Summary :

Hanya dirimu yang membuat jantungku berdebar. Hanya dirimu aku bisa merasakannya.

Jangan menghindariku, jangan pergi lagi.. Jangan.


Enno KimLee Presents

"Lovin' You"

Main Cast : YunJae

Slight : YooMin, YooSu, YunChul, SiChul

Rate : T+

Warn : BoyxBoy, romance, gaje, alur berantakan

Don't Like.. Don't Read..

No CoPas.. Okeh..


YunJae saling memiliki..

YunJae saling melengkapi..

YunJae punya orang tua, saudara-saudara mereka, cassie, serta shipper..

Dan cerita ini, murni milik saya!


Aku menatap lelaki itu yang sedang makan bersama sahabat-sahabatnya. Jarak tempat duduknya denganku berdiri cukup dekat, membuatku lebih jelas melihat senyumnya.

Senyum yang sangat kusukai..

Apa lagi jika ia mengeluarkan suara tawanya. Sungguh.. Suara yang mampu membuat hatiku bergetar.

Terkadang, ia akan menutup mulut dengan punggung tangannya ketika tertawa. Menggemaskan.. Sungguh.

Rambut hitam lurusnya..

Mata doe nya yang indah..

Kulitnya yang putih..

Pinggang rampingnya..

Bibir merah jambunya..

Semua yang ada pada dirinya.. Aku menyukainya.

Dia yang membuatku merasakan cinta yang bagi banyak orang tak lazim. Memberi kebahagiaan dalam hidupku. Kehadirannya memberi warna baru pada hidupku kini.

Ia menolehkan kepalanya ke kiri.. Saat itulah pandangan kami bertemu.

Ia beranjak dari duduknya dan menghampiriku. Menarik pergelangan tanganku dan membawa ke tempatnya bersama sahabatnya.

"annyeong Yunho hyung~" sapa lelaki bersurai ikal setelah meminum air mineralnya.

"ah, annyeong Changmin-ah.." ucapku setelah duduk di sampingnya. "ah dan juga Yoochun dan Junsu" aku menambahkan.

"kenapa kau berdiri disana Yunho-ah? Harusnya kau langsung saja duduk disini" ucap lelaki yang menarikku tadi.

"aku tadi hanya ingin melihatmu Jae, dan tak ingin mengganggu kalian" ucapku pada JaeJoong, lelaki yang menariku tadi.

"kau tidak mengganggu kami hyung.. Hanya membahas dosen tua yang membosankan, membuatku mengantuk saja" jawab Junsu sambil terkekeh.

"ya.. Su-ie, pelankan suaramu" seru lelaki di samping Junsu.

"tak apa Chunnie-ah.. Sekarang kantin ramai, mereka tak akan terganggu dengan suaraku" jawab Junsu pada lelaki itu, Yoochun.

Yoochun hanya memutar matanya dan mendecih "aku tak akan membantu mu jika Dosen Park memberi hukuman karna mendengar kau menyebutnya tua lagi".

"Sudahlah.. Jangan meributkan hal itu lagi" JaeJoong mencoba menghentikan ocehan temannya itu "Yunho-ah, maaf kan mereka nee" tambah JaeJoong seraya menolehkan kepalanya padaku yang menatap Yoochun dan Junsu yang masih berdebat.

"Yoochun hyung, lebih baik kau habiskan ramyun mu sebelum dingin" ucap Changmin yang dari tadi menatap Yoochun dan Junsu.

Yoochun mendesah, tapi ia dengan perlahan memakan ramyunnya.


Jung Yunho.. itu adalah namaku.

Aku kini tercatat sebagai mahasiswa tingkat 6 di Universitas Seoul jurusan seni. Seni koreografi tepatnya.

Kim JaeJoong.. itu nama kekasihku yang nanti akan menjadi Jung JaeJoong.

