Ini hanya cerita tentang sore hari di masa muda SMA. Bubar kelas, jadwal klub, latihan sampai lewat petang, pulang bareng teman-teman, kesandung delman(?), mampir ke warung beli jajanan cemal-cemil tahu bulat(?) buat pulang dan ternyata rasanya terlalu asin, juga bakpaw isi daging favorite karasuno yang hanya dijual di ruko klontong sakanoshita. Itu hanya garis besar kebiasaan anak-anak voli SMA Karasuno di kesehariannya.

Namun pernahkah anda bayangkan apa yang terjadi sebenarnya saat mereka berlatih? Mari kita simak dibawah ini...
ICHIKIWIR! XD
TARIKKK MANG! XXXDDD


Karasuno Dari Iklan Sampai Alay

Disclaimer
Haikyuu! © Furudate Haruichi
Karasuno Dari Iklan Sampai Alay © TwoRabbitFly

Author : TwoRabbitFly a.k.a Calvin and Klein (Salam kolor lur!)
Cast : Karasuno Voly Ball Team
Genre : Pertamax Full Tank Humor Tutung! (garing geus mainsetrim, jadi ganti ku tutung)
Warnings : Yaoi, OOC tingkat akut, Rating T – T+ - M, alay, lebay, berisi iklan-iklan mainstream , tidak sesuai EYD, typo bergelimpangan, bahasa daerah kasar, bertebaran ambigu-ambigu, slight Pedo, anak dibawah umur harap didampingi orang tua, yang tidak suka bahasa kasar silahkan di back.

Penggunaan bahasa kasar dilakukan semata-mata untuk kepentingan cerita. Tidak ada unsur rasis atau SARA.

Don't Like – Don't Flame – Please Back

ENJOY!


Hari itu, sore yang indah, langitnya oranye, mataharinya kuning bulet kaya beubeberum telor, dan banyak Pilot Becak Alay(?) nyangkut di antene tv...
(Klein : eta naon pilot becak alay? Calvin: kolotok we bray panasaran mah! Klein: teu nepi cok..)

Gym Karasuno...
Terlihat para anak-anak karasuno sedang ngajalaloprak istirahat dari sesi latihan ala sparta, tiba-tiba terdengar pintu gym terbuka dan menampilkan sosok seorang spiker botak keceh berinisial Tanaka membawa kantung kresek lecek berisi jajanan gorengan dan leupeut serta beberapa jenis cemilan ganjel perut.

"Hinata..." sapa tanaka dengan nada ala iklan biskuit gapit yang menampilkan dua anak perempuan imut yang sempat terkenal di negeri katulistiwa.
"Apa?" yang disapa balik bertanya sambil pasang muka unyu-unyu yang siap raep seme-seme dan om-om pedo.
"Ada yang baru nih?"
"Apaan?"
"Sekarang Bis**at lebih MANTAP!" ujar tanaka sambil menunjukan sebungkus biskuit berwarna merah dengan maskot macan berkaki dua(?).
"Kenapa?" Hinata stay dengan tampang unyu-unyunya plus-plus wajah tampang blo'on nya yang bikin hati jadi gemes pengen nyabok.
"SUSUNYA! Sekarang lebih BESAR!" sambil pasang muka mesum tanaka mengangkat kedua jari jepol tangannya dibarengin efek bling-bling yang bikin mata katarak.
"HUUOOOOOO TANAKA-SENPAI KAKOI!" timpal hinata sumringah "SU..."

"SUSU-SUSUAN APA LOH?" tiba-tiba perkataan hinata di potong oleh sang kapten alias Sawamura Daichi alias PAPAnya karasuno yang nyamber bak bengsin leber dari tangki amang-amang tukang angkot alay.
"ehhhhh, daichi-san mah kepo deh pengen tau aja...?" timpal tanaka sambil pasang muka bokep andalannya.
"Bukannya gw kepo tapi gw penasaran aja, jangan salah paham!" kapten buang muka dan sangat jelas sekali semburat tipis timbul di wajah gantengnya (klein : echiiee papa daichi kesemsem ni yeh disebut ganteng cihuy!? Daichi : diem lu! Klein : WEW PAPA NGAMBEK BROW!")

