Power of Pearl

Sama seperti fict saya yang lain, dfict ini mengandung unsur keGajean tingak akut. Jadi saya tidak menyarankan anda untuk membacanya. Saya mohon maaf atas segala typo yang ada di fict ini.. Dan jangan lupa review dan vote tokohnya ne... akhir kata

DON'T LIKE DON'T READ

PLEASE DON'T BE A SILENT READERS

Disclaimer : Karakter disini bukan milk saya kecuali beberapa tokoh yang saya ciptakan

Summary : -Menyatukan kekuatan keduanya bisa menghancurkan dunia, namun dengan membuat mereka berdampingann akan menjaga perdamaian dunia-

Raikuji Yuumi adalah manusia yang terlahir sebagai 'White Pearl', sedangkan Tsurugi Kyousuke terlahir sebagai 'Black Pearl'. Ada organisasi yang mengincar keduanya. Black Lord adalah organisasi yang memegang Kyousuke, dia dikendalikan oleh organisasi ini, pimpinan organisasi ini adalah Kiyama Hiroto. Sedangkan anggota utama Midorikawa, Aphrodi, Kogure, dan juga Ibuki. Organisasi ini mengincar Yuumi, jika Black dan White Pearl disatukan maka akan melahirkan kekuatan baru yang sangat dasyat yang bisa menguasai dunia. Selain black lord, ada juga organisasi lain yang mengincar keduanya dialah Reconcilistion yang dipimpin oleh Gouenji Shuuya. Reconcilistion atau RCC beranggotakan Kidou Yuuto, Endou Mamoru ,Toramaru, Ichinose Kazuya dan Kazemaru Ichirouta. Bagaimana cara mereka mendapatkan keduanya? Apa yang terjadi ketika White Pearl bertemu dengan Black Pearl? Untuk itulah ada Fic ini *plak* selamat menyimak.

-Kediaman keluarga Raikuji-

" Otou-san, Okaa-san!" jerit seorang gadis belia

" Yuumi, lari" seru seorang pria dewasa yang diketahui sebagai ayah gadis itu

" Tidak. Aku tidak akan meninggalkan Otou-san dan Okaa-san" tolak Yuumi

" Tapi mereka mengincarmu, Yuumi. Lari sekarang" seru seorang wanita yang diketahui sebagai ibu Yuumi

" Kemarilah White Pearl. Bersama kita kuasai dunia ini" ajak seorang lelaki berambut merah terang

" Tidak. Aku tidak mau kalian sudah melukai keluargaku" seru Yuumi

" Mereka sudah tidak berguna lagi. Kau bisa menemukan orang seperti mereka dengan kekuatanmu" ujar pria berambut merah tersebut, dialah pemimpin organisasi yang mengincar Yuumi, Hiroto pimpinan Black Lord

" Hiroto-sama, kita dikepung" seru seorang pasukan Black Lord

" Siapa yang berani mengepung kita dan mengganggu acara kita?" Tanya Hiroto

" Hiroto-sama mereka pasukan RCC" seru seorang wanita berambut hijau, Midorikawa

" Maaf mengganggu acaramu, Hiroto-sama" ujar seorang pria berambut bawang

" Gouenji Shuuya" seru Hiroto geram

" Kita bertemu lagi, Hiroto" sambung teman Gouenji yang memakai google

" Kidou Yuuto" kali ini Midorikawa yang menggeram

" Kami memang datang terlambat saat kau mengambil Black Pearl, tapi itu tidak akan terjadi pada White Pearl" ujar teman Kidou yang menggunakan bandana yang datang bersama seorang pria cantik *ditabok Kazemaru* dan seorang lagi temannya. Kazemaru dan Ichinose

" Ichinose, Kazemaru" ujar Hiroto

" Sayang sekali kami sudah mengepungmu, pasukanmu juga sudah gugur. Kau mau gugur juga?" Tanya Gouenji

" Hiroto-sama, kita harus pergi. RCC sudah mendominasi, Black Pearl berhasil kita selamatkan" ajak Midorikawa

" Cih, lain kali aku akan menang" ujar Hiroto yang kemudian berlari keluar bersama Midorikawa dan beberapa pasukannya menuju Jet yang membawa mereka kemarkas utama Black Lord

" Baguslah dia tidak melakukan perlawanan" ujar Ichinose

" S..s..siapa kalian? Kalian juga mengincarku?" Tanya Yuumi takut

" Tenang saja, kami memang mengincarmu. Tapi untuk melindungimu" jawab Gouenji seraya tersenyum manis.