Saat ini, ia kuliah di tempatku dan mengambil jurusan seni musik. Ia adalah mahasiswa pindahan dari Jepang. Dan ia sahabat SMA ku sebelum menghilang dan akhirnya kembali.

Kembali untukku.. Memberi warna dan cahaya.

Tanpanya, aku merasa kosong..

Memberi perubahan dalam hidupku.

..flash back..

Seorang lelaki tampan keluar dari mobil audi hitamnya. Ia melangkahkan kaki masuk ke loby apartement kekasihnya.

Menampilkan senyuman yang membuat para wanita luluh dan beberapa lelaki terpesona.

Jung Yunho.. Di sukai semua orang.

Lelaki bermata kecil namun tajam itu menghentikan langkahnya ketika pintu lift yang tak jauh dari tempatnya mulai tertutup. Ia menautkan alisnya ketika orang yang berada dalam lift terlihat mirip kekasihnya dari siluet tubuhnya.

Surai hitam ikalnya, kulit putihnya, dan mendengar suaranya yang samar-samar.

'Heechul hyung…?' pikirnya.

'apakah benar itu Heechul hyung? Tapi mengapa terlihat mesra dengan lelaki itu?'.

Yunho menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan pikiran-pikiran tak jelas itu.

Lalu dengan perlahan mengambil handphone dari saku celananya.

"Yeobseo Chullie hyung.." ujar Yunho ketika telfon tersambung.

"….."

"apakah kau sudah pulang hyung? Aku ingin ke apartementmu"

"….."

"oh.. Anniya, tak apa hyung. Aku hanya merindukanmu"

"….."

"baiklah, besok saja kalau begitu"

Yunho membalikkan tubuhnya, melangkah kembali ke loby. Pulang..

'berarti yang tadi itu bukan Heechul hyung'

...

...

Suasana kampus siang ini cukup ramai, membuat laju mobil Yunho yang akan keluar agak pelan. Ia harus berhati-hati agar tidak menambrak mahasiswa lainnya.

Dengan laju mobil yang pelan, membuat Yunho bisa melihat-lihat aktivitas di sekelilingnya. Lagi.. Ia melihat siluet kekasihnya bermesraan dengan lelaki tegap bertubuh atletis. 'Siwon…?' pikirnya.

"Ah tidak mungkin, bagaimana bisa Siwon dan Heechul hyung dekat seperti itu. Mereka kan baru beberapa kali bertemu" ucap Yunho lirih.

Lagi.. Ia mengeluarkan handphonenya "yeobseo, Heechul hyung, kuliahmu sudah selesai belum? Aku ingin makan siang denganmu"

"….."

"ah baiklah, aku tunggu di depan kampus ya"

"….."

"baiklah, kalau begitu, sampai bertemu di cafe biasa 30 menit lagi"

'tumben sekali tidak mau di tunggu. Malah ingin bertemu langsung ditempat'

Yunho pun melajukan mobilnya lebih cepat ketika hampir dekat pintu keluar. Ia menuju cafe yang terletak 3 blok dari universitasnya. Dan harus menunggu 30 menit sebelum kedatangan Heechul, kekasihnya.

30 menit berlalu.. Tapi Heechul belum datang.

40 menit berlalu.. Heechul juga belum datang.

Belum sempat Yunho mengeluarkan handphonenya, benda itu sudah berdering.

..Heechullie hyung's calling..

"Yunho-ah.. Kau dimana? Aku sudah sampai" ujar Heechul.

"aku sudah di dalam hyung.. Duduk dekat jendela yang di sudut ruang. Tak jauh dari toilet" jelas Yunho.

"ah baiklah, aku segera kesana" ucap Heechul.

Yunho terkekeh.. Kekasihnya itu selalu menutup sambungan lebih dulu.

Yunho mengangkat kepalanya ketika ia sedang melihat menu. Ia sedikit menaikkan alisnya ketika melihat orang yang bersama Heechul.

"Siwon.." ucap Yunho.

