Summary :
Wu Kris dan Wu Yifan adalah saudara kembar yang bersekolah di tempat yang berbeda. Wu Kris bersekolah di XOXO High School yang notabennya sekolah khusus anak laki-laki dan Yifan yang bersekolah di sekolah umum EXODUS high school. Apa jadinya jika saudara kembar ini memutuskan bertukar tempat dan bertemu dengan soulmatenya?
KRIS POV
Pagi yang membosankan seperti biasanya aku berangkat ke sekolah. Aku bersekolah di XOXO high school yang semua muridnya adalah anak laki-laki, itulah yang membuat aku terlalu malas untuk sekolah. Orangtuaku sengaja memasukanku ke sekolah khusus laki-laki karena ketakutan mereka kalau aku menghamili anak orang jika bersekolah di sekolah umum. Trlalu berlebihan menurutku, walaupun aku memang trlalu tampan dan perempuan mana yang tidak jatuh dalam pelukan Kris Wu? Beruntung sekali saudara kembarku Yifan bisa bersekolah di Exodus high school yang memiliki ribuan murid wanita cantik dan seksi. Orangtuaku tidak akan khawatir Yifan menghamili perempuan karena yifan adalah seorang gay. Walaupun kita kembar tapi kita memiliki perbedaan dalam mencari seorang pasangan.
Aku sedang memasuki lorong sekolah menuju kelas sambil menunggu sahabatku Oh Sehun yang sejak tadi belum munculkan dirinya. Akan tetapi aku melihat seorang pria yang sedang berdiri di lokernya, tanpa segan-segan akupun mengahampirinya.
"Hi panda! Good morning" pria berambut hitam itupun kaget dengan kemunculanku dengan tiba-tiba.
"ha..halo kris ge…good morning" dia terlihat sangat ketakutan dan gemetar saat berbicara padaku. Aku suka sekali ngebully bocah panda ini sejak dia ospek di sekolah ini.
"mana PRku?udah dikerjain semuanya?"
"su..dah ge" diapun memberikan semua pekerjaan rumahku yang semuanya ada 5 tugas.
"good! Karena nanti ada kuis geografi kamu harus membantuku menjawab semua. Mengerti?!" dia hanya mengangguk dan menundukkan kepalanya, akupun pergi meninggalkan dia sendirian.
*skip time*
"YAH HUANG ZITAO. KENAPA KAU TIDAK MENGERJAKAN TUGASMU HAH? APA KARENA KAU SELALU RANKING DI 10 BESAR DAN MENGABAIKAN TUGASMU?" Mr. Park memarahi si bocah panda di depan kelas. Bocah itu menundukan kepalanya sambil menahan nangis. Hah cengeng! Aku rasa dia tidak sempat menyelesikan tugas-tugasnya karena harus megerjakan tugasku juga. Siapa peduli? Yang penting tugasku selesai.
"KELUAR DARI KELAS SAYA DAN HADAP SAYA SETELAH PULANG SEKOLAH. KAU AKAN TERIMA AKIBATNYA" ancam Mr. park.
"ma..maafkan saya mr park.." bocah panda itupun keluar kelas dengan menangis.
"hyung…" panggil sehun sambil berbisik.
"hmm.."jawabku dengan malas.
"apa kau menyuruh bocah panda itu menyelesaikan tugasmu?"
"yup. Why?"
"hhmm..pantas saja..dia tidak sempat mengerjakan tugasnya hyung.."
"shut up sehunah..dia tidak complain, kenapa kau yg complain?"
"oh my god..hyung dia teman Luhan kalo Luhan tau apa yang kau perbuat pasti aku yang dimakinya juga karena aku sahabatmu."
"not my bussines hunah. Diamlah atau kau mau keluar dari kelas juga,huh?" Sehun hanya menggelengkan kepalanya.
YIFAN POV
Pagi yang menyenangkan tapi mendadak membuat moodku sedikit buruk pagi ini. Siapa lagi kalo bukan karena murid murid perempuan di sekolah ini yang berisik dan berusaha menarik perhatianku. Terutama Jessica, banyak yang bilang murid perempuan paling populer di sekolah ini.
"hello yifan.." dengan cepat dia cepika cepiki pipiku dan membuatku semakin mual.
"uh..yeah..hello"
"babe, pulang sekolah kita nonton yuk?ada film bagus loh"
"no thanks. Aku ada acara sama chanyeol." Akupun segera melepaskan tangannya dari lenganku dan segera menuju ke kelas. Sesampainya di kelas aku sudah melihat chanyeol sudah duduk di tempatnya.
"wajahmu tidak terlalu menyenangkan hyung. Diganggu cewek2 itu lagi?" aku hanya mengangguk dan duduk disebelahnya.
"sudahlah hyung kau pacari aja si Jessica. Dia kaya, cantik,sexy"
"sayangnya aku ga suka sama perempuan. Mereka terlalu memuakkan. Ugh"
"kau ini aneh sekali hyung"
"hey, kau sendiri dari ratusan murid perempuan disini tapi kenapa pilih baekhyun dari kelas 2-C itu?"
"my baekki jangan disamakan mereka hyung! My baekki lebih cantik dari semua perempuan disini, lebih baik,imut terus gak centil"
"whatever yeol…whatever.."