" Endou, kedua orang tuanya tidak bisa diselamatkan." Ujar Kazemaru

" Tidak mungkin. Seharusnya Kedua orang tuanya bisa selamat kalau hanya dihunuskan pedang biasa" ujar Kidou tidak percaya

"Mereka menggunakan pedang dengan kekuatan Black Pearl" ujar Ichinose setelah memeriksa luka kedua orang tua Yuumi

" Jadi mereka sudah mulai menggunakan Black Pearl" gumam Gouenji

" Otou-san dan Okaa-san sudah tidak tertolong sejak tadi" ujar Yuumi

" Aku tidak bisa menolong mereka. Karena dikepung oleh pasukan tadi, ini salahku" sambung Yuumi seraya menitikkan airmata

" Ini bukan salahmu. Itu sudah takdir" ujar Gouenji menenangkan Yuumi

" Tapi kalau aku bisa mengeluarkan kekuatanku pasti bisa menolong mereka" bantah Yuumi

" Tapi ini aneh. Kenapa kau tidak melawan?" Tanya Ichinose

" Otou-san bilang aku tidak boleh sembarangan melepas kekuatanku. Okaa-san juga mengatakan kekuatanku terlalu besar, mereka takut aku lepas kendali dan melepas kekuatanku seluruhnya" jawab Yuumi

" Tapi jika dalam keadaan seperti tadi, kau seharusnya mengeluarkan kekuatanmu" ujar Kazemaru

" Iie, dia tidak bisa melakukan itu" ujar Kidou

" Apa maksudmu, Kidou?" Tanya Endou

" Apa kalian tidak heran. Orang tua White Pearl pasti memiliki kekuatan walau kecil tapi mereka tidak mudah terbunuh. Hanya dengan pedang berkekuatan Black Pearl mereka tidak bisa mati, mungkin hanya luka parah. Tapi ini mereka tewas seketika pasti ada sesuatu yang membuat mereka tidak melepas kekuatannya" jelas Kidou

" Mungkin mereka ditahan" ujar Endou asal

" Jika analisisku benar kekuatan keduanya digunakan untuk memasang perisai pelindung pada Yuumi dan untuk menekan kekuatan Yuumi agar tidak terlepas" ujar Gouenji

" Menekan kekuatan seorang White Pearl memerlukan kekuatan yang besar" tambah Kidou

" Berarti kekuatan keduanya habis untuk hal itu" ujar Ichinose

" Apa kami benar, Yuumi?" Tanya Gouenji

" Ya. Otou-san melakukan itu saat umurku 8 tahun" jawab Yuumi

" Itu adalah saat Black Lord melakukan pelacakan, kekuatan dalam diri Yuumi pasti merasakan kekuatan yang berbahaya tersebut sehingga lepas kendali" ujar Kazemaru

" Saat itu aku mengamuk, kekuatanku tidak terkendali. Makanya Otou-san menekan kekuatanku agar tidak keluar" jelas Yuumi

" Baiklah, Yuumi. Sekarang kau sendirian. Kami tidak akan membiarkanmu, tolong ikut bersama kami" ujar Endou

" Aku tidak tahu siapa kalian" ujar Yuumi

" Maafkan kami, aku Ichinose Kazuya, dan yang berambut bawang itu Gouenji Shuuya, yang memakai Google itu adalah Kidou Yuuto serta yang berambut panjang itu Kazemaru Ichirouta" jelas Ichinose

" Lalu yang tadi siapa?" Tanya Yuumi

" Mereka pasukan Black Lord. Yang berambut merah adalah pimpinan, Hiroto sedangkan yang wanita adalah Midorikawa" jawab ENdou

" Kalau mereka Black Lord, lalu kalian siapa? Dan kenapa mereka mengejarku?" Tanya Yuumi

" Kami adalah Reconcilistion atau RCC. Mereka mengincarmu untuk menyatukan kedua Pearl dan menguasai dunia, mereka sudah mendapatkan Black Pearl jadi sekarang mereka mengejarmu" jawab Kidou

" Jadi tolong ikut kami, mereka pasti akan mengejarmu kembali" ujar Gouenji

" Lalu kalian untuk apa menyelamatkanku? Bisa jadi kalian punya tujuan yang sama" ujar Yuumi

" Kami menyelamatkanmu karena kami ingin menghentikan Black Lord. Kami adalah Pasukan Perdamaian, kami ingin menggagalkan rencana Black Lord karena dapat memicu perang yang merusak perdamaian" jelas Gouenji

" Tolong percayalah pada kami" ujar Kazemaru

Yuumi melihat mata RCC yang dihadapannya, dia tidak menemukan kebohongan

" Aku percaya pada kalian" ujar Yuumi

" Terima kasih, sekarang kau ikut kami kemarkas utama, kau akan tinggal disana" ujar Endou

Mereka pun berangkat ke markas utama RCC

Yuumi tercengang melihat markas utama RCC, itu hanya rumah tidak mirip sebuah markas pasukan besar. Memang rumah itu terbilang cukup mewah, namun untuk ukuran pasukan se-elit mereka ini sangat tidak masuk akal.