Siwon hanya tersenyum kikuk "ahh Yunho hyung, maaf jika aku mengganggu waktu kalian" ucapnya sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.

"sudah kubilang tak apa Siwon, sekalian sebagai terima kasihku karna kau mengantarku" jelas Heechul.

Yunho yang tadinya diam, segera mempersilahkan mereka duduk. Ia menggeser kursi disampingnya untuk Heechul. Sedangkan Siwon duduk di hadapan mereka.

"kenapa bisa Siwon mengantarmu hyung? Mobilmu kenapa?" tanya Yunho pada Heechul.

"mobilku tak bisa menyala Yunho, dan ketika aku keluar untuk melihat, Siwon yang ada di parkiran pun langsung menawarkan bantuan. Tapi karna aku sudah terlambat, jadi aku memintanya mengantarkanku, dan aku sudah menelfon bengkel langganan untuk mengambil mobilku" jelas Heechul.

"ah begitu, terima kasih Siwon-ah" ucap Yunho.

"tak apa hyung, lagi pula sekalian aku pulang, jadi tak apa jika sekalian mengantar Heechul hyung" jawab Siwon.

...

...

Hubungan Yunho dan Heechul yang selama 1 tahun kemarin baik-baik saja, semenjak 3 bulan lalu mulai terlihat berubah.

Heechul yang dulu suka minta antar-jemput Yunho, kini lebih suka memakai mobilnya sendiri.

Heechul yang dulu suka minta ditemani shopping dan ke salon, kini lebih suka pergi sendiri.

Kini mereka hanya bersama ketika makan siang saja, itupun dengan Heechul yang kadang datang terlambat. 5 menit, 10 menit, bahkan pernah 30 menit.

Bahkan Siwon yang suka menemaninya ke club malam pun, belakangan ini jarang bisa. Walaupun mereka hanya berbincang dan meminum sedikit wine. Hanya sekedar bersenang-senang.

Dan sudah beberapa kali juga, ia seperti melihat Siwon dan Heechul bersama. 'Apakah yang di lift dan parkiran waktu itu juga mereka?' pikir Yunho.

Yunho mulai berpikir Siwon dan Heechul punya hubungan, tapi ia tak punya bukti. Selama ini, mereka tak menunjukkan sikap aneh ketika bersama.

Hanya ketika 2 minggu yang lalu, Siwon kembali mengantar Heechul yang ada janji makan siang dengan Yunho. Itu dikarenakan ban mobilnya bocor dan ia tak membawa gantinya.

Waktu semakin berlalu.. Dan kebenaran perlahan terungkap.

Yunho yang sedang menemani ummanya membeli bahan makanan di supermarket terkenal, melihat Siwon dan Heechul mendorong trolly bersama.

Ketika Yunho mengajak Siwon ke pub biasa, ia beralasan ada tugas yang harus di kumpul besok. Maka dari itu, Yunho memutuskan pergi ke taman kota. Tapi ternyata Siwon dan Heechul berada di cafe favorit Heechul yang tak jauh dari taman kota.

Saat Yunho datang ke apartment Heechul tanpa mengabarinya, ia yang baru tiba di lantai 8, tesenyum kecut melihat Siwon dan Heechul sedang berciuman di depan pintu kamar Heechul.

...

...

Kini Yunho, Siwon dan Heechul sedang menghabiskan waktu di taman kampus. Mereka terlihat asik dengan dunianya, tertawa melupakan kehadiran Yunho. Lalu Yunho dengan tiba-tiba melontarkan ucapan yang membuat Siwon dan Heechul menghentikan tawa mereka.

"kalian terlihat seperti sepasang kekasih, dan aku sebagai penonton. Padahal aku dan Heechul hyung yang pasangan kekasih" ucap Yunho.

"ah.. Mian Yunho. Aku hanya setuju dengan ucapan Siwonnie tentang Dosen Shin itu. Walau sudah berumur, tapi semangatnya mengalahkan atlit" ucap Heechul tanpa sadar memanggil Siwon dengan Siwonnie.

