Title : MISTAKEN
Author : StellaSJ
Cast(s) : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun , Lee Donghae, Zhoumi
Pairing : KyuMin , ZhouKyu
DISCLAIMER : Super Junior milik Tuhan YME dan keberadaan mereka secara komersil adalah milik SMEnt . Tapi FIC ini murni milik saya :)
Rate : T
Warning : BOYXBOY . Typo(s) . I've warn you, DON'T LIKE YAOI? DON'T READ .
Hai, udah lama banget Stella nggak bikin fic . Karena ini liburan dan bosen banget dirumah , jadi yang biasanya jadi Reviewers, sekarang mulai bikin fic lagi .
I know this is just ordinary story like others, but still different because the ideas is original from my mind :)
Happy reading !
-Author's POV-
Pemuda itu mengusap-usapkan telapak tangannya satu sama lain , sesekali juga meniup-niupnya mencari kehangatan . Asap terlihat mengepul dari mulutnya . "Brr…dingin sekali.." , Ia mengambil kaus kaki pink kesayangannya dan memakainya sesegera mungkin ,sebelum kakinya juga membeku karena dingin .
"Sungmin-ah ~ !" , seseorang memanggil dirinya , suara lembut yang ia kenal dan ia sukai.
"Ya eomma ?" , Sungmin segera berlari turun menuju tempat eomma- nya memanggil .
Eomma Sungmin tersenyum hangat sambil membereskan meja makan , "Jangan lupa tutup jendelamu dan gorden . Kalau sangat diperlukan eomma sudah siapkan pemanas di kamarmu . Pakai selimut yang rapat, jangan terbuka-buka…dan.."
"Iya eomma aku mengerti..jangan terlalu khawatir seperti itu.." , Sungmin geli sendiri 'Eomma seperti biasa menasehati hingga titik darah penghabisannya seperti aku anak kecil saja . Begini-begini aku sudah 17 tahun'
"Habisnya kau selalu lupa menutup jendelamu sendiri , udara sedang dingin-dinginnya hari ini . Juga kau selalu tidak bisa diam jika sedang tidur, kurasa selimutmu akan terbuka lagi" , Eomma mengusap kepala Sungmin sebentar . "Ya sudah sana pergi tidur"
Sungmin mengangguk dan tersenyum , "Siap eomma!"
Sungmin melangkahkan kaki ke kamarnya kembali . Nafasnya terasa dingin . Ia menutup pintu lalu duduk di atas tempat tidurnya . Pelan ia mengambil secarik kertas dari tas sekolahnya . "Hmm…jadwal besok …ya ya, tidak terlalu padat. Yahh aku bisa tidur nyenyak sekarang" , ia merebahkan tubuhnya dan mulai merapatkan selimutnya hingga sebatas leher . Memejamkan mata , dan sebentar pun dia sudah masuk ke alam mimpi .
Dan naluri seorang eomma memang tidak pernah salah , Sungmin lupa menutup jendelanya lagi .
-Author's POV END-
0o0o0o0
_Sungmin's POV_
Tengah malam , 01:05 am
Tuk .
Tuk .
Aku membuka kelopak mataku , telingaku sensitif mendengar sesuatu . Aku menggeliat dan mendudukkan diriku ogah-ogahan , masih setengah sadar aku menoleh ke arah jendela,
Jendela kamar-ku terlihat bergetar sedikit . Pasti karena udara dingin , bodohnya aku lupa menutup lagi padahal eomma sempat mengingatkanku.
Aku beranjak dan menutup jendelaku dengan sangat cepat karena aku tidak tahan dengan udara luar, sangat dingin . "Brrr…", aku menggosok-gosok tanganku agar hangat . "Rasanya bodoh sekali jika masih ada orang di luar sedangkan cuaca sedingin ini" , aku menggumam sesuatu, tidak penting memang.
Entah darimana feeling ini, tapi tiba-tiba otakku membeku sebentar . Aku miringkan kepalaku, berpikir.
Tuk . Tuk
Tunggu , itu bukan getaran karena udara dan angin . Itu seperti suara…lemparan batu ?
Kuberanikan untuk melongok ke luar jendela , lalu menyipitkan mata , mencoba melihat siapa orang yang iseng melempari jendelaku dengan kerikil batu itu . Kupikir itu orang gila , aku sempat bergidik takut.