" Kau pasti mengira markas RCC adalah sebuah gedung pencakar langit dengan pengamanan yang luar biasa dan patrol helicopter diskitarnya" ujar Ichinose

" Inilah markas kami, kediaman keluarga Gouenji. Dia hanya tinggal bersama adiknya, dan ini bisa membuat kita lebih leluasa bergerak" jelas Kazemaru

" Inilah rumah barumu sekarang" ujar Kidou

Mereka pun memasuki rumah tersebut. Ketika memasuki ruang tengah mereka disambut oleh seorang gadis berambut Fuchsia yang diikat Twintail

" Onii-chan, syukurlah kalian sudah kembali. Bagaimana dengan Black Lord? Apa mereka melakukan perlawanan? Bagaimana dengan White Pearl diselamatkan? Kalian berhasil menyelamatkannya bukan?"Tanya gadis itu bertubi-tubi

" Tenanglah, Gouenji Hyperaktif. Kami baik-baik saja. Black Lord mundur tanpa perlawanan" jawab Kidou

" SYukurlah, lalu dimana White Pearlnya? Dia selamatkan? Kalian tidak terlambatkan?" Tanya Yuuka lagi

" Yuuka-chan, kau tidak perlu secemas itu. Biarkan mereka beristirahat dulu" ujar Toramaru yang baru datang

" Tapi Tora-san, aku khawatir mereka terlambat menyelamatkan White Pearl seperti Black Pearl" ujar Yuuka

" Tenanglah Yuuka. Kami selamat dan berhasil menyelamatkan White Pearl, tapiorang tuanya tidak" ujar Ichinose

" Sayang sekali, biarkan saja dia tinggal disini. Bersama keluarga RCC" ujar Yuuka

" Memang itu yang kami lakukan" ujar Kidou

" Jadi, dimana dia aku ingin melihatnya" ujar Yuuka

" Aku White Pearl" ujar Yuumi

" Kau? Seorang gadis! Aku bisa bermain denganmu, haaahh… ini menyenangkan" ujar Yuuka seraya memeluk Yuumi

" Yuuka, kau membuatnya merasa sesak" ujar Gouenji

" Aku hanya terlalu senang. Baiklah kurasa kau lebih tua dariku jadi aku akan memanggilmu nee-chan. Kau kakakku sekarang" ujar Yuuka

" Aku punya keluarga lagi?" Tanya Yuumi

" Tentu saja. Kami semua keluargamu." Jawab Gouenji

" Jadi aku sudah menentukan silsilah keluarga RCC. Ini untuk mengelabui masyarakat" ujar Kidou

" Gouenji, karena Yuuka sudah menganggap Yuumi sebagai kakakknya, berarti kau juga harus menganggap Yuumi sebagai adik kandung. Yuumi, namamu sekarang Gouenji Yuumi, paham?" Tanya Kidou

Yuumi, Yuuka dan Gouenji hanya mengangguk pertanda jawaban Ya

" Jadi untuk keluarga Gouenji anak pertama adalah Gouenji Shuuya, lalu Gouenji Yuumi kemudian Gouenji Yuuka. Aku, Kazemaru dan Ichinose akan menjadi sepupu kalian. Dengan begini kita benar-benar keluarga" jelas Kidou

" Hai" jawab yang lain

" oh iya, Onii-chan, Kidou-nii, aku sudah menyiapkan makanan. Kalian makanlah" ujar Yuuka

" Berarti aku akan memanggil Gouenji-san sebagai Nii-san?" Tanya Yuumi

Yang lain hanya mengangguk

" Baiklah, Nii-san, Kidou-nii, Ichinose-nii,Endou-nii. Begitu?" Tanya Yuumi

" Kau tidak perlu menambahkan –nii pada nama kami. Cukup Gouenji dan Kidou saja karena mereka keluarga asli, kau bisa memanggil kami dengan –san" jelas Endou

" Tunggu, kau tidak menyebut namaku tadi, Yuumi" protes Kazemaru

" Aku memberimu nama special, Ichi-nee" ujar Yuumi seraya tersenyum

Semua yang ada disitu hanya bisa menahan tawa

" Kenapa memanggilku seperti itu?" Tanya Kazemaru

" Karena kau baik seperti seorang ibu. Kau masih muda jadi aku memangggilmu nee-chan." Jawab Yuumi

" Tapi aku ini laki-laki, Yuumi" ujar Kazemaru

" Kau terlihat seperti perempuan. Tak apa yah.." pinta Yuumi

" Baiklah, terserah kau" ujar Kazemaru pasrah

" Berarti aku juga memanggilmu nee-chan. Jadi aku punya Onii-chan, Ichi-nee, Nee-chan dan sepupu-sepupuku" ujar Yuuka

