Author : Yo minna-san!!! Balik lagi sama saya Si Rudi Rodriguez Si Author Tampan!!! Yes! Hari ini saya akan membawakan cerita yang berjudul, 'Ganteng-Ganteng Shinobi'. Pasti kalian udah kangen sayakan?! Hahaha!!! Dan gak lama-lama lagi, selamat membaca minna-san!!!

Disclamer : Naruto x HighSchool DXD.

Summary : Naruto, Sasuke, dan Sai, terlempar kedimensi lain, saat sparing, dan akan kah mereka berhasil mencari jalan untuk pulang kekonoha?

Genre : Romance, Adventure, Action Parody, Dll.

Rating : M.

Pair : Naruto x ...?, Sasuke x ...?, Sai x ...?

(Pemberitahuan! Naruto, Sasuke, dan Sai, yang The Last.)

Normal Pov.

Saat ini tokoh utama kita, sedang berada dikedai toko ramen paman teuchi, yang pastinya sedang memakan makanan, yang ia sebut makanan para dewa.

"Hei Naruto kau tidak merasa kenyang apa? Ini sudah 15 porsi ramen ukuran jumbo kau makan tau?"

Ujar sang pemilik kedai ramen yaitu paman teuchi, kepada pelanggan setianya yaitu Naruto.

"Aku baru pulang 'slurp' dari Amegakure habis 'slurp' menjalankan misi paman, sudah 'slurp' hampir seminggu aku disana, tapi 'slurp' tidak ada kedai ramen, jadi 'slurp' aku sekarang ingin makan ramen 'slurp' sepuas-puasnya!"

Ujar Naruto sambil menyedot mie ramennya.

"Tapi tidak sampai 15 ramen Naruto, bagaimana nanti kau sakit?"

Ujar Paman Teuchi khawatir.

"Tenang saja paman, lagi pula aku masih belum kenyang. Aku tambah 5 mangkuk lagi paman!"

Ujar Naruto dengan semangat 45.

"Hah~ baiklah 5 mangkuk ramen ukuran jumbo akan segera siap!"

Ujar paman teuchi, sambil membuat ramenya untuk Naruto.

"Hehehe!"

Tawa Naruto sambil menunjukan senyuman rubah andalanya.

Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki, yang memasuki kedai ramen tersebut. Naruto yang penasaran siapa orang memasuki, kedai Ramenpun, menoleh kebelakang.

"Sasuke, Sai?"

Ujar Naruto kepada 2 sahabat setimnya.

"Yo Naruto-kun."

Ujar Sai sambil memakai senyuman andalanya.

"Hn Dobe."

Ujar Sasuke yang tetap berwajah datar.

"Dasar kau Teme, aku sudah sopan memanggilmu dengan namamu, tapi kenapa kau masih memanggilku dengan sebutan itu?! Lagi pula sedang apa kau berada dikonoha, Bukanya kau sedang mengembara?"

Ujar Naruto kesal kepada sang Rival.

"Pertama aku sudah terbiasa memanggilmu dengan sebutan dobe, dan tidak boleh diganggu gugat. Kedua bukan urusanmu aku sedang mengembara atau sedang berada dikonoha."

Ujar Sasuke kalem sambil menarik bangku disebelah Sai.

(Duduknya Naruto dibagian kiri, Sasuke dibagian Kanan, Sai tepat ditengah-tengah mereka berdua).

"Apa?! Awas kau Teme!!!"

Ujar Naruto Geram kepada sang Rival.

"Sudah-sudah kalian berdua jangan bertengkar."

Ujar Sai yang meleraikan pertengkaran kedua sahabatnya.

"Untung saja ada Sai, kalau tidak awas Kau Teme!"

Ujar Naruto Masih kesal.

"Terserah Dobe."

Ujar Sasuke sambil menopang dagu dengan satu tangannya.

(karena yang kiri sudah tidak ada hehehe).

"Ohya Sai, bukanya kau ditugaskan ke suna, tapi kenapa kau masih ada disini?"

