GOODNIGHT KISS
STARRING : LUHAN, KIM MINSEOK AND OTHERS.
Chapter 1
Main Cast : Luhan, Kim Minseok and others
Rate : T
Genre : Romance, School Life
Siapa yang akan menyangka jika hati seorang Kim Minseok bisa berubah menjadi remah – remah kerupuk, oh come on dia itu si ratu es yang suka memberikan harapan palsu ke semua cowok di kampus. Mungkin jika ada jurusan mengenai tarik ulur mempermainkan pria minseok lah yang dapat nilai IP tertinggi dan lulus dengan predikat cumlaude, tapi siapa yang bisa kuat menahan pesona seorang Luhan? Ia bahkan terjatuh ke dalam lubang permainannya sendiri.
"Hei.. liat dia Luhan, so damn sexy" Doojoon tiba – tiba menghentikan permainannya membuat Luhan menoleh ke sisi timur lapangan sepak bola kampusnya itu "ciih Minseok lagi?" luhan menyindir sekaligus merebut bola yang sedang disegel doojoon dengan kakinya "kapan ya aku bisa dating bareng dia" Luhan tertawa keras "kamu gak punya cita – cita lain selain jalan sama dia? oh man dikampus cewek bukan Cuma Minseok okay?" sindir Luhan "kamu belum tau sih pesonanya itu gimana" doojoon kembali fokus ke permainan mengejar Luhan yang sedang menggiring bola "cih pesona apanya" Luhan membatin.
"Min, kamu tau Luhan?" tanya Baekhyun dalam perjalanan menuju ruang kelas "hah siapa?" Minseok sibuk menyusun kertas – kertas tugas ke dalam mapnya "ituloh Luhaan, gebetannya si bitchi Oh" Baekhyun agak merendahkan suaranya "ya teruuuuus?" Minseok mulai bosan dengan percakapan yang menyangkut dengan seseorang yang 'tak boleh disebut namanya' peraturan yang dibuat Minseok untuk gengnya adalah tidak boleh menyebutkan nama rivalnya yaitu Oh Sehun. Cantik, pintar dan juga licik Minseok sangat membencinya semenjak cinta pertama Minseok direbut oleh Oh Sehun. "oh please minseok.. harus ya aku presentasi tentang seorang luhan pake power point disini" Baekhyun memijit kepalanya yang sebenarnya tidak pening itu kemudian menduduki kursi tepat didepan Minseok yang sedang sibuk menulis tugas paper yang telah menunggak selama dua minggu "kali ini si sehun suka beneran sama Luhan, dan kayanya Luhan juga suka sama si Sehun.. eh maaf maksudku bitchi Oh" Baekhyun menarik paper Minseok "kamu gak mau balas dendam?" kali ini Baekhyun menatapnya serius "lagian apa hebatnya Luhan sih menurutku dia Cuma ganteng doang terus kaya teruuuus apa yah… udah itu doang" Minseok kembali merebut papernya "Min, Luhan itu susah di dapetin.. bahkan Jung Sister sekalipun pernah nyoba buat deketin dia dan hasilnya nihil, kalo Sehun eh maksudku bitchi yang dapetin aku yakin predikatmu bakal direbut sama si bitchi satu itu" Baekhyun menyibakkan rambutnya kemudian melambaikan tangannya karena si cantik Sulli anggota geng mereka sudah datang. Minseok kembali mengerjakan papernya dengan perasaan gelisah. Mungkin perkataan baekhyun ada benarnya mengingat sakit hati yang pernah dirasakan minseok ketika Jongin meninggalkannya demi memilih ratu iblis itu. "oke baek, atur misi" minseok menatap Baekhyun mantap.
Minseok merasakan lelah yang luar biasa setelah seharian berada di kampus. Menurutnya pinggangnya sebentar lagi akan patah. Ia memijit – mijit pelan sambil bebaring di atas tempat tidur mengistirahatkan tubuhnya beberapa saat sebelum ia kembali beraktifitas di dunia internet. Ya, Minseok adalah seorang gamer dan hanya Baekhyun satu- satunya anggota gengnya yang mengetahuinya. Jika saat pagi ia menjelma menjadi gadis cantik penuh pesona dengan keangkuhan yang tiada tara namun ketika malam ia berubah menjadi seorang Minseok yang biasa, Minseok yang asli, Minseok dengan T-shirt putih dan hotpantsnya tanpa makeup apapun tersenyum gembira ketika bermain game kesayangannya yaitu EXOworl. dengan ID samaran –MinnieOnic90- tidak ada satupun yang mengetahuinya.