Pupil mataku tak pernah selebar ini , mulutku menganga sebesar badan Shindong-hyung ,kakak kelas di sekolahku yang terkenal dengan badannya yang besar namun pandai dalam hal dance .
"A-astaga!" , aku berteriak panik setelah melihat sesuatu di bawah sana lewat jendelaku tadi . Spontan aku berlari secepat kilat ke bawah , membuka pintu depan tanpa perlengkapan perang apa-apa , ini karena aku sangat panik !
"CHO KYUHYUN!" , Aku menghampiri orang yang sepertinya sudah setengah sadar itu di depan rumahku , tergeletak , sedikit….mengenaskan.
Orang gila siapa yang mau ada di luar dalam cuaca yang sedingin ini, gila, benar-benar gila .
Kulihat dia masih bernafas tapi sangat pelan , bibirnya membiru pucat dan bergetar . Dengan paniknya aku menggoyang-goyangkan tubuhnya, "Hei Cho Kyuhyun bangun! Apa yang kau lakukan disini ? Hei hei!" , aku menepuk-nepuk pipinya . Tapi sepertinya dia tidak sadar.
"Aish!" , aku melepas jaketku lalu memakaikannya pada Kyuhyun sebelum dia mati kedinginan . Bulu kudukku berdiri dengan cepatnya , aku sedikit menggigil . Tapi apa lagi yang kubawa sekarang selain jaket tebalku, ah biarlah yang penting orang ini tidak mati kedinginan.
Aku memapahnya masuk rumah , maaf, tapi aku tidak kuat menggendongnya. Baiklah, salahkan tubuhku yang lebih pendek dan kecil dibanding dia.
Aku melihat ia membuka matanya sedikit , tapi tatapannya masih datar, sepertinya masih belum benar-benar sadar. Aku membantunya duduk di sofa ruang tamu-ku , masih dalam kepanikan aku berlari ke atas mengambil selimut tebalku lalu memakaikannya erat-erat pada Kyuhyun sembari kubawa pemanas dari kamarku, menyetelnya di dekat tubuhnya .
Aku melihat di wajahnya ada bekas memar dan di sudut bibirnya mengeluarkan darah . 'Dia berkelahi?' , aku mengambil air hangat dan mengusap wajahnya dengan air hangat . Pelan, tapi tetap saja ia berjengit sakit .
"Apa yang kau lakukan di luar sana sedangkan cuaca seperti di kutub selatan ? Kau benar-benar bodoh" , ucapku sambil masih mengusap wajahnya dengan air hangat . Sekalian membersihkan lukanya.
Sepertinya Kyuhyun sudah sadar sekarang . Aku bisa mendengar nafasnya yang berat, tapi bibirnya masih biru.
"Masih beruntung aku ada tenaga untuk melempari jendelamu dengan kerikil-kerikil itu" , ucapnya pelan dan bergetar karena dingin.
Aku menatapnya lembut sekarang , "Apa yang terjadi?" , kutatap mata elangnya dengan tajam , berusaha mencari penjelasan .
Dia membuka mulutnya , "Aku….." , Ia mengacak rambutnya , "Aku bingung harus mulai darimana"
Aku menjitak kepalanya , "Apa susahnya menceritakan !"
"Aw!" , ia meringis kesakitan . "Iya iya, aku cerita"
Aku memberikan segelas susu panas saat dia mulai bercerita .
"Tadinya aku hanya keluar karena aku lapar . Aku membeli roti di minimarket…"
Sesaat kami terdiam .
"Hanya itu….?" , sungguh tidak kupercaya, ceritanya sesingkat itu
"Tentu saja tidak..ng…." , Ia menggigit bibir bawahnya , suaranya terdengar ragu.
Kulihat mata itu lagi , matanya penuh kecemasan dan kekhawatiran. Itu bukan mata Cho Kyuhyun yang aku kenal …mata itu kulihat hanya pada saat dia mengingat kejadian itu….
"Katakan saja Kyu, ada apa setelah itu…" , suaraku aku lembutkan sekarang .
"Lalu setelah itu….di perjalanan pulang, aku melihat dua orang itu"
Tubuhku menegang , bibirku mulai bergetar . "Kau….."
Kyuhyun malah tertawa kecil, tapi getir . "Haha, entah kapan tiba-tiba aku ada di depan rumahmu Min"
"Jangan bohong Kyu" , ucapku langsung tepat sasaran.
