Title : Pepero Kiss
Another Monday Couple fic.
Ini cuma drabble. :3
Happy reading, enjoy^^
Song Jihyo berdiri diam dengan sebuah pepero di mulutnya. Menunggu giliran untuk melakukan pepero kiss untuk keperluan syuting episode 137. Jihyo tengah membenarkan pakaiannya ketika Gary datang ke tempatnya menunggu.
Gary tersenyum, "Nervous, Jihyo-ah?"
Terkejut melihat kedatangan Gary, Jihyo refleks menggelengkan kepalanya. "Tentu tidak, oppa. Aku sudah berulangkali melakukan pepero kiss."
"Aku juga," balas Gary. "Aku sudah banyak melakukan pepero kiss. Tapi entah kenapa aku merasa sangat gugup kali ini."
"Aish." Jihyo berdecak sekali, kemudian menonjok main-main lengan Gary. "Kau ini bagaimana? Saat giliran kita hampir tiba, kau malah nervous." Gadis dengan julukan BlankJi itu mengomeli Gary dengan sadis. "Lalu sekarang bagaimana?"
Gary menatap Jihyo penuh arti. Badannya dibungkukkan sedikit sehingga bisa menatap langsung ke wajah Jihyo yang menunduk. "Kalau kita latihan dulu, bagaimana?"
"Latihan?" Jihyo menegakkan kepalanya.
Gary mengangguk. "Kita harus menggigit pepero-nya paling tidak sampai 1,5 cm kan? Aku ragu bisa melakukannya. Mau latihan?"
Jihyo berpikir sejenak mendengar tawaran Gary. Melihat sejenak ke wajah Gary yang datar-datar saja, lalu mengangguk.
"Benar juga, oppa." Jihyo menempatkan satu pepero di mulutnya. "Mulailah menggigit oppa." Ujar Jihyo memberi instruksi seiring Gary yang sudah menempelkan bibirnya di ujung lain pepero. Menghitung sampai tiga dalam hati, kemudian Gary mulai menggigit.
CRUNCH.
CRUNCH.
CRUNCH.
"Ingat-ingat, oppa.." kata Jihyo di sela-sela kegiatannya menggigit sementara wajah Gary makin dekat. "Pastikan pepero-nya tersisa paling ti—"
CHUU~
CRUNCH.
Gary langsung berlari jauh-jauh begitu pria berwajah datar itu menempelkan bibirnya ke bibir Jihyo dan menggigit pepero-nya. Meninggalkan Jihyo yang masih shock setelah menyadari apa yang dilakukan Gary.
Kang Gary menciumnya. Tepat. Di. Bibir.
"Omooo!" Jihyo menutup wajahnya yang memerah. Bola matanya melirik dari sela-sela jari, mencari Gary. Tetapi tidak menemukan pria itu di area sekelilingnya.
"Kang Gary!" geram Jihyo, "Awas saja nanti kalau ketemu!"
.
-sementara di tempat persembunyian Gary-
.
"Kau benar-benar nekat, Gary-ah." Komentar Sukjin pertama kali ketika Gary menceritakan apa yang dilakukannya pada Jihyo. "Saat aku seumurmu aku hanya berani mencium pipi istriku. Tapi kau...aaaah." Gary tersenyum bangga saat Sukjin bahkan tidak mampu berkata apa-apa untuk mengomentari tindakannya.
"Itu sih Sukjin-hyung saja yang terlalu tua," komentar Joongkook. Commander itu mengarahkan tubuhnya pada Gary, "Tapi Gary-ah, aku penasaran. Apa tujuanmu melakukannya?"
Gary tersenyum lembut, "Karena aku mencintai Jihyo."
.
.
-FIN-
Huahahaha..ini Cuma drabble!
Hope you like it :D
Review please?