[18.10] LuluDeer90 : aku suka outfitmu, itu keren
[18.10] MinniOnic90 : thx, butuh perjuangan nih dapetinnya :)
[18.11] LuluDeer90 : mau beli itemku? Koinku habis.. mungkin bisa bantu :)
[18.15] MinniOnic90 : oke, invite aku
[18.15] LuluDeer90 : thx, salam kenal.. oh hei id kita sama
[18.17] MinniOnic90 : apa ada kemungkinan kamu lahir tahun 90 haha
[18.19] LuluDeer90 : mungkin :) thx koinnya
-MinniOnic90 is Offline-
Minseok menutup laptopnya kemudian merebahkan tubuhnya lelah, ia meraba – raba bagian bawah bantalnya untuk menemukan telepon genggamnya yang sedari tadi tak digubrisnya sama sekali. lima telepon masuk dan tiga sms dari baekhyun.
17.20 From : baek
"oiiiii… nyai.. nyontek makalah pak siwon boleh dong ya?"
18.00 From : baek
"jeeeeeng dibalas doooong -_- "
18.00 From : baek
"gue dapet info dari chanyeol kalo si luhan main EXOworld.. kamu harus hati - hati"
Minseok langsung terduduk ketika membaca sms ketiga dari sahabatnya itu. "Apa jangan – jangan yang tadi itu Luhan?" batin Minseok "ah tapi gak mungkin.. yang main EXOworld kan banyak.. ga mungkin.. ga mungkin…" minseok menggelng gelengkan kepalanya berharap Luhan tidak akan menemukan dirinya didalam game tersebut. "tapi aku gak mau berhenti mainin ituuu…" Minseok memeluk bantalnya "Sehun sialan" umpatnya kemudian melelapkan diri karena ia sudah terlalu lelah hari ini.
...
Baekhyun sibuk mencari – cari earphone di dalam tasnya. Moodnya sedang tidak dalam keadaan baik selain karena tugas desain sketsa yang belum di kerjakannya, minseok juga membolos matakuliah pagi ini. Alasannya sih sederhana yang pertama minseok belum mengambil jatah bolos untuk matakuliah miss tiffany dan yang kedua dia kesiangan bangun 'dasar kebo' umpat Baekhyun yang sedari tadi tak menemukan earphonenya "ciee.. sendirian ya ? kemana nih si bebek minseok?" kini sosok sehun berdiri di hadapan baekhyun dengan tangan terlipat didada "bukan urusanmu sih ya minseok ada atau gak ada" ucap baekhyun ketus "yaaah.. sayang banget.. padahal kan aku mau pamer ke dia undangan party nya Luhan" sehun mengibas – ngibaskan kartu undangan di hadapan Baekhyun yang membuat Baekhyun ingin mendorong mahluk ini ke jurang terdekat "yaudah titip salam ya sama Minseok daaaa…" sehun berseringai kemudian meninggalkan Baekhyun yang kini menatapnya tajam.
"apaa? Seorang minseok harus naik angkot? Aduh maaah pliiis" minseok menjambak rambutnya yang baru saja ia catok "kalo kamu mau naik taksi atau mau bawa mobil kamu jual dulu itu semua kaset game mu buat beli bensin" omel kim jongdae "apa coba hubungannya sama kaset ?" Minseok mendengus kesal "lagian salah sendiri kamu bangunnya telat, kan kalo tadi pagi bisa bareng papa" tambah jongdae "yaelah maaah … kok tega sih" minseok frustasi, padahal kan ia cuma menghabiskan sebagian jatah bulananya untuk membeli EXOworld versi baru dan kenapa hukumannya harus seperti 'emangnya salah ya? Seengaknya aku kan gak beli barang terlarang' umpat minseok, ia menghempaskan tubuhnya dengan kasar diatas sofa lalu menghembuskan nafasnya yang berat. Setelah sepersekian detik munculah ide kreatif minseok yaitu dengan membroadcast semua fansnya agar mendapatkan tumpangan hari ini. Jelas ia tak ingin kehilangan beberapa won hanya untuk membayar supir taksi lebih baik uang itu ia gunakan untuk mengupgrade karakternya di game. Baru sekitar lima menit yang lalu kini handphone Minseok sudah berdering tak karuan. Minseok jadi agak pusing sendiri. Ia bahkan sempat berpikir untuk menjadi selebriti karena fansnya terlalu banyak. Ia memilih dengan asal salah satu kontak yang mengajaknya pergi bersama dan pilihan itu jatuh pada akun yang bernama –yoon doojoon- "ini anak fakultas mana ya? dapet pin aku darimana ya? Aduh pusing" Minseok menggumam sendiri lalu kemudian mengirimkan alamat rumahnya sambil bergegas keluar.
