YAMANAKA?!
©HYUUGA DEZUKA
Naruto and Friends ©Masashi Kishimoto
Summary :
Akatsuki lagi nganggur and bosen, trus akhirnya diadakan sesi tanya jawab tentang masa lalu masing-masing anggota. Deidara dapat giliran pertama. Mau tau cerita Deidara yang malah jadi curhatan?
DON'T LIKE DON'T READ!
HAPPY READING, MINNA!
Suatu hari, di sebuah kerajaan yang megah, tinggalah seorang putri bernama Deilla. Deilla tinggal bersama...
EITTSSS... Salah cerita!
Di suatu gua pemakaman, eittss... Maksudnya suatu gua yang ancurnya ga ketulungan, yang disebut sebagai sebuah 'MARKAS' oleh pemiliknya, tinggalah 2 mahluk yang belum diverifikasi, 1 lollipop berjalan, 1 bencong salah alamat, 3 kakek-kakek, 1 manusia pierching, dan 2 lainnya bisa dikatakan sih, normal. Udah tau kan siapa? Ga perlu basa – basi, mari kita tinggalkan mahluk gaje ini! (Akatsuki : WOIII!) Iya-iya, mereka adalah...
1 detik
1 menit
1 jam
1 hari
(Readers : Cepetan! -Author dibantai-) Okeh, mereka adalah -Readers nodongin pisau- Zetsu, Kisame, Tobi, Deidara, Itachi, Hidan, Kakuzu, Pein, Konan, dan Saso-kun! Mari kita beri tepuk tangan meriah! #Plokplokplok#
"Ayam! -maksudnya ehm-" seru Pein. Tak ada yang menoleh. Yang terdengar malah seruan kemerdekaan, eh seruan Itachuuuu...! (Author : Sori, bersin euy... -Itachi : Saringan, eh Sharingan aktif-) Maksudnya Itachi. "Aaah, gile bosen banget!" Pein yang dengerin itu langsung tereak lagi. "WOI! KE SINI BENTAR!" seru Pein pake toa super gede yang bikin budeg telinga.
Akatsuki dengan seperempat hati (Setengah hati mah biasa) berjalan ke arah Pein. "Ada ape sih Leader-SAMA?" tanya Itachi penuh penekanan di bagian sama.
"Gini neh, gue tau lo semua pada bosen kan?" tanya Pein sok tau. "Gak ah. Gue lagi ritual." "Gak deh, gue lagi ngurusin Hiruko kok." "Gak. Gue lagi sibuk hitung duit." "Gak, un. Gue lagi bereksperimen untuk buat C5 un." "Gak. Gue lagi ngurusin Sharko." "Gue lagi bikin origami rasa kertas. -?-" "Gue lagi berfotosintesis." "Tobi anak baek bosen!" "Hn."
Pein yang juga lagi bosen gak terima dengan perbandingan 7:3 dari yang gak bosen ke yang bosen. Akhirnya dengan menggunakan kekuasaannya sebagai ketua, ia memaksa Akatsuki untuk bosen -?-. "Lo pade musti bosen! Nah dalam rangka kebosenan ini, yok cerita tentang masa lalu!" usul Pein. Yang lain sih cuma ngangguk ngangguk kayak patung kucing, takut di shinra tensei.
"Okeh! Semua setuju. Kita kocok arisan aja buat nentuin siapa duluan!" seru Pein dengan semangat 45. "Yak! Deidara Un Un!" seru Pein.
"Nama gue bukan Deidara Un Un, un!" sewot Deidara. "Sejak kapan nama gue jadi Un Un, un?"
"Lah jadi, nama lo siapa Dei?" tanya Sasori. Yang lain ikut mengangguk setuju. "Pein, di daftar anggota nama Dei siapa?" tanya Sasori lagi. Pein lalu pergi ke brankas data Akatsuki. (Ada ya tuh? Bukannya buat simpan majalah and film bok... -dibekep Pein-)
"Nama : Deidara ACU (Asli Cowok Un), Umur : 19 tahun, Asal : Iwagakure, Motto : Seni adalah ledakan, un!" kata Pein. Yang lain hanya ber-oh ria.
"Woi Pein Bokep, un! Sejak kapan nama gue jadi Deidara 'ACU', un!?" sewot Deidara tidak terima namanya jadi senista itu.
"Lah, jadi apa nama panjang lo?" tanya Pein. "Aaaand, apa yang lo maksud PEIN 'BOKEP', huh? Lo cari mati ya?" tanya Pein dengan nada bokepnya -digaplok-, maksudnya nada horornya. "Nama gue tuh Pein Rikudou, and nama asli gue Nagato, tapi gue pake tubuhnya Yahiko, sohib gue! But, di sini gue dipanggil leader sama lo pade! Begono!" jelas Pein panjang lebar.
"Jadi, gue panggil lo apa? Pein, Rikudo, Nagato, Yahiko, ato Lider?" tanya Kisame. Yang lain hanya ngangguk. "Atau perlu disingkat lider? PRNYL? Ato Perinakoder? Ato Pekunayali? Atauuu..."
"Udah! Panggil lider aja! Repot amat seh!?" potong Pein yang tidak terima namanya jadi sejelek itu. (Bukannya udah jelek ya? Dijelekkin lagi ga apa kan? -Pein : Rinnegan aktif-) "Annd, tambah sufiks -sama! Tapi khusus ayang Konan sufiks -kun aja deh.." tambah Pein dengan lebaynya.
"Yak, leader-SAMA," potong Itach... (Itachi : Sharingan aktif) ...i... dengan penekanan di kata -sama. "Bisa kita lanjutkan?" tanya Itachi dengan death glare andalannya plus keriputnya yang... eeew banget. Pein cuma ngangguk.