Siwon yang sadar akan panggilan Heechul, seketika terdiam. Ia takut jika Yunho menyadarinya. Tapi ia lega ketika Yunho tak menyinggungnya.

Tanpa mereka sadari, Jung Yunho mengepalkan kedua tangannya dibawah meja.

Ia sadar.. Sadar jika ternyata Siwon teman sejak pertama kali kuliah berhubungan dengan Heechul kekasihnya.

Siwon yang merasa tak enak dengan Heechul yang memintanya melanjutkan obrolan mereka tadi, pamit sebentar ke toilet.

Yunho terdiam kemudian berdeham..

"Heechullie hyung, mengapa kau terlihat menghindariku belakangan ini?" ucap Yunho to the point.

Heechul yang duduk di seberang Yunho mendudukkan tegak badannya karna tadi menyandar. "mengindarimu? Anni.. Aku hanya ingin berubah. Kau tau, aku merasa malu jika harus selalu bermanja-manja. Bagaimanapun juga, aku lebih tua darimu Yunho-ah" jawab Heechul.

"tapi aku suka kau bermanja padaku hyung" ujar Yunho.

Heechul terkekeh.. Ia beranjak dari duduknya dan duduk di pangkuan Yunho.

"kau suka jika aku manja seperti ini, hmm" ucap Heechul seraya lengan kiri melingkar di leher Yunho, dan tangan kanannya mengelus dada bidang Yunho.

"hmm aku suka kau yang seperti ini hyung.. Naughty chullie" ucap Yunho langsung mencium bibir Heechul.

Tak hanya itu, ia juga menjilat, menghisap bahkan menggigit bibirnya membuat Heechul memekik. Ia lalu memukul dada Yunho dan turun dari pangkuannya. Yunho lalu membersihkan saliva di sudut bibir Heechul.

Tanpa Heechul sadari, Yunho sedang menyeringai ketika ia lihat Siwon berdiri di balik pohon sambil mengepalkan kedua tangannya. Dan berjalan menjauh. Pulang mungkin?

Yunho tak peduli..

Heechul adalah miliknya. Tak akan dibiarkan jika orang lain ingin merebutnya.

Kini.. Rasa cintanya berubah menjadi rasa ingin memiliki.

...

...

Yunho yang dulu hanya sekedar mengecup bibir Heechul, kini menginginkan lebih.

Semua berubah ketika sekali lagi ia melihat Siwon dan Heechul berciuman ala french kiss di toilet kampus yang sepi.

Ia melihat bagaimana Heechul mendesah ketika Siwon menghisap bibir bawahnya dengan kasar.

Tangan Siwon yang masuk ke dalam kaos merah Heechul.

Bagaimana eratnya Heechul mengaitkan kakinya di pinggang Siwon.

Bagaimana Heechul mendesahkan nama Siwon ketika ia membuat butterfly kiss di dada putihnya yang terekspos ketika kaosnya tersingkap.

Yunho marah.. Selama ini, ia tak pernah melakukan itu pada Heechul. Ia ingin hubungan ini berdasar cinta, bukan nafsu.

Tapi kini ia sangat ingin mendengar Heechul mendesahkan namanya. Ingin melumat kasar bibir merah Heechul.

Cukup.. Ia tak tahan melihat pemandangan itu. Yunho pun berbalik, pergi..

Dan tanpa ia ketahui, Siwon menyeringai melihat muka merah Yunho yang menahan emosi.

...

...

1 bulan berlalu setelah kejadian di toilet.. Hubungan Yunho dan Heechul kembali sedikit menghangat. Tapi kini hubungan Yunho dan Siwon yang sedikit "dingin".

Kini Yunho dan Heechul sedang berada di dalam mobilnya, siap mengantar Heechul ke apartementnya.