" Eng, bagaimana dengan Toramaru-san?" Tanya Yuumi

" Aku bukan anggota inti RCC aku tangan kanan Gouenji-san sekaligus penjaga Yuuka-chan" jawab Toramaru

" Baiklah, Nee-chan dan semuanya kita makan sekarang" ujar Yuuka

Mereka pun menikmati makanan yang disediakan Yuuka dan beberapa juru masak RCC

-Markas Utama Black Lord-

" Ini sangat memalukan, kenapa kalian bisa gagal" ujar seorang ber-atmosfer misterius dengan kulit putih pucat dan mata tajam serta rambut dark blue yang melawan gravitasi,Ya dialah sang Black Pearl, Tsurugi Kyousuke

" Kami sudah hampir mendapatkan White Pearl itu, tapi RCC datang dan merusak semuanya" ujar Hiroto kesal

" Cih, jadi aku masih harus menunggu lagi. Ini membosankan" ujar Tsurugi seraya merolling matanya kesal dan bosan

" Kau harus bersabar Tsurugi-kun" ujar Midorikawa

" Hiroto-sama, kalau kau mengajakku pasti kita akan berhasil" ujar Kogure narsis

" Diam kau. Daripada mengajakmu lebih baik aku yang lebih bisa diandalkan" ujar Ibuki

" Kau harus lebih sopan terhadapku bocah ingusan" bentak Kogure

" Diamlah kalian berdua" ujar Aphrodi yang baru saja masuk keruang singgasana Hiroto

" Aphrodi, kemana saja kau?" omel Midorikawa

" Aku ada urusan. Dan aku sudah mengatakannya pada Hiroto" ujar Aphrodi

" Jangan memanggil seperti itu pada Hiroto-sama" komentar Kogure

" Haaah… sudahlah. Hiroto aku kembali saja, daripada aku melepas kekuatanku karena ocehan orang-orang bodohmu ini" ujar Tsurugi yang kemudian pergi

" Jangan mengatai kami bodoh. Kami lebih tinggi pangkat darimu" ujar Midorikawa

" Jangan bahas tentang pangkat jika bicara denganku" ujar Tsurugi seraya melirik sinis pada Midorikawa

" Sudahlah, Tsurugi beristirahatlah jangan sampai kau kelelahan" ujar Hiroto

" Kenapa kau membiarkan sifatnya yang seperti itu, Hiroto-sama?" Tanya Ibuki

" Kalian tidak akan paham. Sudahlah kalian keluar sekarang aku mau bicara dengan Aphrodi" ujar Hiroto

Mereka pun meninggalkan ruangan itu

" Jadi kau sudah menemukan markas RCC?" Tanya Hiroto

" Ya. Markas mereka dikediaman Kidou" jawab Aphrodi

" Bagus persiapkan pasukan, kita akan menyerang mereka besok malam dan merebut White Pearl" titah Hiroto ( Yui : ini orang doyan banget yah merintah mulu

Midorikawa : Lu nggak tau aslinya kalau lagi jadi Dirut, beuh lebih parah

Yui : Sabar yah, lu pasti bisa ngelewatin semua ini *ala-ala terharu dan prihatin*)

" Kenapa tidak serang mereka besok pagi?" Tanya Aphrodi

" Biarkan mereka menikmati waktu terakhirnya, jika malam kewaspadaan mereka bisa menurun dibanding pagi" jawab Hiroto

" Lalu, apa tidak apa jika aku tetap memanggilmu hanya nama?" Tanya Aphrodi

" Tidak apa. Aku menganggapmu teman, bukan bawahan" jawab Hiroto tenang

" Lalu, kau akan membiarkan Tsurugi?" Tanya Aphrodi lagi

( Hiroto : Ini si Aphrodi nanya mulu kyk wartawati, capek gue ngejawabnya

Aphrodi : Salahin tuh si Author, yang banyakin gue nanya

Yui : Lho? Itu masalah kalian gue nggak ikutan kaleee…

Hiroto dan APhrodi : Dasar Author nggak bertanggung jawab)

" Biarkan saja. Daripada dia ngamuk" jawab Aphrodi

" Tapi kau bisa mengancamnya" ujar Aphrodi

" Ancaman itu hanya bisa digunakan saat darurat. dia bisa kebal dari ancaman itu jika kulakukan terus-menerus" ujar Hiroto

" Baiklah. aku pergi dulu, aku lelah" ujar Aphrodi

" Baiklah, terima kasih infonya" ujar Hiroto, Aphrodi kemudian meninggalkan ruang Singgasana Agung Hiroto

" Jadi, kau sudah siap menyerang RCC?" Tanya seorang laki-laki berambut hijau tosca