Dia terdiam , tawanya tadi lenyap entah kemana . Ia menatap kebawah , berusaha menyusun kata-kata yang tepat . "Baik,kau menang . Ya, aku mengejar mereka. Tapi dua lawan satu mana bisa menang" , matanya sedikit berkaca-kaca, tapi aku tahu pasti dia sebenarnya menahan air matanya untuk jatuh.
Aku memegang pipinya , "Kau kurang berotot sih" , kucoba mencairkan suasana .
Dia terkekeh geli, "Baiklah aku akan membesarkan ototku seperti Siwon-songsaenim agar aku bisa menang berkelahi lain kali"
Aku juga ikutan tertawa , "Aku pegang kata-katamu Kyu" , aku meletakkan gelas bekas susu panas tempat Kyu tadi , lalu merapatkan selimutnya. "Sebaiknya kau segera tidur saja ,besok kita harus ke sekolah"
Ia tersenyum sambil memejamkan mata ,"Baiklah, aku juga sangat mengantuk . Terimakasih Min"
Aku tersenyum hangat , "Selamat malam Kyu" .
Aku meninggalkan Kyu yang tidur di sofa, dan aku berjalan menuju kamar eomma untuk memberitahunya bahwa Kyu datang menginap .
Eomma sih meng-iya-kan saja, tapi sebelum ia bertanya lebih lanjut kenapa Kyuhyun bisa datang semalam ini, aku segera menutup pintu kamarnya , "Selamat malam eomma"
Sebelum masuk kamarku aku melirik sebentar kebawah. Kulihat dengan nyenyaknya namja itu tidur, sepertinya keadaannya sudah membaik sekarang.
Aku tidak menyangka hal itu terjadi malam ini . Bisa-bisanya ia bertemu dengan dua orang kurang ajar yang tidak bertanggung jawab itu . Ingin rasanya aku memeluknya erat Kyu saat ini juga agar ia bisa melupakan kejadian itu, tapi sepertinya dengan pelukan selimut pink ku itu sudah membuat dirinya lebih baik.
Kalian masih tidak tahu siapa 'dua orang' yang aku dan Kyu sebut-sebut daritadi?
Mereka adalah dua orang yang sudah berbuat jahat dan tidak berperikemanusiaan pada kakak perempuan Kyuhyun , Ahra noona .
Empat tahun lalu, Ahra noona sedang berjalan sendiri pulang dari mengerjakan tugas kuliahnya malam hari . Ia tidak sadar bahwa sedari tadi di perjalanan dia di ikuti oleh dua orang pemuda serampangan yang berniat jahat padanya . Dan…di malam itulah….ah..aku tidak kuat menceritakannya . Yang pasti saat menceritakan hal ini padaku , Kyu sampai meluapkan semua emosinya, aku tidak pernah melihatnya sebegitu marah dan sedih . Dan tatapan matanya itu...membuat diriku ikut jatuh kedalam lubang kesedihan yang amat dalam . Sedih,marah,khawatir,cemas. Hanya itulah yang kulihat di mata Kyuhyun saat itu.
Dua orang pemuda itu sudah bebas dan hanya diberi hukuman 3 tahun yang membuat keluarga Cho tidak terima . Tapi sepertinya ada permainan belakang antara pihak pemuda dan pihak polisi . Tapi hingga sekarang keluarga Cho tidak bisa berbuat apa-apa.
Ah sudah, membicarakan itu lagi membuatku emosi saja , lagipula anggap saja itu cerita lama, Kyuhyun sendiri yang selalu bilang padaku bahwa itu sudah hal yang lalu, Ia ingin konsentrasi pada masa depannya sekarang .
Cho Kyuhyun dan aku, Lee Sungmin, sudah berteman sejak kelas 1 SMP . Sekarang kami sudah kelas 3 SMA . Artinya hampir genap 6 tahun kami bersahabat . Hei, itu waktu yang lama bukan?
Aku menyanyanginya …ng…sebagai teman kok! Sungguh aku tidak berbohong ! Aku suka melihat senyumannya,aku ingin melihatnya selalu bahagia . Itu ..sayang sebagai teman, iya kan?
"Hoaaahm…", aku merasakan mataku sudah tak kuat untuk terbuka, aku mengantuk sekali . Kuputuskan untuk tidur saja . Selamat malam eomma. Selamat malam Kyu…
0o0o0o0
Esok paginya .
Aku menggeliat dan mengucek mataku ,melihat jam wekerku . 07:00am
"Astaga sudah jam segini" , dengan lemah aku melenggang masuk kamar mandi .
