Title : GOODBYE SUMMER
Cast : (Pairing) Hansoo
Genre : School Romance
Rated : T
Disclaimer : EXO punya agensi dan keluarganya masing2. Cerita dari otak saya.
Haloo haloo. Di liburan yang nyisa berapa hari ini, author sempet-sempetin nulis FF. Ehehehe. Ini FF yg tiba-tiba kepikiran pas playlist di hape mutar lagunya f(x) Goodbye Summer. Kepikiran aja bikin FF dengan tema sekolah di musim panas, dimana ada siswa-siswa yang lagi galau mau nyatain perasaannya ke temen ato seniornya gitu, ehehehehe. Jadi mohon maaf kalo ceritanya pasaran. Maaf juga kalo alurnya kecepetan, ehehehe. Semoga menghibur dan nggak mengecewakan.
SILAHKAN DINIKMATI DAN JANGAN LUPA REVIEW YA. TYPO BERTEBARAN.
HAPPY READING ^^
"Jadi untuk tugas liburan musim panas kalian, seongsaengnim ingin kalian melakukan review terhadap penggunaan bahasa formal yang ada di lingkungan sekitar kalian. Tugas dikumpulkan di minggu pertama setelah liburan musim panas usai. Diketik di kertas A4 dengan format seperti biasa. Ada yang kurang jelas?" tanya seorang guru wanita di akhir pelajarannya di kelas 2A Sungkyunkwan Highschool.
"Tidak seongsaengnim" jawab murid kelas 2A kompak
"Baiklah, saya akhiri pelajaran hari ini. Semoga liburan musim panas kalian menyenangkan. Selamat siang" ucap guru itu
"Siang" jawab murid-murid kelas 2A berbarengan.
"Hhh, tugas mereview. Aku malas sekali kalau melakukan tugas pengamatan seperti ini" ucap seorang namja berkulit putih pucat dan berambut pirang sesaat setelah guru nya keluar.
"Kau pikir hanya kau saja yang malas, huh?" jawab namja berkulit tan di sampingnya.
"Aku kan mau pulang ke China, bagaimana caranya aku akan melakukan pengamatan. Arrghhh menyebalkan sekali" lanjut seorang namja bermata panda yang duduk di belakang namja berkulit tan tadi.
"Kalau aku sih santai saja, tinggal ikut ke kantor Yura noona dan voila selesai tugasku" kali ini namja tinggi dengan telinga lebar yang berbicara.
"Kita selesaikan tugas ini bersama seperti biasa, Baek?" seorang namja berwajah seperti dinosaurus menanyai namja imut di depannya.
"Yah, terserah kau sajalah, Chen. Asalkan setelah itu kita bisa melakukan ritual kita di game center seperti biasa aku tak masalah. Hahaha" jawab namja imut tadi.
"Ya, ya kalian benar, game center. Percaya atau tidak aku sudah tidak sabar" namja tinggi tadi ikut dalam perbincangan.
"Kau mau ikut mengerjakan bersama, Kyung?" namja dinosaurus itu bertanya lagi, kali ini ditujukan pada namja bermata bulat yang sedang melamun
"Ah, curang sekali kau, hyung! Hanya mengajak Baekhyun hyung dan Kyungsoo hyung saja. Bagaimana nasibku?" tanya namja pucat tadi
"Iya bagaimana denganku juga?" namja tan itupun ikutan juga
"Aish kalian berdua. Kalian itu kan sudah sehidup semati. Kemana-mana bersama sejak lahir. Cari saja cara kalian sendiri. Lagian kalian juga selalu ke game center dengan anggota tim sepak bola kalian. Ah benar tim sepak bola, minta tolong saja seniormu di sana" jawb si namja imut
"Aduh hyung, kau bercanda apa. Luhan hyung, Yixing hyung, Min..." jawaban namja tan terputus tiba-tiba
"MINSEOK HYUNG" tiba-tiba namja pucat dan namja tan berseru bersamaan.
"Terima kasih idemu hyung. Kekekeke" jawab namja pucat sambil memukul punggung namja imut.
"Haish dasar. Jadi bagaimana, Kyung? Kyung? Halo?" tanya namja imut sambil melambaikan tangannya di depan wajah namja bermata bulat yang ternyata sedari tadi melamun
"Eh? Iya? Ada apa, Baek?" namja bermata bulat tadi nampak terkejut.
"Kau tidak mendengarkan sedari tadi kami berbicara dan mengajakmu mengerjakan tugas Hwang seongsaengnim bersama-sama? Ah jangan-jangan kau malah tidak memperhatikan tugas Hwang seongsaengnim tadi?" ucap namja imut panjang lebar.
