"Lima… empat… tiga… dua…"

.

.

"Sa…"

"tu….."

'Bismillah…."

.

.

"BAEKHYUNI GELIS INDRASWARI OH REMBULAN KU, MAUKAH ENGKAU MENJADI KEKASIH HATI DARI SEORANG TAMPAN CHANYEOL PAMUNGKAS BAGASKARA WAHAI REMBULANKU?"

'MAMPUSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS'

Sosok Baekhyun yang lagi santai menenggak yakult favoritnya keselek seketika. Mukanya merah kayak pantat bayi tantenya yang masih 1 bulan. Backsound cie cie dari satu kantin menggema aselole(?).

"TERIMA, TERIMA, TERIMA!" lah jubaedah banget dah anak satu kantin berasa lagi nyuport di stadion mandala krida, auto bonex rasanya mereka.

'FAGH, ANJIR, BANGSAT! ELO SIAPA AJA GUE KAGAK KENAL ASAL MAIN NEMBAK GUE NJINGGG!' yuyun pengen nelen botol yakult saking keselnya.

Chanyeol masih dengan pose gantengnya dihadapan mbak yuyun. Dia bertekuk lutut dengan tangannya menyodorkan satu tangkai bunga kamboja yang 5 menit tadi dia ambil dari halaman depan kelas nya. Mas cahnyeol ini natap mbak yuyun harap-harap cemas. TAKUT DITOLAKKK PERMISAAAAAAH .

Baekhyun rasanya pengen nyungsep di tanah liat aja katanya. Mbak yuyun tuh gakuaaat diginiinnn dasar genter berjalaaaaan!

Mbak yuyun berdiri, bangkit dari tempat duduk nya, tiba-tiba semua diem. Hening. Mbak yuyun tambah bingung, dikiranya si yuyun mau jawab gitu ya jadinya semuanya khidmat mau dengerin suara lembut dari si yuyun. Chanyeol deg-deg an , keringet sebiji terong berkucuran dari kening jenongnya.

"yun…" sebuah suara ngebass ganteng memecah keheningan, memecah mangkuk soto punya mbak lastri , memecah gelas cendol punya mang ujang, dan satu lagi memecah hatinya seorang Chanyeol pamungkas bagaskara, HELEEEEEEH

Chanyeol langsung noleh kearah suara yang udah memecah hatinya barusan tadi.

Sosok laki-laki dengan KEGENTERAN yang serupa dengannya yang sangat ia kenal yang tak lain ia adalah IPAN aka Yifan Nurrochdim Indrasaputra, sobat blangsak nya dari jaman masih bayi itu berdiri di depan pintu kantin sana.

BANGSAT HEULA! Si Ipan ngapain disana manggil si yuyun?

Yuyun sumringah berasa ada pangeran berkuda yang mau nolongin dia. Yuyun dengan polosnya berlari menghampiri , BAHKAN MEMELUK si ipan dan menghiraukan si chanyeol yang mengo dengan tampang goblog nya.

"ABAAAAANG TOLONGIN YUYUN! ITU ADA GENTER BERJALAN KAYAK ABANG MASA NEMBAK YUYUN, MANA YUYUN SAMPE KESELEK YAKULT TADI. YUYUN KENAL TUH GENTER AJA ENGGAK, ASAL NEMBAK AJA!" lapor yuyun pada ipan.

KRATAK DAH BUSET HATINYA SI CHANYEOL. Udah jadi butiran debu cuy. Kok si yuyun manggil ipan 'abang' sih? Mereka pacaran?

Gila

Edeun

Hahaha

Mampus bangsat

Gimana yeol?

Udah potek belum njing?

Ha

Ha

Hahahahaha.

"genter afrika, monyet Zimbabwe, ketek jerapah, demi apa lu ngapain yuyun kesayangan gue bangsat?" GEMBIRALOKA NYA IPAN JEBOL SAUDARA-SAUDARAAAAAH

FAGH!

Dia bilang apa tadi?

Genter afrika? Monyet zimbabwa? Ketek jerapah? Bukan! Bukan itu masalahnya bangsaaaaattt!

Kalo gak salah denger tadi si ipan bilang 'yuyun kesayangan gue'?

Chanyeol tambah mengo aseli.

HARUSNYA KAN GUE YANG NGAMUK DASAR TIANG BANGUNAN!

.

.

.

.

COOMING SOON!

.

SPECIAL FF

After a long hiatus!

.

-Kim Se In present-

.

.

KUNANTI KAU DENGAN BISMILLAH

.

.

.

.

NOTES FROM AUTHOR:

Long time no see!

After a long hiatus, kembali lagi hati ini tergerak untuk menulis fanfic, wkwk

Gaje ya ff nya? Wkwk memang. Maaf kan sayaaaaa yang tanpa dosa ini bukannya melanjutkan ff yang lain malah mmebuat ff baru wkwk.

Saya ga mau banyak bacot kali ini, mohon di review jika berkenan ^^

Kelanjutan ff ini bergantung pada review dari kalian semua readers, soooo?

TBC/ DELETE?