"kalo mau jemput minseok bilang dong.. tau gini aku berangkat sendiri tadi" omel luhan, dengan keringat mengucur di lehernya padahal ac mobilnya tidak menunjukan indikasi kerusakan. Ini semua salah Doojoon yang tiba – tiba berniat menjemput Minseok dan ternyata mereka nyasar. "sorry bro.. hehehe" doojoon nyengir kemudian mengetikkan pesan ke Minseok sebelum Luhan benar – benar meledak. Akhirnya setelah menghabiskan waktu lebih dari setengah jam barulah mereka menemukan sosok Minseok yang berdiri di depan rumahnya "sialan lama banget ini anak baru belajar bawa mobil atau apa.. betisku mau patah ini daritadi berdiri" omel Minseok kemudian bergegas masuk ke mobil Luhan yang berhenti dihadapannya. 'DEG!... kok ada Luhan?' minseok membelalakan matanya kaget menemukan sosok Luhan di balik kemudi 'aku gak salah naik mobil kan ya' minseok sibuk membatin hingga tak sadar Luhan sedang menatapnya dari kaca spion mobilnya.
"oiii.. bengong aja… kerjain tuh sketsa" senggol baekhyun, semenjak siang ini Minseok hanya melamun "baek, tadi aku satu mobil sama Luhan" celetuknya sambil menggores – goreskan dengan asal pensilnya "loh..kok bisa?" baekhyun melempar kertas desainnya sangking kagetnya kemudian menoleh kea rah minseok yang sedang duduk termenung menatap kertas sketsanya. "kayaknya bakalan susah dapetin dia" ucap minseok lemah "kok bisa kamu satu mobil sama Luhan?" tanya baekhyun penasaran "dia ngelirik aku aja enggak.." lirih Minseok "AKU NANYA KAMU KOK BISA SATU MOBIL SAMA DIAAAAA…DASAR BOLOT" teriak baekhyun "hiiih… panjang ceritanya ah" Minseok membuang kertas sketsanya "duuuuuuh… kok gitu sih… kok lemes siiih.. kemana nih Minseok si ratu es.. si ratu PHP.. masa digituin luhan aja melempem" gemas baekhyun kemudian mengambil kertas minseok dan menyerahkannya ke minseok "kamu gak jatuh cinta sama Luhan kan?" baekhyun menatapnya dalam dan minseok hanya mengerutkan dahinya "aku gak tau" minseok tertunduk "mungkin baiknya gak usah diterusin, lagian kamu udah kalah start sama si bitchi satu itu.. dia udah dapet undangan party nya Luhan" Baekhyun menatap Minseok kasihan "aku gak nyangka dia segesit itu.. hhh.. ya sudah lah" minseok berdiri membetulkan kemejanya dan beranjak pergi "mau kemana?" "mau nyari flashdisk ku yang ilang" minseok tersenyum pahit "udah lah gausa dicari.. beli aja yang baru" "yaa maunya sih gitu tapi disitu ada presentasi proyek kita buat hari jumat.. gimana dong hehe" Minseok nyegir "MWOYAAAAAAA….." Baekhyun kini benar – benar meledak.
"ini flashdisk mu?" sebuah flashdisk Kingston dengan gantungan karakter chibi EXOworld tergeletak dengan cantik di tangan Luhan "eeh bagus… punya siapa?" doojong menutup lokernya kemudian mengambil flashdisk tersebut "kok balik nanya.. ya mana aku tau.." Luhan memutarkan bola matanya "kamu dapet dimana? Punya anak gamer ini paling" balas Doojoon "di mobil.. di jok belakang waktu aku mau ngambil sepatu basket tadi" luhan mengambil kembali flashdisk tersebut lalu dimasukkannya ke saku celana "masa iya punya Minseok? sshhh.. tapi masa gantungannya EXOworld.. cewek macem dia paling gantungannya boneka atau bulu – bulu gitu kan" Doojoon berkomentar asal "gatau ah.. nanti yang punya juga bakalan nanya ke aku" ucap luhan kemudian mengunci lokernya dan pergi.
