Iyeeei~ Kali ini Fei coba bikin humor/parodi dengan menggunakan bentuk narasi. Iya, Fei lagi males melanggar guidelines…
.
Disclaimer: HP dan acara 'Are You Smarter than a Fifth Grader' bukan punya Fei.
Warning: Akan ada crossover dengan banyak fandom lagi mulai chapter 2; Hermione ceritanya seumuran dengan Fei; kata-kata asing sengaja tidak Fei bikin italic disini (karena males, saking banyaknya…#ditampar); tipo bertebaran; gaje, garing, abal, aneh.
.
.
~CHAPTER 1: OPENING~
.
.
Suatu hari, suatu ketika, suatu saat, suatu waktu, di hari yang cerah, sorang author cantik nan unyu bernama Fei Mei sedang menonton televisi. Ya, Fei sedang singgah di rumah salah satu muggle. Bukan, bukan Fei ga mampu beli rumah sendiri di dunia muggle, tapi males aja pulang, kejauhan #dor.
Saat ini, Fei sedang menonton sebuah acara kuis televisi. Judul acaranya cukup unik, yakni 'Are You Smarter than a Fifth Grader?'. Itu adalah pertama kalinya sang author menonton acara tersebut. Karena belum pernah menonton sebelumnya, ia pun berpikir, 'Kenapa haru kelas 5 SD? Kenapa enggak yang kelasnya lebih tinggi? Kayak kelas 6 SD mungkin, atau sekalian aja anak kelas 3 SMA!'. Tetapi Fei pun sadar, hanya pembuat acara dan Tuhan-lah yang tahu…
Masih asyik menonton sambil menyesap the hangat, tiba-tiba pintu depan rumah didobrak. Fei kaget! Suwer, nyaris jantungan kali (namun Fei sadar kalau Fei baru berumur 17 tahun setengah, lucu banget kalo udah jantungan). Sambil harap-harap cemas, si author melirik ke pintu. Berharap saja kalau yang mendobrak pintu tadi adalah Rubeus Hagrid yang membawa surat Hogwarts dan akan berkata, "Kau adalah seorang penyihir, Fei!".
Ah sial, ternyata bukan Hagrid, tetapi…HERMIONE GRANGER! Loh, kenapa Hermione bisa disini? Kenapa bisa ke rumah ini? Terlebih lagi, kenapa dia ada di Indonesia? Apa dia ber-apparate?
"Fei-chaaann~" seru Hermione sambil mewek kemudian lari dengan lebai menuju Fei yang sedang bersantai di sofa kesayangannya.
BUK!
Lho? Ada apa gerangan? Ternyata si author kejam langsung berdiri dari sofa dan menyingkir, sehingga Hermione pun menobrak sofa dan akhirnya mencium lantai dengan mesranya! #ditabok
"Lu kenapa, Mione?" tanya Fei.
"Kok lu jarang bikin fict tentang gue sih!" protes Hermione.
"Soalnya lu gak penting, sih… #DihajarFansHermione"
"Gue gak mau tau! Pokoknya lu harus bikin fict dengan gue sebagai tokoh utamanya!" paksa Hermione.
"Iye dah, entar gue pikirin. Sekarang balik dulu gih, gue lagi asyik nonton tipi nih!" ujar author sambil kembali duduk di sofa dan berusaha mendengarkan suara televisi.
"Acara apa, tuh, Fei?" tanya Hermione.
"Namanya 'Are You Smarter than a Fifth Grader'. Baru pertama kali nonton ginian, ternyata bagus juga acaranya…" jawab Fei.
"… INI DIA!"
Hermione menyeret author ke sebuah studio televisi yang tidak pernah Fei dengar sama sekali sebelumnya. Dan karena Fei tidak tahu apa nama studionya, author pun tidak mampu menyebutnya (kan gak tau namanya…).
Studio itu gelap sekali. Tidak ada orang. Pepohonan ada banyak sekali di luar, seperti di hutan. Dinding di luar dijalari oleh banyak sekali tumbuhan berjalar. Anehnya, ketika kedua remaja putri ini sampai di studio syuting, alatnya lengkap. Lengkap banget! Sampai author pun bingung kenapa bisa ada alat-alat tersebut, padahal tidak ada tanda-tanda kehidupan di gedung tersebut.
"Oke, kita mau ngapain disini?" tanya author yang belum mengerti maksud kedatangan mereka ke tempat itu.
"Lu bikin acara yang kayak 'Are You Smarter than a Fifth Grader' itu aja!" kata Hermione semangat.
"Lah, terus mau pake anak kelas 5 yang mana?" tanya author.
"Siapa yang suruh lu pake anak kelas 5? Lu bikin acara yang beda, judulnya 'Are You Smarter than Hermione Granger'! Jadi lu undang orang-orang yang mungkin bisa ngalahin kepintaran gue. Yang bisa menang lawan gue bakal dapet hadiah!" ujar Hermione bangga (banget).
"Oke. Terus hadiahnya apa?"
"Ah gampang, hadiahnya dicium Voldy aja!" kata Hermione yang bikin si author ber-sweatdrop ria.
"Ka-kalo hadiahnya begitu, siapa yang mau ikut? Dodol lu, ah!" kata Fei sambil menjitak kepala Hermione.
"Ya udah lah ya, masalah hadiah ya belakangan aja. Yang penting acaranya jalan dulu!" kata Hermione.
"*sigh* Oke deh, sekarang kita kumpulin kru-krunya dulu ya, soalnya masak cuma kita berdua doang?"
"Sip sip!" ucap Hermione sambil memainkan kedua jempolnya.
.
.
~TBC~
.
.
Masih awal, ceritanya masih pendek banget, tapi author's note-nya mungkin akan panjang karena akan disosialisasikan jalan cerita fict ini. Pertama, pe-review dipersilahkan untuk memberikan soal (boleh lebih dari satu, terserah menggunakan fandom mana pun). Boleh berupa pilihan ganda (terserah mau kasih berapa pilihannya, maksimal 5 pilihan) maupun esai. Boleh yang serius maupun yang bercanda. Tetapi tolong sekalian diberi tahu jawabannya (boleh kasih penjelasan).
Contoh yang pilihan ganda tipe bercanda: "Siapakah bapak reformasi dunia? pilihannya: (a) Naruto, (b) Light, (c) Doraemon, (d) Captain Tsubasa, (e) Snape. Jawaban yang benar adalah Light, karena dia cakep". Contoh pertanyaan esai yang serius: "Kenapa laut di Jepang kaya akan ikan? Jawabannya adalah karena di laut Jepang terdapat pertemuan arus Kuroshio dan Oyashio". Ingat, berikan jawabannya juga, biar Fei bisa menentukan apakah nanti Hermione menjawab dengan benar atau tidak.
Kedua, masalah lawan Hermione. Silahkan selain memberikan pertanyaan, pe-review diharapkan mem-voting di antara orang-orang berikut yang akan menjadi lawan Hermione (hanya pilih SATU): Nara Shikamaru (fandom Naruto), Yagami Light (fandom Death Note), Shirogane Naoto (fandom Persona 4), Rosenkrantz Roxis(fandom Mana Khemia 1), Hyuuga Natsume (fandom Gakuen Alice). Silahkan pilih satu dari kelimanya.
Terakhir, have fun untuk acara (fict) ini, dan jangan lupa REVIEW yang banyak sampe Fei pusing bacanya (eh)! xD
