Driver
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Pairing : ?
Rate : T
Genre : Adventure, Romance, Action, Fantasy.
Summary :Driver. Orang yang dapat memanggil makhluk yang disebut Drivon dan mngendalikannya untuk mengalahkan alien yang disebut Zorg.
WARNING : AU, OOC(maybe), gaje, abal, pemilihan kata yang kurang tepat dan typo(s), little bit crossover.
DON'T LIKE DON'T READ
.
.
.
THIS IS IT
PROLOG
Tahun 2016. Masa dimana teknologi maju dengan sangat pesat. Dan juga masa dimana bumi mengalami kekacauan akibat invasi alien yang mereka sebut dengan Zorg.
Para ilmuwan berusaha untuk mencari solusi untuk mengalahkan makhluk itu. Untuk sementara memang masih bisa mengandalkan militer untuk mengalahkan zorg. Tetapi setiap pertempuran melawan alien itu, korban selalu berjatuhan. Oleh karena itu para ilmuwan berusaha mencari solusi agar korban tidak lagi berjatuhan.
Hingga akhirnya mereka menemukan solusi yaitu dengan menggunakan monster juga. Akhirnya semua tenaga ilmuwan dikerahkan untuk mencari bagaimana cara memanggil dan mengendalikan monster.
Hingga akhirnya seorang ilmuwan yang bernama Rikudou berhasil menemukan cara memanggil dan mnegendalikan monster tersebut setelah membaca banyak buku mitologi dan buku-buku sejarah.
Dia menemukan bahwa cara memanggil monster adalah dengan menggunakan sesuatu yang disebut Chakra. Tetapi ilmuwan itu belum mengetahui bagaimana cara mendapatkan chakra tersebut. Hingga akhirnya dia mengetahui hanya orang-orang tertentu yang dari lahir sudah memiliki chakra. Lalu dia menemukan sebuah buku tentang sejarah ninja yang didalamnya terdapat cara menggunakan chakra untuk memanggil monster.
Di buku tersebut dijelaskan bahwa cara untuk memanggil monster itu adalah dengan melakukan kontrak menggunakan darah. Rikudou merasa itu semua mustahil kemudian mencoba mencari cara yang lain.
Dia akhirnya menemukan cara lain yaitu dengan cara mencocokkan chakra yang dimiliki dengan monster yang akan dipanggil. Selama 5 tahun dia bersama ilmuwan lain terus mencoba membuat alat untuk itu hingga mereka berhasil membuat alat pemanggil monster yang mereka sebut dengan Driver Device atau D2 berupa sebuah alat yang berbentuk seperti ponsel android dan sebuah kartu.
Ketika berhasil. Rikudou mengumumkan hal ini ke masyarakat luas. Tapi sayang mereka tidak percaya sebelum ada yang membuktikan.
Dengan tekadnya, Rikudou ikut maju bersama para militer ketika zorg kembali menyerang. Dia tidak yakin bisa menggunakan D2 karena dia sendiri tidak tahu apakah dia memiliki chakra atau tidak. Tapi demi keselamatan umat manusia, dia rela menjadi sukarelawan. Diambilnya D2 yang ada didalam sakunya. Alat itu lalu diarahkannya ke depan. Kemudian dia mencoba mengalirkan chakra yang dia miliki ke kartu yang dipegangnya dan ternyata berhasil.
Kartu yang dipegang Rikudou bersinar lalu menampilkan gambar seekor makhluk berekor sepuluh dan bermata satu dan tertera namanya di kartu tersebut, Jubi. Kartu itu lalu digeseknya ke bagian samping D2 hingga alat itu menyala.
"With my chakra. I summon you. JUBI!"
Dari alat itu tiba-tiba keluar cahaya yang membentuk hologram yang lumayan besar. Hologram itu lama kelamaan menjadi nyata dan membentuk sosok monster berekor sepuluh dan bermata satu.
Makhluk itu mengaum lalu maju menyerang zorg itu secara brutal hingga alien itu hancur. Setelah zorg itu hancur, Jubi menghilang menjadi serpihan partikel cahaya. Sejak saat itu masyarakat mulai mempercayai Rikudou dan para ilmuwan memproduksi masal alat tersebut.
Dari sinilah para pengguna D2 yang disebut Driver dan monster yang mereka panggil yang disebut Drivon mulai berjuang untuk menyelamatkan dunia dan umat manusia dari serbuan zorg.
TBC
Yo, minna-san. Saya kembali lagi setelah bermeditasi selama berbulan-bulan bersama update fic lama dan fic baru.
Well, jika para reader sekalian merasa cerita ini lebih baik dilanjutkan saya kan lanjutkan. Tetapi kalo enggak saya akan hapus cerita ini. Buat info, D2 itu alatnya kayak samsung galaxy tab dan kartunya itu kayak kartu yang digunakan kamen rider decade buat jadi kamen rider lain lalu kartu itu menjadi tidak bergambar.
Arigatou gozaimashu and See you later..
