SILENTSPACE
Entah apa yang sedang dipikirkannya. Pandangannya kosong ke depan. Ia genggam erat pena di tangannya. Sama sekali tak ada goresan di lembar kertas hadapannya. Suasana semakin terasa kaku semenjak aku mendatanginya.
"Gyu, kamu liat buku ku enggak?"
Pecahnya diantara keheningan.
"Dari tadi kamu mikirin itu Woo? Astaga…"
Heranku. Seorang dia memikirkan buku yang bahkan aku tau ia tak benar-benar mengerti isi dari sebuah buku.
"Bukan. Ada surat di dalamnya. Dino bilang itu penting"
Seketika suasana menjadi hening kembali. Entah ia yang mendatangkan suasana ini atau apa. Ini membuatku memacu jantung lebih cepat. Kulirik sisi kanan dan kiriku. Bersyukur karena tidak kutemukan hal yang sempat terbayang.
"Buku yang mana Woo?"
Ingin membantu. Jujur aku tak tahu mana buku yang ia maksud.
"Buku yang aku pinjam kemarin Gyu"
Terasa seperti akan memecahkan sebuah misteri.
"Blind Feel? Kamu sudah cari ke semua tempat Woo?"
"Hm"
Hanya anggukan disertai gumaman kecil. Kembali ia melamun. Mengarah ke luar jendela. Mungkin pemandangan di luar sana lebih menarik baginya.
"Tadi ada yang ngirim paket" Lanjutnya.
"Oh ya? Bukannya baru kemarin ya"
Heran saja. Bukannya kemarin appanya baru mengirimkan sepaket besar perabotan rumah? Kenapa sekarang dikirim paket lagi.
"Bukan dari appa"
"Lalu? Dari siapa Woo?"
Yang ini aku penasaran. Jarang-jarang ia mendapatkan paket selain dari orangtuanya di Changwon.
"Enggak tau"
Harapan mendapat jawaban yang panjang pupuslah. Ia yang seperti ini memang menjengkelkan.
"Ck…"
Decakku kesal. Sengaja. Agar ia mendengar.
Mengerti kesalku, ia akhirnya menjawab.
"Aku memang gak tau Gyu. Isinya buku juga tapi aku gak paham bahasanya. Ada surat juga"
"Boleh aku lihat?"
"Di atas meja baca"
Segera ku cari buku yang ia maksud. Ketemu. Sekali lihat, mungkin aku sama sepertinya. Tak mengerti jenis apa buku ini. Aku juga tak mengerti apa maksud dari judul buku ini. Tak paham akan bahasa dan tulisan yang digunakan. Yang ku tahu hanya secarik kertas di bagian dalam cover.
jauh bukan berarti tak bisa dijangkau
Seketika aku menyadari sesuatu.
Apakah ia…
.
.
.
.
Ckrek.. Ckrek..
Tulisan ngasal, udahlah TBC dulu aja. Dilanjut entar lagi wkwk.