Setelah selesai mandi dan bersiap-siap aku turun ke bawah, tapi aku lihat Kyuhyun sudah tidak ada .
"Eomma, mana Kyu?" , tanyaku sambil memakan roti panggang selai strawberry yang ada di meja.
"Tadi pagi-pagi sekali dia sudah pamit pulang, tapi eomma sudah sempat memberinya sarapan kok tenang saja", Eomma memberikanku segelas susu putih, katanya sih agar aku tambah tinggi .
Aku mengangguk-angguk . 'Anak itu tumben pagi sekali bangunnya' , pikirku.
"Tapi kenapa eomma lihat…wajahnya banyak bekas memar ya?"
"Oh itu…tidak apa-apa…dia..baik-baik saja kok" , aku bingung mau menjawab apa . Tapi eomma hanya tersenyum dan tidak melanjutkan pertanyaannya. Syukurlah.
"Aku berangkat eomma!" , kulambaikan tanganku sambil berlari keluar . Kalau tidak berlari cepat kali ini aku akan terlambat .
Sayangnya suhu di luar masih tetap dingin, bahkan saat aku berlari terengah-engah begini , tangan dan telapak kakiku masih saja terasa sangat dingin seperti es.
"Tidak…aku terlambat!" , aku mendengus kesal saat kulihat Joon-ahjussi -satpam sekolahku- sudah menutup pintu gerbang . Aku menepuk jidat frustasi . Tapi jangan sebut aku Lee Sungmin -si ahli martial arts dan namja atletik se-SM High School – jika aku tidak dapat melewati gerbang ini.
Dengan cepat aku berlari menjauh, berhenti, mengambil kuda-kuda . Lalu berlari cepat , HUP , aku tumpukan kaki kiriku pada pagar di depanku ,lalu aku melompat melewati pagar sekolah . HOP !
"Sip" , aku menepuk-nepuk jas sekolahku , menghilangkan debu yang menempel .
Lalu aku mencari-cari tas ku yang tadi sempat aku lempar duluan ke dalam .
"Kau mencari ini?" , seorang namja berambut merah , jangkung menjulurkan tas ku yang sekarang ada digenggamannya.
"Ah…te-terimakasih! Maaf aku mengagetkanmu dengan lompat pagar sekolah", aku menunduk meminta maaf.
Dia hanya tersenyum , "Tidak masalah kok , itu terlihat sangat hebat", namja itu memamerkan gigi-giginya yang rapi . Wajahnya sangat tirus dan tampan .
Aku balas tersenyum , senyuman manis terbaikku . "Terimakasih , aku masuk dulu ya aku sudah terlambat" , kulambaikan tangan padanya dan berlari masuk kelas.
Ia balas melambaikan tangan juga .
0o0o0o0
-Di kelas-
"Lompat pagar lagi pasti?" , Lee Donghae , teman sebangkuku menebak dengan tepat .
Aku hanya meringis sambil menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal .
Aku menoleh ke semua penjuru kelas , "Kemana Kyuhyun?", tanyaku pada Donghae sambil mendudukkan diri di bangku sebelahnya .
"Sepertinya tadi dia ke kamar mandi"
Aku mengangguk tanda mengerti .
"Oh iya sehubungan dengan Kyuhyun , aku dengar saudara sepupunya dari China hari ini akan bersekolah disini" , Donghae membisikkan seperti suatu gosip besar.
"Jinjja? Kenapa aku bisa tidak tahu?" , aku mendengus kesal karena Kyuhyun tidak pernah bercerita apa-apa denganku .
"Iya, dan sepertinya dia akan sekelas dengan kita juga"
Aku menatap Donghae dengan tatapan 'Darimana-kau-bisa-tahu-hal-hal-itu'
Donghae yang sudah menjadi teman sebangkuku selama dua tahun denganku langsung tahu arti dari tatapan mataku . "Haha, sekali lagi kau menatapku seperti itu aku akan memakanmu Lee Sungmin . Tadi Kyuhyun sendiri yang bercerita sendiri padaku sebelum kau datang"
"Memakanku? Jahat sekali kau Lee Donghae" , Aku mengerucutkan bibirku .
Ia mencubit pipiku , "Lihat ,kau tambah sangat terlihat cantik dan lucu, bagaimana kalau kumakan kau sekarang?"
PLETAK
"Wadaw!" , Donghae berjingkat karena ada penghapus papan tulis yang terbang ke atas kepalanya .