Ujar Naruto heran kepada teman pucatnya ini.

"Yamato-Taichou yang menggantikanku, karena misi ini, misi tingkat SS jadi para Anbu-Anbu pun ikut tangan dalam misi ini."

Ujar Sai yang masih tersenyum(Palsu).

"Oh! Memang misi apa sih sampai-sampai para anbu pun, ikut tangan?"

Ujar Naruto yang super duper penasaran.

"Aku juga tidak tau? Walau pun aku yang pertama diutuskan."

Ujar Sai yang masih tetap tersenyum(palsu).

"Yah... padahal aku sangat penasaran tadi..."

Ujar Naruto cemberut sambil meletakan kepalanya diatas menja.

Tiba-tiba Naruto mendapat sebuah ide.

"Ohya! Kita kan sekarang tidak ada pekerjaan. Bagaiman kita nanti habis makan Ramen, kita seppairing saja?! Sudah lama aku tidak seppairing!"

Ujar Naruto Semangat.

"Hm Boleh juga." Ujar Sai yang masih setia tersenyum.

"Hn Terserah."

Ujar Sasuke tetap datar.

"Makanan sudah siap!"

Ujar Paman Teuchi sambil menaruh 1 mangkuk ramen untuk Sasuke, dan 1 untuk Sai, dan 5 untuk Naruto hehehe.

Skip Time diHutan Kematian.

Saat ini dihutan kematian, Naruto, Sasuke, dan Sai, sedang berdiri diposisi masing, membentuk posisi segitiga.

"Baiklah, disparing ini kita melawan satu sama lain, dan peraturanya hanya tidak boleh membunuh. Dimengerti!"

Ujar Sai dan mereka menjawab...

"Dimengerti!!!"

Ujar Naruto dan Sasuke bersamaan.

Dan mereka bertiga mengangkat tangan kanan mereka, dan jari telunjuk dan jari tengah terangkat keatas.

"Baiklah Shinobi kumite... Hajime!!!"

Setelah mengucapksn kalimat tersebut, mereka bertiga memasang posisi siap tempur.

"Kagebunshin no jutsu!"

Ujar Naruto dan tiba-tiba dibelakangnya terdapat 2 bunshinnya.

Dan tiba-tiba 2 bunshin Naruto melempar beberapa kunai yang dilapisi chakra kearah Sai dan Sasuke.

"KaTon : Goryuudama no jutsu!"

Ujar Sasuke sambil mengeluarkan jurus kobaran api sama seperti mirip Madara.

"Ninpo : Shui Tsunami bhashi!"

Ujar Sai Sambil menumpahkan tintanya dan terjadilah Tsunami tinta berukuran sedang.

Buuummmm!!!

Terjadi benturan antar jutsu, dan mengakibatkan, ledakan yang lumayan dasyat.

Dan untungnya tadi mereka melompat keatas pohon, yang berukuran raksasa tersebut.

Sasuke dan Sai, yang pertama turun.

Dan tempat ledakan antar jutsu tersebut hanya menyisahkan kawah sedang, berdiameter 50 meter.

Dan kawasan yang tertutupi asap hitam, yan karena bercapur tinta. Memperlihatkan setengah badan Sasuke yang masih tertutupi asap, dan juga Sai.

Mereka berdua saling menatap, dan langsung saja mereka berdua berlari untung menyerang, dengan sigap Sasuke membuka Kusanagi dibalik punggungnya, dan Sai membuka pedang yang berada dibalik pundaknya.

TRANG!!!

Aduan antar sejatapun terdengar, dan menimbulkan bunyi nyaring yang tidak enak didengar.

TRANG!!! TRANG!!! TRANG!!! TRANG!!! TRANG!!!

Mereka berdua saling menyerang dengan senjata andalan mereka, sampai akhirnya Sai bersalto kebelakang, dan Sai menyiramkan tintanya kepedangnya.

"Ninpo : Dance Bhashi!!!"

Ujar Sai sambil menyabetkan pedangnya, secara asal dan keluarlah beberapa shockwave tinta, mengarah cepat kearah Sasuke.

