Love Is Not Over
By
FyRraiy
Disclaimer :
Semua karakter tokoh, kata-kata, dan perilaku tokoh di dalam FF tidak bermaksud menjelek-jelekkan tokoh dari segi manapun! FF ini murni dari pemikiran otak saya. Jadi, jika ada kesamaan mungkin hanya sebuah kebetulan saja!
Warning:
Gaje, Aneh, Typo(s), gk nyambung,
Don't Like! Don't Read!
Don't be a Basher!
Terinsprasi dari arti lagu Outro : Love Is Not Over milik BTS. Mian, kalau jelek.
HAPPY READING!
Malam itu, saat kita benar-benar berakhir. Kata-kata yang tak pernah terpikirkan meluncur begitu saja dari bibirku. Meskipun hatiku meronta berteriak menolak, kita tetap akan berakhir saat itu.
Air matamu yang terus terjatuh karenaku. Amarah yang meluap tanpa bisa ku kendalikkan. Ucapan kasarku yang terus menerus menyakitimu. Kata yang tak seharusnya ku tujukan padamu.
Bahumu bergetar hebat. Isakan tangismu yang menyakiti hatiku dan egoku yang menyakitimu. Mengapa jalinan cinta kita begitu rapuh. Mengapa aku tak mendirikan benteng agar orang lain tak dapat merebutmu.
Mengapa aku mengatakan bahwa mencintaimu begitu menyakitkan, jika bahkan akhirnya mengatakan putus denganmu lebih menyakitkan. Meninggalkanku yang menatap kepergianmu menjauh dariku akan segalanya. Menghapusku dalam hari-harimu.
Membiarkanku memeluk bayangan dirimu yang semu. Membiarkanku menangisi senyumanmu yang memudar. Membiarkanku menusuk jantungku dengan tawamu yang menghilang.
Memperjuangkan cinta yang akhirnya kandas. Menghujani diri dengan penyesalan tak berujung. Keputus asaan yang memelukku erat dengan penyesalan yang menghantui.
Membiarkanmu pergi dan membiarkan hidupku hancur. Raga tak bernyawa yang kau tinggalkan dalam dinginnya dunia. Pahit yang membelenggu kenangan manis.
Tidak bisakah kau melihatku lagi. Tidak bisakah kita kembali lagi. Tidak bisakah aku merengkuhmu lagi.
Tanpa membiarkan diriku melihat secercah cahaya darimu, kau membiarkan aku terjatuh begitu dalam. Terjatuh terlalu jauh dalam lubang penyesalan yang tak akan pernah ku temukan jalan keluarnya.
Dalam dan semakin dalam dan tak bisa menggapaimu lagi. Perih saat menyadari dirimu bukan milikku lagi. Penyesalan yang selalu datang terakhir.
Tapi satu yang ku tahu...
Cinta kita belum berakhir.
Dan tak akan pernah berakhir.
.
.
Ku langkahkan kakiku menyusuri jalanan setapak yang tak terlalu ramai, mungkin karena belum banyak orang yang mengetahui tempat ini.
Udara yang sejuk dan cuaca yang tak terlalu panas namun tak dingin juga membuat tempat ini sangat nyaman. Dan juga masih banyak pepohonan dan tumbuhan yang tumbuh.
Tempat yang menyimpan banyak kenangan anatara aku dan dia, Min Yoongi. Seorang laki-laki manis yang sedang berdiri dihadapanku saat ini. Sosok yang membuatku menyesal telah meninggalkannya selama ini. Dan sosok yang membuatku mengerti tentang cinta dan perjuanganya.
Senyum yang sangat-sangat aku dambakan kembali terkembang di bibir tipisnya yang menjadi canduku.
"Kau datang" ucapku dan diangguki olehnya masih dengan senyumnya.
Canggung. Aku hanya bisa menggaruk belakang kepalaku. Meskipun begitu, ini menyenangkan. Perasaan meletup-letup yang aku rasakan lagi. Senyumnya yang terus menjeratku dalam pesonanya. Ku hembusakn napasku meyakinkkan diri. "Min Yoongi... ayo kita mulai dari awal lagi"
"Ne... Jiminie"
.
.
.
.
END
Ini end dengan maksanya XD
Yo! Thanks yang sudah mau bacaa ceritaku yang masih jelek dan gaje ini.
Kritik dan saran diterima^^
