Hai, salam kenal!
Selamat membaca~

Harry Potter series and its characters belongs to J.K. Rowling


i. Scorpius dan Quidditch

Scorpius sangat menyukai quidditch. Scorpius memiliki poster juga kaus pemain idola dari tim favoritnya. Penyihir macam apa yang tidak suka quidditch? Oh, benar. Molly sepupu Albus dan Rose tidak begitu menyukai quidditch, terlalu ekstrem katanya. Scorpius menyukai quidditch memang, tapi dia tidak main karena untuk pelajaran terbang saja dia payah. Scorpius memang tidak main quidditch, tapi Scorpius sangat suka quidditch terutama menonton quidditch langsung karena dia dapat duduk di samping Rose dan jika tim favorit mereka, Puddlemere United, menang pada pertandingan maka ia mendapat pelukan gratis dari Rose. Untunglah Rose tidak menyukai Chudley Cannons seperti ayahnya.

ii. Rose dan Ramuan

Ramuan merupakan pelajaran yang penting menurut Rose, tapi Rose tidak begitu menyukainya hingga pada tahun keempatnya Gryffindor satu kelas dengan Slytherin, ramuan menjadi salah satu pelajaran favoritnya karena ada Albus dan Scorpius. Al, yang memiliki nama tengah Severus, dan Scorpius merupakan duo jenius ramuan pada tingkatnya. Hal favorit Rose pada saat ramuan adalah saat mereka ditugaskan membuat ramuan, tentu, ramuan buatannya tidak selalu berhasil tetapi setidaknya dia mendapat minimal E. Namun, hal yang membuat Rose menyukai membuat ramuan adalah dia mendapat kesempatan untuk melihat Scorpius bekerja. Tangan bajunya akan ia tarik dan lipat dengan rapi hingga ke lengan, kacamata berbingkai hitamnya akan bergantung miring di hidungnya, alisnya akan bertemu karena ia berkonsentrasi, dan rambutnya akan jatuh ke dahi. Oh, betapa Rose menyukai ramuan.

iii. Albus dan OWL

Albus, Rose dan Scorpius berteman semenjak kelas satu. Kalau dihitung, sudah lima tahun. Pada awalnya, Albus yang yakin bahwa dirinya cukup peka merasa ada yang berubah pada sahabatnya tetapi dia tidak mengerti apa. Scorpius dan Rose masih saja sering berdebat mengenai teori transfigurasi hingga hal yang sebenarnya tidak perlu diperdebatkan seperti jawaban untuk pertanyaan: "mana yang lebih enak, pai labu atau bolu kuali?". Maka, Albus memutuskan untuk mengamati kedua sobat baiknya itu dan hasil pengamatannya tidak begitu mengejutkan:

Scorpius dan Rose saling menyukai.

Maka, pada suatu siang ketika mereka bertiga berusaha belajar untuk ujian OWL Transfigurasi keesokan harinya dan Albus yang sudah muak dengan ujian bertubi-tubi terjebak dalam pertanyaan "teori mana yang menurutmu lebih tepat, Albus?" dari kedua sahabatnya, Albus hanya memutar kedua bola matanya dan berkata tanpa berpikir, "You, both of you, just kiss already."

Ekspresi horror Scorpius dan wajah semerah tomat Rose berhasil menaikkan moodnya bahkan hingga seminggu setelah OWL berakhir.


Terimakasih sudah mampir, review? :3