The Only Exception
Cast : Kim Jong Woon (YeSung), Kim Young Woon (KangIn), etc.
Main Pair : 2WOON (wohoopssss, yeahhhh 2WOON)
Rate : ini MASIH 'T' bisa jadi 'M' #smirk.
Genre : haha saya angkat tangan! Mungkin romance -_- #ditimpukReader
Length : It Can Be OneShot even Chapters!
Umur Cast : Yesung (18), Kangin (35)
Summary : mereka sama-sama tak percaya dengan adanya sebuah Cinta yang suci dan tulus. Lalu? Bagaimana jika mereka berdua di pertemukan dalam sebuah takdir. (baru kali ini gua ngerasa nyambung bikin summary :D #plakkk. Abaikan saya yang mulai error.)
Warning : GenderSwitch for All Uke plus AgeSwitch... yang ga suka silakan mundur, klik tanda X pojok kanan atas atau ALT+F4.
A/N : hahahaiiiii reader-deul~ #lamba-lambai gaje. Oke saya tahu jika saya masih ada hutang FF yang BBF tapi apa daya Ide yg datang mendadak saat membaca FF Septia Nunna membuat saya mengetik FF ini tanpa sadar! dan untuk BBF saya masih menulis untuk plot chapter 3... ampun-ampun reader-deul saya baru selesai dari acara Kampus. Ini pun judul ff nya ga tau nyambung apa ngga, saya lagi suka banget sama lagu Paramore yang The Only Exception :D oke fix~ silakan baca, saya tunggu reviewnya...
Yang penulisannya garis miring itu FLASHBACK.
_o0o_원_o0o
Prolog
Hidupnya sangat menyedihkan, orangtua yang sangat dia percayai saling mencintai, yang menjadi panutannya jika cinta sejati itu memang ada kini berbalik menyerangnya. Dia tak percaya cinta itu ada, cukuplah dengan bukti orangtuanya yang kini memutuskan berpisah. Hell yeah, bercerai... kemana cinta yang selalu di agung-agungkan setiap orang jika cinta itu indah, cinta itu tak menyakitkan. 'Bullshit, Love Never Exist' maki gadis itu dalam hati.
Namanya Jung Yesung, anak tunggal perusahaan Jung Coorporation. Ayahnya Jung Yunho dan Ibunya Jung atau sekarang Kim Jaejoong. Seorang gadis yang sangat keras kepala seperti ayahnya namun terkadang penurut seperti ibunya, sangat cerdas seperti ayahnya buktinya di usianya yang masih 18 tahun ini dia sedang menyelesaikan kuliah S2 tahun terakhirnya di Seoul National University, sayangnya dia terkadang menjadi sangat polos seperti ibunya atau terkadang menjadi sangat licik seperti ayahnya. Orang mengatakan dia seperti memiliki 2 kepribadian yang bertolak belakang.
"Daddy, apakah cinta itu menyakitkan?" tanya Yesung dengan polosnya pada Ayahnya yang membuat sang ayah menaikkan salah satu alisnya, mereka sedang sarapan bersama. Dia masih ingat kejadian itu saat umurnya 17 tahun.
"kenapa kau bertanya seperti itu, baby?" sahut sang Ibu dengan suara lembutnya.
Yesung hanya menggelengkan kepalanya dengan sangat imut, "aniya, hanya saja Yesungie sering melihat ryeowookie eonnie menangis karena namjachingunya" jawab yesung.
"sayang, menangis bukan berarti saat kita sedang sedih atau bahagia saja. Bisa saja ryeowookie eonnie sedang bahagia, bisa jadi karena terlalu bahagianya dia menjadi menangis." Kali ini sang Ayah yang menjawab rasa penasaran putri tunggalnya.
"benarkah seperti itu Mommy?" kali ini Ia bertanya pada Ibunya, yang di jawab dengan anggukan lembutan dari sang empunya. "berarti, mommy juga menangis karena terlalu bahagia dengan Daddy kan?" lanjutnya dengan polos tanpa menyadari perubahan raut wajah sang Mommy dan menghasilkan tatapan heran dari sang Daddy.
"ya, Mommy terlalu bahagia bersama Daddymu... di tambah Mommy memilikimu dalam keluarga kecil kita, Mommy sangat bahagia" Jawab jaejoong dengan serak.
Ia tak tau jika mulai detik itu keluarga kecilnya seperti di guncang dengan masalah yang datang pada kedua orangtuanya hingga perceraian itu pun terjadi.
"apa yang sedang dilakukan tuan putri sepertimu di tempat yang well 'menjijikan' ini?" tanya sebuah suara bass yang dia kenal. Well menjijikan karena mereka ada di sebuah bar sekarang.
"Kyuhyun oppa! I hate the reality" ujarnya dengan dingin tak menjawab pertanyaan namja yang bernama Kyuhyun tersebut.