"echieeee, kapten Tsundere ni yeh...!" Koor anak-anak lainnya.
"APA GW GA TSUNDERE KOK!" bentak daichi plus-plus perapatan lima bertengger indah di jidat dan pipinya.
"Kapten kaya manusia lumut dari fandom sebelah, yang katanya percaya Aho-Asa trus suka naik becak alay" timpal Tsukishima dengan khas wajah tengil dan nada datarnya.
"anjrit siapa tuh!?"
"WEW! tetangga saya eta...!" jerit tanaka ala emak-emak yang mergokin suaminya nikung.
"anjrit gw ga nyangka lu punya temen anak jadian-jadian!" tunjuk daichi tepat di ujung hidung pesek tanaka. (tanaka: gw ga pesek woi! #lemparauthorkekandangayam)

"Jadi 'susu' apa sih yang besar?!" Teriak hinata tiba-tiba dan seketika semua mata tertuju padanya. "SUSU SIAPA SIH YANG LO MAKSUD HAH?!" sembur PAPA Daichi.
"Ta-ta-tadi ta-ta-tanaka-senpai bilang 'susu' nya lebih besar" ucap hinata pelan. Bulir-bulir bening sudah berkumpul di sudut mata bulatnya dan terjadilah kekacauan tingkat propinsi.
"WAAAKKKHHH HINATA MEWEK!" Tanaka menjerit
"MAMA! KITA BUTUH MAMA SUGA!" Tiba-tiba nishinoya ikut heboh
"EWEUH MAMA SUGA MAH KEUR MOYAN! AYA GE MAMA DEDEH KACI TEU?! Timpal Enoshita
"KENDAE GUSUR WE!" Teriak Nishinoya
"TISU MANA TISU?!" yamaguchi ikut-ikutan riweuh
"Gandeng maneh! Tah, jang naon tisu?!" jawab tanaka sewot
"itu Tsukki sama kageyama mimisan" tunjuk yamaguchi pada dua mahluk yang mematung sambil menutup hidungnya dengan darah mengalir disela-sela jari-jarinya.

Penasaran dengan keributan dibelakangnya, hinata menolehkan kepalanya dan pandangan mata nya tepat mengarah ke arah Tsukishima dan kageyama yang sedang memperhatikannya.
"Ano? Kageyama, Tsukishima kenapa kalian liatin aku?" hinata bertanya dengan wajah yang kelewat polos dan super duper ultra moe unyu siap raep dan bawa kabur yang levelnya ga ketulungan sangattt!
"KA...KA...KAWAIIIII!" Teriak Tsukishima dan kageyama dalam hati yang paling dalam dan... SSRRROOOOOTTTTTTT! Kedua mahluk itu pun mengalami critical damage tingkat dewa.

"WAAHHH TSUKKI/TSUKISHIMA...KAGEYAMA!" teriak anak karasuno histeris

Sementara yang lain riweuh ngurusin dua mahluk yang terkapar, papa daichi menghampiri hinata. "udah hinata plisss ga usah di bahas, kokoro papa lelah nak..." ucap papa daichi sambil mengusap dada iba plus tampang kebapak-an yang sok rapopo.
"kenapa?"
"kamu teh masih kecil nak, kamu masih labil, kamu masih alay, dan yang paling penting kamu masih 'PER-JA-KA'!" ceramah papa daichi.
"HEEEE? TAPI KAN AKYUU UDACH GEJDE PAH! KEDJEH LAGY"
Tidak terima, Hinata berteriak dan berlari, lalu mulai pasang pose alay, diem pinggir jendela pake tongsis, HP smartphone, matanya mejem, bibirnya manyun. Lalu CEPHREEEET!

1 detik...

2 detik...

1 menit...

"nying, hinata geuleuh siah! cuh...!" tanaka merinding jijay

OK!
Akibat kejadian diatas Author pun cengo. Papa daichi mati ditempat. Nishinoya dan Asahi kayang berjama'ah. Enoshita, Kazuhito, Hisashi, Yamaguchi kejang-kejang mabok alay(?). Tsukishima tepar keabisan darah. Sedangkan Kageyama? dia muntah pelangi beud, siapa juga yang tahan kalo liat kecengannya bertingkah sok imut?

