A/N : Hai! Salam kenal. Ini fic pertama yang saya buat. Daripada saya di sini nggak ada kerjaan mendingan saya buat fic aja. Mohon maaf ya kalau masih ada typo disana-sini karena saya memang masih sangat pemula.

Aku duduk di bawah pohon sebuah taman bersama teman laki - lakiku- teman yang aku sukai lebih tepatnya- Draco. Dulu, dia adalah anak yang paling kubenci, tapi aku tidak tau mengapa sekarang aku menyukainya. Mungkin karena perlahan-lahan dia mulai baik padaku.

"Hei, Mione, " sapa Draco.

"Ada apa?"

"Hmm maukah kau mendengarkan aku bernyanyi? Yaaa, walaupun suaraku dapat membuat seisi dunia berguncang."

Aku tertawa kecil, "Bisakah kau tidak terlalu berlebihan?"

"Baiklah. Jadi, kau mau atau tidak mendengarkan aku bernyanyi?"

"Baiklah aku tidak keberatan jika hanya disuruh mendengar."

"Lagu ini kupersembahkan untuk gadis yang sangat aku sukai, This night is sparkling, don't you let it go. I'm wonderstruck, blushing all the way home. I'll spend forever wondering if you knew. I was enchanted to meet you. Please don't be in love with someone else. Please don't havesomebody waiting on you. Please don't be in love with someone else. Please don't have somebody waiting on you."

Aku tertegun mendengar lagu yang dia nyanyikan. Ini lagu yang sangat aku sukai, Enchanted. Apa mungkin lagu ini untukku? Ah, tidak mungkin, Hermione. Jauhkan pikiran itu dari kepalamu. Atau untuk gadis lain? Mendadak ada rasa cemburu muncul. Tapi belum tentu juga kan untuk gadis lain. Lebih baik aku tanyakan langsung.

"Hmm Draco, kalau aku boleh tahu, lagu yang kau nyanyikan ini untuk siapa?"

Draco terdiam agak lama, seperti memikirkan sesuatu. Aku menunggu, tetapi tak ada jawaban darinya.

"Hei, Draco? Apa yang sedang kau pikirkan?"

"Iya? Ada apa? Aku tidak memikirkan sesuatu,"

"Lalu mengapa kau tidak menjawab pertanyaanku?"

"Aku hanyaa.. Hmm.. Aku hanya-"

"Hanya apa?"

"Ah, lupakan saja."

Ada apa dengan Draco? Mengapa dia jadi aneh? Apa salah jika kau bertanya seperti itu? Kemudian kami terdiam agak lama. Lama sekali aku menunggu Draco untuk membuka percakapan lagi dan akhirnya ia mulai berbicara.

"Mione?"

"Apa?" jawabku.

"Lagu yang tadi kunyanyikan sebenarnya untuk.. hmm.. untukmu,"

Aku tersentak. Benarkah lagu itu itu untukku? Berarti dia menyukaiku? Oh, God, apakah ini mimpi? Tidak, ini bukan mimpi.

"Err- Draco, berarti gadis yang kau sukai itu, hmm, aku?"

"Hmm, iya," jawabnya masih malu-malu sambil tersenyum.

Ingin tertawa rasanya saat aku melihat wajahnya yang memerah seperti tomat. Lucu sekali. Kami terdiam lagi dalam keheningan. Ingin sekali aku juga menyatakan perasaanku padanya. Hmm, baiklah, tekadku sudah bulat bahwa aku ingin menyatakan perasaanku padanya.

"Hmm, Draco,aku juga ingin bilang bahwa aku, hmm, aku juga menyukaimu,"

Mata Draco kemudian berbinar-binar setelah mendengar jawabanku. Ingin tertawa lagi rasanya setelah melihat ekspresi wajahnya.

"Jadi, kau juga menyukaiku?" tanyamu yang masih tidak percaya dengan jawabanku.

"Ya, Draco, aku menyukaimu," jawabku meyakinkan Draco.

Senyum Draco kembali mengembang. Melihatnya tersenyum merupakan hal terbaik dalam hidupku. Kemudian Draco menggandeng tanganku dan mencium lembut pipiku. Yeah, seandainya waktu dapat dihentikan, aku pasti akan berharap waktu dapat dihentikan saat ini. Draco, I love you.

END

A/N : Akhirnya selesai juga. Cacat ya? Atau nggak jelas? Menurutku sih alurnya terlalu cepat. Tapi, ya sudahlah *nyanyi lagu Ya Sudahlah*. Yang udah baca, jangan lupa REVIEW. Okay?