Kyuhyun hanya bisa menghela napas berat, dia tahu jika dongsaeng kesayangannya ini tengah menolak takdir yang di hadapinya, tanpa alasan yang jelas orangtua Jung Yesung atau bisa di bilang Kakak seorang Jung Kyuhyun-Jung Yunho-bercerai dengan istrinya tanpa alasan yang jelas 1 bulan yang lalu.
"ayo baby, kita pulang? Tak kasihan kau pada Daddymu yang mengkhawatirkanMu?" tanya Kyuhyun dengan lembut, perlahan Kyuhyun menggendong Yesung di punggungnya dan membawanya keluar.
Selama perjalanan pulang Kyuhyun terus mengutuk kakaknya yang menyebabkan Yesung seperti ini.
_o0o_원_o0o
"oke, sekian meeting kali ini. Dengan ini saya tutup, terima kasih atas perhatiannya" ujar seorang namja tampan yang langsung berlalu keluar dari ruangan tersebut di ikuti bawahannya.
"yeah, great meeting Kangin-hyung... kau bahkan mengalahkan argumen seorang Choi Young Rim... haha" ujar namja yang berjalan di belakangnya yang adalah asistennya.
"karena dia mengatakan sesuatu yang tak masuk akal maka aku mengeluarkan pendapatku, tak lebih" jawab namja yang bernama Kangin yang tadi menutup meeting investor peruasahaannya Kim Coorporation.
"hyung, weekend ini aku ingin mengambil cuti... bolehkah?" tanya namja itu ragu.
"tentu saja, sungmin-ah... bukankah kau akan menikah, kenapa kau harus bekerja disaat kau harus melakukan pemberkatan" jawab Kangin dengan senyum kecil di wajahnya yang membuatnya terlihat ramah padahal dia orang yang sangat dingin.
"terima kasih hyung!" jerit sungmin.
"hn" sahutnya simple. "aku ingin ke bar, kau boleh pulang" lanjut Kangin sambil berlalu menuju parkiran kantornya.
'aku juga ingin menikah tapi aku tak menemukan seseorang yang pas untuk menjadi pendampingku dan seseorang yang mencintaiku dengan tulus' keluhnya dalam hati sambil menyetir menuju bar.
"hah~" hanya membuang nafasnya berat, dia frustasi dengan kisah cintanya yang selalu berakhir tak mulus. Seperti cinta pertamanya orangtua nya tak menyetujuinya karena wanita itu tak baik menurut mereka dan ternyata benar Wanita itu tak lebih dari seorang slut yang menginginkan hartanya, wanita kedua malah mengkhianatinya dengan bawahannya hingga hamil padahal mereka akan bertunangan. Dari situ dia tak pernah percaya dengan wanita lagi.
Setibanya di bar, dia langsung duduk di sofa VIP yang kosong. Mengedarkan pandangannya untuk melihat-lihat slut mana yang pantas untuk mendampinginya malam ini, jangan salah meskipun hanya seorang slut Kangin itu tipe pemilih, slutnya itu harus sangat cantik menurut standarnya.
Pandangan matanya terkunci pada seorang yang duduk di depan meja bartender, rambut hitam legam sepinggang dengan dress mini warna merah menyala yang menantang serta bentuk tubuhnya yang sangat sexy meski hanya terlihat dari belakang tak lupa pantat indahnya yang terlihat sangat kenyal, uh oh sepertinya pemandangan itu membuat sesuatu yang ada di selangkangannya berontak. Dengan menahan nafsunya Ia bangkit mencoba melangkah mendekat namun sebelum hal itu terjadi, seorang pemuda tampan yang tak asing di matanya mendekat pada sosok itu dan berbincang tentang apa entah karena musik yang menghentak keras sehingga Ia tak mendengar apa yang mereka bicarakan meski jarak mereka cukup dekat.
'bukankah itu Jung Kyuhyun, siapanya Jung Kyuhyun wanita itu?' tanya Kangin dalam hati, dia dibuat penasaran.
Tak berapa lama Kangin melihat jika Kyuhyun menggendong wanita tersebut ala PiggyBack dan keluar dari Bar tersebut.
"shit, wanita itu membuatku penasarann dan membuatku bernafsu" rutuknya seraya menjilat bibir bawahnya. Tak lama dia merogoh sakunya dan mengambil ponselnya mendial nomor bawahan terpercayanya. "Ahn Ahjussi, Cari data tentang Jung Kyuhyun. Aku mau besok data itu ada di meja ruanganku"
-PIIP-
Tanpa menunggu jawaban, Kangin memutus sepihak sambungan telpon tersebut dan menyeringai. "siapapun kau, aku harus mendapatkanmu" desisnya.
END Of Prolog...
Okehhh, saya tahu ini prolog yang kepanjangan... entahlah, mungkinn bisa disebut sebagai chapter 1 :D #kabur. Oke saya tinggal menunggu reaksi para reader untuk kelanjutan FF ini. Big Thanks To Septia Nunna karena fanfict dia yang berjudul "Our Destiny" apa, apa sih? Ya pokonya yang itulah. :D maafkan aku.