Minseok kini termenung di dekat jendela kamarnya, waktu sudah menunjukan pukul Sembilan namun Minseok tak menyentuh tugasnya sedikitpun "aku kenapa siiih… " gerutunya "kenapa aku mikirin Luhan terus siiih.. ketemu aja jarang.. dasar aneh" Minseok memukul – mukul kepalanya sendiri kemudian beranjak ke meja komputernya. Mungkin game bisa merefresh otakknya.
Sudah lebih dari satu jam Minseok bermain game namun nyatanya kepalanya masih dipenuhi oleh Luhan, ia frustasi dan mengehentikan permainannya kemudian mengecek history chat boxnya yang sedari tadi berkedip.
[22.03] LuluDeer90 : hai lagi…
[22.05] LuluDeer90 : oiii… keliatannya sibuk banget ya?
[22.12] LuluDeer90 : oiii min… boleh aku panggil minni? Aku gak tau nama aslimu
-LuluDeer90 is Offline-
[01.15] MinniOnic90 : sorry.. keasikan main.. panggil apa aja terserah :)
- LuluDeer90 is Online-
[01.16] LuluDeer90 : blum tidur ?
[01.17] MinniOnic90 : menurutmu?
[01.17] LuluDeer90 : mau main bareng?
[01.18] MinniOnic90 : boleh..
[01.20] LuluDeer90 : pool? Aku yang invite deh
[01.20] MinniOnic90 : oke..
Semenjak malam itu Minseok menjadi lebih akrab dengan orang yang menggunakan ID LuluDeer walaupun Minseok tidak tahu identitas asli pemilik akun tersebut. Mereka selalu menghabiskan malam untuk bermain bersama entah itu EXOworld atau game lain. Mereka saling bertukar cerita satu sama lain tanpa meberi tahu identitas masing – masing. Minseok menyadari ia mempunyai ketertarikan yang sama hingga lama kelamaan Minseok merasakan kenyamanan setiap kali mereka bermain bersama. Minseok sudah sangat jarang bertemu dengan Luhan di kampus namun hal itu tidak membuatnya berhenti memikirkan seorang Luhan yang bahkan belum pernah menjabat tangannya. Namun anehnya setiap kali ia bermain dengan oang asing itu ia dapat melupakan Luhan walaupun hanya sesaat membuat Minseok belum dapat memastikan apakah ia benar – benar jatuh cinta pada Luhan apa tidak walaupun Baekhyun memaksanya mengakuinya. Hingga sesuatu terjadi pada malam itu, Minseok telah kelelahan bermain dan memutuskan untuk mengobrol santai dengan orang asing itu.
[22.17] MinniOnic90 : lu… boleh nanya?
[22.17] LuluDeer90 : enggak… :p
[22.18] MinniOnic90 : nama aslimu siapa sih? Kok pake ID cantik bener.. kamu cewek ya?
[22.22] LuluDeer90 : sembarangan -_-"
[22.23] MinniOnic90 : jadi ?
[22.24] LuluDeer90 : mau tau banget -_-"
[22.25] MinniOnic90 : dasar pelit :p
[22.27] LuluDeer90 : yaelah ngambek :D
[22.27] Minni0nic90 : kamu sih pelit -_-
[22.28] LuluDeer90 : nama asliku Luuuu…..hahahhaaa
[22.30] Minni0nic90 : sialan -_- Lu siapa?
[22.32] LuluDeer90 : nama asliku luluuu~ :D
[22.35] Minni0nic90 : ga lucu ah :p
- Minni0nic90 is Offline -
[22.35] LuluDeer90 : namaku Luhan… :) kamu?
Minseok buru – buru men-shut down komputernya tanpa membaca chat terakhir dari akun asing yang ternyata adalah Luhan itu. Ia segera naik ke atas tempat tidurnya setelah mendengar bunyi gagang pintu kamarnya. Yaa, Minseok ketahuan begadang lagi oleh ibunya.
TBC~
