Chalice : Kuro~ Kuro~ Kuro~ Kuroooshiii~ Cha~ Cha~ Cha~ Chalice~~ *lagi nyanyi ceritanya* Baaaack~ *tebar bunga mawar*

Lucre : Hahaha seperti biasa suara nyanyian creator jelek *nimpukin pakai buku*, dasar Fales Creator :D

Tia : Biarkan saja dia, Lucre *ngibasin rambut peraknya* pakai headsetmu agar telingamu tidak terkontaminasi

Chalice : Kalian jahat! A suara Lice itu indah! BTW, Lice lihat di gugel ternyata GC ada chara bru ya? UNOOOOO MANIS BANGEEEEET! SAYANG BANGET LICE KEBURU UDAH GAK MAIN TUH GAME, AAAAA MAU PAKE UNOOOO! /ditimpuk saking berisiknya.

Lucre : Agar tidak banyak bicara, disclaimer!

Tia : Eeeeennnn Warning!

Disclaimer : GC bukan milik gadis satu ini, tetapi punya KOG.

Warn : GaJe, abal, humor garing karena sudah lama gak buat humor, alur kecepatan, no BASHING chara, TYPO, EYD salah, OOC,

LucreTiaChalice : Happy Reading! :D

~Happy Reading~


~Prologue~

"Menghibur warga kota Serdin?!" pekik Elesis kaget mendengar ucapan Knight Master.

"Iya" ucap wanita berambut merah keorenan itu dengan wajah serius.

Beberapa chaser yang berada diruangan mendengar ucapan KM spontan tidak terima, mereka ini Chaser buka badut! Goddamit!, batin yang tidak terima.

"Kenapa kita harus menghibur warga Serdin, KM?" tanya Ronan penasaran.

"Kalian tahu baru-baru ini kota Serdin diserang para Orc?" semua chaser mengangguk "Dan sebagian penuh kota hancur karena Kaze'aze ikut campur" anggukan kembali di terima.

BRAK!

KM mengebrak meja dengan amarahnya "DAN KALIAN TERLAMBAT DATANG! Dan laporan apa ini, Elesis?" KM mengakat sebuah kertas "KALIAN TERLAMBAT DATANG KARENA MENGEJAR ENT YANG KABUR?!" pekik KM gak terima.

"Bukan Ent, Knight Master. Tapi Ryan yang kabur bersama Ent" koreksi Jin yang membuat Ryan semakin memojok ke pojokan ruangan karena melihat pandangan KM menuju kepadanya.

"Bukannya Ryan kabur lari bersama Ent karena kita tidak merestuinya?" tanya Amy dengan wajah smug nya.

"Hei! Kenapa nyambung merestui!? Bukan itu penyebabnya!" pekik Ryan kaget karena laporan berbeda dengan kenyataan yang ada.

"Ryan" Lire menepuk pundak Ryan "Apakah aku tidak cukup buatmu? Sampai kau mau kabur bersama Ent karena tidak kami restui?" tanya Lire mulai berlinang air mata.

"Tidak! Kau tetaplah dihatiku selamanya, Lire!" gombal Ryan.

"Benarkah?" tanya Lire untuk meyakinin

"suer terkewer kewer" Ryan mulai OOC.

"Ryaaaan!" pekik Lire senang

"Lireeeee!"

Dan akhir nya mereka berpelukan seakan mereka melupakan perselingkuhan Ryan dengan seekor (?) Ent.

'Oh, man' Dio, Ley, Elesis, Arme, Sieghart, Lass, Veigas mulai berfacepalm karena melihat dua insan ras elf seakan ingin mengalahkan loveydovey nya sang martial art dan dancer yang sudah tingkat akut.

Ronan, Lime dan Rin hanya tersenyum sambil sweatdropped.

Mary, Zero, Adel, Rufus, Uno dan Azin hanya memilih diam.

Amy dan Jin terlihat tidak senang karena ada yang berusaha mengalahkan besar (?) nya cinta mereka.

"Oke, jelaskan kenapa dia mau kabur lari bersama Ent?" KM berusaha mengabaikan aura pink di sekitar dua elf itu.

Demi dewa jashin (?) akhirnya dua elf itu melepaskan pelukan mereka yang membuat para chaser bersorak kegirangan –yang tentunya dalam hati- melihat hawa pink yang bikin mereka tidak enak menghilang dari ruangan ini.

Sebagai Ketua para chaser –menurut Elesis sendiri- akhirnya Elesis mulai menjelaskan awal pertemuan Ryan dengan sang Ent betina tersebut.

"...Karena kita tidak menerima Ent betina itu bersama Ryan dan ditentang keras oleh Lire, akhirnya Ryan memilih kabur bersama Ent betina tersebut" akhir cerita Elesis yang di skip author karena malas membuat awal pertemuan Ryan dengan Ent tersebut

KM manggut-manggut mengerti 'Sejak kapan Ent punya jenis kelamin?' batinnya bingung.

KM pada akhirnya mengabaikan pikirannya "Sampai mana kalian mengejar Ryan dan Ent?" tanyanya

"...Sampai Xenia" jawab Mary dengan wajah datarnya.

