Bakako say...

Desclaimer:Vocaloid and all chara in vocaloid is not mine!But the STORY is mine! understand everybody?

Ps:maap kalo cerita ini sedikit gaje atau OOC serta kekuarngan yang lain! Jangan lupa untuk LFR ya(pilih salah satu ya!Like/follow/review semua juga gak masalah)Oke?

Happy reading and enjoy the story 3~3


Rin POV

.

.

.

Perkenalkan semuanya namaku adalah Kanamine Rin berambut honeyblond sepunggung dan bermata Azure. Aku ini seorang komikus profesional berumur 16 tahun, hobiku adalah menggambar dan menyanyi, kalian bertanya kenapa aku dibilang komikus profesional? itu karena aku memulai debutku sejak lima tahun yang lalu saat Kiyoteru sensei membantuku mendapatkan pekerjaan menjadi seorang komikus dengan cara mengenalkanku pada seorang editor yang merupakan teman dekatnya Kiyoteru sensei.

Kiyoteru sensei adalah pemilik sekaligus kepala sekolah, disekolah terkenal diTokyo yaitu Crypton High School. Orang tuaku sudah meninggal pada saat umurku tujuh tahun karena kecelakaan pesawat dan akhirnya aku dirawat oleh Kiyoteru sensei, saat aku menanyakan kepada Kiyoteru sensei kenapa dia mau merawatku, dia bilang itu karena dia berterimakasih oleh ayahku yang selalu membantunya sampai dia bisa sukses seperti ini dan alasan lainnya karena dia sangat menyukai anak kecil dan tidak memiliki seorang anak karena istrinya meninggal karena suatu penyakit.

Aku tinggal disebuah apartemen dekat sekolah sekaligus dekat dengan rumah editorku, tempat tinggal di dekat sekolah merupakan hal yang menguntungkan tapi... Tinggal di dekat rumah editor juga merupakan hal yang me-nye-bal-kan! Kau tahu!? Meiko-sama itu memang galak dan menyebalkan serta pemabuk berat!? yah bisa dibilang seorang monster yang lengkap bagiku.

Dia menagih semua pekerjaanku dengan cara yang bagiku sangat tidak menyenangkan yaitu dengan mabuk-mabukkan dan marah-marah, Kalau ingin meminta izin padanya agar aku bisa beristirahat saja untuk beberapa hari saja aku harus memohon dengan susah payah agar diizinkan, Huh! Dasar monster tak punya perasaan! Meiko-sama itu walaupun galak tapi baik juga karena buktinya dia punya suami dan anak yang lucu, suaminya namanya Akaito shion, anaknya kalo nggak salah Meiko-sama itu harmonis sekali keluarga idamanku banget deh...

Sekarang aku sedang berada didalam apartemenku mengerjakan komik-komikku yang sudah harus kukirimkan lusa nanti dan itu membuatku harus begadang untukmengerjakannya. Dapurku hancur berantakan, pertama kamarku hancur karena tinta dan kertas-kertas yang gagal berserakan dilantai dan kedua dapur berantakan karena bungkus-bungkus kopi berantakan dan banyak gelas kotor menumpuk. Dapurku bersih hanya saat Miku sahabat terbaikku dan Kaito pacarnya datang, saat ini aku tinggal menyelesaikan satu halaman lagi dan pergi tidur.

"Haaah..."Aku menghela napas setelah pekerjaanku selesai lalu melihat jam

"WTH! Jam duaaaaa? aku harus cepat cepat tidur kalo tidak bisa telat dan hancur sudah imejku sebagai seorang yang terkenal pinter ini!"

Ya aku ini adalah Rin Kanamine seorang yang terkenal pinter dan selalu menjadi nomer satu disekolah, walau terkenal nomer satu aku ini juga terkenal sebagai seorang nerd karena tidak modis, yah mau bagaimana lagi itu kan ciri seorang jenius bukan? Aku lalu membanting tubuh kekasur lalu menarik selimut dan pergi ke alam lain dengan segera(Rin: bukan mati lho! jangan salah sangka!-_-").

.

.

(TIME SKIP)

.

.


