Gara-Gara Tertidur

(Saint Seiya adalah hak cipta Masami Kurumada, Shueisha, dan Toei Animation)

Saat itu, di kelas 8-E, Seiya bermimpi bertemu dengan putri Saori di sebuah taman yang penuh dengan bunga bermekaran (sebenarnya, ia tertidur di kelas!). Saat ia bertemu dengan putri Saori, Seiya berlari sambil berkata, "Putri Saoriiiiiii!"

"Seiya!" sahutnya dengan gembira.

"Putri Saoriiiiiii!"

"Seiyaaaa,"

Mereka berdua saling berpelukan. Wajahnya Seiya memerah. Dasar, padahal pelajaran pertama sudah dimulai. Eh, dia malah keenakan tidur di kelas!

"Hari ini cerah sekali. Apa kau mau ke taman bersamaku, Putri Saori?" ajak Seiya

"Aku mau,"

Kemudian, mereka bersama menuju ke taman. Taman itu sangat indah dan asri. Banyak bunga bermekaran, sungainya bersih dan airnya jernih, tidak ada satupun sampah yang berserakan di rumput. Seiya dan Saori pergi ke padang yang penuh dengan bunga. "Seiya, lihat! Di seberang padang bunga ini ada sungai yang jernih sekali. Kita bermain-main disana, yuk!" ajak Saori

"Ayo!"

Di anak sungai tersebut, mereka bermain ciprat-cipratan. "Hore, kena!" teriak Seiya dengan girang

"Seiya, kau nakal sekali!" kata Saori sambil terciprat air oleh Seiya

"Ahahahaha,"

Setelah itu, mereka istirahat lagi di padang bunga tadi. "Kau tahu, Putri Saori? Aku...sangat mencintaimu,"

Ia mencium kening Putri Saori. Tapi sebenarnya, Seiya mencium...keningnya JABU!!!!(Benar-benar sangat konyol!)

"Heh, ngapain kamu nyium pipi kanan gua?" teriak Jabu sambil menepuk wajah Seiya dengan buku PS Matematikanya

"Waaaa, maafkan aku, Jabu!"

"Pokoknya, gak ada maaf buat lo!"

"Hei, ada apa ribut-ribut?" teriak Pak Tatsumi, guru Matematika kelas 8.

"Pak, Pak Tatsumi...," kata mereka berdua serempak.

"SEIYA! Kau tertidur di kelas lagi, ya?" bentak Pak Tatsumi kepada Seiya.

"I-iya, Pak!" jawab Seiya sambil gemetaran. "Saya...tertidur di kelas lagi,"

"Dan Jabu, mengapa kau teriak-teriak saat pelajaran?"

"Errr...," Jabu diam saja, karena ia sangat malu saat kejadian tadi. Gawat, kalau gua menjawabnya, pasti murid-murid lain menertawakan gua sama Seiya!

"Ayo jawab!"

"Saat dia tertidur, dia bermimpi bertemu seseorang, mungkin perempuan. Eh, tiba-tiba aja dia nyium wajah saya,"

"Ahahahaha," semua murid-murid kelas 8-E tertawa terbahak-bahak, kecuali Seiya dan Jabu. Mereka hanya diam bercampur rasa malu saat mereka ditertawakan murid-murid lainnya.

Karena tidak dapat menahan emosinya lagi, Pak Tatsumi pun marah dan menyuruh mereka berdua berdiri di luar kelas, "Eeeeeh, SEIYA! JABU! KALIAN KELUAR DAN BERDIRI DI DEPAN KELAS SAMPAI PULANG SEKOLAH!!!!!"

"Tapi, Pak...,"

"CEPAT KELUAAAAAAAAAARRRRRRRRRRR!!!"

"Woaaaaa, ampun, Pak!" mereka berdua ditendang oleh Pak Tatsumi keluar kelas.

BRUK! Setelah ditendang keluar, tubuh mereka mengerang kesakitan. "Ya ampuuun. Ternyata, Pak Tatsumi itu galak banget, ya!" kata Jabu

"Memang, Pak Tatsumi itu galak. Sekarang, aku nyadar atas kelakuanku selama ini. Dulu, aku pernah terlambat 3 kali dan diskors selama 1 minggu, lalu tidak pakai seragam sesuai hari yg telah ditentukan saja disuruh ngepel. Aku tidak ingin melanggar aturan sekolah lagi,"

"Syukurlah, kalau lo bilang begitu. Tapi janji, jangan melakukan pelanggaran lagi, ya!"

"Janji, dooooonk!" jawab Seiya sambil menepuk bahunya Jabu.

"Oya, gua penasaran dengan mimpi lo tadi. Lo ngimpiin siapa sih?" tanya Jabu penasaran. "Pasti bertemu dengan seorang cewek cantik, yaaaa? Siapa tuch?!?"

"Aaaah, Jabu! Aku jadi malu, nih!"

"Pokoknya jawab!!"

"Mmmm, aku bertemu dengan...Putri Saori,"

"APA? Dia kan my love! Enak aja lo ngambil pacar gua!!!"

"Habis, dia secantik Putri Salju! Hehehe,"

Sepulang sekolah, "Heh, Seiya!! Kalau lo ngambil my girlfriend lagi, awas lo yah!!!" teriak Jabu sambil berlari mengejar Seiya.

"Aaaah, aku tak peduli!" jawab Seiya sambil berlari. "Ayo cepat, nanti kita tertinggal bis, lho!" (Maklum, SMP-nya jauh dari Yacht House. Jadi, mereka naik bis jika pergi maupun pulang sekolah)

"Iya, iya!" jawab Jabu. "Heeeei, tungguin gua, donk!"

"Biarin, ah. Mendingan kamu ditinggalin aja!"

"Heh, kurang ajar lo, Seiya!"

"Aku hanya bercanda, kok!" jawab Seiya sambil tertawa kecil. "Ayo, sebentar lagi sampai di halte bis!"

"OK!"

TAMAT

(Kalau sudah dibaca, tolong review ke aku, ya! ^^)