"Yunho-ah, kau ada masalah dengan Siwon yah? Ku lihat, akhir-akhir ini kalian jarang bersama" tanya Heechul ketika ia ingat tadi Yunho hanya melewati Siwon yang berjalan berlawanan arah dengannya.

"tidak.. kami tidak apa-apa, hanya bosan saja" ujar Yunho.

"hemm.. aku mengerti. Ahh bisakah nanti kau mampir ke supermarket di perempatan jalan itu Yunho? Aku ingin membeli sesuatu" ucap Heechul.

Yunho menghentikan mobilnya ketika sampai di supermarket itu. Ia tunggu di mobil, sementara Heechul masuk dengan membawa dompetnya saja. Yunho mengalihkan pandangannya pada tas yang di tinggalkan Heechul, dan dengan rasa penasarannya, ia membuka handphone Heechul.

Yunho tersenyum kecut..

Ia melihat daftar panggilan telfon dari Siwon, sms Siwon, selca bersama Siwon.

Semua jelas.. Yunho segera memasukkan handphone itu ke dalam tas, sebelum Heechul memergoki membuka barang pribadinya diam-diam.

'jadi benar kau bermain di belakangku hyung? Kita lihat nanti, kau akan jadi milikku, bukan milik Siwon'

Yunho mendudukkan dirinya di sofa besar di ruang tengah apartement Heechul. Sedangkan Heechul berjalan ke dapur utuk mengambil minuman.

Heechul menyerahkan teh hangat pada Yunho yang sudah terduduk di meja makan. Lalu ia pamit untuk ke kamar.

Heechul menghubungi Siwon diam-diam. Ia tak mau jika kelakuannya diketahui Yunho.

"Siwonnie~" ujar Heechul ketika telfon tersambung.

Disisi lain, Yunho yang ingin pamit pulang, mengurungkan niatnya mengetok pintu. Ia berjalan menjauh dari kamar dan mengeluarkan handphonenya "yeobseo appa.. Sepertinya aku akan terlambat pulang. Yaa tidak usah, kalian makan saja dahulu. Tidak akan lama koq. Oke appa" Yunho mematikan telfonnya dan kembali ingin mendengar percakapan Heechul dan Siwon.

"mungkin sekarang Wonnie~ aku tak mau berpura-pura lagi" ucapan Heechul membuat Yunho mengatupkan rahangnya kuat-kuat.

"….."

'jadi selama ini, kau hanya pura-pura hyung? That's good, aku tertipu'

"aku tak mau Yunho mengetahuinya, aku tak mau dia tau jika aku mencintaimu. Kau juga sudah merasakannya bukan? Yunho sepertinya mulai curiga" ujar Heechul.

"….."

"tidak.. Untuk apa kau datang? Aku akan menyelesaikannya sendiri Siwon. Kau tak percaya padaku huh? Yasudah.." Heechul memutus sambungan telfon nya dan beranjak ke kamar mandi.

Perlahan Yunho membuka pintu kamar Heechul. Sekali lagi ia melihat, betapa jauhnya hubungan Siwon dan Heechul.

Di meja nakas itu, ada sebuah pigura berisi foto Heechul dan Siwon duduk berdampingan, betelanjang dada dan terselubung selimut menutupi bahu mereka. Dan tentu saja terdapat butterfly kiss di dada, tulang selangka dan leher Heechul.

'jadi hubungan kalian sudah sejauh ini hyung? Pantas kau tak mau jika aku mulai menyentuhmu'

Perlahan Yunho menutup pintu dan berjalan ke ruang tengah.

Tak beberapa lama, Heechul pun keluar dengan kaos lengan panjang dengan leher tinggi dan celana kaos panjang.

"kau sakit hyung? Kenapa berpakaian seperti itu?" tanya Yunho heran.

"tidak, aku baik-baik saja. Hanya piyama tidurku masih di laundry, belum sempat ku ambil" jawab Heechul.

"kemarilah hyung, ada yang ingin ku tanyakan" ucap Yunho menegakkan tubuhnya.