Miku Pov

Namaku adalah Miku Hatsune 16 tahun bersekolah di Crypton High school, sekolah terkenal di Tokyo, aku memiliki seorang pacar yang agak (ralat: sangat) Baka bernama Kaito Shion dan seorang teman yang sangat pintar dalam semua mata pelajaran serta jago gambar bernama Rin Kanamine yang memilki gelar nerd jenious.Kalian bertanya kenapa Rin dibilang nerd? itu karena dia memakai kacamata berwarna hitam bulat dan rambut Honeyblondnya yang panjangnya sepunggung itu dia kepang menjadi dua bagian sehingga dia terlihat menjadi seorang err... kalian tahukan... ya seorang jenius yang culun.

Kaito memiliki julukan the baka prince dan Rinmemiliki julukan nerd jenious kalian mau tau julukan untukku? Jangan kaget ya...(bakako:siapa juga yang mo tau, Miku:Apa!?*gebukin Bakako*)Aku dijuluki the diva princess.Itu karena rambut panjangku berwarna hijau tosca yang selutut kuikat gaya twin tails dan suaraku yang indah bisa memikat siapa saja yang mendengarnya membuatku dijuluki seperti itu oleh semuanya.

Saat ini aku berada disekolah menunggu Rin, Rin hari ini pasti datang dengan berwajah lesu dan cemberut karena err... kalian pasti sudah diberitahu oleh Rin jadi aku tak perlu menjelaskan secara detailkan? aku sedang duduk dalam kelas disebelahku adalah pacarku, ya sedang berada dikelas aku duduk disamping kaito, sedang memandangi kaito yang tertidur dengan wajah tertampannya Kyaaa! beruntungnya aku mendapat pacar setampan dia walau agak baka, tapi bagaimana lagi sudah jatuh cinta! aku datang paling pagi karena biasanya Kaito datang pagi. Setelah aku dan setelah Kaito datang pasti yang datang...

'Brakkkk!'

"Aduhh.. Rin... kau itu seorang perempuan! setidaknya bersikaplah sopan sedikit!"ujarku kesal

"Kalau begitu maaf the diva princess!"kata Rin sinis sambil menggembungkan pipinya

"...iya iya maaf ya Rin karena yang kemarin..."kataku mencubit pipi Rin setelah aku berjalan kearahnya

"Ouch! huh! tapi untunglah aku bisa menyelesaikannya tepat aku harus tidur sampai jam dua pagi..."Kata Rin sambil mengeluarkan buku pelajaran

"Oh iya mana si baka tersayangmu itu?"Goda Rin sambil menatapku dengan nada jahil

"Rin jangan mengatainya seperti itu!"Kataku sambil blushing karena perkataan Rin tadi

"Yo... ohayou Rin-chan kalau mau marah jangan sama Hime-ku dong kan kasihan... sama aku aja"Ujar Kaito sambil memelukku dan itu membuatku blushing

"Kaito arigatou dan kapan kau bangun?"Ujarku sambil memegang tangannya yang memelukku di pinggang

"Saat mendengar suaramu yang indah berteriak"ujar Kaito sambil tersenyum

"..."Aku hanya bisa diam sambil blushing karna perkataan Kaito tadi

"Ah! Aku mengganggu kalian ya?Apa aku keluar saja?"Kata Rin dengan nada jahil

"Rin jangan begitu!Kaito lepasin dong!"Ujarku ngelepasin pelukan Kaito

'Cklek'

"Yo Kaito pagi-pagi udah bermesra-mesraan nih"Kata pemuda berambut honeyblond sebahu yang diikat model ponytail berparas tampan, siapa lagi kalau bukan Player yang terkenal sudah memacari semua perempuan disekolah ini kecuali aku dan Rin yaitu Len Kagamine

"Yo Len, lebih baik aku bermesraan sama satu orang yaitu pasangan takdirku daripada kau yang bermesraan dengan semua perempuan tanpa memikirkan salah satu gadis yang mencintaimu dengan tulus"Ujar kaito sambil memelukku

"Huh siapa peduli! wah lihat siapa gadis manis yang sedang duduk manis disini"Ujar Len sambil mendekati Rin

.

.


Rin POV

.

.

