Sakura's Trip
Disclaimer This story is mine
Summary : "Ada apa dengan lift ini?" / "Tempat apa ini?"/ Lift yang membawa Haruno Sakura menuju tempat yang tidak dikenalinya.
.
.
.
.
~~ Enjoy ~~
.
.
.
.
"Haah, hari yang melelahkan," desah seorang gadis berambut pink yang memakai baju lengan pendek dan rok selutut yang cukup ketat hingga mencetak bentuk pinggulnya. Ia baru saja pulang dari rumah sakit seusai menjalankan beberapa operasi. Ya, Haruno Sakura adalah seorang dokter ternama di Tokyo. Inilah yang menyebabkan tubuhnya pegal-pegal setiap hari.
Sore sudah menjelang malam, Sakura pun masuk ke gedung apartemennya. Ia berjalan menuju lift. 'Kenapa sepi sekali, ya?' pikirnya. Ia pun merasa merinding setelah melihat suatu bayangan melesat cepat melewatinya.
"Siapa itu?!" tanya Sakura sambil berteriak. Jantungnya berdegup kencang.
Sakura pun bergegas lari menuju lift. Ia segera memencet tombol-tombol di lift secara acak. 'Yang penting segera ke lantai atas,' batinnya ketakutan.
Pintu lift tertutup, membawanya ke lantai atas. Sakura pun mendesah lega. Ia merasa sedang berada di film horror. Untung saja liftnya mau menyala. Jika di film horror liftnya selalu tidak berfungsi.
Bzzzt bzt
Lampu lift mendadak berkedip-kedip tidak jelas. Jantung Sakura kembali berdegup kencang. 'Apa lagi ini,Ya Tuhan? Ada apa dengan lift ini?' batinnya sangat ketakutan. Ini masih mencapai lantai lima, sedangkan apartemen Sakura berada di lantai dua puluh tiga.
Lift yang ditumpanginya mendadak bergoncang keras. 'Hah, kenapa ini?! Apakah terjadi gempa?' tanya Sakura entah untuk keberapa kalinya.
Setelah cukup lama Sakura berdoa dalam hati, pintu lift terbuka. Cahaya terang berasal dari luar lift. Ia pun berjalan keluar perlahan-lahan. Kepalanya menengok keluar. Ia melihat ia sedang berada di hutan dengan pohonnya yang lebat-lebat. "Tempat apa ini?" Ia keluar lift dengan mengendap-endap.
Disini siang hari, sedangkan sebelum ia menaiki lift ini keadaan hari sudah gelap. Sebenarnya lift apa yang dinaikinya? 'Apa aku sedang tertidur di meja kerjaku dan bermimpi menaiki lift di dunia dongeng?' batinnya mencoba menghibur diri.
Ia berjalan keluar dari semak-semak.
"Kenapa kau mengendap-endap seperti itu, Sakura? Dan pakaian apa itu yang kau pakai?" suara seorang pria menyapa indra pendengaran Sakura. Sakura tersentak kaget.
"Siapa kau?!" ucap Sakura sambil mengacungkan sepatu high heelsnya kearah pemuda itu.
.
.
.
TBC
.
.
.
Keep or delete?
Author's note : Ini prolognya dulu ya guys. Biar kalian penasaran dulu :B hehehe.. Maaf ya kalo idenya mainstream. Semoga kalian suka ya... Butuh kritik, saran, dan review kalian ya guys...
