"Semuanya sudah berakhir."
Isak tertahan terdengar di samping bocah laki-laki memakai google di kepalanya. Bocah itu mengelus lembut coklta rambut gadis kecil di sisinya. Air mata gadis itu masih meluber.
"Onii-chan, apa kita bisa bertemu dengan mereka lagi?"
Saudara gadis itu masih terus mengelus kepala gadis itu. Tampak butiran cair menggenang di pelupuk mata. Ia bergumam.
"Pasti. Suatu saat nanti."
xoxoxox
.seven deadly sins.
Ame ga Furu
/prolog/
xoxoxox
Gemuruh kegalauan langit masih melintasi selaput tipis setiap makhluk hidup. Rintik air hujan mengguyur Odaiba semenjak matahari mulai memapaki angkasa. Dasar yang mencekung menjadi lokasi genangan air. Tanah berubah menjadi lumpur dan tetesan itu menghentikan waktu.
"Aa... Hujan gini... gimana pulangnya, ya? Aku gak bawa payung," ungkap seorang gadis remaja yang tengah menanti redanya tangisan angkasa di depan gedung sekolah. Tiba-tiba payung lipat biru tua terjulur di depannya. Gadis berambet pendek itu menoleh ke arah asal payung itu.
"Kau gak bawa payung kan? Pakai tuh," ujar pemiliknya yang kemudian melepas genggaman dan ditangkap dengan sigap oleh si gadis. Sang pemilik menerobos hantaman alam berupa butiran air dengan melindungi kepalanya menggunakan tas setelah meminjamkan payungnya kemudian.
"Ne, Taichi! Kau gimana?" teriak gadis itu sedikit rikuh mendapat pinjaman.
"Aku bisa numpang Hikari."
-
-
-
Petikan akustik mengalun lembut menyebar melalui koridor yang telah sunyi. Jemari yang membentuk acord mengalir lancar berwujud irama menyentuh. Lagu itu terus berlantun saat geseran pintu kayu terdengar.
"Kupikir kau sudah pulang. Sampai sesore ini kamu mencoba lagu baru."
"Seminggu lagi deadline. Kau juga ingat itu kan? Aku gak mau band kita tampil buruk."
Kekehan ringan terlontar dari sosok yang baru tiba.
"Aku tahu itu, Yamato. Aku cuman ingin pulang, makan, dan tidur. Olahraga tadi melelahkan."
-
-
-
Suasana ruang kelas selalu berisikan obrolan-obrolan aneh para siswa. Membicarakan hal-hal bodoh yang terkadang tak berguna, hanya sebagai hiburan semata.
"Sora, kemarin aku dengar gosip kalo kamu pacaran ama Yamato."
Warna merah tipis bertengger di pipi gadis bernama Sora itu. Tatapannya menunjukkan sedikit tak percaya.
"Hei, aku dan Yamato cuma berteman. Mana mungkin kami pacaran dengannya."
"Eh? Sungguh? Kupikir kalian beneran pacaran...Ato sama Taichi?"
Kali ini warna merah semakin menebal.
"Arrgghhh! Jangan bercanda! Aku nggak pacaran dengan siapapun!"sangkal Sora sembari memukuli pelan temannya.
-
-
-
"Ternyata kamu masih suka main harmonika, padahal kukira kamu sudah melupakan itu."
Gesekan antara gigi dan alat musik itu terhenti.
"Aku cuma memainkannya jika ingin."
"Tapi, kau memainkannya untuk Takeru 'kan?"
Sang pemusik sempat hening sejenak. Lalu, balasan ia lontarkan.
"Tidak juga. Masih ada yang lain, Sora. Tidak hanya Takeru."
-
-
-
Peluh yang bermunculan menambah hawa panas. Di musim gugur ini klub sepakbola tengah berlatih tanding. Beberapa pemain mengejar bola dan sebagian mengatur posisinya.
Seorang remaja laki-laki mengusap cairan-berbau-tidak-sedap dengan lengannya. Tatapan anak itu tidak fokus pada bola, melainkan seseorang di luar garis pembatas lapangan.
"Taichi!"
Panggilan barusan memudarkan lamunan alam bawah sadarnya. Kemudian ia mengalihkan perhatiannya pada bola lagi.
-
-
-
"Aku sama sekali tak akan kalah darimu."
Senyum tipis diperlihatkan pemuda berambut pirang.
"Sampai kapan pun, aku juga tidak akan kalah darimu."
"Janji..."
"Eh?"
"Pokoknya kita tak bolaeh membuatnya menangis, Yamato."
Laki-laki itu hanya tersenyum menanggapi ucapan teman sekaligus rivalnya. Berikutnya kepalan tangan mereka saling beradu--hanya sebagai tanda perjanjian.
-
-
-
/prologue - end/
/next chapter - first sin: invidia/
xoxoxox
Beginilah jadinya kalo saia nerima tantangan 7 dosa itu. Prolog-nya gak genah, oke. Ini hanya cerita waktu mereka masih SMP, gak kerasa kan? Hahaha, saia juga gak niat diskripsiin, sih.. *digebuk*. Saia lupa karakter anime ini gimana. Jadi, kemungkinan OoC sangatlah besar (Taichi minjemin payung aja dah OoC, apalagi kalo payungan ama Sora, makin OoC...). Sedikit peringatan sebelum membaca ini lebih jauh: Saia tidak memakai kernyataan yang ada di anime. Yamato ama Sora (mungkin) udah pacaran dari SMP, itu tidak saia gunakan. Lalu, saia pribadi gak suka pair YamaSora (SoraTo). Jadi, jika ada hal aneh (OoC) pada pair itu, tolong maklumi. Saia pendukung TaiSora, tapi belom nentuin ending-nya Sotra bakal ama siapa, Taichi apa Yamato. Saia gak tau itu.
Do'akan aja pair favoritmu bakal terkabul. Sekian saja, saia gak tau ini bakal rampung apa gak.
Semoga saja...;)
Disclaimer: Digimon Adventure©1999, Hongo Akiyoshi/Toei Animation
.second.
Zerou