Walaupun yah... bertingkahnya jijay bin alay tapi tetep aja yang ngeceng mah liatnya keren wae. Siapa sangka si mantan raja lapangan ini ternyata udah jatuh cinta banget sama si spiker mungil ini dari zaman Fir'aun naik Ducati. Bahkan ampe sekarang ayam jadi alay pun kageyama masih stay bertahan untuk setia melindungi kecengan imutnya ini dari para maho-maho jomblo sisa gagal move on.

kalo Tsukishima mah ngecengnya baru-baru ini. Tsukishima kegaet gara-gara salaman sama hinata pas beres tanding 3 on 3 waktu itu. Waktu hinata maksa-maksa salaman kan Tsukishima nolak tuh, trus hinata kan ngambek, nah itu kalo orang lain liat sih wajah hinata itu jelek awut-awutan persis rambutnya, tapi kalo kata Tsukishima wajah hinata waktu ngambek itu imut banget. Karena itu lah Tsukishima berikrar bahwa dirinya ngeceng abis sama hinata.

"Bray" tiba-tiba asahi noel-noel tanaka genit.
"nying, getek seteh noel-noel"
"dengekeun, urang ge geus pensiun jadi alay, matakna ti baheula tepikeun ayeuna masa depan urang buram" ujar asahi curhat.

"Emang na aya nu nitah maneh jadi alay kitu?!" tanya tanaka.
"bengeut buronan oge, maksa jadi alay siah" semprot papa daichi bangkit dari kubur.
"Ke heula, si eta mah lain bengeut buronan, tapi bengeut PEDO deuleu!" ujar Nishinoya pipilueun
"HEU PAINGAN ADI URANG LEUNGIT DI TK! DICULIK NYA KU MANEH!" teriak hinata histeris
"TAH NGAKU SIAH SOK?! TEU NGAKU DI GEBOTAN KU AING!" ancam papa daichi udah siap-siap bawa panakol

"Aing teu ngiluan..."Nishinoya ambil ancang-ancang siap mangpret
"HEH BENGEUT NYIEUN MASALAH WAE JEUNG AING! DASAR PENTIL MOTOR!" Asahi 30% persen mode berserk (calvin : jiga game wae atuh aya berserk sagala, klein: gandeng ah bisi di pacul!)
"daripada maneh gantar langlayangan..." nishinoya pun mangpret sekali jadi
"CICING SIAH DASAR SAPATU FIR'AUN!"
"Ppffftt... WKWWWKWKWK SAPATU FIR'AUN BRAY, FIR'AUN DONK!" ujar tanaka ngakak
"HHAAH CICING SIAH LAMPU PILAR!" Tanaka pun Jawdrop dan seketika "MIMIH EKE DISEBUTIN LAMPU PILAR SAMA AA ASAHI!" tanaka lari lalu nyuksruk merajuk ke pangkuan Mama suga yang kebetulan sudah pulang dari acara moyan nya.

"HEE?! Sejak kapan gw nikah ma bapa lu?! Sorry gw buka HOMO!" sugawara mendorong tanaka hingga koprol ke pojok lapangan.

Kaget setengah idup, sugawara mendapat pernyataan bahwa dirinya adalah seorang ibu yang dikaruniai anak botak pe'a dan biang mesum, Sugawara pun syok berat, tidak kuat menerima takdir bahwa dirinya harus menikah dengan seorang pria brengsek yang meninggalkannya dengan seorang anak yang tidak bisa diharapkan. (calvin: jirrr lebay!)

"SUGA?! Gw ga nyangka ternyata lu itu cowo BAJINGAN!" Papa daichi berteriak penuh kekecewaan yang mendalam.

Mengetahui bahwa wakil yang merangkap kekasih hati sehidup semati nya tidak mengakui bahwa dia maho terindah yang pernah mengikat janji dengannya, dan lebih memilih menjadi cowo bajingan beranak(?).

"Hah?!" sugawara sweetdrop
"YA Karena cowo itu Cuma ada 2 tipe, kalo ga bajingan berarti dia HOMO!"
"BANGSATTDDD!" sugawara tidak tahan lagi dengan semua kelakuan kapten maho-nya itu. Sugawara sudah berancang-ancang mengangkat tangan kanannya untuk menampar sang papa, namun tiba-tiba...

