha berubah menjadi anggota kepolisian..hahaha…fic ini aku dapat inspirasi dari film yang di bintangi Leonardo Di Caprio dan Mat Damon….tapi hanya basic ceritanya ini butan asli dariku…karena fic pertamaku maaf kalau masih kacau and tolong reviewnya…