"Ha? Aku mendengarkan kok tugasnya, hanya saja aku tidak mendengarkan pembicaraan kalian dari tadi. Hehe, maaf. Tadi kalian bilang apa?" tanya namja bermata bulat itu
"Kami mengajakmu mengerjakan tugas ini bersama-sama, bagaimana?" kali ini namja dinosaurus yang bertanya
"Aah, tentu. Aku mau" jawab namja bermata bulat
"Hmm baiklah. Lega rasanya, karena Kyungsoo lah yang paling ahli di sini. Kekekeke" ucap namja imut.
"Huh, dasar tukang memanfaatkan" cibir namja berkulit tan
"Sirik kau, Kamjjong!" balasa namja imut.
"Haish sudah-sudah. Sekarang ayo ke kantin" namja tinggi berusaha menengahi.
"Kau kenapa, Tao?" ucap namja pucat saat sadar temannya yang bermata seperti panda tampak gelisah.
"Aku hanya berpikir bagaimana aku melakukan pengamatan terhadap bahasa formal Korea kalau aku akan berada di China liburan nanti" jawab namja bermata panda tadi.
"Ah gampang. Tinggal lakukan panggilan jarak jauh ke Jonmyeon hyung si senior bisa segala itu, selesai kan?" jawab namja pucat.
"Ha! Kau cerdas luar biasa, Oh Sehun!" ucap namja mata panda antusias.
"Eumalalalalalahahahahahaa tentu saja Oh Sehun memang luar biasa" jawab namja pucat tadi dengan tawa khas yang dia buat sendiri
"Sudah jangan banyak bicara, kita sudah menghabiskan 5 menit percuma untuk membahas ini. Ayo segera ke kantin" namja tinggi itu menengahi lagi.
.
.
GOODBYE SUMMER
.
.
Sungkyunkwan Highschool kelas 2A, kelas dari namja-namja yang sedari tadi berbincang-bincang mengenai tugas bahasa untuk liburan musim panas kali ini. Ketujuh namja itu bisa dibilang berada dalam satu kelompok, semenjak kelas satu selalau sekelas dan mereka kemana-mana selalu bersama-sama. Bukan kelompokresmi sebenarnya, hanya saja kebiasaan mereka menghabiskan waktu bersama-sama membuat mereka seperti berada dalam sebuah kelompok yang sengaja dibentuk. Namja pucat dengan rambut pirang itu bernama Oh Sehun, dia maknae di kelompok tadi. Dia bersahabat dengan namja berkulit tan yang bernama Kim Jongin. Rumah mereka berdekatan. Orang tua mereka juga teman ketika masa kuliah. Usia mereka tidak terpaut jauh, Jongin lahir di bulan Januari dan Sehun bulan April di tahun yang sama. Karena itulah orang-orang di sekitarnya menganggap mereka sehidup semati karena semenjak TK mereka bersekolah di sekolah yang sama, dan di kelas yang sama, kemana-manapun selalu bersama. Mereka anggota tim sepak bola di Sungkyunkwan High School.
Namja dengan wajah seperti dinosaurus tadi bernama Kim Jongdae, lebih suka dipanggil Chen, dia dan namja imut yang bernama Byun Baekhyun, dan namja tinggi yang bernama Park Chanyeol, memiliki julukan Beagle Line. Karena mereka jika sudah bersama maka tidak akan bisa diam dan hobi mengerjai orang-orang di sekitar mereka. Biasanya korban mereka adalah namja bermata panda yang bernama Huang Zi Tao. Namja ini merupakan pindahan dari China. Atlet wushu semenjak kecil, tapi tetap saja menjadi korban kejahilan Beagle Line.
Yang terakhir, namja bermata bulat, namanya Do Kyungsoo. Dia yang paling pendiam diantara ketujuh orang ini dan paling dewasa secara sifat, karena secara usia Baekhyun lah yang paling tua. Kyungsoo sering menjadi tempat bercerita teman-temannya karena sifat dewasa nya ini.
Kisah kali ini menceritakan sekelumit kisah cinta remaja Sekolah Menengah Atas, kisah cinta di musim panas seorang Do Kyungsoo. Kisah cintanya terhadap seorang seniornya, kapten tim sepak bola di sekolahnya, Luhan.
.
.
GOODBYE SUMMER
.
.
