Vocaloid belongs to Yamaha.

Warning: OOC, TYPO, GAJENESS, ALUR GAK NYAMBUNG, PENJELASAN SEDIKIT, DAN TERLALU BANYAK SKIP TIME.

.

.

.

NORMAL POV

Rin berjalan sambil menggigit bibir. Tangannya gemetaran.

"I Had bullying."

Sebenarnya, kemarin…

"Miku-neechan, Luka-neechan, coba tebak apa?" Tanya Rin dengan senyuman ceria tersungging di wajahnya. Miku dan Luka saling pandang, berpikir sebentar, lalu mengangkat bahu. Rin tersenyum penuh kemenangan. "Aku jadian dengan Len, loh!" Ucap Rin, menekankan pada kata 'Jadian'.

Tiba-tiba Miku kelihatan lesu, sedangkan Luka menatap Rin dengan tatapan yang tidak enak. Rin yang polos tidak tahu apa yang terjadi. "Neechan? Ada yang salah? Ada apa?" Tanya Rin. Namun Miku tidak menjawab.

"Sudahlah, Rin. Aku dan Miku mau pergi. Bye." Pamit Luka. Mereka berdua pergi, sambil membicarakan sesuatu. Rin merasa aneh, padahal biasanya mereka berdua kalau pergi mengajak dirinya, kok sekarang pergi berdua saja? Apa ada kata yang salah…

Guru sudah datang kekelas. "Hari ini ulangan!" Ujar Mrs. Meiko. Seperti biasa, lembar jawaban dan kertas soalnya akan dibagikan mengoper. Didepan tempat duduk Rin adalah Miku, jadi pasti mengoper ke Rin.

"Ini kan Cuma kertas soal? Kertas lembar jawabanku mana, neechan?" Tanya Rin. Namun Miku tidak membalas, ia member Rin kertas ulangan yang sudah sobek dan dicorat – coret. Rin menatap Miku mengharapkan belas kasihan, namun Miku hanya menyeringai.

Rin menatap lembar jawabannya. "Mrs. Meiko, bolehkah saya meminta satu lembar jawaban lagi? Lembar jawaban saya tidak sengaja tersobek," Pinta Rin. Mrs. Meiko-pun berjalan kearah Rin lalu memberikan lembar jawaban lagi.

"Aku tahu, pasti Miku, bukan? Berhati-hatilah terhadap Luka dan Miku," Bisik Mrs. Meiko. Rin mengangguk.

"Mrs. Kagamine-san saya pindah ke belakang Mr. Hatsune," Umum Mrs. Meiko. Rin tersenyum kepada Mrs. Meiko, lalu berbisik "Terima kasih".

Sejak saat itu, Rin ditindas oleh dua orang sahabat sejatinya sendiri. Luka dan Miku. Menurut Rin, yang jahat itu hanya Miku. Luka sama sekali tidak jahat. Luka hanya dihasut oleh Miku. Rin bisa memahaminya dari gerakan Luka. Kemarin, Luka sama sekali tidak bisa memukulnya. Luka hanya mengambil bando pita kesayangan Rin saja, sedangkan Miku hampir menggunting rambut Rin.

"—Hei, Rin—"

Rin menoleh. Siapa dia?