"Hei playboy, lepaskan tangamu itu"
Donghae mendengus kesal , "Yah! Kau kejam sekali Cho Kyuhyun . Itu sakit"
Kyuhyun yang sepertinya baru saja kembali dari kamar mandi meringis jahil , "Kalau mau meluncurkan jurus playboy mu jangan ke Minnie . Dia tak akan mempan dengan rayuan gombalmu, ya kan Min?"
Aku hanya menghela nafas . "Bagaimana bisa aku bisa jatuh dalam perangkap seorang Lee Donghae playboy cap ikan jika aku sudah tau seluk beluk sifatnya bahkan siapa orang yang dia sukai"
"Hah? Bagaimana kau bisa tahu Min? ", Donghae sepertinya sangat kaget dengan ucapanku tadi .
Aku tersenyum evil , "Kau pikir aku selama ini duduk sebangku dengan siapa"
"Haha, kartu As-mu ada pada Minnie sekarang Hae, rasakan!" , Kyu senang sekali menjahili Donghae , wajahnya itu seperti anak kecil yang baru saja mendapat mainan baru .
"Semuanya kembali ke tempat duduk kalian!" , tiba-tiba Soo Man Songsaenim sudah datang dengan penggarisnya yang panjang dan keras itu . Memaksa semua murid untuk segera kembali duduk di bangku masing-masing dengan rapi .
"Hari ini sekolah kita kedatangan murid baru dari China . Saem harap kalian semua dapat berteman baik dengannya"
'Oh iya , murid baru! Aku bahkan sampai lupa menanyakannya pada Kyuhyun. Ini semua gara-gara Donghae yang terlalu hiperaktif pagi ini' , setelah beberapa saat aku berpikir sperti itu dalam hati , aku mulai berpikir lagi bahwa rasanya aku harus meminta maaf pada Donghae karena selalu menyalahkannya .
"Nah, Silahkan masuk dan perkenalkan dirimu", Soo Man Songsaenim menyuruh masuk murid baru tersebut .
Pensil yang tadinya aku main-mainkan di bibirku jatuh seketika . Aku melihat namja tinggi ,berambut merah dan berwajah tirus masuk dan berdiri di depan kelas.
"Annyeong, aku Zhoumi , siswa kelas 3 pindahan dari China. Aku pindah karena mengikuti orangtuaku yang pindah kerja disini. Jadi mohon bantuannya ya" , Ia tersenyum khas . Kepalanya menunduk sedikit tanda hormat .
Dan aku hanya bisa terkaget-kaget , 'Astaga, namja yang tadi di pagar sekolah'
"Baik , terimakasih Zhoumi. Sekarang kamu bisa duduk di sebelah Cho Kyuhyun, di sebelah situ " , Soo Man songsaenim menunjuk 2 bangku di belakangku yang artinya di sebelah Kyuhyun .
Zhoumi berjalan kebelakang dan ia sempat menatapku sebentar tapi langsung melenggang pergi dan ber high-five dengan Kyu . Aku rasa dia memang benar-benar sepupunya , mereka terlihat sangat akrab . Tapi dia tidak ingat denganku,eh? Itu lebih bagus sih daripada dia mengingatku sebagai seorang siswa yang terlambat dan memanjat pagar sekolah .
Aku sesekali menengok ke arah belakang , ke arah Zhoumi dan Kyu duduk . Kulihat mereka saling bercanda dan Zhoumi terlihat merangkul pundak Kyuhyun . 'Mereka benar-benar saudara yang akrab' , pikirku . Sempat terbesit rasa tidak suka , tapi apa boleh buat mereka kan saudara .
"Kita mulai pelajarannya, semua buka bukunya halaman 174….."
Pelajaran kali ini terasa sangat lama , dengan gelisah aku selalu melihat ke arah belakang, sampai-sampai Donghae menyenggolku dan berbisik untuk tidak melihat kebelekang terus. "Itu merisihkan" , katanya dengan pelan .
Untung bel istirahat berbunyi juga . Aku menarik nafas lega . Donghae yang hampir tertidur sekarang malah terbangun gara-gara bel istirahat yang berbunyi keras .
Belum sempat aku beranjak dari tempat, sudah ada dua namja yang datang ke bangku kami seakan mencegah kami untuk pergi .