"PAPA/PIPIH MAMA/MIMIH SABAR! PERTENGKARAN TIDAK MENYELESAIKAN SEMUANYA!" ternyata nishinoya dan tanaka berteriak, berlari, memeluk, menangis, dan menghentikan sang mama yang akan menampar sang papa.

Melihat kedua putranya yang mengangis, membuat sang mama menghentikan aksinya. Raut wajah yang semula kecut jijik berubah menjadi cerah setengah iba. "Yuu, Ryuu maafin mama ya..." sang mama membalas pelukan kedua anaknya. "mama belum bisa jadi ibu yang baik buat kalian"

"Mama/Mimih jangan bilang gitu, mama/mimih tetep yang terbaik buat kita"

"tapi mama udah ga kuat sama kelakuan papa kalian, kokoro mama udah lelah nak, da mama mah apa atuh..? hanya bubuk ranginang dina kaleng Kong Guan"

"HEI, KAPAN KITA KAWIN?! KAPAN KITA 'BIKIN' ANAK?! DAN JANGAN BAWA-BAWA KONG GUAN!" teriak papa daichi protes

Akibat drama roman picisan dadakan yang menggemparkan seisi gym, maka terbentuklah secara instan sacangkewok gundukan sayang sireum yang mulai bergosip gak bener.

"jadi yang anu-anuin sugawara –san itu daichi-san?!" hinata memulai pembicaraan
"Pantes sugawara-senpai diapetin terus sama kapten" kageyama menimpali
"mentang-mentang kapten, apa-apain anak buah bebas-bebas aja" tsukishima ikut-ikutan ngegosip
"nee, Tsukki aku takut dianu-anu sama kapten juga" yamaguchi manja sama tsukishima
"Hah?! kapten anu-anuin suga ampe jadi bubuk ranginang?" asahi kaget setengah alay(?)
"Jahat bingit kapten!" ujar hinata kebawa alay
"Minna, mulai sekarang jaga jarak aman" ujar kageyama memustuskan.

Selangkah demi selangkah anak-anak karasuno itu menjauih sang kapten yang sedang cengo tidak percaya akan kelakuan anggota-anggotanya yang menuduh dirinya menganu-anu anak orang sampai menjadi butiran ranginang dina kong guan.

"LU KIRA GUA TRUK GANDENG APA? JAGA JARAK AMAN?!"

"biarin aja, kalo mama mah bajingan juga baik hati, kalo papa mah udah homo bejad lagi. Yuu ga mau sama papa mah"

Sudah keinjek, dibejek-bejek. Itulah keadaan papa karasuno kita tercinta saat ini. Sudah dituduh yang engga-engga, sekarang dia dijuluki HOMO BEJAD oleh anaknya(?) sendiri. Akhirnya papa sudah tidak bisa lagi menahan kekesalannya, maka nyangangang lah sang papa dihadapan semuanya.

"SIAPA YANG BEJADTTT WOY?!"

"DAICHI-SAN BEJADTT!"

"KAPTEN HOMO!"

"KAPTEN GA SAYANG ANAK ISTRI!"

"KAPTEN ALAY!"

"HEH ENAK AJA!, Kalo gw ga sayang anak istri ngapain gw ngurus mereka ampe bongsor(?), gw ga bejad plisss gw bukan tukang tarok tukang mabok tukan morosotkeun calana(?), dan GW GA ALAY BROW!"

"Kalo homonya?" hinata bertanya

"Kalo homonya ya?" jawab papa daichi sok mikir

"kalo homonya gapapa deh, aq ngaku..." senyum lima jari papa daichi berikan sebagai jawabannya.

"HEEE DAICHI-SAN BENERAN MAHO!"

"ia soalnya Cuma buat suga aq mau jadi maho" ujar papa daichi sambil kicep-kicep nakal

"TUH KAN MAH, PAPAH BENERAN MAHO BEJAD MAH!"

"JADI MIH..."

BBRRRAAAKKKKK!
Pintu gym terbuka kasar dan munculah sang pelaku pembantingan keras sang pintu malang.

