Halo semuanya! Luthfi is back~
Akhirnya, setelah hiatus sekian lama (dan mungkin akan hiatus lagi), saya sempatkan untuk kembali menulis fanfiksi. Ini baru pemanasan. Semoga tidak berakhir mengecewakan. ^^;
Anggap saja saya ini anak baru, ne. Jadi, mohon bimbingannya, senpai~
Disclaimer! Death Note adalah milik Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata.
Warning! Sedikit spoiler, sedikit drabble, sedikit OOC, plotless, sedikit gaje, dan masih banyak kekurangan.
Rated T for language (dan tema yang bikin pusing). RnR?
Luthfi Weirdcat presents…
.
(Let's Talk About)
October 31st
.
[Gedung HQ, dengan satu wajah melongo dan wajah lain dengan donat berdesakan di mulut…]
.
"31 Oktober?"
Sebuah anggukan.
"Kau serius, Ryuzaki?"
Anggukan lagi.
Wow.
Demi shinigami unyu yang kecanduan apel. Mana pernah dia menyangka kalau hari ulang tahun L bertepatan dengan… Halloween, Light mencatat dalam hati. Ini menjelaskan kenapa wajah seram dan makanan manis bisa menjadi trademark-nya.
"—ng, Light-kun."
Light menoleh, tersadar dari lamunannya. "Ha—apa, Ryuzaki?"
"Ah, tidak…" Ryuzaki melahap bulat-bulat donat di tangannya, "…ngomong-ngomong, ini tanggal berapa, ya?"
"Tanggal…?" Tunggu dulu...
"Light-kun?"
"Huh- eh, 1 April… sepertinya." Light mencium gelagat yang tidak beres disini.
Hari dimana Ryuzaki bisa menyeringai adalah saat dimana ia—pasti—merencanakan sesuatu. Lagi.
"Ryuzaki?"
"Ya?" sang raven menoleh.
"Kau... bohong?" Benar-benar ada yang tidak beres disini...
"Tentang apa?"
Light mendesah, "Ulang tahunmu,"
April Mop… serius, Ryuzaki?
"Kalau kau bilang begitu, Light-kun," Sebuah seringai, "…kalau kau bilang begitu."
Light tidak pernah tahu kalau kekehan Ryuzaki bisa lebih seram dari tawa shinigami. Ia bergidik. Tunggu dulu—memangnya kapan dia pernah mendengar shinigami tertawa?
"Jadi, memang bohong…" Pemuda itu memutar bola matanya, ...hebat, aku benar-benar hampir dibuatnya percaya.
Light berdecih, "Mati saja kau, Ryuzaki."
"Naik 12%, Light-kun." Ucapnya sambil tersenyum kekanakan.
Sang hazel terhenyak, "Hei! Aku tidak-"
"Hanya KIRA yang menginginkan saya mati," jeda, dan— "Akui saja, KIRA." –seringai itu lagi.
"Berhenti bicara omong kosong, Ryuzaki! Bukan hanya KIRA yang—"
Alis Light berkedut, "…terserahlah." Daripada berdebat dengan orang ini, lebih baik ia kembali mencari informasi tentang Yotsuba.
Sungguh, butuh kesabaran ekstra untuk menjadi partner seorang Ryuzaki. Yagami Light sudah membuktikan itu.
Seringainya benar-benar bikin mual.
.
.
.
-o0o-
[Dua puluh menit perang dingin dan pencarian informasi kemudian…]
.
.
.
Bunyi ketikan keyboard mendadak terhenti, "Serius, L…" Cukup sudah! Lebih dari ini, ia bisa mati penasaran. Ini salah Ryuzaki karena tidak bisa berhenti membuatnya bertanya-tanya. Sejak awal, ini salahnya. Titik.
Apapun yang terjadi—bah, siapa peduli persentasenya sebagai KIRA naik lagi—pemuda berambut karamel itu harus segera tahu— "…tanggal berapa ulang tahunmu sebenarnya?"
Sang onyx menyeringai, "Kenapa kau tanya?"
...kena kau, Light.
NekoNotes:…harusnya ini saya kasih judul October 31st atau April 1st? -_-;
Intinya cuma L membuat Light berpikir kalau dia berbohong, dan anehnya Light percaya. Aneh, dan… yea, sangat plotless.
Ngomong-ngomong, abaikan saja timeline-nya. Seingat saya mereka diborgol berdua bukan pada bulan April, deh. Apalagi 1 April. ==;
.
.
.
Saya benci celaan/hinaan/kritik tanpa alasan(flame maksudnya) tapi untuk kritikan pedas dengan alasan yang jelas, saya terima. So…
Kritik? Saran? Review?