Sasuke yang tidak mau terkena Shockwave tersebut, langsung saja mengaliri chakra listriknya, kekusanaginya dan menancapkanya ditanah.

"Chidori Nagashi!"

Ujar Sasuke tiba-tiba aliran listrik berdiameter 2 meter, melindungi Sasuke.

Dan shockwave tersebut saat mengenai jurus Sasuke terpental entah kemana.

Dan saat pelindung listrik Sasuke menghilang, langsung Saja Sai, berlari kearah Sasuke, dan langsung menyabetkan pedang, dengan sigap juga Sasuke mencabut pedangnya, yang tadi tertancap ditanah, dan langsung menahan serangan dari Sai.

TRANG!!!

Bunyi antar senjata tajam terdengar lagi, mereka berdua saling melempar tatapan tajam, tapi sepertinya mereka melupakan Sesuatu...

"Chou : Utakata Rasen Shuriken!!!"

Tiba-tiba Rasen Shuriken yang dilapisi chakra Sabun gelembung mengarah kearah mereka berdua.

Sasuke dan Sai yang tidak ingin, terkena rasen shuriken tersebut, langsung saja melompat tinggi-tinggi.

Buuuummmm!!!

Dan Rasen shuriken tersebut meledak, tapi yang anehnya tudak menimbulkan kawah. Namun...

Tap... Tap...

"Uwo! Owo! Uwo! (Bruk!) Ittai!"

Rintih Sai saat terjatuh karena menginjak sabun licin bekas rasen shuriken gelembung tersebut.

"Argh!!! Sabun?!"

Ujar dan rintih Sasuke, saat terjatuh dan tanganya menopang tubuhnya, dan tanganya merasakan cairan kental dan licin, yang diketahui adalah sabun.

"Hahaha!!! Akhirnya kalian terkena jurusku hahaha!!!"

Ujar Naruto yang dibalik kepulan asap, dan anginpun bertiup menghilangkan asap tersebut, dan memperlihatkan Naruto yang memakai mode kyuubinya.

"Kau pintar sekali Naruto, kau menyerang saat kami bertarung, dan menyiapkan jurus. Itu strategi yang lumayan pintar."

Ujar Sai yang berusaha berdiri dari sabun jurus Naruto.

"Perkataanmu lumayan tepat Sai, tapi strategiku bukanlah itu..."

ujar Naruto menyeringai.

Tap! Tap!

Tiba-tiba terlihat 2 bunshin Naruto, tepat dibelakang Sasuke, dan Sai, dan menyentuh pundak mereka berdua.

Booofff! Booofff!

Dan 2 bunshin Naruto langsung menghilang, meninggalkan kepulan asap putih.

"Strategiku yang sebenarnya adalah, pertama, aku mengunci pergerakan kalian dengan sabun, agar kalian tidak bisa berdiri. Kedua, kedua bunshinku tadi yang Menyentuh pundak kalian, kusuruh memberi tanda 'shuki fujjin' untuk memakai jurus 'Hiraishin shurikenku' kepada kalian."

Ujar Naruto dan mengagetkan duo SS, dan duo SS melihat pundak mereka yang tadi disentuh bunshin Naruto, dan terdapat tanda 'shuki fujjin' dipundak kanan mereka.

(Shuki Fujjinya sama kayak punya Minato).

"Jadi singkat kata, kau akan menyerang kami secara mendadak begitu?"

Ujar Sasuke yang berusaha berdiri Namun tetep tidak bisa.

"Perkataanmu juga lumayan tepat, Teme. Tapi... bukan seperti itu... aku tengah mempelajari jurus baruku, yang ku beri nama Hiraishin Shinra Tensei!"

Ujar Naruto dan itu menggagetkan Sasuke.

"Hiraishin Shinra Tensei?!"

Ujar Sasuke kaget.