" Ah, Kariya. Kemarilah, bagaimana sekolah barumu?" Tanya Hiroto

" Lumayan. Mereka semua terlalu polos" jawab Kariya

" Baguslah, berarti kau bisa menyamar dengan baik." Ujar Hiroto

" Haah, terserah apa katamu. Kudengar kau gagal mendapatkan White Pearl, menyedihkan. RCC lagi?" Tanya Kariya

" Ya padahal aku sudah hampir mendapatkannya. Tapi orang-orang bodoh itu malah datang" ujar Hiroto

" Kalau mereka orang-orang bodoh, kenapa mereka bisa menghentikanmu?" ejek Kariya

" Sudahlah, kau istirahat saja sana. Kau harus sekolah bukan?" Tanya Hiroto

" Apa kau lupa? Besok hari minggu" jawab kariya

" Benarkah?" Tanya Hiroto

" Haahh, dasar kau. Masa sudah pikun, kalau begitu aku mau istirahat dulu" ujar Kariya

Keesokan harinya

-Markas Utama RCC-

Para anggota RCC sedang bersantai ditaman keluarga seraya menikmati udara pagi

" Yuumi, sekarang kau berada dalam ancaman. Jadi tolong kau lepas saja segel orang tuamu. Atau kau bisa terancam" ujar Kidou

" Aku tahu. Tapi aku tidak tahu bagaimana caranya" ujar Yuumi

" Kau pasti bisa. Kau hanya perlu konsentrasi dan ucapkan pada dirimu bahwa kau ingin melepas segelmu" ujar Gouenji

" Aku takut akan mengamuk lagi" ujar Yuumi seraya tertunduk

" Tenang saja, itu tidak akan terjadi" ujar Kazemaru

" Baiklah aku akan mencobanya" ujar Yuumi

Dia kemudian berkonsentrasi untuk melepas segel pada kekuatan miliknya.

" Aku White Pearl, Yuumi ingin melepas segel pada kekuatanku. Aku ingin melepas kekuatanku untuk melindungi orang-orang yang aku sayangi" ujar Yuumi dalam hati

Tak lama kemudian tubuh Yuumi mengeluarkan cahaya lalu terlihat rantai yang mengikat Yuumi yang kemudian pecah menandakan segel Yuumi telah terbuka

" Aku sudah melepasnya. Aku takut" ujar Yuumi

" Ada kami yang akan bersamamu" ujar Gouenji seraya memeluk Yuumi

" Baiklah, Yuumi. Ingat kau harus hati-hati dalam menjaga emosi. Jangan sampai membuat kekuatanmu terlepas secara reflek yang berbahaya. Dan.." Kidou tidak melanjutkan ucapannya

" Aku tahu, aku tidak boleh terlalu dekat dengan siapapun atau mereka juga ikut terancam" ujar Yuumi

" Maafkan kami Yuumi. Kami bukannya ingin membatasi pergaulanmu" ujar Ichinose

" Aku tahu. Kita tidak boleh membahayakan orang lain dalam hal ini" ujar Yuumi

" Baiklah, terima kasih sudah mau mengerti" ujar Endou

" Sebelum itu aku mau melakukan sesuatu" ujar Yuumi

" Apa itu?" Tanya Kazemaru

" Aku akan mentransfer kekuatanku pada kalian semua" ujar Yuumi

" Tidak. Kami tidak bisa menerima kekuatan itu" tolak Gouenji

" Jika kami menerima kekuatan itu, berarti kami sama saja seperti Black Lord yang menggunakan kekuatan Pearl" ujar Kidou

" Kalian harus menerimanya, anggap saja ungkapan terima kasih" ujar Yuumi

" Dengan kau bisa selamat itu sudah menjadi hadiah terindah kami" ujar Kazemaru

" Kalian berbeda. Mereka meminta kekuatan itu, sedangkan kalian aku yang meminta untuk memberikannya. Kumohon aku tidak ingin melihat kalian terluka" ujar Yuumi

" Saat kami memutuskan untuk melindungimu kami sudah siap dengan semua resikonya" ujar Ichinose

" Kumohon" pinta Yuumi

" Baiklah, tapi kami tidak ingin kau sampai mengeluarkan kekuatan terlalu banyak" ujar Kidou pada akhirnya

" Baiklah. aku hanya akan memberi kalian kekuatan Telepati agar bisa berkomunikasi satu sama lain dengan cepat dan bisa saling melacak, Teleportasi agar kalian bisa sampai dengan cepat jika dalam keadaan darurat dan sedikit kemampuan perang agar bisa menghadapi Black Lord" jelas Yuumi