"Aku dengar dari temanku di perkumpulan siswa China di sini, Luhan hyung akan pulang musim panas ini" ucap Tao saat mereka makan siang di kantin. Ucapannya kali ini ia tujukan pada Kyungsoo yang duduk di sampingnya. Mereka berenam memang sudah tahu kalau Kyungsoo menyukai Luhan.
"Memang pulang kok, kemarin di tim dia juga membicarakan hal ini" kali ini Sehun angkat bicara.
"Tapi dia kan kapten tim, kenapa boleh tidak ikut latihan musim panas" kali ini Chanyeol bertanya
"Posisi kapten sementara akan diberikan pada Minho hyung. Luhan hyung bilang ada urusan penting jadi dia harus pulang kampung" jawab Sehun
"Oh. Pantas saja" ucap Chanyeol
"Kyung, bagaimana?" kali ini Baekhyun bertanya. Yang ditanya hanya tertawa kecil.
"Bagaimana apanya, Baek?" Kyungsoo malah balik bertanya.
"Aish kau ini. Apalagi kalau bukan usahamu untuk mendekati Luhan hyung. Liburan musim panas akan segera mulai, apalagi dia akan pulang ke China. Kau mau menahan perasaan mu itu selama 1 bulan setengah ke depan, hah?" ucap Baekhyun panjang lebar.
Kyungsoo hanya menggeleng pelan sambil tersenyum.
"Tidak apa, Baek. Mungkin memang harus begitu" jawab Kyungsoo santai.
"Ish, kau ini sebenarnya serius tidak sih dengan Luhan hyung?" kali ini Jongdae yang bertanya
"Kau tahu jawabannya kan, Chen?" ucap Kyungsoo
Kalau Kyungsoo sudah berkata seperti itu, mereka hanya bisa diam. Sehun lalu mengalihkan pembicaraan ke hal lain di sisa waktu istirahat siang mereka. Mereka hanya tidak ingin Kyungsoo terlihat lebih buruk dari ini.
.
.
GOODBYE SUMMER
.
.
'Bilang, tidak, bilang, tidak, bilang. Tapi kalau bilang harus bilang seperti apa. Memangnya Luhan hyung tahu aku. Ajakan Jongin dan Sehun untuk berbicara dengannya saja selalu kutolak. Haih bagaimana ini' Kyungsoo nampak gelisah di kamarnya. Ini semua karena Sehun yang tadi tiba-tiba mengatakan sesuatu padanya sepulang sekolah.
"Hyung, terserah kau mau percaya padaku atau tidak. Tapi kurasa kau harus mengatakan perasaanmu pada Luhan hyung. Luhan hyung pulang lusa dan besok hari terakhir sekolah. Tinggal itu kesempatan mu hyung"
Itulah yang diucapkan Sehun tadi sebelum mereka berpisah di gerbang sekolah.
'Aku sih ingin saja mengatakan perasaanku pada Luhan hyung. Tapi bagaimana caranya' batin Kyungsoo
TOK TOK TOK
"Oppa aku masuk ya?" ucap seorang gadis setelah mengetuk pintu kamar Kyungsoo.
"Ada apa?" tanya Kyungsoo pada gadis yang baru saja masuk kamarnya. Dia Soojung, adik perempuannya.
"Boleh minta kertas untuk menulis surat. Aku ingin mengirim pada Qian unnie dan milikku habis" ucap Soojung.
"Ambil saja di laci meja belajar ku" jawab Kyungsoo.
"Okay terima kasih. Sedang memikirkan apa sih, kelihatannya gelisah sekali? Harusnya kau senang karena liburan segera datang" ucap Soojung sambil mengambil kertas surat milik Kyungsoo
"Tidak, aku tidak apa-apa" jawab Kyungsoo singkat. Soojung hanya mengendikkan bahunya atas jawaban kakaknya.
"Terima kasih, oppa" ucap Soojung dan Kyungsoo hanya membalas dengan gumaman.
'Jaman sekarang memangnya masih musim menulis surat begitu. Tunggu, surat? Kau memang pintar Soojung-ah' ucap Kyungsoo sambil tiba-tiba beranjak dari kasurnya setelah mengingat kata surat.
.
.
GOODBYE SUMMER
.
.
"Biasanya Luhan hyung, Yixing hyung, dan Minseok hyung yang pulang paling terakhir. Jadi santai saja, mereka berdua juga sudah biasa dengan penggemar-penggemar Luhan hyung kok" ucap Jongin pada Kyungsoo yang hari ini berniat memberikan surat cinta nya pada Luhan hyung.
"Semangat hyung. Kau pasti bisa" kali ini Sehun menyemangati.