Si player bodoh ini sedang berada didepan mejaku setelah itu dia merayuku, aku tidak menanggapinya dan hanya menyangga daguku dengan tanganku dan menatap dia sinis. Kau tahu? Len adalah teman kecilku aku selalu mengingat dia, tapi dia sepertinya tidak mengingatku karena kami sudah berpisah sejak berumur tujuh tahun saat aku belum pindah kerumah Kiyoteru-sensei karena orangtuaku meninggal.

Aku baru bertemu dengannya kembali saat dia masuk kesekolah ini pada kenaikan kelas sepuluh atau SMA tepatnya waktu aku berumur 15 tahun, melihat dia masuk sekolah yang sama denganku senangnya hatiku, tapi aku sangat kecewa setelah melihat dia berkencan dengan banyak gadis padahal dulu dia anak baik-baik.

yak kembali ke Len yang berada didepanku menatapku, aku hanya menunduk melihat kebawah karena malas melihat wajahnya yang sok keren itu tiba-tiba dia mengangkat wajahku dengan memegang daguku lalu dia mendekatkan wajahku ke wajahnya. Tentu saja mukaku memerah! dan jantungku berdegub kencang sekali! bagaimana ini!?

"Rin Hime kencan denganku yuk" Ajaknya dengan wajah sok kerennya

'Bbuuaakk' aku memukul kepalanya lalu berdiri kearah pintu, sebelum aku keluar aku berkata padanya

"Jangan harap kau player SHOTA!" kataku padanya

"WTH!Aku tidak shota MISS JENIOUS!" katanya setengah berteriak padaku

"Thank you beutifull player" kataku tersenyum lalu meninggalkannya

Aku bisa mendengar kalau Miku dan Kaito tertawa kecil melihat aku mengatai Len. Selama satu minggu terakhir ini Len selalu mendekati aku lalu mengajakku kencan dan aku mengabaikannya, walaupun saat dia menawarkan kencan aku selalu gugup, Aku mengatasi hal itu dengan menjauhinya ya seperti saat ini.'andai dia seperti dulu' Aku selalu berharap seperti itu disaat seperti ini.

.

.


Len POV

.

.

Halo! kalian pasti sudah tahu aku si player yang tampan Len Kagamine berumur 16 tahun bermata azure ahli dalam pelajaran olahraga. Semua perempuan sudah aku kencani tapi tidak termasuk Miku Hatsune karena dia sudah menjadi milik si Bakaito prince ya aisu freak itu sekaligus teman baikku dan si Hentai ouji yang juga teman baikku Kamui Gakupo sensei yang punya pacar miss Dinamite yaitu Luka sensei.

Luka juga termasuk korbanku dan akhirnya jadian dengan sahabatku si Hentai prince, aku agak kecewa karena si Luka sensei ehemehemdadanyaehem besar! ya mereka sedang izin berdua untuk honeymoon setelah menikah seminggu yang lalu.

Ada satu gadis yang membuatku penasaran sekali yaitu gadis yang jenius yang diberi julukan nerd jenious Rin Kanamine. Satu minggu ini aku mengajaknya kencan karena sudah bosan dengan semua perempuan yang mudah kudapatkan, alasan lainnya dia termasuk perempuan yang belum kukencani selain Miku! Aku memfokuskan diriku untuk mengajak Rin, itu semua karena aku tertantang olehnya tapi lama-lama ada yang terasa aneh di hatiku apa ya?

Saat ini sedang istirahat aku sedang membawa buku catatanku yang selalu kubawa kemana-mana, karena ada sesuatu yang bisa menghancurkan imejku yang cool ini. Aku sedang dikerubuti oleh perempuan-perempuan tidak jelas ini yang memintaku untuk kencan dengan mereka, aku hanya menanggapinya dengan satu kalimat dan sebuah senyuman yaitu "Kapan-kapan ya aku sedang sibuk sekarang" kataku sambil tersenyum pada mereka, aku melihat Rin didalam kelas sedang melihat ke luar jendela menatap langit, aku berpikir untuk menghampirinya.