"STOP! Udah berhenti kalian ini mau latihan atau adu maho hah(?)?!"
"Kalo mau adu maho sana di 'kandang ayam'?"

Ternyata pelatih ukai lah pelakunya. Mendengar ribut-ribut ga jelas dari dalam gym, pelatih ukai iseng-iseng nguping. Kaget dengan kenyataan bahwa anak buahnya adalah kumpulan manusia homo yang bejat bin alay. Memaksa ukai berpikir keras, mencari jawaban dari apa yang menyebabkan mereka nikung, dan akhirnya mendapatkan jawaban dan menjadikannya sebuah teori baru bahwa "Gajah dengan dada rata ber-bokong tepos lebih menggiurkan daripada kue serabi tante-tante bohay awet muda". Ga percaya? Tanyain aja sama fujo dan fudan yang bergoyang(?).

"HIIII?! Pelatih mesum...!" tanaka berjengit jijay

"Naon maneh? Cicing siah ngajedog di juru bisi di keresekan ku aing!"

"hihihihihhih" nishinoya cekikikan

"naon deuih siah seuri bisi dibosangan ku aing!"

"heee? ke heula, naon urusanana kuring seuri deur dibosangan?"

"dicabok ku katel siah!"

"ampun mas brow!"

Setelah si noya ngacir bak kebelet pipis, ukai mencium bau-bau hangru yang begitu ambigu. Menelusuri lebih lanjut dari ke-hangruan itu, akhirnya tibalah ukai dibelakang gym. Ternyata si trio alay sedang membuat dudurukan. Trio alay itu adalah enoshita, hisashi, dan Kazuhito. Well siapa sangka di kira mereka adalah anggota karasuno yang paling waras adem ayem ternyata kelakuan nya alay abis.

"heh, kalian bertiga keur ngapain ngadurukan disitu?"
"couch, pliss dech biasa ajjj keles ngomongnya..."
"gug usah dihiji-hijiin"
"jadi? Masalah jang kamu, urang bakar-bakaran di dieu?"
"keheula kamu babakaran dari mana suluhna?"
"tadi aya tukang tongsis, ku barudak tukang tongsis na diduruk" jawab enoshita santai
"Bangsatdd siah, dasar goblok, bapa anak batur diduruk!" ukai mulai emosi
"bengeut na goreng teuing sih, jadi ku barudak diduruk" Kazuhito menimpali
"nying, bubar siah kabeh!"

Saking kagetnya diusir, trio alay pun ngibrit menuju gym

"WOI BALIK! GANCANG! SATPOL PP...SATPOL PP!" Enoshita berteriak bak cue yang terjaring razia kucing garong.

Peringatan tiba-tiba tentang raziaan , membuat seluruh manusia maho di dalam gym kaget dan terancam punah(?). Maka terjadilah ledakan keributan absurd secara besar-besaran. Para maho tunggang langgang berlari kesana kemari menyelamatkan barang-barangnya.

kageyama : "nying, sapatu aing leungit sabeulah!"

Hinata : "calana aing soek!"

Tanaka : "naha calana aing ngetat, ieu calana saha woi?!" Tanaka melempar celananya dan mendarat mulus di muka sang ace.

Asahi : "anjrit bau hangseur!"

Yamaguchi : "Hape aing patukeur jadi cininit!"

Nishinoya : "Sempak aing kabeuleum woi!"

Hisashi : "Hei tsukishima naha siah jadi make daster?!"

Tanaka : "Anjrit daster nini aing eta!"

Kazuhito : "Aki aing di UGD!"

Daichi : "IEU 'BH' SAHA HEI?!"

Sugawara : "Manggih dimana eta?"

Daichi : "Nyangsang di net?!"

Sugawara : "BAGOY!"

Tsukishima : "ETA BABI SAHA?!"

Hinata : "SAHA NU NGEPET?"

Tanaka : "BRAY TULUNG PANON AING KANA KOYO?"

Daichi : "KOYO SAHA ETA?!"

Hinata : "NU SI KAGEYAMA!"

Daichi : "KAGEYAMA IEU NU MANEH LAIN?!"

Kageyama : "owh eta teh koyo panya teh setiker..." jawab Kageyam santai

Tanaka : "BROW...ATUH BROW... BURU TULUNGAN PANON AING GEUS JEDING KIEU!"