" Baiklah, terima kasih untuk semua itu" ujar Gouenji

Yuumi kemudian menutup matanya lalu dari tanannya keluar cahaya berwarna biru cerah yang dia arahkan kearah Gouenji, Kidou, Endou, Kazemaru dan Ichinose

" Sudah selesai. Kuharap itu bisa berguna" ujar Yuumi

" Kami bisa menggunakan kekuaan seperti apa?" Tanya Kidou

" Nii-san kau elemen api, Kidou-nii kau elemen air, Endou-san elemen listrik Ichi-nee kau elemen angin dan kau Ichinose-san elemen tanah" jawab Yuumi

" Ya ini akan sangat berguna. Ngomong-ngomong elemen apa saja yang kau kuasai?" Tanya Ichinose

" Aku menguasai semua elemen dasar seperti air, tanah, api dan udara. Juga elemen lainnya seperti es, lava, listrik, tumbuhan, penyembuhan dan lain-lain. Black Pearl juga menguasai elemen yang sama denganku" jelas Yuumi

" Bukankah seharusnya kalian memiliki perbedaan?" Tanya Kazemaru

" Ya, kau benar. Dia memiliki kemampuan mengendalikan bayangan orang dan membalik aliran darah dengan menyentuhnya" ujar Yuumi

" Mengerikan sekali" ujar Endou

" Tapi tidak semua orang yang disentuhnya bisa dibalik aliran darahnya. Kecuali dia memang menyentuh orang itu untuk membalik aliran darahnya. Dia juga punya kemampuan untuk mengendalikan jiwa orang lain yang bisa disebut seperti mental out" jelas Yuumi

" Lalu, bagaimana cara mengalahkannya? Dia bisa mengendalikan bayangan kita" Tanya Ichinose

" Tenang saja. Aku sudah memberikan pengamanan pada bayangan kalian" jawab Yuumi

" Lalu bagaiman dengan kekuatan lainnya?" Tanya Kidou

" Aku memiliki elemen yang sama dengannya. Kami memiliki perbedaan pada elemen yang aku sebutkan tadi. Tapi aku juga memiliki kekuatan sepertinya. Jika dia bisa mengendalikan bayangan orang lain aku bisa mengembalikan kendalinya, jika dia bisa membalik aliran darah maka aku bisa mengembalikannya juga begitu juga dengan pengendalian jiwa aku juga bisa mengembalikannya. Jadi bisa disebut bahwa dia memiliki kekuatan perusak sedangkan aku memiliki kekuatan penyembuhan" jelas Yuumi panjang x lebar x volume x massa x berat x intesitas cahaya x suhu x listrik

" Lalu bagaimana kita bisa mengalahkannya jika seperti itu?" Tanya Yuuka yang baru datang bersama Toramaru

" Karena kekuatanku dengannya imbang maka kita akan sulit mengalahkannya kecuali dengan menggerakkan hatinya, sayang sekali kami tidak diizinkan mengetahui tentang pengendalian hati" jawab Yuumi

" Aku bingung. Bagaimana kau bisa begitu tahu tentang Black Pearl kau belum mengenalnya dan juga kenapa kau sudah mengetahui kekuatan dalam dirimu, padahal kau belum pernah melepasnya selama ini" ujar Toramaru

" Sebenarnya sebelum dilahirkan kami sudah diajarkan tentang potensi dalam diri kami. Aku sudah bertemu dan mengenalnya dengan baik sewaktu kami masih berada dilangit. Namun aku tidak tahu seperti apa wajahnya atau namanya dibumi. Saat dilangit kami memakai jubah bertudung, aku berwarna putih dan dia berwarna hitam. Aku dan dia juga memanggil nama dengan White dan Black karena kami belum memiliki nama resmi dibumi karena kami belum terlahir." Jelas Yuumi

" Begitu yah, pantas saja kau sudah mengetahui banyak tentang hal ini" ujar Kazemaru

" Oh iya. Aku akan memberikan kekuatan yang sama padamu Yuuka, Toramaru-san" ujar Yuumi

" Kami juga?" Tanya Yuuka

" Ya. Ini untuk melindungi diri kalian masing-masing. Karena kita tidak mungkin terus bersama" ujar Yuumi. Dia kemudian mentransfer kekuatannya kepada Yuuka dan Toramaru

" Mereka kekuatan apa?" Tanya Endou

" sama dengan kalian. Tapi Yuuka memiliki elemen penyembuhan dan sedikit elemen air. Aku tidak memberi dia kekuatan perang karena dia tidak berperang melainkan hanya kekuatan melindungi diri saja. Sedang kan Toramaru-san kuberi kekuatan es tapi tidak begitu kuat hanya untuk melindungi diriny dan Yuuka, karena kalian tidak berhadapan langsung dengan anggota utama Black Lord" jelas Yuumi

" Baiklah, sekarang kita masuk. Matahari sudah semakin terik" ajak Gouenji

Mereka pun memasuki rumah agar terhindar dari teriknya matahari.