"Ya sama halnya seperti jurus rinnegan milikmu, Teme. Tapi yang membedakan adalah... Shinra Tenseimu, gunanya adalah mendorong, atau menarik Gravitasi, dan juga ini beda juga dengan hiraishin biasa, yang hanya berpindah-pindah tempat dengan objek yang disentuh."

Ujar Naruto santai dan itu menambah kekagetan Sang bungsu Uchiha.

"Jadi singkat kata, kami yang akan berpindah ketempat kau, bukan kau berpindah ketempat kami begitu?!"

Ujar Sasuke mulai kesal.

"Tepat Sekali Sasuke Teme!!! Kau memang pintar. Tapi aku pernah memakai jurus ini kebarang dan itu lumayan berhasil, tapi kemanusia belumku coba."

Ujar Naruto sambil menggaruk-garuk belakang kepalanya.

"Jadi kami akan menjadi kelinci percobaanmu Naruto-kun? Tapi apa konsekuensinya, saat jurus ini tidak berhasil?" Tanya Sai yang dari tadi berdiam diri.

"Mungkin aku yang akan berpindah tempat kesana, atau salah satu organ tubuh kalian tertinggal?" Ujar Naruto santai dan membuat duo SS terkaget lagi.

"Apa?!!! Kalau itu sampai terjadi, akan dipastikan kepalamu akan lepas dari tubuhmu Naruto!!!" Ujar Sasuke mulai marah.

"Tenang saja, lagi pula aku pernah mencobanya, walaupun itu dibarang. Baiklah! Aku akan mencobanya kekalian! Jadi bersiap-siaplah. Hiraishin!!! Shinra Tensei!!!" Setelah mengucap kan jurus tersebut, Sasuke, dan Sai pun mengihilang, dan entah kenapa Naruto juga ikut menghilang.

CELAH DIMENSI.

Wuuussshh! Bruk!

"IITTAAII!!!"

Rintih Naruto, Sasuke, dan Sai, bersamaan saat terjatuh terduduk saat terkena jurus hiraishi shinra tensei milik Naruto.

Dan mereka bertiga membuka mata mereka, dan yang mereka lihat adalah langit yang berwarna hijau, dan ada beberapa robekan hitam dilangit tersebut, dan banyak bebatuan yang melayang.

"Kita ada dimana ini?"

Tanya Sai kepada dua sahabatnya.

"Hei!!! Dobe!!! Kau berteleportasi kita kemana hah?!!!"

Ujar Sasuke kesal sambil menarik kerah baju Naruto.

"A-aku juga ti-tidak tau Teme?! yang pasti ada aura yang tidak mengenakan, robekan besar disana."

Ujar Naruto sambil menunjuk, langit yang terdapat robekan dimensi yang sangat besar, dan memuntahkan seekor naga berukuran besar, berwarna merah, dan berotot.

"Hah! Ternyata ada beberapa manusia yang selamat dari robekan dimensi."

Ujar Naga tersebut sambil menghampiri trio NSS.

"Siapa kalian wahai manusia?!"

Ujar Naga tersebut, dan itu membuat Naruto kesal.

"Seharusnya aku yang bertanya kepadamu kadal merah!!! Kau ini siapa?! dan tempat apa ini?!!!"

Ujar Naruto sambil menunjuk-nunjuk wajah sang naga.

"HAHAHA!!! Ternyata ada manusia yang tidak takut denganku! Hebat sekali! Baiklah atas ucapan kagumku aku akan memperkenalkan diri... namaku Great Red, seekor naga, dan penjaga celah dimensi ini!"

Ujar Great Red sambil membusungkan dadanya kedepan untuk menyombongkan dirinya.

"Celah Dimensi?"

Celetuk Sai.

"Ya celah dimensi. Ditempat ini banyak orang datang dimensi lain kedimensi ini, namun mereka tidak kuat saat masuk kecelah dimensi dan akhirnya mereka mati. Tapi aku sangat tersanjung bahwa ada manusia seperti kalian yang selamat dari celah dimensi ini!"

Ujar Great Red sambil tersenyum.

"Bisakah kami kembali kedimensi kami lagi?!"