*skip time*
TAO POV
Aku pulang dengan mata yang sembab. Aku mendapat hukuman dari Mr Park karena tidak mengerjakan tugasku. Aku disuruh membersihkan perpustakaan selama seminggu penuh. Setelah sampai di rumah aku duduk di sofa karena sangat lelah. Tak lama kemudian, saudara kembar perempuanku Zeetao pulang dan menghampiriku.
"tao apa kamu baik2 saja?" Tanya dia karena melihat kondisiku yang meprihatinkan.
"aku..hiks..habis terima hukuman dari guruku gara2 tidak mengerjakan tugas" melihatku menangis, Zee memelukku dengan erat.
"tapi kan tao mengerjakan semalam sampai jam 3 pagi. Bagaimana bisa tao masih dihukum?" Tanya Zee sambil mengelus-ngelus punggungku.
"tugas yang aku kerjakan semalam punya kris ge..aku sendiri belum sempat mengerjakan tugasku karena sangat ngantuk" jawabku sambil terisak-isak.
"apa dia yang suka membullymu? Tao kamu harus berbuat sesuatu! Dia sudah kelewatan, masa tao diam aja! Zee ga bisa ngeliat tao begini…" zeepun mulai meneteskan air matanya.
"hush…zee jangan ikut nangis dong…cupcup" akupun mengusapkan ibujariku kepipi Zee..
"habis zee ga tega liat tao diginiin terus. Liat tuh mata tao makin sembab, sudah kurang tidur ditambah menangis" Zee mengusap mataku yang memang semakin sembab.
"kan aku udah pernah bilang, kris itu namja paling kuat di sekolah. aku juga ga mau ngelawan kris walaupun aku tau wushu, aku ga suka bertngkar. Zee janji ya jangan bilang mama sama papa soal ini? Tao ga mau mereka khawatir"
"oke..tapi kalo kris melakukan ini lagi zee akan bilang ke mama… zee ga mau lagi ngeliat tao dihukum padahal tao ga salah" aku hanya mengangguk dan Zee kembali memelukku. Aku sangat dekat dengan saudara kembarku ini. Kami saling melengkapi dan haampir tidak pernah bertngkar. Kami tidak pernah menyembunyikan rahasia walaupun hanya kecil.
-di rumah Yifan-
Yifan sedang menikmati makan siangnya. Kebetulan hari ini Yifan yang masak untuk santapan makan siang karena ibunya adalah seorang bussines woman dan hampir tidak berada di rumah. Yifan memasak makan siang untuk 2 porsi, untuknya dan kris. Setelah beberapa suapan Yifan mendengar Kris pulang dari sekolah.
"kau masak apa hari ini?" Tanya kris begitu mengetahui Yifan berada di ruang makan.
"Cuma nasi goreng Beijing"
"thanks god. Aku lapar banget" merekapun menikmati makan siang mereka. setelah selesai makan dan kris berganti pakaian, saudara kembar ini nonton tv bersama.
"eh yifan, apa sekolahmu menyenangkan?"
"ga terlalu. Kamu tau sendiri..perempuan2 selalu tebar pesona di depanku, aku mual melihat mereka kris."
"fan..fan kau ini bodoh atau apa? Kau populer,pintar ya wajah tampan walaupun masih tampan aku sedikit. Kenapa ga kamu pacari aja salah satu dari mereka? atau Jessica tuh yang sering kau ceritakan. Aku penasaran sama dia" kris dengan smirknya sudah membayangkan bagaimana cantiknya dan body Jessica yang seksi.
"aku ga minat sama perempuan. Walaupun dia seksi, aku ga peduli. Aku lebih milih dick" jawab yifan.
"eh gimana kalau kita tukeran?" Tanya Kris dengan smirknya dan pemikirannya yang evil.
"ah,apa untungnya buatku? Kau murid bodoh di sekolah, suka cari masalah, image negative dari para guru. Dalam sebulan aja, mama selalu dipanggil ke sekolah akibat perbuatanmu"
"hey! Walaupun aku ga sepintar kamu, tapi aku juga populer! Kau lupa aku sering dapat surat cinta dari para lelaki2 menjijikan yang memintaku jadi pacar mereka. atau bahkan hanya pacar sehari. Jelas2 aku bukan gay! Aku masih suka boobs ya know!"
"tetap aja kris! Kau lebih diuntungkan! Jangan coba2 memanfaatkan aku."
"siapa yang memanfaatkan? Hey, yifan murid di sekolahku semua laki2. Aku sangat muak! Bisa jadi kalo kita tukeran kamu bisa menemukan soulmate kamu di sekolahku? Terus aku juga bisa melepaskan hasratku ini kepada perempuan2 di sekolahmu. Gimana?" Tanya Kris masih dengan smirknya.
"aku juga muak sih sama perempuan2 centil itu. Oke kalo gitu, tapi ada syaratnya! Kau jangan malas, harus memperhatikan guru saat di kelas, JANGAN SAMPAI MEMBOLOS! ABSENKU DARI SEMESTER 1 SELALU PENUH"
"aiisshh..okeee! kamu uga jangan terlalu ramah sama murid di sekolahku. Jangan sampai ada yang berani menggertakmu sedikitpun! Aku itu paling ditakuti di sekolah! Jangan sampai imageku rusak"
"oke deal" merekapun saling bersalaman.
"kita mulai besok"