-Malam Hari pukul 2-

" Kalian sudah siap?" Tanya Hiroto pada pasukannya

" Siap" sahut mereka

Pasukan Black Lord sekarang berada 100 m dari kediaman keluarga Kidou

Sedangkan dimarkas utama RCC

Alarm tanda bahaya berbunyi memaksa para makhluk yang sedang tidur ini untuk keluar dari alam mimpinya

'Ada apa ini, Gouenji' Tanya Kidou lewat telepati

'Aku juga tidak tahu, tapi Manabe selaku pimpinan koordinasi pasukan yang sekarang berada dimarkas bawah tanah mengatakan bahwa terjadi penyerangan' jawab Gouenji

'Kita harus bagaimana?' Tanya Kazemaru

'mereka menyerang seperti apa?' Tanya Ichinose

' minna, ada apa ini?' Tanya Yuumi

'Lebih baik semuanya sekarang berkumpul diruang keluarga' perintah Gouenji

" Semua sudah disini bukan?" Tanya Gouenji

" Hai" jawab yang lain

" Kita kemarkas sekarang" perintah Kidou

" Markas yang mana? Bukannya ini yah?" Tanya Yuumi

" Ini memang markas kami. Tapi hanya anggota inti yang berada disini. Sisanya berada dimarkas rahasia dibawah rumah Gouenji" jawab Kazemaru

" Ayo kita berangkat sekarang saja" ujar Yuuka kemudian menarik tanduk pajangan kepala banteng diruang tengah seketika muncul mesin yang meminta sidik jari. Yuuka kemudian meletakkan tangan kanannya. Setelah itu terbuka sebuah pintu rahasia di belakang tangga menuju lantai dua

" Hebat" ujar Yuumi

" Itu hanya bisa dibuka sidik jari kita. aku sudah memasukkan sidik jarimu, Yuumi" ujar Toramaru

Mereka kemudian bergegas menuju markas bawah tanah tersebut

" Hebat, apa saja yang ada disini?" Tanya Yuumi

" Disini ruang control markas. Disini juga ada asrama tempat tinggal pasukan kita" jawab Kazemaru

" Gouenji-sama, anda harus keruang control sekarang" ujar Manabe

" Baiklah, ayo" ujar Goeunji

Mereka kemudian memasuki sebuah ruangan dengan banyak sekali computer. Dilayar yang cukup besar dapat disaksikan bahwa pasukan Black Lord yang dipimpin Hiroto sedang menyerang kediaman keluarga Kidou.

" Itu 'kan markas lama. Mereka menemukannya yah, tapi terlambat kita sudah pindah dari situ" ujar Kazemaru

" Apa kita beri perlawanan?" Tanya Manabe

" Ya. Buat mereka lelah, kirim beberapa pasukan kesana" perintah Gouenji

" Tunggu. Jangan dulu bergerak, aku belum memberi kekuatan pada para pasukan" ujar Yuumi

" Kau siapa? Apakah kau…" ucapan Manabe tidak dia lanjutkan

" Dia adalah White Pearl" ujar Kidou

" Tidak perlu. Mungkin mereka menggunakan senjata biasa" ujar Ichinose

" Tidak. Apa kalian tidak lihat semua pasukan itu?" Tanya Yuumi

" Tidak. Mereka hanya orang biasa bukan?" jawab Kidou

" Maafkan aku. Kalian tidak bisa melihatnya. Aku bisa merasakan dan melihat kekuatan Black Pearl begitu juga dengannya, pasukan mereka punya kekuatan Black Pearl" ujar Yuumi

" Baiklah. Manabe antarkan dia kepada para pasukan" ujar Gouenji

Yuumi pun pergi ketempat para pasukan dan member sedikit kekuatannya untuk bisa memukul mundur para pasukan Black Lord

" Aku sudah selesai." Ujar Yuumi yang sudah kembali keruang control

" Kita harus mengirim anggota inti kesana, tapi tidak perlu semua" ujar Gouenji

" Biar aku dan Ichinose yang kesana" ujar Kazemaru

" Ya. Kami ingin mencoba kekuatan baru" ujar Ichinose seraya cengengesan GaJe

" Aku tidak perlu kesana. Black Pearl tidak mereka turunkan" ujar Yuumi

" Baiklah, kalau begitu kita ketempat pasukan yang akan berangkat dulu" ujar Gouenji

Setibanya ditempat pasukan mereka mengatakan hal yang harus dilakukan

" Jadi kita akan bisa menipu mereka jika kita masuk dari dalam" ujar Kidou

" Tapi Gouenji-sama, Kidou-sama bagaimana caranya?" Tanya Manabe

" Kalau aku dan Kazemaru bisa teleportasi. Tapi kami tidak mungkin menteleport 500 orang itu tidak mungkin" ujar Ichinose