Ujar Sasuke setengah teriak.

"Bisa saja aku mengembalikan kedimensi kalian. Tapi aku mempunyai satu permintaan untuk kalian!"

Ujar Great red.

"Permintaan apa itu Red?!"

Tanya Naruto.

"Mendamaikan dimensi ini! Aku yakin kalian ini orang yang kuat, karena kalian bisa bertahan dari celah dimensi!"

Ujar Great red tegas.

"Memang dimensi ini sedang ada apa Red-san?"

Ujar Sai.

"Peperangan antar 3 faksi."

Ujar Great Red lagi.

"Cih! Didimensi seperti ini saja, masih ada peperangan!"

Ujar Naruto sambil mendecih.

"Peperangang antar 3 faksi, memang faksi apa saja yang berperang?"

Tanya Sasuke heran.

"Tenshin (Malaikat), Da-Tenshin (Malaikat Jatuh), dan Akuma (Iblis)."

"Apa?! Iblis dan malaikat saling berperang bagaimana mungkin?!"

Ujar Naruto Shock.

"Aku akan memberikan ingatan tentang dimensi ini!"

Ujar Great Red sambil mengarahkan jari telunjuknya, dan munculah sebuah cahaya, dan terbagi menjadi 3 mengarah kekepala Naruto, Sasuke, dan Sai dan masuklah cahaya tersebut kedalam kepala mereka.

Setelah beberapa menit mereka, diberi ingatan tentang dimensi ini, dan merekapun membuka mata dan mereka berekspresi sama yaitu, Shock, Kaget, Dan dibanjiri keringat dingin.

"Ti-tidak mu-mungkin... hah hah hah... kami-sama mati?!"

Ujar Naruto yang masih shock dan saking shocknya dia jatuh terduduk.

"Mungkin ini terdengar tidak mungkin, tapi ini lah kenyatannya."

Ujar Great Red turut bersedih.

"Bukanya kami tidak mau Red-san, tapi kami pernah mendamaikan dimensi kami, dan itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendamaikan dimensi kami tersebut, dan mungkin saja membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mendamaikan dimensi ini."

Ujar Sasuke Panjang lebar.

"Ya walaupun kalian sampai tua didimensi ini, dan selesai dengan urusan kalian didimensi ini, aku akan mengirim kalian kedimensi kalian, dengan umur yang sama saat kalian datang kemari!"

Ujar Great red sambil menyilangkan kedua tanganya.

"Baiklah kalau begitu kapan kita kedimensi tersebut?!"

Ujar Naruto mulai semangat.

"Baiklah aku akan mengirim kalian kedimensi tersebut. Tapi sebelum itu aku akan memberi kalian parther! LEGION! ELGION! ORION! Menghadaplah!"

Ujar Great Red sambil memanggil bawahanya.

(Disini naganya saya ambil dari fanfic orang lain, soalnya saya gak pandai buat nama, hehehe).

Dan datanglah 3 naga berbentuk dan berwarna berbeda, dan langsung membungkuk hormat kepada Great Red.

"Ada apa Great Red-Sama memenggil kami?!!!"

Ujar 3 ketiga Naga tersebut berbarengan.

"Aku memanggil kalian untuk menjadi parther ketiga pemuda ini!!!"

Ujar Great Red sambil menunjuk Trio NSS.

"Baik Great Red-Sama!!!"

Ujar Ketiga Naga tersebut sambil mengangguk hormat.

"Dan kalian 3 pemuda. Aku sudah memperkenalkan namaku, dan nama kalian belum?!"

Tanya Great Red.

"Oh! Namaku Uzumaki Naruto- Dattebayo!!!"

Ujar Naruto sambil tersenyum rubah.

"Hm, Uchiha Sasuke."

Ujar Sasuke yang berwajah datar.

"Sai, salam kenal semuanya!"

Ujar Sai sambil tersenyum palsu.

"Baiklah kalau begitu, aku akan menanamkan bawahanku ketubuh kalian."

Ujar Great Red dan mengagetkan Trio NSS.