"Gomenassai semuanya ada yang memanggilku jaa nee mina" Kataku meninggalkan mereka dan berlari kearah kelas dan menghampiri Rin

"Rin jadilah pacarku dan berkencanlah denganku Rin hime-sama" Kataku mendekatkan wajahku ke wajahnya

"Hell no way! jangan berharap aku akan menerimamu Shota!" Ujarnya dengan wajah kesal dan berjalan ke bangkunya

"Ayolah Rin sekali saja!" kataku memohon

'Seeerrrrr...'angin bertiup dari jendela dan tanpa sengaja ada selembar foto yang jatuh dalam buku harianku lalu diambih oleh Rin.'WTH gawat!' kataku panik dalam Rin melihatnya.

"... pfft" Ucap Rin sambil memegangi perutnya

"Bhuahaahaha!APA INI!? SEORANG PLAYER YANG COOL MENYEMBUNYIKAN OMPOLNYA PADA UMUR LIMA TA-"Aku segera membungkan mulut Rin dengan tanganku lalu bersujud padanya

"Rin kumohon jangan beritahu siapapun soal ini dan jangan serahkan foto itu pada siapapun!"Kataku memohon

"What! tidak mungkin tak akan kuserahkan pada klub koran! Kau tahu? menghancurkan imejmu merupakan pekerjaan yang menyenangkan tahu..." Ucap Rin sambil menuju pintu kelas

"Rin akan kulakukan apapun yang kau mau! asal kau tidak menyerahkan itu pada klub koran"Aku berteriak padanya tanpa pikir panjang, Dia lalu membalikkan tubuhnya melihat kearahku

"Hmm... boleh juga, kuterima tawaranmu~ permintaan pertama~ pergi ke apartement Vocaloid di jalan Summer kamarku dilantai 12 no 304 pada Hari Sabtu nanti jam sepuluh pagi, awas saja kalau sampai tidak datang kau tahukan ini akan kuserahkan pada klub ko-"

"Iya baiklah! baiklah aku akan datang Sabtu nanti!" Kataku padanya yang sedang tersenyum penuh arti.'firasat buruk' pikirku

.

.


Normal POV

.

.

Len memakai kaos berwarna putih yang ditutupi oleh jacket lengan panjang berwarna hitam dan memakai jeans yang membuatnya semakin cool, sekarang dia berada di depan pintu apartemen Rin atau lebih tepatnya dia sedang berada di depan pintu ruangan Rin.

Dia memencet bel tak lama kemudian muncul Rin dengan rambutnya yang terurai sepunggung, dia menjepit poninya kesamping dengan dua penjepit berwarna putih Rin memakai sebuah dress berwarna pink tiga senti diatas lutut dan tak berlengan serta rompi berwarna putih yang tak berlengan ditambah lagi dengan kacamata hitam yang membuatnya makin cool.

Len hanya bisa kaget dan tak percaya bahwa itu adalah Rin yang dia kenal lalu wajahnya tiba-tiba merona tipis 'Apa ini Rin?Cantiknya!' Teriak Len dalam hati.

"Halo?Len? ayo pergi" Rin menarik tangan Len

"Eh?! kita akan kencan?" Tanya Len tak percaya

"Oh kau mau kubocorkan rahasiamu ya? ingat fotomu ada di tanganku Len Kagamine!ikuti saja aku!" Ucap Rin dengan evil smilenya

"Ya! ya! baiklah Rin Kanamine!" Ucap Len dengan nada ketakutan

Setelah itu mereka berdua menuju ke tempat makan yang ada di apartemen Rin untuk menemui Meiko Sakine editor tersayang Rin

~TBC~


Len: Hmm jadi player lagi ya~

Rin: Lumayanlah~

Bakako:ya, okay? okay? jujur aja deh Len Rin kalian gak suka ceritanyakan? Sekarang lebih baik dinginkan otak kalian dikamar ini dan jangan ganggu aku *ngunci pintu turun ke bawah*

Bakako: Oh iya semuanya! karna Len sama Rin lagi sibuk mendinginkan otak mereka, biar aku yang ngomong seperti biasa RNR ya! Untung aku udah pasang kamera yang kupinjem sama Dell dikamar itu jadi bisa ngintip deh~ tehehe~

Rin&Len: RnR minna-san~ maaf kalo gaje~ Bakako ini author baru~