" Biar aku yang melakukannya" ujar Yuumi

" Tapi apa tidak apa kau mengeluarkan kekuatanmu terus. Hari ini kau sudah banyak menggunakan kekuatanmu" ujar Endou

" Aku bisa. Tenang saja. Hanya memberi kekuatan pada kalian semua itu hanya 1.5 % dari jumlah kekuatanku. Bahkan jika aku menteleport 1000 orang pun tidak akan mencapai 2% kekuatanku. Aku masih sanggup karena ini pertama kali aku melepas kekuatanku" jelas Yuumi

" Baiklah. lakukan hal yang menurutmu baik" ujar Gouenji

Yuumi kemudian menteleport pasukan mereka ke markas lama RCC, Kediaman keuarga Kidou

-Markas lama RCC-

" Serang mereka" seru para anggota inti Black Lord, Hiroto dan Black Pearl tidak ambil andil dalam penyerbuan ini. Mereka hanya menyaksikan saja

Mereka kemudian mulai menyerang markas RCC mulai dengan menembakinya sampai menjatuhkan bom.

Pasukan RCC tiba tepat waktu. Dengan kekuatan yang mereka dapatkan dari Yuumi mereka menjadi lebih percaya diri. Mereka ikut menyerang bersama kedua pimpinan mereka, Kazemaru Ichirouta dan Ichinose Kazuya.

TBC

Hiroto : Yui, loe gimana sih. Fic yang lain aja belum selesai, lu dah bikin lagi

Yui : Maafin gue. Ini adalah imajinasi gue yang datang gitu aja. Lagian ini sebagai wujud syukur karena aku menangin perang mendapatkan Nbku lagi

Kazemaru: Apanya yang perang. Lu 'kan Cuma nyolong dari lemari ortu loe

Yui : Itu butuh perjuangan, Kazemaru

Kazemaru : Perjuangan apanya, lu 'kan cuman ngomong bohong kalau lu mau ngerjain laporan padahal dikumpul juga masih seminggu lagi

Yui : Udah diem. Intinya ini Fic baru aku

Gouenji : Gue ikut ambil nih disini

Kazemaru : Yah, part lu lumayan banyak lah

Yui : Hirotong, lu mau tahu gak, kemaren gue ngelihat-lihat foto lama eh ada scene bagusnya Kazemaru sama Hmmpppfft.. *dibungkam Kazemaru*

Kazemaru : Diem lu. Jangan bongkar aib

Gouenji : Lu itu nggak kapok-kapok yah ngebongkar aib,

Fuyuka : Halo, minna-san

Gouenji : Fuyuka, pekerjaanmu sudah selesai?

Fuyuka : Hai, Shuuya-kun apa yang kau lakukan disini?

Kazemaru : Cuman reuni lama gitu lah

Yui : Fuyuka-san

Fuyuka : Eh? Halo Sakurai-san, kau disini juga

Yui : Jangan panggil aku Sakurai, cukup Yui saja. Aku 'kan author disini

Hiroto : Woy Yui. Loe mau ngomong apa tadi?

Yui : Eh iya, gue lupa. Sorry jadi…

Gouenji : Fuyuka, kau kuantar pulang saja yah sekarang

Fuyuka : Tidak usah Shuuya-kun. Aku tidak ingin merepotkan

Kazemaru : Si Bawang nggak ngerasa repot kok. Sebagai tunangan yang baik dia harus memastikan kau selamat sampai dirumah

Yui : EH?! Fuyuka dan Si bawang tunangan?!
Hiroto : udah dari 2 bulan yang lalu kali

Yui : Kok gue nggak tahu

Gouenji : Penting banget kita ngasih tau elu

Yui : jahat. Kalau begitu Fuyuka juga harus tau kalau sebenarnya Gouenji dan Kazemaru sewaktu awal-awal sebelum ketemu kamu itu ada… *disumpel Gouenji*

Fuyuka : itu Yui kenapa?

Kazemaru : Nggak, dia mau batuk. Kalau sampai batuk bisa roboh bangunan

Gouenji : Fuyuka, aku antar kamu sekarang yah

Fuyuka : Baiklah, Jaa minna

All(-Yui) : Jaa… hati-hati yah

Sepeninggal Fuyuka

Yui : Fuyuka harus tahu semuanya

Kazemaru : Kalau lo sampai ngomong macem2 gue telan lu pakek Tornado. Minna, Sampai jumpa dichapter berikutnya.

Gouenji : Jangan lupa vote saya

Yui : Dasar!

Kazemaru : Jangan lupa vote tokoh favoritemu