"Kyung-ah, FIGHTING!" Tao pun ikut menyemangati.
"GO KYUNGSOO GO KYUNGSOO GO!" beagle line pun tak mau ketinggalan
Dan disinilah Kyungsoo sekarang, di depan ruang ganti tim sepak bola menunggu sosok yang akan diberinya surat cinta. Sehun dan Jongin sudah keluar tadi, dan di ruang ganti sekarang sesuai info dari Jongin, hanya tersisa Luhan, Yixing, dan Minseok. Mereka bertiga memang bersahabat.
Sosok yang ditunggu-tunggu Kyungsoo pun muncul, mereka langsung keluar dan tidak menyadari Kyungsoo yang berdiri tidak jauh dari pintu ruang ganti. Mengambil napas dalam Kyungsoo memberanikan dirinya,
"Luhan hyung" panggil Kyungsoo. Yang merasa namanya dipanggil pun menoleh, begitu juga kedua orang disampingnya.
"Ya? Ada yang bisa kubantu?" Luhan bertanya pada Kyungsoo.
Kyungsoo melangkahkan kakinya pelan, ia menundukkan wajahnya, malu setengah mati.
"Ini" ucap Kyungsoo sambil menyerahkan surat di tangannya pada Luhan. Luhan mengangkat sebelah alisnya, bingung. Tapi ia tetap menerima surat itu.
"Aku tahu ini memalukan. Tapi aku jujur tentang apa yang sudah kutulis di surat itu. Maaf mengganggu waktu mu. Terima kasih. Semoga liburan mu menyenangkan hyung" ucap Kyungsoo sambil membungkuk dan segera membalikkan badannya untuk pergi dari tempat itu.
"Tunggu" ucapan Luhan menghentikan langkah kaki Kyungsoo. Tapi Kyungsoo tidak berani membalikkan badannya, ia malu.
"Do Kyungsoo kan?" Luhan bertanya
"Ne? Ah benar, hyung" jawab Kyungsoo, ia terkejut Luhan tahu dirinya.
"Walaupun aku belum membaca isi surat ini, tapi aku bisa menebak apa isinya. Kau yakin tidak mau mendengar jawabanku dulu, Kyungsoo-ssi?" ucap Luhan
Kyungsoo tentu penasaran. Tapi ia terlalu takut untuk mendengar jawaban Luhan. Luhan belum memiliki kekasih sampai saat ini, dan Kyungsoo yakin sudah banyak yang menyatakan perasaan pada Luhan, dan melihat bahwa Luhan masih jomblo, Kyungsoo yakin semuanya ditolak oleh Luhan. Karena itu kali ini ia memilih untuk tidak tahu, daripada akhirnya menyakitkan. Yang penting ia sudah mengutarakan perasaannya.
"Tidak, hyung. Sudah bisa menyatakan perasaan pada mu itu saja sudah cukup. Terima kasih waktunya, hyung. Sekali lagi maaf mengganggu mu" Kyungsoo berbalik sebentar, membungkuk dan langsung pergi dari situ.
Melihat Kyungsoo pergi, Luhan tersenyum kecut.
"Padahal akhirnya kesampaian juga ya?" kali ini Yixing yang berkata sambil menepuk bahu Luhan.
"Tidak mau mengejarnya?" Minseok bertanya pada Luhan.
Menghela napas, Luhan menggeleng pelan.
"Susah payah aku menahan diri untuk tidak mengatakannya. Siapa sangka justru dia yang datang padaku. Ingin sih aku menjawab sesuai dengan apa yang kurasakan saat ini. Tapi pasti pada akhirnya aku hanya akan menyakitinya, karena itu aku lebih memilih memendamnya" ucap Luhan
"Kalau jodoh tidak akan kemana kok" Yixing berusaha menyemangati.
'Do Kyungsoo, aku juga menyukai mu. Tapi maaf aku tidak akan kembali setelah musim panas ini. Semoga kau bisa menemukan orang yang lebih baik untukmu. Selamat tinggal' ucap Luhan dalam hati sambil memandang surat pemberian Kyungsoo.
Kyungsoo yang sudah keluar dari gedung sekolahnya dan berjalan menuju gerbang sekolah dimana Sehun dan Jongin menunggunya, membalikkan badannya sebentar menghadap gedung sekolahnya.
'Selamat liburan, hyung. Selamat tinggal' ucap Kyungsoo dalam hati.
.
.
FIN
Ya ampun endingnya geje banget ya? T.T alurnya cepet banget ya? T.T maaf banget ya T.T
Makasih udah baca dan jangan lupa review ya ^^
