My First story
Ihope You like it
.
.
.
.
" Hai Gopal! Kenape kau murung macam ni? " Sapa Boboiboy.
" HHH… Hai juga! Ah… macam tak tau lah kau, Boboiboy! " Jawab Gopal.
" Haiyya, Boboiboy memang tak tau lah! " Seru Ying yang tiba-tiba muncul.
" Iyelh, kenape akhir-akhir ini kau murung je.. " fang menambahkan.
" Kau pun menyindiri je.. " Tambah Yaya juga.
" Kalian macam tak tau perasaan ku je…hhh "
" Oh.. aku tau, kau pikirkan hutang kau di kedai Kokotiam tok aba ye? Tak usah dipikirkan lah! " Tebak Boboiboy.
" Bukan lah! Bukan tu.. aku..aku.. iri pada korang, lah! "
" Hah?! Macemmane kau bise iri pada kitorang?" Fang mendekatkan wajahnya ke Gopal.
" Haiyya. Jangan gitu lah, Fang! " Ying menarik Fang kambali ke tempat semula.
Melihat Ying dan Fang macem tu.. Gopal makin sedih. Yaya pun faham.
" Ah.. Aku tau! Kau pasti ingin punya pasangan kan? " Tebak Yaya. Ketika Yaya berkata 'PASANGAN', Gopalmulai sedikit tersenyum.
" Haaa… Yaya pasti benar! " Seru Boboiboy.
" Iye, Yaya benar " Jawab Gopal malu-malu. " Aku ingin punye pasangan. Yaya dengan Boboiboy, Ying dengan Fang, lalu, aku dengan siape?" Tambah Gopal, ia kembali murung.
" Heiyya! Tak usah dipikirkan lah! Tak penting pikirkan itu! " Saran Ying.
Setelah Ying berkata demikian, suasana menjadi hening tak ada yang berbicata satu sama lain. Hingga waktu pulang tiba…
" Hei Gopal! Pulang bersame kami yuk! " Ajak Yaya diiringi anggukan Boboiboy.
" Iye. Tak enak kalau kami hanya berdue je.. " Sahut Boboiboy.
Tanpa menjawab, Gopal pergi meninggalkan yaya dan Boboiboy. Ia ingin sendiri. Hanya untuk memikirkan PASANGAN.
Ditengah perjalanan, ia bertemu wanita cantik yang belum pernah a temui. Ia duuk di taman. Gopal tergoda untuk berkenalan dengannya.
" Em.. h..hai. Nama kau siape? Sepertinya kau warga baru ye? " Sapa Gopal sambil uduk di sebelah wanita itu.
" hai juga. Namaku Lony, kau? Ye, aku warga baru. " Setelah menjawab, Lony tanya balik sambil menolehke Gopal. Ia tersenyum. Manis sekali!.
" Eh, na.. namaku Gopal, Rumah kau dimane? " Gopal kembali tiba-tiba rasa murung nya hilang. Hatinya seperti penuh dengan cinta.
" Kenape kau gugup? Rumahku ada di sebelah Sekolah Rendah Pulau Rintis. " Lony kembali tersenyum.
" O, salam kenal ye " Ucap Gopal. Ia juga tersenyum lebar.
" Salam kenal juge, " Lony kambali tersenyum, kali ini lebih lebar, atau mungkin bisa disebut 'tertawa'.
Gopal kebingungan kenapa Lony tertawa. Ia jadi malu. " Em.. kenape kau tertawa?"
" Wajah kau konyol lah! " Lony terus tertawa. Sampai akhirnya Lony berhenti tertawa, wajahnya murung. Ia kembali menunduk memikirkan pa yang ada di hatinya.
" Aku pulang dulu ye! Bye! " Pamit Gopal
" Eh, Iye. "
Bagus tak? yelah, kalau tu tak nyambung, maklumi je lah, aku kan pemula...
.
.
.
Remember! Review Here!