"Yak! Deidara yang tidak punya nama panjang." seru Pein mempersilahkan Deidara.
"Un! Sejak kapan nama gue jadi senista itu, un? 'Deidara yang tidak punya nama panjang', un? Gue punya kok, tapi gue lupa, un!" seru Deidara sewot. Yang lain hanya ber-sweatdrop ria.
"Terserah lo dah. Cepet ah lo!" seru Hidan nodongin sabitnya.
"Errr, oke un. Tapi gue ceritain yang gue ingat aja ya un!" kata Dei pada akhirnya. "Gue tinggal di Iwagakure un. Gue diasuh sama Tsuchikage un. Gue terus kenalan sama Kitsuchi dan anaknya, Kurotsuchi, yang katanya anak dan cucunya, un. Kata Tsuchikage, un, gue ditelanjangin, eh, ditelantarin sama ortu gue yang katanya dari Konoha, un." cerita Deidara dengan mimik yang disedih-sedihkan sehingga author udah mau muntah. -Digiles truk Dei FC-
"Wait! Kalo lo dari Konoha, kenapa musti ditelantarin di Iwa? Di Suna kan lebih deket." komentar Sasori.
"Entahlah, un. Mungkin ortu gue kasihan nanti kulit gue jadi item gosong gara-gara di Suna, un." jawab Dei.
"Enak aja lo. Suna walaupun panas, gak ada satupun orangnya yang item! Lihat aja gue nih! Kalo lo mau jadi item di Kumo aja, item-item orangnya!" sewot Sasori yang tidak terima desanya dicoreng sedemikian rupa.
"Mungkin aja pas itu lagi perang shinobi ketiga. Itu kan waktu Konoha berperang sama Iwa." kata Itachi dengan logisnya.
"Iya, un. Tsuchikage nemuin gue pas perang shinobi ketiga, un. Seingat gue, gue punya adek cewek, un. Pokoknya mirip banget dah sama gue, un." jelas Deidara. Akatsuki yang lain udah pada megang popcorn kayak lagi nonton pelem di bioskop.
"Hmm, rasanya gue familiar deh sama orang mirip elu di Konoha. Hmm, Yamanaka Ino mirip banget gayanya sama lo pas Shippuden. Iya! Tuh orang mirip banget sama elo. Dia seangkatan sama my baka otouto." kata Itachi. "Tapi masa, sih, lo Yamanaka? Lo kagak bisa tuh ngontrol pikiran orang."
"IYA UN! Adek gue namanya mirip babi gitu deh un! -disodok Ino- Namanya memang Ino, un!" seru Deidara bagai menang lotere. "Memang gue kagak bisa ngontrol, tapi gue bisa baca kok un!" ucap Deidara pede.
"Oh ya? Lo coba aja sama Itachi tuh. Entah apa yang dia pikirin. Kalo lo kagak nemuin apa-apa, berarti tuh kakek gak punya pikiran!" kata Kisame yang langsung mendapat death glare dari sang empunya keriput.
"Oke deh un! Gue baca ya Itachi un." kata Deidara. Ia kemudian menatap Itachi lekat-lekat sampai Itachi blushing sendiri. (Author : Nape lo Chi? Sarap lo? -diamaterasu-) "Yak, un! Itachi pikir : 'Hahaha, sinting lo, un, pikiran gue gak bakal bisa lo baca, un! Yamanaka jejadian lo, un!"
"Chi, sejak kapan lo pake akhiran 'un'?" tanya Zetsu tak percaya.
"Iya, Chi. Gue udah hampir 2 tahun sama lo kagak tau lo punya kebiasaan ber-'un' ria. Anyway Dei, gue salut sama lo! Lo beneran Yamanaka deh!" komentar Kisame. Yang lain juga memandang dengan tatapan kagum.
"Iya dong un! Deidara gitu loh, un!" seru Deidara membanggakan diri, sementara Itachi keburu kabur. Takut malu dong~~ (Author : Oh, gue pikir lo gak tau malu, Chi! -Ditabok Itachi-)
"Wokeh! Karena Akatsuki udah gak ada kerjaan and misi lagi, gue udah tentuin misi selanjutnya!" seru Pein dengan semangat masa muda ala Guy and Lee. Oh yeah!
"Apaan misinya? Hadiahnya apaan?" tanya Kakuzu dengan mata yang udah jadi dollar itu.
"NGEMBALIIN DEIDARA KE KLAN YAMANAKA! OH YEAH!" seru Pein dengan toa yang bikin tuh markas reot udah hampir roboh. "Hadiah? Udah deh Zu, ini kan bulan puasa, ga usah pake imbalan ya?" jawab Pein dengan puppy eyes no jutsu yang gagal dan itu bikin author muntah 1 ember.
"Terserah lu dah. Gue kagak ikut." kata si Kakuzu pada akhirnya.
"Yah, Kuzu... Yaudah deh. Okeh, besok kita berangkat ke Konoha!" seru Pein. Yang lain hanya mengangguk, sedangkan Deidara bukannya senang, wajahnya malah kelihatan seperti orang mau menangis. Apakah terharu? Atau rindu pada Iwa? Atau hanya kelilipan saja? Mari kita lihat kelanjutannya di chapter depan!
~OoO~
Fiuuh... Chapter 1 kelar... Gimana minna? Bagus kah? Jelek kah? Atau lumayan? Apakah pantas untuk dilanjutkan? (Mata berkaca-kaca untuk efek dramatis) Di review ya minna! (Maklum newbie). Cukup sekian dan terima kasih~~~!