Heechul menautkan kedua alisnya, heran.. Tapi ia tetap berjalan ke arah Yunho dan duduk disampingnya.

"ada apa Yunho-ah.." tanya Heechul.

"kau tau kan jika aku mencintaimu hyung? Dan aku berencana menikahimu" ucap Yunho tenang. Sedangkan Heechul melebarkan kedua matanya.

"jangan bercanda Yunho, hubungan kita baru dimulai. Baru 1 tahun lebih, aku belum siap"

"belum siap, atau tak mau hyung?"

"maksudmu Yun? Aku tak mengerti"

"kau mengerti maksudku hyung. Jangan pura-pura lagi" ucap Yunho dengan nada mulai tinggi.

"pura-pura bagaimana? Oh bicaralah yang jelas Yunho, jangan berputar-putar"

Perlahan Yunho menindih tubuh Heechul yang di balas dengan rontaan.

"bangun Yunho, lebih baik kau pulang. Aku lelah, mau istirahat"

"mau istirahat karna lelah, atau istirahat mengumpulkan tenaga untuk bercumbu, ahh tidak.. untuk bercinta dengan Siwonnie huh?" tanya Yunho to the point.

"ber.. bercinta? Dengan Si.. Siwonnie?" ucap Heechul gugup.

'apakah ia sudah tau semua? Ahh ini mungkin akan lebìh mudah' pikir Heechul.

"ya, dan kaos ini.." Yunho menyingkap kaos Heechul sampai dada "wah.. Aku saja tak pernah membuatnya hyung, kau sungguh nakal huh"

"bangun Yunho.. Akan ku jelaskan"

"tidak akan, aku juga ingin mencobanya hyung. Melihat Siwon waktu itu, seperti ia sangat menikmatinya" ucap Yunho. Dan sebelum Heechul mengeluarkan suaranya, bibirnya di bungkam bibir Yunho.

Yunho mencium Heechul dengan kasar. Ia mengapit kedua kaki Heechul yang meronta-ronta, serta mencengkram kedua tangan Heechul di atas kepalanya. Sedangkan tangan Yunho yang bebas, berusaha membuka ziper celana Heechul.

Heechul menutup matanya erat-erat, ia tak menyangka jika Yunho yang selama ini tak pernah kasar, malam ini berubah menjadi liar, beringas.

Yunho berhasil membuka zipernya dan perlahan membuka celananya hingga selutut. Dan kini, bibirnya beralih ke rahang, leher dan dada Heechul. Mengecap di setiap tempat yang di lewati lidah Yunho.

Heechul mengerang tertahan..

"mendesah lah hyung.. Aku ingin mendengar desahanmu"

Heechul menggelengkan kepalanya serta menggigit bibir bawahnya. Ia berusaha agar tak mendesah. Ia takut jika desahannya menyebut nama lain yang telah memberi kenikmatan tak terhingga.

"Siwonnie~"

To be continued…?

Annyeong..

Daku kembali membawa YunJae.

Dan beneran deh.. Liat Yunho di SMTown kmarin tuh rasanya ughh Amazing.

Walau doi lagi sakit dan muka lesu pas Conpress, tapi saat perform tuh ga ada muka sakit!

Yang ada muka Ganteng dan dance yang powerfull. Si ChangMin apa lagi, kasian liat doi yang keringetan gitu tapi tetep bisa teriak dengan semangat.

Ahh pokoknya DAEBAK dah tuh si HoMin.

Apalagi klo berlima tuh, pasti lebih mengesankan. Berharap jika mereka kembali berlima lagi #AlwaysKeepTheFaith

Apa lagi ada YJS yang bawa papan bertulisan YunJae, kkk~

YunJae is Real..!

Ahh sekian cuap-cuap dari saya..

Ini 2shoot yah.. Kalo berkenan, saya lanjutin, klo engga ya tetep lanjut, secara saya suka banget dengan mereka gitu ^^

Gimme your review…?