Yamaguchi : "ETA SEMPAK ANGRY BIRD SAHA? NYANGSANG DINA TIANG NET"

Enoshita : "KOLOTOK WE LUR!"

Kazuhito : "BAWA BALIK BEREKEUN KA DUKUN!"

Hisashi : "BISI WE JADI JODOH"

Tsukishima : "SETENGAN ATUH LUR!"

Yamaguchi : "NAJIS!"

Sugawara : "BULU KETEK AING RONTOK!"

Asahi : "ANJRIT SI NOYA HITUT!"

Daichi : "RANTANGAN LUR! BISA JADI DENGEUN SANGU ETA!"

Nishinoya : "SOMPLAK CHIKI AING DI GEMBRONG ARO!"

"BURU BUBAR KEHED! LAIN KALAKAH TAWURAN! BANGSAD MAH HANAS AING NUNGGUAN!" pelatih sudah emosi dan ngebul tingkat dewa. (calvin : kebakaran...kebakaran...! buru tulungan si ukai bisi gudul, engke bisi teu diaku ku barudak!)

"buru bray balik si jabrik ngambek" kageyama merinding disko
"he'eh kade pundung" daichi menimpali
"haa paling ge gondok" ujar tsukishima
"ehhh, bisi bunuh diri pan ripuh urusanana" timpal daichi lagi
"lah palingan oge bunuh diri dina tangkal toge" jawab tsukishima cuek
"hee, ari tangkal toge na dina tangkal caringin siah?!" daichi mulai ngaheab
"keukeuh we paeh nying" timpal kageyama kesel
"TONG MAKE ANYING ATUH SEMVRUL..." tsukishima mulai mengeluarkan aura yanderenya
"MANEH GE TONG NYEBUT SEMVRUL ATUH!" kageyama tak kalah seram
"NGAJAK GELUT SIAH?!" tsukishima mulai nanatangin
"HAYU SIAH!" kageyama ambil ancang-ancang siap sparring

suasana berubah suram mencekam. Tsukishima dan kageyama sudah siap-siap dengan bogem masing-masing. Bogem mulai melayang dan...

"WOYYYY... BUBAR BAHLUL BISI DIDURUK SIAH KU AING LAPANGANANA!"

pelatih ukai sudah mencapai climax!
tanpa ba-bi-bu lagi semua anak-anak karasuno pun ngacir meninggalkan sekolah.

"OK SIAP BOS-NO!" koor anak-anak karasuno

Ya, itulah kelakuan mereka selama latihan. Dari sebuah pertanyaan absurd berubah menjadi prahara rumah tangga karasuno yang dilengkapi dengan bumbu homo dan alay. Masa muda memang indah lur walaupun mereka gagak homo yang ga bisa terbang yang penting alay no 1 bray. Ga nyambung? Biarin yang penting MAHO!.

-Daily One : Case Closed-

Keep? Or Delete?
Review?


YO!
Salam kolor lur!

hai kenalin kita dari TwoRabbitFly, dua author keceh yang paling alay, lebay, jijay. WEW!

klein : minna kami author baru di FFN dan ini adalah fic kami yang pertama, mohon maaf kalo fail.

calvin : yo minna yoroshiku. Ya ini fic kita pertama. Silahkan di review. Kita juga terima req.

klein : hai..hai.. silahkan review. Untuk req, saran, kritik silahkan ke PM aja ya. Biar kebaca dan author catet, soalnya author mah rada lupaan.

calvin : ia kalo klein mah emang lupaan, jangan-jangan sekarang juga lu ga pake daleman?

klein : kampret luh, pake lah masa ngak. Kalo ga pke dingin tau!

calvin : owh ia minna-tachi yang ga ga ngerti bahasa sunda kita bakal publish yang indo gaul nya... hehehe #nyengir

klein : tong nyengir ih, jiga kuda!

calvin : emang na aing si Jean!

klein : minna fic ini formatnya cerita lepas per-chapternya. Jadi setelah ini kita akan publish lagi cerita yang lainnya.

Ok, sampai berjumpa lagi chapter depan! Salam 2 Kolor lur! XD