"Hoooh, sampai Xenia ya? Lumayan jauh juga" KM manggut-manggut sebelum diam sejenak "HAAAAAHH?! APUAAA?! O EM JIIII?! KALIAN DARI SILVERLAND KE XENIA!?" pekik KM mulai OOC.

Sontak jeritan KM membuat para chaser terdiam dan mengedap ngedip mata mereka akibat kaget.

KM yang menyadari dia teriak ala anak alay segera duduk dan membaca kertas laporan Elesis seakan-akan tidak terjadi sesuatu yang memalukan.

Semua chaser menatap KM dengan sweatdroppednya

"Karena kalian tetap meninggalkan tugas, kalian ku hukum menghibur warga serdin yang terluka tersebut" ucap KM dengan wajah serius ala profesional.

'KM seakan berusaha menganggap tidak terjadi apapun tadi' batin semua chaser sambil sweatdropped kecuali Mary tentunya.

"Tu-tunggu sebentar, KM. Kita ini chaser dan aku ini gladiator yang hebat" oke Sieghart mulai narsis "Kenapa kita musti menghibur layaknya badut?" Elesis yang mendengarnya mengangguk setuju.

"Baiklah, kuputuskan kalian bikin drama" ucap KM seakan-akan Sieghart tidak mengatakan sesuatu "Tenang aku sudah menyiapkan dialognya" KM mengeluarkan 3 buku "Aku sudah membuatnya, dan kalian musti melakukan drama 3 kali, jadi kuharapkan kalian tidak menolaknya." Knight master langsung memberikan 3 buku tersebut ke Elesis "Tentu kan kelompoknya" dan KM keluar dari ruangan tersebut seakan agar tidak seorangpun bisa protes dengannya.

'DIA SUDAH MERENCANAKAN INI DARI AWAL!' batin semuanya minus Sieghart

'Aku di cuekin' batinnya sambil pundung di pojokan dan jarinya membuat lingkaran di lantai.

"Red Ridding hood, Snow white, dan Cinderella" spontan ucapan Elesis yang sedang melihat-lihat judul buku-buku tersebut membuat para chaser mendekat kearah gadis berambut merah penyandang marga Sieghart tersebut.

"Heee~ ternyata KM punya sisi perempuan juga" Sieghart mengeluarkan wajah mengejek. Jika KM masih ada disini, pasti si kakek tua berambut hitam keunguan tersebut sudah dijadikan makanan utama buat makan malam nanti.

"Kita harus bagaimana, Elesis-sempai?" tanya Lime melihat mereka harus melakukan drama di depan warga membuatnya merasa malu, apalagi dia adalah seorang holy knight bukan actor.

"Tentu saja kita harus menolaknya! Aku ini chaser kenapa jadi turun pangkat menjadi artis jalanan?!" ucap Veigas tidak terimanya sambil menyilangkan tangannya dan mengakat kepalanya penuh kekesalan.

"Hmph! Memangnya kau saja?! Aku juga tidak terima!" pekik Ley kesal

"...Ada surat di belakang buku" sontak ucapan Mary membuat semuanya menolehkan kepala mereka ke Mary.

Yang menolak misi ini akan dihukum memakan masakan Elesis dan Arme selama satu bulan dan akan menjadi sukarela gotong royong selama sebulan penuh

P.S : dua minggu lagi kalian pentas, titik tanpa koma dan tanpa spasi

~ Peluk cium (?) Knight Master

Sontak hukuman yang akan diberikan Knight Master membuat semuanya bergindik ngeri (min Elesis dan Arme tentunya)

"Memangnya ada apa dengan masakan kami?" tanya Elesis dan Arme kebingungan.

Semuanya menggeleng-geleng seakan jawaban itu yang terbaik (Kecuali Mary)

"...membayangkannya saja membuatku semakin anemia' gumam Uno pelan agar tidak di dengar oleh kedua perempuan tersebut tertapi dapat di dengar oleh Jin dan Lass yang mendengarnya membuat dua mahluk itu mengangguk setuju.

"Sekarang kita menentukan peran kita masing masing" ucap Elesis sambil memegang bukanya tersebut "Tentu saja diundi biar adil" lanjutnya mengingat sebagian kecil anggota Grandchase ada yang mau menang sendiri dan pada akhirnya pasti bertengkar "Dan jangan banyak komplain jika terpilih menjadi yang tidak diinginkan" lanjutnya.

Dan akhirnya undianpun di mulai.

~To be Continued~


/Pojokan kertas Author/

Chalice : *merebah kan diri* Gariiiing! DX oh well, semoga aja di bagian pentasnya tdak garing A Oh ya, karena Lice dulu main GC berhenti tepat sebelum Uno dan Veigas nongol, maaf jika ada kesalahan khususnya dua chara ini, Lice memakai dua chara ini agar banyak peran XD /dua itu juga penting. Dan juga nyari sensasi aja /digeplak, oh well, akhir kata

LucreTia : REVIEEEEWWWW YAAAAAA~~!