Tahun ajaran baru akan segera dimulai. Persiapan untuk masuk sekolah juga sudah selesai. Sekarang, yang perlu dilakukan adalah... memenuhi panggilan Tuan Muda yang dilayaninya.

Setelah mengetuk pintu kamar pribadi Tuan Muda, Yuzuru Fushimi memasuki ruangan tersebut tanpa menunggu izin dari Tuan Muda terlebih dahulu.

"Waa-! Yuzuru! Aku kan belum kasih izin!" Tuan Muda dari keluarga Himemiya yang dilayani oleh Yuzuru, Tori Himemiya, memarahi pelayannya yang kelancangan

"Karena sudah dipanggil, tidakkah Tuan Muda sudah siap untuk betemu dengan saya? Mengapa harus sampai menunggu izin untuk masuk dan segalanya?" tanpa mementingkan amarah Tuan Muda Tori, Yuzuru menuju ke kasur Tori yang masih berantakan untuk merapikannya

"Uuh... Tetap saja! Jangan mengagetkan aku!" dengan cemberut, Tori menuju ke sofa di kamarnya dan duduk

Yuzuru yang sibuk membereskan kamar Tori tidak menghiraukan Tuan Mudanya. Tori menunggu setelah Yuzuru puas dengan beres-beres dan memanggil pelayannya itu untuk duduk di sofa di depan Tori, supaya mereka saling berhadapan.

Yuzuru dengan tenang melaksanakan perintah Tori. Akan tetapi, Yuzuru merasa tidak puas dengan penampilan Tori yang masih memakai piyama. Padahal Tori sudah bangun cukup lama... Mengapa masih dalam piyama?

Tori yang merasa dirinya dalam bahaya, dengan cepat mengutarakan isi hatinya, "Jadi! Setelah berpikir panjang! Aku rasa! Sebaiknya di sekolah nanti! Anggap saja kita tidak ada hubungan sama sekali!"

Kata-kata itu bergema di dalam kamar pribadi Tori. Karena terkejut, Yuzuru tidak dapat menjawab Tori. Melihat Yuzuru yang tidak bereaksi, Tori segera melanjutkan dengan, "Kita boleh pergi dan pulang ke sekolah sama-sama, tapi pastikan kalau tidak ada yang tahu kalau kamu adalah pelayanku!"

"Apa yang kau-" Yuzuru berhenti melanjutkan ucapannya dan berpikir sejenak. Kemudian, setelah mendesah, Yuzuru bertanya, "Mengapa Tuan Muda memiliki pikiran seperti ini? Bukankah Tuan Muda tahu, bahwa saya sudah menyelesaikan proses pemindahan sekolah khusus untuk menemani Tuan Muda di sekolah baru Anda? Jadi, tolong jangan bicara sembarangan,"

Mendengar nada Yuzuru yang berubah sopan-santunnya, Tori merasa bahwa dia perlu menjelaskan baik-baik dan membuat Yuzuru mengerti, bahwa, "Bocah dari keluarga Suou itu masuk sekolah tanpa pelayannya," Tori menggelengkan kepalanya, "Aku tidak mau kalah dari bocah itu! Aku akan buktikan, bahwa aku juga bisa mandiri!"

Oh. Mandiri. Yuzuru tidak menyangka akan mendengarkan kata itu dari Tuan Muda yang sudah dilayaninya sejak kecil. Yuzuru sangat terharu dengan tekad Tuan Muda Tori. Akan tetapi...

"Hanya karena alasan itu saja, saya tidak bisa menerimanya," Yuzuru ikut menggelengkan kepalanya, "Tuan Muda, tujuan saya pindah sekolah adalah untuk menemani Anda. Jika Anda tidak memerlukan saya untuk menemani Anda di sekolah baru..."

Yuzuru menjadi tidak tahu apa yang harus dilakukannya.

Tori menyeringai melihat Yuzuru yang kebinggungan, "Aku tahu! Maksudku itu, Yuzuru tidak usah jadi pelayanku selama Yuzuru menjadi murid sekolah! Yang penting, saya perlu kebebasan di ruang lingkup sekolah! Sudah aku bilang, kita bisa pergi dan pulang sekolah bersama-sama. Terus, Yuzuru itu masih pelayanku. Hanya saja, saya memberikan izin kepada Yuzuru untuk menikmati kehidupan sekolahnya tanpa melayani aku setiap saat! Gimana? Yuzuru setuju juga?"

"Menanyakan apakah saya setuju atau tidak... Tentu saja saya tidak setuju," Yuzuru menjawab dengan serius

Itu bukan jawaban yang diharapkan Tori. Kalau Yuzuru masih bersikeras begini... Mau tidak mau, Tori juga harus dengan tegas memberitahukan kepada Yuzuru, "Ini perintah!"

Dengan kata-kata itu, Yuzuru akhirnya menganggukan kepalanya, "Baiklah. Perintah Tuan Muda akan saya dengar dan...jalankan,"

Tori menghela nafas lega. Syukurlah Yuzuru mengalah dengan mudah. Jika Yuzuru tetap tidak setuju, mau tidak mau, Tori-lah yang harus mengalah. Untung saja Yuzuru tidak melawan lebih dari sekedar pembatahan. Baiklah! Dengan begini, Tori akan memiliki kebebasan dari Yuzuru untuk melakukan apa yang diinginkannya! Asyik!

Melihat begitu gembiranya Tori, Yuzuru pun tersenyum. Tuan Muda Tori yang ingin mandiri... Yuzuru tetap khawatir. Akan tetapi, Yuzuru siap dengan melihat perkembangan Tori dari jauh dan memberikan bantuan kepada Tuan Muda kapanpun juga jika Tuan Muda Tori memerlukannya.

Dengan pikiran masing-masing yang tidak berpaduan, Yuzuru Fushimi dan Tori Himemiya masuk ke Akademi swasta Yumenosaki.