"Min, Hae. Kenalkan ini sepupuku yang datang dari China , namanya Zhoumi" , Kyuhyun memperkenalkan sepupunya itu padaku dan Donghae .
"Hai, aku Zhoumi" , Zhoumi tersenyum dan mengulurkan tangannya .
"Donghae" , Donghae tersenyum dan menjabat tangannya .
Sekarang giliranku , "Ah aku Sungmin, Lee Sungmin" , aku juga menjabat tangannya .
"Oh, kau namja yang melompat pagar sekolah"
GLEK . Seketika aku gugup dan wajahku memerah .
Kyuhyun dan Donghae tertawa keras .
"Haha, jadi tadi kau melompat lagi Min?" , Kyu masih tersenyum geli .
Aku mengerucutkan bibirku tanda sebal , "Sepertinya pertemuan pertama kita tidak tepat moment-nya, kau bisa menghapus ingatan itu kok Zhoumi-sshi, itu tidak penting" , kataku sedikit bercanda, tanpa sadar aku membentuk wajah aegyo-ku lagi .
Zhoumi tersenyum kecil, "Haha, maaf habis kau hebat sekali bisa dengan mudah lompat pagar setinggi itu"
"Dia itu memang atletis , tapi keahliannya keluar kalau sudah kepepet saja" , Kyu malah membuka semua rahasiaku . Aku makin menggembungkan pipiku sebal .
Aku mencubit lengan Donghae yang juga masih saja gencar mengejekku bersama Kyu daritadi .
"Aw!" , Donghae mengelus lengannya yang kucubit .
"Ayo ke kantin saja", aku berdiri dan beranjak ingin pergi ke kantin . Aku menyeret lengan Donghae untuk mengikutiku .
"Ng…Kyu, Zhoumi ? Kalian tidak ingin ke kantin juga?" ,tanyaku .
"Tidak, hari ini Kui Xian berjanji akan mengantarku melihat-lihat sekolah" , Zhoumi menggenggam tangan Kyuhyun erat . Seperti tidak mau melepaskannya . Entah kenapa rasanya sakit sekali melihat itu . Mataku terasa panas. Tapi mungkin ini karena tadi aku hanya sarapan sangat sedikit (apa hubungannya Min? -_-)
"Ng…baiklah ya sudah, aku dan Donghae duluan ya", belum sempat Donghae berkata apa-apa , aku sudah menyeret langkahku keluar kelas .
Tiap langkah kakiku aku hentakkan keras-keras . Donghae yang melihatku langsung mengernyitkan dahi . "Kau kenapa Min?"
Aku hanya menggeleng . Dan masih menatap lurus lorong sekolah .
"Hae…."
"Ya?"
Aku menghela nafas sebentar.
"Kui Xian itu….nama makanan apa ya?"
-TBC-
Annyeong yorobeun !
Wah ternyata TBC ! #headbang
Makasih banget buat yang udah sudi dan mau baca cerita saya .
Kebiasaan jelek Stella adalah...tadinya mau bikin One-Shot . Tapi pas ngetik kok kebanyakan kata,panjang,lebar. Lama-lama malah TBC -_-
Stella harap sih ini bisa jadi chapter pendek :) Atau kalian maunya chapter panjang ? Haha
oh iya...
! SIAPA YANG UDAH LIAT COMEBACK STAGE NYA ?
STELLA SEMPET LOMPAT TERIAK-TERIAK PAS LIAT COMEBACK STAGE MEREKA . SUPER JUNIOR IS SOOOO AWESOME XD ! OPPADEUL GANTENG GAK KETULUNGAN .
haha, Out of topic nih :P balik ke topic yey~
Stella sedih karena ffnet akhir-akhir ini sepi banget gara-gara ada accident belum lama ini :( . Padahal saya udah suka banget sama ffnet, setiap hari nggak pernah absen buat buka ffnet dari hape liat-liat ada fic baru apa aja.
Dulu seneng banget rasanya karna fic fic yang masuk banyak apalagi kalo liat update-an fic ber chapter nya KYUMIN . Jingkrak-jingkrak itu langsungan . Tapi sekarang makin sepi ;_;
Kalo Stella mah nggak peduli , Stella tetep suka sama tempat ini. Dan tetep akan ngebuat fic disini :)
Maaf atas cerita gejenya , dan jeongmal gomawo buat yang udah baca . Please tolong REVIEW-nya ya , biar saya juga semangat banget buat nglanjutin :)
REVIEWREVIEWREVIEW ^^