"Legion harap maju! Naruto harap juga maju!"

Printah Great kepada Legion, Naga berwarna emas dan bersisik hitam, Bemata Biru, dan ekor sepanjang 12 meter.

"Naruto aku akan menanamkan Legion, kedalam dadamu! Dan bukalah bajumu!"

Perintah Great Red kepada Naruto.

"Baik!!!"

Ucap Naruto tegas.

"Oh Begitu, baiklah! Aku akan merubah Legion menjadi Sacred Gear jubah!"

Ujar Great Red Sambil membuat Legionmenjadi Sacred Gear untuk Naruto.

Skip Time

(langsung aja semuanya, kalo dideskripsiin panjang ceritanya).

Setelah Semua Selesai, Trio NSS melihat Sacred Gear mereka.

Sacred Gear Naruto, yang sudah tertanam Legion, didadanya terdapat kristal berwarna biru, dan memakai besi jubah berwarna emas, dan sudah hilang entah kemana.

Sacred Gear Sasuke, yang sudah Tertanam Elgion, dibelakang punggungnya terdapat sayap mekanik, berbesi hitam dan bersayap keristal berwarana merah.

(Sama kayak punya Vali, tapi berwarna hitam dan berbesi merah).

Sedangkan Sacred Gear Sai, yang sudah tertanam Orion, dikedua tanganya berubah menjadi tangan Naga, berwarna hitam, dan dipunggung tanganya terdapat kristal berwarna putih.

"Kalian tinggal aliri Kekuatan yang kalian sebut chakra, mengalirkan ke Sacred Gear kalian, dan Sacred Gear itu akan muncul sendiri. Dimengerti!!!"

Ujar Great Red kepada Trio NSS.

"Dimengerti!!!"

Ujar Trio NSS bersamaan.

"Kalau begitu aku akan membuatkan portal, yang akan membawa kalian kedimensi yang akan kalian damaikan!"

Ujar Great Red sambil membuat robekan dimensi, untuk dilewati Trio NSS.

"Apa kita akan bertemu lagi kadal?!"

Tanya Naruto kepada Great Red.

"Mungkin kita akan bertemu lagi saat kalian, sudah selesai mendamaikan dimensi Tersebut."

Ujar Great Red Sambil Tersenyum.

"Sayonara kadal/Red-san!"

Ujar Trio NSS bersamaan sambil melambaikan sebelah tangan mereka.

"Sayonara Minna!"

Ujar Red sambil melambaikan tanganya juga.

Dan langsung saja Naruto, Sasuke, Dan Sai memasuki robekan dimensi tersebut.

TBC...

Pemberitahuan!

Bio Data Sacred Gear Naruto, Sasuke, Dan Sai.

Legion Sacred Gear Naruto.

Legion adalah naga surgawi, berwarna emas dan hitam, dari pelanet ke-9 yang sudah lama hilang.

Kekuatan, Gravitasi dan Cahaya, Berbentuk sacred gear seperti jubah besi berwarna emas, dan terdapat kristal biru didadanya.

Saat Seacrednya berbunyi, akan mengeluarkan suara [Prime]

Elgion Sacred Gear Sasuke.

Elgion Adalah naga surgawi, berwarna hitam bersisik kuning, dari planet Mars dan tinggal digunung tertinggi, di planet Mars.

Kekuatan Listrik dan ledakan, Berbentuk sacred gear seperti sayap dibelakang punggunya, berbesi hitam, dan bersayap kristal berwarna merah.

Saat Seacrednya berbunyi, akan mengeluarkan suara [Drive]

Orion sacred gear Sai.

Orion adalah naga surgawi, berwarna hitam bersisik putih, dan tinggal digalaxy bima sakti.

Kekuatan Black Hole, White Hole, dan Es, berbentuk sacred gear seperti Tangan naga berwarna Hitam dan bersisik putih, Dan memiliki kristal berwarna putih dipunggung kedua tanganya.

Saat Seacrednya berbunyi, akan mengeluarkan suara [Froze].

To Be Continue...